Kalo ane kurang setuju, seharusnyaSIM diberlakukan per-tahun, sebagai elemen kontrol. Apabila dipikirkan lagi, elemen kontrol yang penting, walaupun tidak urgen buat apa juga sim diperpanjang, mending di tes lagi, orang cuma disuruh bayar terus beres ya mending seumur hidup aja sekalian ane agak k
Kalo ane sih kurang setuju sih ya, karena menurut ane yang namanya sim itu harus disesuaikan dengan kemampuan yang berbatas umur, makanya harus diperpanjang, kan ngga mungkin orang udh tua banget boleh nyetir mobil. kecualiiii... Hukum di Indonesia masih sekedarnya aja dan ngga berbenah, ya sampe...
Bisa gan... Ane 3 thn lalu lapor perubahan status dan domisili ttp dikasi KTP baru dgn perubahan tsb... Jd fisik KTP ane ada 2 Iyy sih klo itu ane gak ngerti jg... baru2 ane perpanjang sim 5 menit udah jadi :lehuga ane perpanjang di gerai sim yg ada dlm mall Nah ane sependapat gan mantab, tin
ane sih gak nolak kalo sim seumur hidup, orang jadi gak ribet :ngakak tapi kalo logika ane sih SIM bukan cuma kartu identitas kayak KTP.. I nya kan izin, sebelum dibolehkan mengaspal ya kudu lolos uji kompetensi dong.. seharusnya malah tiap 5 tahun pemilik SIM gak cuma perpanjang tapi tes ulang de
Semoga aja sih bisa gitu wkkwk soalnya lumayan ribet ngurus perpanjangan sim Ane juga setuju kalo SIM seumur hidup gan.. itu berhubungan drngan ketrampilan yang sering kita pakai. Tapi ane juga mendukung hukuman bagi pelanggar. Di Indonesia ada hukuman cabut SIM seumur hidup.. perlu itu diperjelas.
Semangat Menulis, Tak Lekang oleh Sakit Tak Pupus oleh Demam Kau tau apa yang paling membuatmu penasaran? Sesuatu yang seharusnya dapat kamu raih. Seperti ketika musim rambutan. Pohon rambutan cangkokan. Jelas sangat rendah. Harusnya dengan meraihkan tangan, rambutan dipetik dan tinggal dimakan.
Mbok Mawi Mbok Mawi, anaknya dulu tewas dirudapaksa Belanda. Umurnya 13 tahun. Sisa bangkai diantar ke rumah. Tak ada tangis. Tak ada air mata. Hanya mengurut dada. Mbok Mawi, anaknya membusuk dibuang di semak-semak. Digagahi Jepang, mutilasi. Tak ada selembar benang menutupi. Sebagian tubuhnya h...
Paragraf yang Mencari Sasaran Stasiun tv melaporkan Laman online memberitakan Banyak mulut memperbincangkan Share-share an wa bertebaran Diskusi ngotot-ngototan Terjadi pertengkaran Grup WA dibubarkan Adminnya marah teriak-teriakan Anggota tertawa bisik-bisikkan Kuota habis-habisan Apa yang disis...
Cinta dalam Bentuk Beraneka Cinta telah jatuh ke bumi. Rerumputan berdaun lalu bersemi. Bunga mekar mewangi. Cinta datang tak pilih barang. Cinta beraksi tak perlu saksi. Kau pernah mencinta? Kau pernah dicinta? Pernah terluka? Korban atau pelaku kejahatan cinta? Kau tau apa itu cinta? Kau masih ...
Malam Pasar Di Desaku Lapak dagangan mulai digelar Telah tiba malam pasar Aneka buah berjajar Di atas mimbar Lalu lalang pembeli Hilir mudik berganti Menenteng bakul warna warni Kosong tak berisi Denting jarum jam Berputar tak mau diam Pedagang khawatir diam-diam Sambil berdoa dalam gumam Berteri...
Ronin, Dia Bukan Anaphalis Javanica Ronin? Apakah Naganori yang akan kau bela? Dengan dendam mau meledak dalam dada. Dengan darahmu dan airmata sanak saudara. Mereka semua tak mungkin mampu bersuara. Bagimu, tuan adalah segalanya. Dengan cinta atau tanpanya. Apakah kisah Theseus yang memasuki lab...
Kau Ingin Jadi Ronin? Seorang ronin baru saja ke luar, berdiri di depan tenda. Malam ini ia lihat langit cerah. Sebentar kemudian datang, segumpal awan menutupi bulan. Daun perak menggelap. Bunga putih memudar dan gelap. Binatang merayap tak ada yang terlihat. Cahaya tertutup awan atau mata ronin...
Hujan, Aku Ingin Bertanya Batu memerah bata, terbakar amarahnya Meledak berhamburan tersiram hujan Kau kah hujan itu? Aku belum mengenalmu dengan baik Aku merasa membakar batu, bagiku hanya bercanda Panasnya menyebar menghanguskan Seperti kemarau sepanjang tahun yang lenyap Sepertinsenyummu yang ...
Satu Hari yang Masih Meninggalkan Bekas Satu hari telah berlalu Di bawah payung ini Hujan pernah berteduh Di bawah derasnya kita Saat itu tak ada kata-kata Hanya bola mata Mengedip dengan sejuta makna Rasa mengikat dua tubuh, erat Membungkus merah tuanya daging Dalam dada Mengalir dalam darah Gel...
Penghormatan Aku mendapat kabar duka hari ini Kudengar kerabatnya mendekat Kulihat saudaranya merapat Kekayaannya dikumpul Hutangnya dihitung Keluarganya sedang menanti Yang jauh dikabari Yang lambat dinanti Ucapan belasungkawa masuk lewat pintu dan jendela, angin-angin rumah juga Diam terbujur k...