News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
50
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6388b3d9e8b1d423ac5a0b33/banyak-masalah-dan-tidak-sesuai-yang-diiklankan-myanmar-kandangkan-jf-17-thunder
JF-17 Thunder Myanmar. Foto: mizzima.com Jet tempur JF-17 Thunder Myanmar terpaksa dikandangkam karena ditemukan keretakan struktural dan masalah teknis, padahal jet tempur ini baru dibeli. "Teliti sebelum membeli", Agan pasti pernah mendengar kata-kata ini. Punya makna, bahwasannya jika kita ingin membeli barang harus benar-benar jeli, jangan sampai barang yang kita beli tak sesuai eksp
Lapor Hansip
01-12-2022 21:02

Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder

Quote:
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder

JF-17 Thunder Myanmar. Foto: mizzima.com

Jet tempur JF-17 Thunder Myanmar terpaksa dikandangkam karena ditemukan keretakan struktural dan masalah teknis, padahal jet tempur ini baru dibeli.


"Teliti sebelum membeli", Agan pasti pernah mendengar kata-kata ini. Punya makna, bahwasannya jika kita ingin membeli barang harus benar-benar jeli, jangan sampai barang yang kita beli tak sesuai ekspektasi. Apalagi di era modern ini banyak sekali barang imitasi, sehingga kita wajib berhati-hati agar tak sampai sakit hati.

Berkaitan dengan teliti dan membeli, Myanmar rupanya kurang begitu baik dalam kedua hal tersebut. Pasalnya jet tempur JF-17 Thunder yang belum genap 5 tahun mereka operasikan terpaksa harus dikandangkan, atau bahasa militernya di grounded. Menurut artikel The Irrawady, mantan pilot Angkatan Udara Myanmar menyebut jika JF-17 Thunder memiliki retakan struktural dan masalah teknis lainnya. Pesawat yang seharusnya mampu melakukan misi intercept, serangan darat dan pengeboman, ternyata tidak layak untuk digunakan, dan militer Myanmar tidak memiliki keahlian teknis untuk memperbaiki masalah tersebut.

Dan untuk sekarang Myanmar telah mengehentikan seluruh operasional JF-17 mereka, dan tidak diketahui bagaimana cara Myanmar memperbaiki kerusakan pada pesawatnya. Kemungkinan besar mereka akan meminta bantuan China sebagai negara pembuat untuk memperbaiki seluruh pesawat tersebut.


Jejak Thunder di Myanmar, Baru Beroperasi 4 Tahun


Sebenarnya kabar dikandangkannya JF-17 Thunder cukup ironis, pasalnya batch pertama JF-17 tiba di Myanmar pada tahun 2018 lalu. Myanmar sendiri dilaporkan menandatangani kesepakatan pada awal 2016 untuk mendapatkan 16 unit JF-17 dari China dengan biaya masing-masing US$25 juta. 

Gelombang pertama yang terdiri dari enam pesawat dikirim ke Angkatan Udara Myanmar pada tahun 2018, tetapi rincian tentang 10 pesawat lainnya saat ini masih belum jelas. Kesepakatan dengan China itu kemudian menjadikan Myanmar sebagai negara pertama di luar China dan Pakistan yang membeli JF-17.

Kepala rezim Myanmar Min Aung Hlaing secara resmi menugaskan empat pesawat tempur JF-17 pada upacara di pangkalan udara Meiktila pada Desember 2018. Dua lagi ditugaskan pada Desember 2019 saat Angkatan Udara Myanmar merayakan ulang tahun ke-72.


Pesawat Penuh Masalah ?


JF-17 diproduksi bersama oleh Pakistan Aeronautical Complex dan Chengdu Aerospace Corporation of China, JF-17 pada awalnya dirancang untuk mengimbangi Angkatan Udara India. Pesawat dilengkapi dengan avionik Barat dan ditenagai oleh mesin pesawat Rusia Klimov RD 93, dan dipasang pada badan pesawat buatan China. JF-17 dapat dipersenjatai dengan rudal udara ke udara jarak menengah, roket 80 mm dan 240 mm serta bom seberat 200 kg.

Menurut para analis, bagian penting dari avionik JF-17 adalah radar KLJ-7 Al buatan China. Tetapi radar ini disebut memiliki masalah akurasi dan perawatan yang buruk, kata para analis. Pesawat itu bahkan tidak memiliki rudal udara ke udara luar BVR yang efektiv. Masalah pada komputer manajemen misi senjata telah menyebabkan zona peluncuran rudal udara ke udara BVR menyusut selama latihan tempur.

Masalah tak cukup sampai disitu. Badan pesawat JF-17 juga disebut rentan terhadap kerusakan, terutama di ujung sayap dan cantelan senjata ketika pesawat menghadapi gaya gravitasi yang kuat, menurut mantan pilot Angkatan Udara Myanmar kepada The Irrawady. Pakistan sebagai pengguna JF-17 juga dipusingkan dengan biaya perawatan pesawatnya yang mahal dibandingkan jet modern.

