“Ya mereka ini pacaran, memang dilakukan suka-sama suka, tapi korban kan masih anak-anak," kata Kanit PPA Subdit Renakta Reskrimum Polda Bengkulu AKP Nurul Huda, Kamis (22/10/2020). pelajaran hari ini : cek umur sebelum nyebur bre...:shakehand2
Mereka menilai peraturan ini adalah bukti Terawan egois, dengan pertimbangan latar belakang yang bersangkutan. “Kami juga sangat prihatin dan menyayangkan sikap yang diambil oleh Bapak Menteri selaku profesional dokter spesialis radiologi yang lebih mengutamakan teman sejawat sesama spesialis r...
coba jelasin kenapa uda ada BPKB nya dituduh nunggak.. misal si pngndara orang sipil apa iya itu DC bkal ngaku salah? misal si pngndara ga bawa BpKb apa iya si DC ga ngotot buat narik... :cd
oh tidak bisaa... kebijakan gubernur sebelum nya tidak bisa dijalankan pada masa pemerintahan skg... mo ditaroh dimana muka bpk gbrnr nya:batabig
"Itu (motifnya) kerja sama bisnis. Ditagih (utang) malah melawan, lalu dibunuh di kandang ayam pakai linggis," kata Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto, kepada awak media, Kamis (22/10/2020). hutang membawa maut:berduka
Jangan tanya bagaimana rupiah di Asia karena jawabnya adalah sama-sama buruk. Menjadi yang paling terbawah di Benua :berduka
BEM SI juga mengingatkan pemerintah fokus menangani pandemi Covid-19. Pasalnya, penanganan pandemi masih buruk dengan pertambahan kasus Covid-19 yang terus tinggi. nah ente pada, bukannya social distancing, pake masker ,cuci tangan cuci mulut malah gelar demo yg bikin bnyak orang ngumpul :batabig
Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan membongkar rumah-rumah yang dibangun di bantaran sungai. Rumah-rumah tersebut diduga menyebabkan banjir saat musim hujan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau akrab disapa Ariza mengatakan, pihaknya tak ingin ada peristiwa banjir dan longsor seperti
Wanita asal Mataram, Lombok itu sempat kehilangan bayi dalam kandungannya, lantaran terlambat mendapatkan penanganan medis yang terhalang oleh prosedur rapid test. padahal Rapid test ke akuratan nya kurang.. & masa iya pihak RS ga ada layanan Rapid test..
Benda tumpul gulungan benang plastik milik si bocah melesat menghantam kepala bagian belakang Agus, sehingga menyebabkannya tewas seketika. :berduka
"Gak ada gunanya demo, kamu ngapain demo, cari uang itu susah coba kalau ditangkap polisi," teriak emak-emak itu saat menjemput anaknya di aksi demo setahun Jokowi-Ma’ruf dikutip Suarajakarta.com. kayanya si emak perlu di kasih wejangan sama Bpk gbnr Jkt nihh biar ada rasa bangga thd ...