Goyang jg ya, dashyat nih seruan boikot. Mati rasa tuh bisnis. Ganti nama perusahaan jg percuma kayaknya, bakal di intai terus. Saking cintanya sama nkri yg damai, aman dan nyaman.
Gw kate jg apa, komnas ham itu musuh negara, lihat aja tindakan dikasus mako dan yg di toll. Beda bangat tindakannya, lebih memokokkan pemerintah/aparat polisi.
Boleh dijemput itu benar. Yg dimaksud, dijemput keluarga 'mil, nalar loe kemana sih... klo dijemput org2 mabok kayak kemarin itu diluar konteks pak mahfud MD. Tindakan skrg oleh aparat, tdk melihat akibat, tapi sebabnya, ini subjeknya ada, yg bisa diminta pertanggung jawaban hukumnya.
Ini muatannya kampanye pengganti imam jumbo, kedepannya pasti akan lebih rame, politik ormas sudah mulai dipanaskan. Yg satu ingin masuk, yg satu akan mendorong. Ini bisa pertumpahan darah jg ini nanti. Krn akan terbentuk kubu2 beringas perebutan posisi imam jumbo yg lagi kosong. Selamat berjuang.
Beliau sbg Presiden indonesia ditanya soal kasus itu akan menjawab dgn patokan hukum indonesia. Jgn distandarisasi dgn sejarah bigbossnya arab. Saya rasa presiden turki jg akan berlaku sama dgn presiden RI, akan berpatokan dgn hukum negara turkinya.
Klo sudah sempat adu tembakan, polisi pasti memburunya kayak memburu babi hutan, hidup atau mati klo bisa mati. Krn aparat sdh merasa nyawa diujung tanduk Oleh serangan2 mrk. Apalagi dibaca serangannya tdk ada yg berbobot atau dibawah standar mrk, dikejar itu sampe dpt.
Siapa sih ini, ketau partai bukan?... Diam ajalah klo cuman tukang jualan ayat, gak pantas nyuruh2 presiden. Presiden itu pucak pimpinan negara, sangat di protek dgn SOP, jika itu sdh SOP presiden jg akan memakainya.
Kenapa?, sdh dpt kabar ditelp bidadarinya sdh cukup sesuai omongan doktrin ustad2 itu. Ya baguslah bisa terima, tinggal ngurus kasus yg lari dan level2 atasnya.
Gimana sih berpikirnya, ini mencari pemimpin, bukan mengosongkan pemimpin dgn golput. Golput bagian dr demokrasi, pemimpin dr suara terbanyak jg bagian dr demokrasi bahkan tujuan utama dr demokrasi itu sendiri. Golput itu tdk memberikan suara kepada calon, konsekuensi moralnya jgn ikut lg kritik ...
Omongan terbalik semau dgn kenyataannya. Tidak suka meneror, pdhal terorris, gak terbiasa dgn senjata, pamer senjata kok. Inilah sifat dajjal yg sebenarnya. Sanggup membohongi ucapan dgn kelakuan.
Ngapain lg sih dributin, itu sdh sesuai keinginan ustad2 mrk, mati sahid, ketemu bidadari katanya, jika bidadarinya gak ada tanya aja sm ustad2 kw itu. Minta pertanggung jawabannya, jgn cuman ngomporin org utk mati doang bisanya.
SOP berlaku kondisi dilapangan tenang, terkontrol. Kalo kondisinya mepet, mobil apaadanya, personil terbatas, ya target mereka aparat, utamakan keselamatan kerja. Aparat selamat tangkapan tdk lepas lg alias kabur. Sop medis farmasi aja jg kadang begitu. Faktor sikon padahal sdh dgn fasilitas kerj...
Spontanitas apanya... emang bikin soal gak dipikir2 dl, ini memang sengaja menyerempet bahaya. Yang tamat jadi guru, lucu deh loe...
Sebenarnya lebih salah mengucapkan selamat natal jika masih ada pertimbangan yg meragukan. Diam aja sebenarnya sdh cukup.