True, tapi pembinaan yang macam bagaimana? Aksi itu kan sebanding dengan reaksi. Kalau bandit yang hendak kita bina punya pistol atau senjata otomatis dan berani menembak aparat yang seharusnya membina, apa yang harus kita lakukan? Dan operasi militer pun nggak selamanya berkonotasi perang atau m
ane sih emang cuma ngomong aja tapi kan gak koar2 lah ente dari tadi ngomong reaksi yang terukur- reaksi yang terukur doang. ya reaksi yang terukur itu yang kayak gimana. baca noh post 10 makanya baca dolo post sebelumnya
Pendapat saya sebagai SR : "Kenapa negara kita keras kedalam dan lembut ke luar?" Kalo saya analogikan, ada tetangga rumah yang usil. yang namanya adab bermasyarakat, kalo ada masalah ya ga mungkin langsung maen ancam mau ngobrak abrik rumah tetangga, ato nantang gelut. Pantesnya ya aja...
loh TNI yang dibantai itu menurut keterangan kemaren tidak membawa senjata untuk menunjukkan keadaan di papua kondisinya kondusif ( seharusnya hal ini juga sudah melewati pengkajian). Trus tindakan apalagi yang harus dilakukan kalo cuma ngomong kayak diatas semua orang juga bisa ente jg bukanny
Saya nubie dan selama ini hanya silent reader, mohon ijin bicara. I have to agree with the mainstream opinion regarding this matter. Klo gk mau penyelesaian secara militer, ya seharusnya GPK2 itu meletakan dan menyerahkan senjata, dan mulai "perjuangan" secara damai. TNI ada disana karena
Filsafah Sun Tzu untuk "memenangkan perang tanpa pertempuran" itu sebenarnya adalah kesiapan dalam komponen diplomasi itu sendiri. Jangan diartikan bahwa diplomasi secara tunggal bisa digunakan untuk menyelesaikan semua permasalahan. Diplomasi efektif adalah bila diplomasi itu didukung ...
Keras di dalam lembut di luar??:o What the fucking hell dude... Untuk kasus papua, bukankah kita sudah pendekatan persuasif? Bukankah selama ini kita menganggap separatis papua itu sebagai tindakan kriminal? Sudah sangat lunak sekali kita menghadapi separatis papua ini. Kenapa persuasif? Karena ki
aksi dan reaksi yang seperti apa? memang selama ini anggota TNI/Polri yang memulai konflik di lapangan? apa definisi "reaksi yg terukur" menurut anda ketika anggota TNI/Polri jadi korban? Sikap persuasif anggota TNI/Polri selama ini apakah itu tidak terukur? kenapa perkara "HAM&quo
gelar tiker, kayaknya rame :travel maaf gan ga akan ada perang di sini. silahkan ambil kembali tikarmu :ngakak yang dimaksud reaksi yang terukur itu seperti apa? reaksi yg terukur adalah reaksi yg telah mengalami pengkajian secara mendalam terkait implikasi. jadi jgn sampe emotionally reaction
saya akan beri pandangan objektif.. sebelumnya saya tanya dulu dari perspektif judul anda, kalo "Bukan tentang HAM" kemudian apa? ini ttg aksi dan reaksi. mnurut saya aksi OPM atau TPM hendaknya dibalas dgn reaksi yg terukur.
ane pernah ketemu dgn om pos. dia mah basicnya sosek pertanian jd jgn menaruh harapan jawabannya sgt detil skali
yaaelah perang gini diekspos. perang ini kan banyak versi bos ga usah lah kau tulis disini. ingat History made by the victors. jd ndak ada yg mutlak dr sejarah ini. pasti ada tendensi ini
search and destroy nih topiknya....ternyata lbh hangat suasana di sini daripada di Jaya Wijaya... bro mari serahkan semua kpd petinggi militer...justru disini bisa kita liat mana yg hebat LSM HAM atau NEGARA. mnurut ane jgn alihkan semua ke arah terorisme jgn sampe UU disalahgunakan. bisa ajah ke...
inilah yg disebut di resiko pekerjaan turut berduka cita dan mari kita doakan beliau semua dan keluarga yg ditinggalkan.
ah.. si bapak ini. pas seminar di instansi militer ngalor ngidul ancaman buat nkri adalah neolib... emang ancaman yg bener menurutmu apa toh? mungkin maksudnya ancaman yg non-militer
katanya td manuvernya buruk jg dan tak bisa mlewati area berpetir....apakah sukhoi bisa melakukan hal yg tak bisa dilakukan F-35