Hehe sebenarnya agak dilema juga sih gan. Di satu sisi, si penyalur ingin memastikan bahwa dana bantuan tepat diterima oleh mereka yang membutuhkan. Tapi di sisi lain, pemerintah sana punya kewenangan untuk tahu secara tepat jumlah dan tujuan dana yang mengalir ke negaranya. Di kitapun semua dana
Daerah berjibaku dengan segala kelengkapan peralatan, perlengkapan, dan SDM, tapi pusat cuma collect data dan publish warna-warni zona. "Jawa-Bali teroooos..."
"Yang penting niat awal pada saat memberi adalah untuk membantu" Begitu kata mereka yang terbutakan oleh pahala :hammer
Main PES bareng teman-teman kantor pas istirahat. PESnya cuma formalitas tapi obrolannya rahasia negara aja bisa bocor :ngakak
Banyak ya yang lahir, besar, hidup di Indonesia tapi serasa paling paham kehidupan di luar negeri :hammer
Percuma lah ya UU dibuat... Semua hal sudah terpenuhi dan terbukti dilakukan dengan sadar, terpatahkan oleh kasihan dibully... + suap #eh
Nah setuju gan... Ketika diri masih memiliki mimpi yang mengharuskan dia melanglang buana, maka memiliki rumah justru akan serasa mengganjal.