delia.adel rumah elo kemarenan banjir seberapa dalem? Ada apa nih tetiba nanyai rumah dan banjir, tanyaike orangnya terkebih dahulu, gimana kabarnya, baru dah tanyain yang lainnya. Lokasi rumah saya mah daerahnya masih tinggi jadi aman aman saja dari banjir, kalau lokasi rumah daerah kamu memang d
deusignotum. Terimakasih gan diskusinya, agan telah menambah wawasan saya, maaf saya tidak tau apa apa:travel
deusignotum. Sepertinya agan salah persepsi dengan saya, coba baca pelan pelan dan pahami dengan sebaik baiknya pengetahuan agan, bukan dengan nafsu dan kebencian agan. Padahal agan sendiri belum mengenal saya dengan sebaik baiknya.:travel
deusignotum. Kalau orang yang punya pengetahuan spritual pasti tahu apa yang dimaksud dengan matikanlah diri sendiri (mati sebelum mati). Ah sudahlah :kr
deusignotum. Matikanlah diri agan untuk apa atau untuk siapa yang agan percayai dan lihatlah apa yang menjadi kebenarannya. Itupun kalau ada yang agan percayai, kalau memang tidak ada yang agan percayai ya percuma jugakan saya jelaskan panjang lebar pun, toh aganpun tidak akan dapat mempercayai s...
deusignotum. Kenalilah kebenaran akan dirimu sendiri, sebelum kamu menilai orang lain yang kamu sendiri tidak mengenalnya dan antara kamu dengannya juga berjarak ratusan tahun, Lalu bagaimana kamu dapat mengenali orang lain bila hanya berdasarkan tulisan atau asumsi orang lain yang juga tidak pe
deusignotum. Panjang gan kalau semuanya mau dijelasin. Karena memang tingkat pemahaman setiap orang dalam memahami Kebenaran itu sendiri berbeda beda. Dimana setiap tingkat pemahaman itu akan kembali kepada diri masing masing bagaimana mereka melihat (memahami) Kebenaran mereka itu. Jika engk
yusrilmahend927 Ya gan sebaiknya berilmu/berpengetahuan terlebih dahulu dengan sebenar benarnya ilmu, sebelum diri terlalu bangga dengan ibadahnya ataupun sebelum diri menilai ibadah orang lain. Kepada mereka yang selalu membangga banggakan *agama* mereka; Katakanlah: "Apakah kamu akan m
Bila; Dalam Hidup yang utama itu Ibadah Maka; Dalam Ibadah yang utama itu Takwa Dalam Takwa yang utama itu Iman Dalam Iman yang utama itu Cinta Dalam Cinta yang utama itu Percaya Dalam Percaya yang utama itu Taat Dalam Taat yang utama itu Setia Dalam Setia yang utama itu Sabar Lalu kepada siapa
Yang nyata (ada) akan dapat menjadi fiktif (tidak ada). Dan yang fiktif (tidak ada) akan dapat menjadi nyata (ada). Semua itu akan kembali kepada diri masing masing. Siapa atau apa yang diri dapat percayai dan yakini, maka itulah yang akan dapat menjadi nyata (ada). Dan siapa atau apa yang diri ti
rennevarte rabrahamf Banyak orang yang mempunyai akal dan banyak orang yang mempunyai hati, tapi sedikit diantara mereka yang dapat mengunakan akal dan hatinya dengan sebaik baiknya Ilmu. Maka untuk itu; Jadilah, Seorang ahli/Genius yang memahami karena sebaik baiknya ilmu (ala bisa karena ilm
rabrahamf rennevarte Orang yang berpikir itu, maka ia akan mengedepankan sebaik baiknya akalnya. Dan orang berakal itu, maka ia akan mengedepankan sebaik baiknya hatinya (sebaik baiknya imannya).
rennevarte Benar sekali gan, menjadi pintar, menjadi pandai, ataupun menjadi cerdas itu mudah. Yang sulit itu menjadi arif dan bijak dihadapan orang yang selalu bangga dengan kepintarannya, dengan kepadaiannya ataupun dengan kecerdasannya (apalagi kepintarannya, kepadaiannya dan kecerdasannya itu...
Mereka yang pintar, Mereka yang cerdas ataupun Mereka yang pandai itu. Adalah mereka yang Dengan kepintarannya, Dengan kecerdasannya ataupun Dengan kepandaiannya, Mereka segera dapat mengenali kebaikan/kebenaran, dengan segera mendekat dan membenarkannya (berpihak dan membelanya/membantunya
basssso Tipnya; gunakanlah otak yang ada di hati, bukan mengunakan otak yang ada di kepala. Sebelum belajar mengenali "apa" yang benar, sebaiknya belajarlah lebih dahulu untuk dapat mengenali "siapa" sebaik baiknya orang yang benar. Dan bila sudah dapat mengenali "siapa&
basssso rennevarte Iye gan, hati itu sangat penting karena hati adalah akar/dasar/sumber dari segalanya, bila akar/dasar/sumber yang ada di hati itu benar maka akan benarlah segalanya dan bila akar/dasar/sumber yang ada di hati itu salah maka akan salahlah segalanya. Makanya mereka yang mengunak
basssso Ya gan, mereka yang dapat mengunakan first principle thingking adalah mereka yang dapat mengunakan hatinya dengan sebaik baiknya. Karena yang membedakan manusia dengan yang lainya adalah hatinya. Semakin baik hatinya, semakin baiklah akalnya dan semakin baiklah pemikirannya, maka semak
Apa yang ada di pikiran itu abtrak Apa yang ada di akal itu teori Dan apa yang ada di dalam dada (hati) itu ilmu yang nyata. Diri yang optimis adalah diri yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Dan diri yang sudah selesai dengan dirinya sendiri adalah diri yang sudah selesai dengan pikiran da