Agak gimana gitu kalau dengar pornografi dari Pati juga. Disana punya daerah yg legend banget. Ada yg namanya d*k*h s*t*, punya L*, bahkan sampai buka L*2
Tinggal disetujui saja. Biar gak pada ribut. Tapi tahun depan habis pemilu hapus semua desa jadikan kelurahan.
Ada semacam tesnya gak? Kalau datang, nongkrong terus dapat anugerah jadi warga kehormatan kok lucu aja. Setidaknya karena itu AL disiruhlah renang 50 meter, push up 5 x, sit up 5 x dan pull up 3 x saja. Bisa lulus
Tahun ini dinaikkan sampai nyaris 70 JT. Taunya tahun depan diturunkan lagi. Bakal banyak yg kena prank
Aku masih belum bisa menganalisa itu memang benar² omongannya serius (dibaca:pamer) atau cuma guyonan. Kalau itu serius aku benar² sudah tak bisa berkata² lagi. Beliau kan orang Jawa, dan di Jawa ada pepatah " dadi manungsa Ojo rumangsa bisa, tapi dadio manungsa kang bisa rumangsa"
Kemarin pas lihat berita ini aku mikir pihak panitianya yg salah karena membiarkan orang naik kepanggung, tapi ternyata penyawernya malah panitianya. Sungguh kebodohan yg HQQ
Secara etika itu memang tidak pantas, tapi kembali lagi, yg menurut netizen dilecehkan saja gak mempermasalahkan bahkan bisa jadi senang
Kan masih ada pilihan lainnya. Mau pilih bikin kerjaan sendiri di rumah atau di rumah saja gak usah kerja. Kerja masih ikut orang kok minta neko²
Jujur aja aku pesimis kalau sudah pecah pembuluh darah. Yg baru kesumbat pembuluh darah kepala saja sudah berat. Ini pecah.
Orang kalau gak pernah ikut sidang ya gitu. Ketika aku jadi saksi pencurian dirumahku juga semua terdakwa pakai peci. Sebelum sidang itu juga ada sidang pencurian motor terdakwanya juga pakai peci
Memang boleh ya, mahar cuma abab gitu. Bahkan aku pernah dengar ceramah tapi lupa entah dari siapa, mahar seperangkat alat sholat saja sekarang sudah tidak relevan lagi. Mahar itu yg bisa dibuat modal hidup sang istri jika kejadian ditinggal suami