Bergabung CONIFA lalu kalah dengan tim Papua Barat yang isinya anak-anak diaspora keturunan Papua Barat di Belanda dan Australia, Indon mau ditaruh di mana mukanya nanti :ngakaks
Ya memang betul olahraga itu tidak bisa dihindarkan dari politik, tapi masalah di sini bagi gua pribadi dengan ditolaknya Israel itu kan komitmen, Indon sudah tekan kontrak dsb dst di awal, mau kompetisi mulai baru teriak2 menolak satu peserta yang lolos atas keringat mereka, karena alasan agama ...
Hare Krishna ditolak itu tekanan dari Brahmana-brahmana Bali yang khawatir dengan aliran Waisnawa (menitik beratkan ke pemujaan pada Wishnu) garis keras yang diusung Hare Krishna/ ISKCON, sementara di Bali itu perbedaan aliran Waisnawa/Saiwanawa (titik berat ke dewa Siwa)/Shaktiasmi (titik berat ...
Susah sih kalau politik Bali, semenjak reformasi Bali itu wilayah "merah", belum dukungan dari Puri (keluarga raja dan brahmana) Ubud, kalau mau dilawan ya harus gandeng Puri Denpasar (misalnya). Yang jelas politik Bali itu yang menentukan banyak orang Buleleng (Bali Utara) karena merek...
Prediksi gua malah Golkar dan Gerindra yang naik, swing voter Islam konservatif anggap Gerindra partai Nasionalis yang lebih "ramah" ke mereka, sementara nasionalis dan orang non-Islam mungkin bisa dibujuk ke Gerindra dengan alasan "sudah insyaf" selepas sempat mabuk bersama FPI
nandazak yep, pemain Russia di klub negara2 anggota UEFA juga masih bermain kok tapi untuk "menjual" orang Indonesia ke luar negeri kalau kena sanksi ya semakin sulit, yang sekarang saja sudah sulit apalagi nanti kalau betulan kena penalti :travel
rinne.shira kalau bulu tangkis justru gua masih percaya karena Israel tidak menonjol di situ dan animo pasar Indonesia itu besar sementara badminton ya memang keruk uangnya dari Asia saja yang utama Macam voli, netball, handball dan bola2 lain serta balap sepeda, tenis begitu yang ada banyak atlit
Tapi dengar-dengar mereka belum pasti konfirmasi juga karena sedang goyang ekonominya Semua karena tuan rumah komitmennya tidak bisa dipegang bikin repot semua peserta :berbusa:
rinne.shira Masalahnya kepercayaan ini dikoyak karena sentimen politik dan agama orang2 fundamentalis idiot Gua tinggal di Manila dan bahkan teman kerja gua yang orang Pinoy tahu tentang berita ini :nohope: .. kalau orang Filipina yang fanatiknya dengan basket saja bisa sampai tahu, organisasi olah
Bagus ditunggu sanksinya supaya Indon bisa sadar seenaknya melanggar komitmen itu ada konsekuensinya :shakehand Then again what can you expect from Indon politicians and fanatics :travel
Semoga diberi sanksi seberat-beratnya dari FIFA :shakehand 5 tahun diban dari sepak bola internasional lah
wonxintinxxx Entah seumur-umur tidak pernah dengar mereka, jadi mereka dengan gua itu satu kongcho (opa buyut), tapi ya di luar itu gua tidak tahu tentang mereka sampai baca berita ini :ngakaks Kalau yang ditulis tante sih akong (opa) mereka agak bagaimana kedudukannya di keluarga besar (keluarga C
Indonesia berwibawa di mata dunia Semoga ada rezeki bisa ke luar negeri, minimal ke Malaysia atau Thailand, lalu banyak bicara dengan warga setempat supaya sadar dengan realita atas anggapan orang terhadap "wibawa" Indonesia ya dik :norose:
Sudah terbayang anak itu diteror macam apa oleh dua jenis makhluk fundamentalis: 1. Fundamentalis Islam aka Kadrun yang paling alergi apapun yang berhubungan dengan Yahudi dan Israel walau tidak pernah berkenalan dengan orang Yahudi seorangpun dan juga memakai produk Israel 2. Fundamentalis Marhae