Kalau kayak begini ntar cepet banget prosesnya, tapi kalau korupsi uang negara prosesnya selama-lamanya, wkwkwkwkwk.......
Masalahnya nggak semua bisa kerja di rumah, atau emang sih bisa kerja di rumah tp harus pakai listrik sendiri, internet sendiri, dll yg mungkin dibebankan kepada karyawan, kalau perusahaan ngasih kebijakan ganti sih no problem.
Harusnya tidak begitu lah, karena corona ini imbasnya bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain. Ya emang dirinya sehat karena imunnya baik, tapi takutnya kan tetep jadi pembawa yg bisa menularkan kepada orang lain. Terlalu waspada emang nggak baik, tp terlalu selow nggak baik juga.
"Jadi dinikmati saja. Itu kan soal manajemen air. Tubuh kita dua per tiga persen air. Sering keluar air. Kan banyak. Bisa dari kepala, bisa dari mana. Air mata saja harus pake manajemen. Tergantung situasi," kata dia. Pernyataannya sih benar, tapi kalau disangkutin sama banjir ya......ac
Ane setuju dengan pendapat TS, pengetahuan tentang alam gurunya kurang itu, tidak bisa memprediksi kemungkinan buruk yg ternyata memang terjadi.
Mungkin hal ini dikarenakan, saking binggungnya mengatasi kemiskinan di negeri ini. Akhirnya jalan pintas seperti itu dikemukakan. :wkwkwk :wkwkwk :wkwkwk Tapi, masalahnya: 1. Yg miskin sih pasti mau2 aja (banyak maunya lah), lha yg kaya gimana??? 2. Syarat calon adalah yg kaya (bagi yg miskin, te
Dahulu: rentenir itu kejem Sekarang: yg utang lebih kejem Makanya nggak usah jadi rentenir, udah dosa dihajar lagi, wkwkwkwk.... Mungkin ini nilai positifnya