Kan itu yang jadi pertanyaan masyarakat selama ini gan... Polisi bunuh diri, asal tembak, dll. Mungkin psikologi pada saat seleksi masih bagus, tapi pengawasan dan pendampingan psikologi untuk anggotanya ga ada.
Ketemu sama tipikal nomor 4 tuh gampang. Pas kita lagi ngomong terus dia main hp, ya berhenti ngomong aja, lanjutin ngomong begitu dia dah selesai main hp. Gituin berkali-kali sampe dia lepas dari hpnya. Note: hanya berlaku ke orang yang masih tau diri.
kasogigan Etika, intonasi, artikulasi, timing, dan tentunya didasari wawasan yang cukup. Yaa selama agan dah sadar akan itu, agan sudah mulai berada di jalan yang benar.
Konon katanya, kalau pipa sambungan yang dipake kebanyakan, mau ga mau jadi banyak tukang yang dilibatkan, efeknya jadi banyak kantung yang harus diisi. Yang tadinya bisa 100 untuk sendiri, bisa jadi cuma 40 gara-gara kebanyakan tukang. Tamak dan serakah :cystg
Kenapa cuma dibahas dari sisi dosa? :hammer Bahas dong dari sisi psikologis dan efek berkepanjangannya. Efek-efek ini jauh lebih berbahaya dibanding dosa (yang entah kapan baru kerasa)
robienrose Amat sangat maklum sih gan... Cuma heran aja... Itu konten cuma butuh satu gerakan slide jempol, ga lebih dari 1 detik buat diskip, supaya hati ini tetap adem.
Salahnya itu ya yang doyannya scroll medsos, ngintipin akun orang kaya yang lagi show off, merasa iri tapi ga ada kemauan sama sekali untuk meningkatkan diri sendiri. Adanya kemauan untuk marah dan ga terima atas kondisi dirinya saat ini, jadilah julid... :hammer
Kok jadi bingung... :bingung Tokoh sebelah bilang yang dia ucapkan benar. Tokoh sebelah lain bilang dia kurang ilmu. Ada yang mau kasih pendapat lain?
Pas masih pembahasan ke mana aja? Belum ada yang modalin buat demo ya? Doyannya kok bikin ribut sih :hammer
Hahaha... Iya gan. Becanda kok. Masalahnya diri sendiri dah fit dan kendaraan sendiri udah ok, eh tetap aja nyawa sendiri ada di tangan orang lain
Kalau dalam konteks lagi berhenti karena lampu merah tapi malah diseruduk dari belakang, berarti solusinya kalau lampu merah ya terobos aja dong? :bingung Diseruduk dari belakang tuh serem banget asli...
Hmm... Berarti harus minta opini dari para dokter nih. Apakah ereksi itu bersifat naluriah atau hanya bisa dilakukan dengan kesadaran penuh? Gimana dengan ereksi yang tanpa bisa dikontrol, kaya ereksi setelah bangun tidur, ereksi karena hawa dingin, atau ereksi karena dicekoki obat perangsang?
Ini salah satu orang yang masuk kategori "Ketika dia bicara A, percayalah kebalikannya" kan ya? :bingung