Syukurlah ada keadilan buat korban/emaknya korban, gk ada yg ditutupi ky yg sono. Berapa abad, brp korban hrs nanggung fedihnya fantat
Berapa lama ini ditutupi, siapa yg bs nolong korban/emaknya korban, dimna mereka bs cari keadilan. Fokus itu
Dari tahun brp ditutupi br dibuka. Boro boro sampe ke plokis, dan media ja baru baru ini. Mo lapor ke siapa korban/emaknya korban. Sadis, ngeri kali. Kali kali ngeri.
Kl sd terpidana kasih novel izin besuk dipenjara bawa peniti, terserah dia mau ap. Dari pada rugi gk akan tercapai harapannya pengin kebongkar siapa dalangnya.
Ngerinya ejen 1 ni, menyusup di kubu wowo dgn senyap, berani sandiwara masuk penjara. Dibyr mahal kali ya