Jarum jam menunjukkan pukul 16:00 sore hari ketika Bradley masih fokus pada buku-buku kumpulan soal Matematika, mata pelajaran kesukaannya. Sementara itu, Mrs. Claire, ibunya, datang menghampirinya dengan secangkir teh dan menanyakan soal rencana liburan awal puasa. "Bradley, kita sudah punya
Bab 2: Terpaan Tekanan Pagi itu, Shalina merasa beban di pundaknya semakin berat. Setiap kali ia melangkah ke salon tempatnya bekerja, hatinya dipenuhi kecemasan dan kekhawatiran. Menu sarapan yang lezat telah ia siapkan untuk seluruh anggota keluarga, tetapi ia tidak bisa menikmati makanan itu. Pi
Hari itu adalah hari di mana Agnes pertama kali menjalani kemoterapi untuk mengobati leukemia akut yang dideritanya. Di dalam ruangan berwarna putih bersih yang tenang, Agnes terbaring lemah di atas brankar rumah sakit dengan jarum infus yang menancap di tangannya. Suasana di sekelilingnya terasa...
Sekitar satu hari setelah Agnes menjalani pengambilan sumsum tulang, suasana di kamar Agnes terasa penuh dengan aura kecemasan. Agnes, yang dulunya selalu ceria dan penuh semangat, kini terbaring lemah di atas brankar rumah sakit dengan wajah yang pucat pasi. Di sampingnya, Sesil menggenggam erat...
Pagi itu, suasana di ruang tunggu operasi terasa sangat tegang. Kecemasan yang dirasakan oleh Papa Filipus, Sesil dan Dion tidak bisa terhindarkan. Hari itu, Agnes harus menjalani pengambilan sumsum tulang. Walaupun Agnes selalu berusaha untuk menunjukkan sikap berani, rasa takut yang menggelayut...
Malam itu, di rumah, ayahnya Agnes, Papa Filipus, baru saja pulang berlibur dengan teman-temannya di kantor. Dengan raut wajah bingung, ia mencari Agnes yang belum pulang hingga larut malam. "Dik, Kakak di mana ya? Kok sampai jam segini Kakak belum pulang?" tanya Papa Filipus dengan nad...
Shalom! :hai Selamat sore kalian semuanya! Ketemu lagi dengan gue, Miss Rora! :peluk Pada kesempatan yang sangat berharga ini, gue akan menceritakan pengalaman gue bersama forum Kaskus tercinta ini, di mana gue berdonasi kepada anak-anak penderita kanker di Semarang dengan uang hasil penukaran se...
Setibanya di UGD rumah sakit, tim medis pun langsung menangani Agnes. Dengan ekspresi cemas, Dion pun menunggu di luar ruangan UGD, hatinya penuh dengan kekhawatiran. Setiap langkah para perawat yang berlalu lalang terasa seperti palu yang memukul-mukul dadanya. Setelah beberapa saat, Dokter Dita p
Ada yang tidak beres dari kondisi kesehatan Agnes sejak tanggal 23 Desember kemarin. Kelenjar getah bening di lehernya membengkak, tubuhnya sangat lemas dan sering muncul lebam-lebam biru tanpa sebab yang jelas. Bahkan, Agnes juga sering demam dan mimisan tanpa sebab yang jelas. Akan tetapi, Agne...