RIP lejen. dulu opera papiko dia selalu dinanti di era tvri. lagu2 dia itu jadi pengisi masa kecil saya, diputar di kaset sampai kasetnya rusak...
memang baiknya orang macam ini nggak boleh pegang pasien lagi seumur hidupnya. tapi kalau kerja yang lain, selama usaha sendiri atau ada yang mau beri kerja, silakan aja.
salah pilih lawan lah... RSnya punya salah 1 orang terkaya di negeri ini. dia juga lupa, semua outsourcing satpam itu ada afiliasi ke aparat keamanan/pertahanan. mana terima mereka punya anggota tim dibegitukan. apalagi sudah viral.
korupsi sebetulnya, tapi ya sudahlah, SSGB. no aspri, no party... anggaran direalokasi, perjalanan aja bisa ditransitkan.
masyarakat disuruh lapor pajak, tapi negara nggak laporan duitnya dipakai buat apa aja. lawak... padahal kewajiban masyarakat itu cuma bayar aja, nggak usah lapor, kalau perlu pemerintah buat AI untuk generator laporan & analisis besaran pajak otomatis dari pada urus aplikasi coretax.
era jurnalisme kekinian sih sudah nggak tergantung media2 konvensional. jadi percuma aja mau setir media2 konvensional. 4 tahun lagi, kita sudah nggak tau kayak apa orang cari berita.
masuk jadi ASN atau tentara, harus keluar duit banyak karena banyak yang cari 'mapan', dapat gaji stabil, ada karir, susah dipecat, dapat pensiun sampai mati. cara ubah ini harusnya pengelolaan ASN & tentara diswastakan (sistemnya). pakai sistem yang ada di UU ciptaker, pensiun dll ikut...
saya KKN zaman orba. sudah lupa siapa nama2 teman pas KKN, dosen pendamping, bahkan lokasinya aja nggak ingat persisnya, cuma ingat nama kecamatan & kabupatennya doang. jadi, ijazah saya bisa dibilang palsu dong? untungnya nama saya tercatat di daftar lulusan yang dipahat di tembok kampus. duh,