Saat kedua korban berhubungan intim, salah seorang pelaku (AB) mendorong IW (korban yang lelaki). Pelaku memaksa korban melayani dirinya. Karena korban meronta dan menangis, tangan korban lalu dipegang oleh dua teman pelaku. Satu orang pelaku lain memegang korban yang lelaki. Sementara satu pelaku