makgendhis benbela Gambaran lebih gampang itu si jablay rokok saja Gan... Wkwkwk... Ada si jablay ras garang (Malbiro). Ada si jablay ras lembut mantap (Dji Sami'in). Ada si jablay ras biasa (Rahen). dll... Peace.
makgendhis benbela yang seharusnya menjadi pertanyaan adalah : Dokter itu bukunya sama. Yang membedakan adalah kampusnya. Kenapa jadi beda diagnosa padahal tesnya sama dan pasiennya sama. Jawabannya adalah banyak faktor melingkupi disitu, Gan. Bukan salah Dokternya. Perihal ras metafisika itu kar
makgendhis benbela GanBro, mohon maaf, ane curhat ya...:maafagan Enggak ada hawa permusuhan diantara kita, ok GanBro :shakehand2 Kita itu manusia. Manusia adalah khalifah fil ardh, pemimpin di muka bumi. Siapa makmumnya ? Bangsa manusia itu sendiri, alam, hewan, tumbuhan, dan bangsa jin. Lho, kena
makgendhis benbela Sifat ras itu bukan kesepakatan bersama. Tapi, saling mengamati sifat energinya. Untuk apa? Agar selaras. Contoh sederhana : Pasien yang sama, tapi diagnoasa berbeda pada antar rumah sakit yang berbeda.
makgendhis benbela kebanyakan orang sakti itu malah enggak mengganggap dirinya sakti sambil berkoar-koar (titisan bla-bla... pewaris tahta bla-bla...). Perihal orang-orang sakti, bukan ranah ane dan out of topic. All right, Bro. Ane kagak pernah nulisin sakti bisa ini-itu. Ane cuma bisa makan mie a
makgendhis benbela Memang ada ras pada setiap metafisika. Seperti halnya ilmu desain konstruksi. Ada yang pakai aliran LRFD, ada yang pakai aliran ASD, ada yang pakai aliran british, dll... Setiap aliran punya karakter tersendiri. Seperti halnya cowok, ada aliran cuek bebek (kayak saya, wkwkwk), a
makgendhis mohon maaf ya Sista :maafagan Meski belum pernah melihat Eyang secara real time, namun saya juga sayang dengan Eyang. :maafaganTerasa hambar disaat kita tahu sekuat Eyang dan Eyang kondisi sakit parah, harus meninggaldunia (kecuali kalau Eyang sudah berusia 100tahun ke atas). Banyak yang
makgendhis Meski sama-sama aliran kej**en, tapi tiap daerah punya karakter tersendiri. Maksud dan tujuan ane adalah bagaimana bisa agar kita semua selaras dan saling membenahi, bukan ajang pamer/ pertikaian. Wallahu a'lam bishawab.
makgendhis Atau mungkin, kemampuan healing milik Pak Ali itu masih terbatas. Kalau enggak salah ingat, Eyang dari Solo kan? Ada kemungkinan, memang ada ras metafisika kej**en itu agak terbatas pada healing nya. Sebab, amalan nya memang seperti itu.
makgendhis Owh begitu... jadi penasaran dengan sifat ras metafisikanya (cuma melihat saja, enggak ngapa-ngapain) Kalau ras-ras metafisika yang beredar di Masjid berkode ASA itu setiap Fulan yang bisa melihat, mendengar, dan mencium hal-hal astral, insya Allah, bisa healing. Pada ras metafisika ke...
Hmmm... dari pengalaman ane ke 3perempuan (saat proses pengenalan, bukan pacaran sampai setahun bahkan bertahun-tahun) hanya minta seadanya saja. Namun, Mertua seringkali heboh (harus pakai ini-itu dll...), tapi enggak membebankan ke siapapun.
makgendhis Mungkin, kalau Mbah Buyut Laki masih hidup, bisa-bisa semua Anaknya ditapokin pakai rotan lalu dihajar pakai ilmu gaib (seperti biasanya). Sebab, Anaknya melahirkan Cucu tapi enggak ada yang jadi hafidz atau hafidzah. Mbah Buyut Laki bersifat lemah lembut ke Cucunya, Karib Kerabat, para
makgendhis Ya enggaklah... Setiap manusia ada ada advantage dan disadvantagr. Gimana-mana itu power nya Emak-Emak itu unlimited tak terbatas. Cuma karena jarang diasah, makanya enakan tiduran.
makgendhis Manusia itu fitrahnya baik. Dan bagaimanapun menginginkan penerus generasi yang "dianggap layak". Nach, "dianggap layak" ini bersifat subjective. Mbah Buyut Laki itu pola didikannya ke Anak-Anaknya (total 12 Anak dengan 2 Isteri) itu frontal dan keras, dan selalu meni
makgendhis Mbak Gendis itu orangnya mengasyikkan. Apalagi jika di partner dengan Mbak Rha, hayoo siapa yang tepar duluan... wkwkwk. Pasti Emak-Emaknya.
Kenapa Pak Ali enggak berusaha menyelamatkan nyawanya Eyang ya... Andaikan Eyang masih hidup... Pak Ali kan bisa melihat, berarti harusnya dirinya punya kemampuan healing. Takdir tidak ada yang tahu, namun manusia harus upaya maksimal. Andaikan Mbah Buyut masih hidup sewaktu ane merapat di Nibiru,
makgendhis jenggalasunyi insya Allah, Mbak Gendis akan aman meskipun sedang enggak akur dengan Orang Tuanya. Pernah ada anak kecil yang diberi hukuman sehingga jauh dari Mbah, Paman, Budhe, Tante, dan Orang Tua. Anak kecil tersebut tetap enjoy meski belum makan seharian. Ending berupa akur kembali.
makgendhis slametfirmansy4 Betul banget, Gan Slamet. Terkadang orang yang berada diatas itu tidak tahu kapan jatuhnya, sampai enggak bisa makan, enggak bisa minum, enggak bisa tidur di kasur, enggak bisa hidupin AC, dan dijauhi orang-orang. Hampir tiap hari isinya mumet mikirin hutang usahanya da...
slametfirmansy4 makgendhis tahapan Buah Hati masih belum hyper alergi. Masih bisa dirubah, dimulai dari Emaknya dulu.... peace :maafagan