Mengerti, Pak. Kalau masih terlambat terus, akan saya panggil orang tua kamu ke sekolah. Kamu boleh duduk sekarang.
Jam 11, Pak. Kamu ini anak sekolah. Kamu jangan tidur terlalu malam agar paginya tidak bangun kesiangan. Mengerti?
Saya bangun kesiangan pagi tadi. Kebiasaan kamu. Kamu kalau terlambat alasannya begitu terus. Tadi malam kamu tidur jam berapa?
Maaf, Pak. Hari ini saya terlambat. Sudah sekian kalinya kamu terlambat. Apa alasan kamu terlambat hari ini?
Yang penting kita usaha dulu. Kita berdoa agar kita bisa mengerjakan semua soal ujian nasional. Semoga saja begitu.
Tidak cuma belajar saja, tapi juga persiapan mental. Kamu harus percaya diri untuk menghadapi ujian nasonal. Iya juga sih. Tapi, bagaimana kalau soalnya susah?
Ya. aku nanti ke rumahmu kira-kira pukul setengah lima sore. Baik, aku akan tunggu kamu di rumahku ya.
Aku juga belum mengerjakannya Mau tidak kamu nanti sore belajar bersama? Nanti PR nya kita kerjakan bersama-sama. Tapi, belajarnya di rumah aku saja ya?