nayeon.pop.pop ya makanya kadang saking banyaknya yang dipikir, kadang salah langkah, ada aturan yang dilanggar, ada hal-hal yang mestinya gak boleh tapi tetap dijalankan, karena ratusan berkas yang di ttd
pajak emangnya buat apa? katanya buat pendidikan, kesehatan, infrastruktur dsb pendidikan ternyata kualitas sekolah negeri menyedihkan, orang lebih pilih sekolah swasta, dan lebih santer kabar gaji guru cuma ratusan ribu kesehatan juga sama, orang malas berobat ke puskesmas, lebih enak bayar ke R...
nayeon.pop.pop positif thinking aja, Pejabat itu orang terbaik dari lembaganya, wajar diperlakukan dengan fasilitas terbaik, gak semua orang di kantornya bisa jadi pejabat, tapi orang2 tertentu yang memang cemerlang dari awal, pendidikan bagus, kualifikasi bagus, dan sudah proven puluhan tahun da...
Ga usah terlalu serius lah kalean Dari dulu issue HAM cuma gimmick kok Negara2 Barat pegiat issue HAM tereak2 pelanggaran human rights di negara dunia ketiga Padahal disaat yang sama mereka juga jualan senjata, dibalik layar buat proxy perang dimana2, konflik bersenjata dimana2, termasuk menguasa...
kalau udah jadi menteri apapun bisa dijadikan kasus, makanya menteri jabatan politis, tinggal pinter2nya aja bermanuver di momen yang pas menteri itu day to day ngecek ratusan lembar paperwork, approval banyak draf peraturan, nangani anggaran trilyunan yang displit dalam ratusan project dan puluhan
gw yakin ini kejadian dah viral tkt nasional dan sudah masuk radar mabes, minimal mabes sudah ngode ke kapolda, tolong ditertibkan...
supriyani itu siapa? kenapa diteror ? apakah seorang pejabat yang policy nya merugikan sejumlah orang ? bukan apakah seorang oknum petinggi ormas preman yang suka meresahkan ? bukan apakah orang kaya raya yang suka flexing harta benda ? bukan supriyani cuma seorang guru honorer, untuk apa meneror g
Pelanggar HAM Tapi 2009 ikut jadi cawapres mbok banteng tokoh reformasi 2014 dan 2019 jadi capres didukung kalangan religius kdrone dan ulamak Kenapa 2024 lu olang pada ribut HAM IPK 2.3 asalkan kampusnya menyatakan lulus dan berhak menyandang gelar terus kenape xixixi Ga ada yang mensyaratkan IP...
Kalau perlu anggaran kementerian bebas dipakai tanpa harus diaudit BPK atau BPKP, asik sudah, mantap jaya
Ah sudahlah Kalian orang2 pro demokrasi juga dulu 98 mereformasi negara ini gak membawa hasil yang lebih baik Setelah reformasi menggulingkan Mbah Ato Bukannya muncul tokoh hebat yang mumpuni membawa bangsa ini menuju kejayaan Yang muncul malah mbok banteng, kakek amien, habib kdroone, internet ce
Makan gratis itu bagus, mari kita back to basic, biar para pemuda balik ke sawah, mengolah lahan, tanam padi, jagung, ubi rambat, sayur mayur, buah2an, ternak lele, gurame, ayam, kambing, sapi, tambak udang dsb Memutar ekonomi pedesaan, menghidupkan pasar, memacu banyak bisnis lokal, Kalau masala
mental freebumi lokal mental pegawai lihat perusahaan bangkrut menyalahkan pemerentah bukan melihat peluang dan belajar untuk membuka usaha baru dengan tata kelola lebih baik lihat kiprah 9 naga cuma bisa iri dengki sambil nyerocos sana-sini tapi gak ada yang mencoba jadi naga ke -10 naga ke -11 n
Dan disebelahnya Saudi yang seimin tetap tajir dan flexing balap mobil miring Lambo, Ferrari, LC, Range Rover, G Klasse xixixixi
Semua bermula dari Nabi Musa yang ngide pergi ke Kanaan, mestinya pergi kemana kek yang masih rada sepi Ke Madagascar, Uganda, atau ke South Africa kan bisa Kalau gini berantem terus sama Arab sepanjang zaman
Yha memang benar Tapi siapapun yang ngide dan jadi pembisik buat membatalkan pildun u20 jelas gak mau ngaku, atau denial kalau idenya itu salah total Ya itulah sindrom wong tuo atau bisa juga sindrom mental politisi Gak bisa gentlemen mengakui kesalahan Taunya denial lempar ke pihak lain
ah dia mau main drama, mau akting jadi si paling vokal mengkritik dan cari sensasi, jalan gini ternyata prospektif juga, karena tetap disorot media dan masuk radar publik nanti akan dapat momen juga tau-tau jadi komisaris bumn, atau masuk kabinet hasil reshuffle, atau masuk staf khusus aseek
hahaha menarik ada fakta bahwa penjajah yang sudah angkat kaki hampir 100 tahun lalu punya masterplan yang lebih baik dalam menata ini negara kedepannya