Dulu RPG mengajarkan gw untuk: - baca dengan teliti - scanning situasi dengan cepat - bisa Bahasa Inggris (capek banget tiap 10 detik pause buat buka kamus :( )
Kaskus menurut ane tetap forum lokal yang masih bisa diandalkan untuk tukar pikiran. Tapi heran aja sama user yang reply nya selalu bernuansa cebong kadrun padahal ga nyambung sama isi threadnya :hammer
Yang paling penting itu harapan. Ketika seseorang merasa tidak memiliki harapan dalam hidupnya, mau dia orang berduit atau dalam keadaan finansial stabil, pasti pemikiran untuk mengakhiri hidup itu ada gan. Jangan sampai menghilangkan harapan orang lain. Jaga mulut, jaga attitude.
Pertanda sayuran yang bagus kan? Makanya dicuci dengan benar itu sayuran. Yaa.. Selama bukan ulat bulu lah.
Kaskus menurut ane tetap forum lokal yang masih bisa diandalkan untuk tukar pikiran. Membernya hampir ga ada yang kelihatan pengen jadi artis kaskus. Kalau di twitter, yang salah bisa jadi benar, yang benar bisa jadi salah. Apalagi twitter sangat disorot, jadinya banyak yang ngepost dengan niat ja
Secara peraturan, memang benar gan. Tapi secara moral, ya enggak layak lah gan. Mungkin kalau selama 1 bulan setelah dia bebas, isi shownya terkait pengakuan penyesalan atau kehidupannya di penjara boleh lah. Ini kan enggak... :hammer
Jadi ingat pernah salah bawa 1 buku tulis waktu kelas 2 SD. Gw dicubit di pinggang pake kuku itu guru. 20 tahun kemudian masih ingat rasa sakitnya...
Mungkin performa manusianya juga gan... Roda 2 kalau berkendara mundur bakal bingung sistem keseimbangannya ditambah load pikirannya makin banyak.
Jujur... Ini bacaan yang melatih gw untuk membaca dengan teliti, terutama tanda baca. Thanks Lamer :ngakak