makanya, lucu aja kalo masih ada yang membangga2kan jepang sebagai negara maju dan mengolok2 china, itu orang masih terjebak di era 80an 90an sekarang jepang sudah makin tenggelam kok, negara lansia depresi produk kebanggaan jepang satu persatu dah ambyar dilibas produk china smartphone sekarang d
lha gaji relatif gak berubah ama 10 tahun yang lalu tapi harga mobil dah naik lumayan jauh... Fresh Grad sarjana tahun 2013/2014 dapet 5-6 jeti sekarang ya mirip2 aja di 2023/2024 manajer di tahun 2013/2024 dapet 20 jetian sekarang ya masih segitu2 juga tapi avanza 2013/2014 masih 200 juta kurang
HOAXAWARD kalo bencana2 itu natural phenomenon, mau zaman milenial, zaman medieval, zaman batu, zaman dinosaur, zaman jahiliyah, akan terus terjadi karena emang standarnya alam seperti itu banjir bandang membentuk endapan aluvial tanah subur floodplains, gempa tsunami ya fenomena tektonik yang memb
kelemahan dari semua agama itu ya beginilah tidak ada quality control berkelanjutan dari official principal di langit sana begitu Nabinya wafat selaku representative original version dari langit ya sudah control diserahkan ke user namanya user kan dari zaman ke zaman gak semuanya "lurus"...
Ya mau gemana Dikasih orang yang katanya kompeten, profesional, ahli di bidangnya, lulusan kampus ternama malah jadi biang kerok, bandar mafia proyek, raja komisi/upeti/fee sampe akhirnya kena ciduk dan bikin malu lembaganya Cek noh dah berapa banyak pejabat kementrian, pejabat bumn, kepala daera...
Ente coba renungkan sila ke 4 Kerakyatan itu dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam apa ? Permusyawaratan perwakilan ... bukan profesionalisme atau kompetensi Paham ente?
Ya eyalah, pekerjaan lain menghasilkan value buat masyarakat Guru memberikan knowledge, membina gen muda Nakes mengobati yang sakit, mencegah wabah Petani mengolah lahan, menjamin pangan Pedagang mendistribusikan barang, menciptakan logistik Engineer/craftsman/worksmith membuat tools yang memudah...
Be yourself Sugeng, create your own history, Sugeng adalah Sugeng, bukan titisan siapapun, Sugeng harus confidence dong bisa eksis dengan gayanya sendiri
jadi merit system itu cuma wacana indah dari dunia swasta saja yang benar itu pembagian jabatan memang hasil politik gak setuju ? coba renungkan dan pahami dasar negara, sila ke - 4 "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan" jadi orang2 yang di
Masjid istiqlal, dikelilingi oleh makostrad sama mabes tni ad, tapi bisa2nya parkirnya dikuasai preman wkwkwk
apa kerennya sih ada banyak profesi di dunia ini yang memberi added value ke society guru mencerdaskan peradaban, transfer knowledge to young generation nakes menjamin kesehatan society, orang sakit diobati, wabah dicegah, dsb petani menjamin pangan society, mengolah bumi dan memelihara sumber pang
Isinya cuma pejabat boomer dan staf unyu2 yang bisanya rekap data asal jadi, jalan2 cantik ngabisin anggaran, kunjungan2 cantik ke industri2 sambil foto kepal tangan yes dan ngrepotin industrinya sebab minta disiapin rental mobil, akomodasi, makan minum dsb
Sebenarnya di masing2 kementrian sendiri pun sudah ada banyak birokrat karir internal yang kompeten dengan kualifikasi s2 bahkan s3 luar negeri, pengalaman belasan tahun di berbagai jabatan dan bisa dipertimbangkan jadi menteri Lalu kenapa harus orang ini...
Kementerian kita sesungguhnya lebih dari 34 itu kok, ada banyak Badan2 setara menteri, punya susunan pejabat, unit kerja daerah, dsb Contoh BNPB, BMKG, BNN, Basarnas, BPPOM, BRIN dsb
Yah positip thinking aja, itulah dampak abdi negara siap ditempatkan dimana saja, itu tandanya si Bapak udah jenuh saatnya dirotasi lagi, kalo bisa dekat keluarga
Ya okelah itu artinya womanizer kelas wahid, Soekarno itu padahal mudanya hidup sengsara, ente aja lihatnya pas dah jaya jadi presiden, belio lulus sekolah teknik bukannya jadi abdi ambtenaar dutch east indies yang nurut dan hidup mapan ini malah jadi aktivis biang kerok bolak balik masuk penjara...
Kasihan emang mr pranowwo, jadi bintang gagal bersinar, dari kandidat terkuat elektabilitas paling moncer berubah jadi juru kunci yang menyedihkan, dan semua itu gara2 belio manut dan tunduk kepada instruksi partai namanya juga petugas partai Makanya malah blunder tolak U20 dan sejumlah statement k
Lha disini yang dimuliakan politisi ormas bacot sama aparat peodal berpangkat berseragam petantang petenteng minta jatah, gerombolan orang modelan gini mau sampe bangkotan juga gak bakalan bisa menghasilkan terobosan perangkat teknologi apapun, taunya minta jatah doang Muliakan scientist, IT, tec...