itu sudah naluri alamiah setiap makhluk untuk mempertahankan diri. Setiap makhluk punya cara utk bertahan dari serangan musuh. Cumi mengeluarkan tinta sedangkan sapi memberi pukulan jep yang mengenai dengan telak. Kalo HRs melindungi diri dengan cara kabur ke Arab.
Memang benar segala sesuatu terjadi atas seijin Tuhan walaupun bukan Beliau yang menginginkan, bahkan daun yang jatuh pun atas seijin Beliau. Makhluk hidup memiliki hak asasi alias freewill. Tetap konsekuensinya ada itulah hukum karma. Ada aksi ada reaksi, nanam padi gak mungkin tumbuh jengkol.
Ane kasihan lihat sapinya ngamuk pas mo disembelih, kambing ada yg nangis juga. Demi kepuasan lidah dan perut ngumat
Kenapa ya kalo sekolah negeri si guru demen cumi guru sedangkan di boarding skul si guru suka sama cumi/bol murid? Kira kira knp bisa jauh ya perbedaannya?
Pada dasarnya semua daging akan haram karna muslim tidak makan darah. Daging itu tdk akan bisa terbebas dari darah mau dicuci bersih sekalipun. Ketika adam dan hawa diciptakan mereka hanya makan Sayuran dan buah yang ada di taman.
Semua cocok sama ganjar. Apa gak boleh semacam poligami, presiden ganjar wakilnya banyak. Kasihan lho yang cuma dikasi angin aja.
bukan.bomat Iyaa benar gan, tapi itu sih sah sah aja asal akan jangan saling merendahkan satu sama lain. Babi haram sapi halal. Semua ciptaan Tuhan itu ada manfaatnya. Gak mungkin Tuhan menciptakan sesuatu yang sia sia.
gunliejack Bukan karena dianggap sebagai tunggangan dari dewa tapi sapi dalam veda itu dianggap sebagai ibu. Dikatakan ada 7 ibu (ibu kandung, istri guru, istri brahmana/orang suci, istri raja/presiden, perawat atau pengasuh, ibu pertiwi (alam bumi ini) dan sapi. Kenapa sapi dianggap sebagai ibu ka
Kenapa babi haram sedangkan sapi tidak? Apa alasannya cuma karna hidup di kubangan kotoran? Kalo kotor kan bisa dicuci bersih.
Analogi anak kecil yang gak tahu lilin yang nyala trus megang apinya apa si anak tidak merasakan kepanasan atau luka bakar tangannya? Orang yang tidak tahu bukan berarti bebas dari dosa tapi tetap kena dosa cuma ada pengecualian. Kalo jaman Mahabharata raja Yudistira memberi hukuman paling berat ke
Jangan salahin kaesang aja, banyak kok selain dia yg kadrun pas ke Bali makan daging babi. Jaman kemunafikan gak heran kepalsuan merajalela
Tuhannya rasis... Makan daging sapi gak dosa tapi daging babi dosa, padahal sama sama ciptaan Tuhan, sama sama punya nyawa. Kenapa gak sekalian jangan makan daging.
Mirip persaingan preman memperebutkan wilayah. Cuma kalo preman kuat kuatan fisik dan skill berkelahi, klo ini kuat kuatan pengaruh dan penyebaran fitnah.