:cendols Suku Bali Aga :cendols Masyarakat Bali secara garis besar memiliki budaya, adat-istiadat, dan tradisi budaya yang diwariskan secara turun temurun dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Sejak Kerajaan Majapahit berhasil menguasai Bali sekitar tahun 1343 M (walau pun pada masa itu ...
:cendols Suku Bali :cendols Suku Bali (bahasa Bali: Anak Bali, Wong Bali, atau Krama Bali) adalah suku bangsa mayoritas di pulau Bali, yang menggunakan bahasa Bali dan mengikuti budaya Bali. Sebagian besar suku Bali beragama Hindu, kurang lebih 90%, sedangkan sisanya beragama Islam, Kristen dan B...
Upacara Adat Ritual/ Upacara suku Asmat yaitu Ritual Kematian Orang Asmat tidak mengenal dalam hal mengubur mayat orang yang telah meninggal. Bagi mereka, kematian bukan hal yang alamiah. Bila seseorang tidak mati dibunuh, maka mereka percaya bahwa orang tersebut mati karena suatu sihir hitam ...
:cendols Suku Asmat :cendols Nama Asmat dikenal dunia sejak tahun 1904. Tercatat pada tahun 1770 sebuah kapal yang dinahkodai James Cook mendarat di sebuh teluk di daerah Asmat. Tiba-tiba muncul puluhan perahu lesung panjang didayungi ratusan laki-laki berkulit gelap dengan wajah dan tubuh yang d...
:cendols Suku Arab-Indonesia :cendols Suku Arab-Indonesia adalah warga negara Indonesia yang memiliki keturunan etnis Arab dan etnis pribumi Indonesia. Pada mulanya mereka umumnya tinggal di perkampungan Arab yang tersebar di berbagai kota di Indonesia — misalnya di Jakarta (Pekojan), Bogor (Em...
:cendols Suku Aneuk Jamee :cendols Suku Aneuk Jamee tersebar di beberapa kabupaten di provinsi Aceh, yaitu di kabupaten Aceh Selatan, kabupaten Aceh Barat, kabupaten Aceh Barat Daya dan kabupaten Nagan Raya. Nama Aneuk Jamee (bahasa Aceh) memiliki arti "anak yang berkunjung" atau "...
Kehamilan dan Kelahiran Bagi istri yang hamil dibawah 3 (tiga) bulan, dipantangkan bagi suami untuk tidur bersama, kalau hal ini dilanggar kemudian diketahui oleh mertuanya, maka sang suami mendapat denda diantaranya berupa barang atau bahkan disingkirkan dari kehidupan pergaulan di masyarakat. K...
:cendols Suku Kubu :cendols Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan. Mereka mayoritas hidup di provinsi Jambi, dengan perkiraan jumlah populasi sekitar ...
Marga Menurut buku Sanksi dan Denda Tindak Pidana Adat Alas, Dr Thalib Akbar MSC (2004) adapun marga–marga etnis Alas yaitu : Bangko, Deski, Keling, Kepale Dese, Keruas, Pagan, dan Selian kemudian hadir lagi marga Acih, Beruh, Gale, Kekaro, Mahe, Menalu, Mencawan, Munthe, Pase, Pelis, Pinim, Ra...
:cendols Suku Alas :cendols Suku Alas merupakan salah satu suku yang bermukim di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh (yang juga lazim disebut Tanah Alas). Kata "alas" dalam bahasa Alas berarti "tikar". Hal ini ada kaitannya dengan keadaan daerah itu yang membentang datar se...
Tari Rabbani Wahed Tari Rabbani Wahed adalah sebuah seni tari sufi yang berasal dari Samalanga, Bireuen, Aceh. Tarian yang mengajarkan tentang tauhid, agama, serta kekompakan melalui gerakan energik ini diciptakan oleh T. Muhammad Daud Gade. Tarian Sufi yang dimulai dengan mengikuti syair dari ta...
:cendols Suku Aceh :cendols Suku Aceh (bahasa Aceh: Ureuëng Acèh) adalah nama sebuah suku penduduk asli yang mendiami wilayah pesisir dan sebagian pedalaman Aceh, Sumatra, Indonesia. Orang Aceh mayoritas beragama Islam. Bahasa yang dituturkan adalah bahasa Aceh, yang merupakan bagian dari rumpu...
:cendols Babutup (abon ikan) Makanan Khas Dayak Maanyan :cendols http://s.kaskus.id/images/2015/01/25/2217661_20150125021132.jpg Sebagai anak perantauan, kalau ada teman atau keluarga satu kota yang mau balik ke kota perantauan, biasanya mami menitipkan masakan buatan beliau untuk saya. Salah sat
:cendols Tugu Buaya di Laminan Adat Dayak Lun Dayeh :cendols http://s.kaskus.id/images/2015/01/25/2217661_20150125015723.jpg Setiap kali folks mengunjungi rumah adat Dayak Lun Dayeh maka akan selalu ada sebuah tugu atau patung Buaya didepannya atau disebut ULUNG BUAYE’ dalam bahasa Lun Dayeh. ...
belum lengkap ko sudah jadi HT :bingung banyak yang perlu di tambahkan lagi gan, dayak (banyak nih adat nya beda-beda pula), minang, jogja, dll :D
jujur makan bubur, korupsi bisa makan nasi :D :p halah bubur masih bernilai daripada nasi tapi tak punya harga diri :cool
gak ke urus kalo perpus binaan kampus, cuma dikasih buku terus di tinggal macem apa aja :hammer: jiah, untung fak ane masih ngurus yak :ngakak