Quote:
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder

Foto: The Irrawady


Myanmar membeli jet tempur JF-17 melalui perantara antara tahun 2015 dan 2020. Hal itu dikarenakan avionik dan elektronik JF-17 dibuat dengan memakai suku cadang dari negara-negara Barat. Dan menyusul terjadinya kudeta, Uni Eropa kemudian menjatuhkan sanksi terhadap militer Myanmar, membuat Angkatan Udara Myanmar sekarang tidak memiliki suku cadang untuk JF-17.

Embargo perdagangan juga membuat rezim militer Myanmar tidak mungkin membeli rudal dan bom secara langsung untuk JF-17 miliknya. Untuk menyiasati hal itu, rezim militer kemudian menjalin kemitraan dengan Pakistan. Sekitar Mei tahun ini, sebuah pesawat kargo dari Pakistan yang memuat suku cadang JF-17 mendarat di Myanmar.

Teknisi dari Angkatan Udara Pakistan juga melakukan kunjungan rahasia ke Myanmar pada bulan September tahun ini, di mana mereka menyiapkan simulator JF-17 untuk pilot Angkatan Udara Myanmar di pangkalan udara Pathein, dan juga memecahkan beberapa masalah teknis.

Meski JF-17 Thunder dimasukkan ke kandang, tetapi Angkatan Udara Myanmar masih cukup bertaring. Di mana mereka memiliki sekitar 27 unit MiG-29 serta 2 Su-30SME serta beberapa pesawat Yak-130 serta K-8 yang belum diketahui jumlahnya.


JF-17 Thunder Pakistan Tembak Jatuh MiG-21 Bison India


Terlepas dari permasalahan yang dihadapi Myanmar, Pakistan sendiri mengklaim jika JF-17 Thunder mereka menembak jatuh MiG-21 Bison India. Kejadian itu disebut terjadi pada Februari 2019, sementara pilot yang ditembak jatuh bernama Abhinandan Varthaman. Jet tempur yang dimaksud kebetulan juga ditampilkan dalam acara International Defence Exhibition and Seminar (IDEAS) 2022, yang berlangsung pada 15 - 18 November 2022.

Sebenarnya klaim Pakistan ini cukup lemah dan belum tebukti, sementara pihak India menyebut jika F-16 Pakistan adalah pelaku penembakan MiG-21 India. Terlepas dari adu klaim tersebut, JF-17 Thunder seri awal milik Pakistan sebenarnya cukup bermasalah. Pasalnya telah ditemukan keretakan pada airframe, mencakup bagian sayap dan fuselage pada akhir tahun 2020.

Selain retak, sistem listrik JF-17 versi awal ini cukup bermasalah. Pernah suatu ketika JF-17B versi kursi tandem mengalami masalah kelistrikan pada kokpitnya, akibat insiden itu pilot di kursi belakang terpaksa membuka kanopi dengan cara manual. Sistem kelistrikan yang bermasalah ini juga bisa menyebabkan kebakaran pada pesawat dan merusak sistem kursi pelontar sehingga tidak dapat berfungsi. Pakistan kini masih memperbaiki masalah-masalah tersebut, tapi mereka tidak bisa melakukannya dengan cepat.

Quote:
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder

JF-17 Thunder Pakistan tampil di IDEAS 2022. Foto: Business Recorder


Sampai saat ini Pakistan memiliki 124 unit JF-17 Thunder, terdiri dari JF-17A Block 1 (50 unit), JF-17A Block 2 (62 unit), JF-17B Block 2 (tandem seat) dengan 12 unit ditambah 14 unit tambahan sedang dipesan. Pakistan juga telah memesan tambahan 50 unit JF-17A Block 3, merupakan varian paling canggih dengan radar AESA (Active Electronically Scanned Array) KLJ-7A.

Dan sejak 30 Juni 2020, jalur produksi JF-17 telah ditangani China; untuk mempercepat waktu pengerjaan yang dilakukan oleh Pakistan Aeronautical Complex. Saat produksi ditangani China, satu unit JF-17 dapat dibuat per 15 hari. Di China, JF-17 Thunder diproduksi oleh Chengdu Aircraft Corporation (CAC).

Di sisi lain, masalah yang menimpa JF-17 Thunder bisa merusak citra pesawat buatan China di pasar ekspor, apalagi beberapa negara dikabarkan sedang mempertimbangkan membeli JF-17 Thunder.


------------



Referensi Tulisan: Business Recorder & The Irrawady
Sumber Foto: sudah tertera di atas
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 14 lainnya memberi reputasi
13
Masuk untuk memberikan balasan
militer
Militer
3.7K Anggota • 19.1K Threads
Halaman 1 dari 3
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
01-12-2022 21:02
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder

Kalau bahas JF-17 jangan lupa pasang foto legend ini emoticon-Big Grin


Pak Jokowi: Untungnya pas ke Pakistan saya gak tertarik beli JF-17, cuma foto-foto saja.



@yoseful ,@gonugraha76
@mynameisant,@nowbitool, @jlamp, @jagotorpedo @gabener.edan, @black.robo, @banditos69, @PhaantomPain, @bukan.bomat, @redemption878, Quote:Original Posted By Stand_Not_Still
, @badbironk, @victimaye
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mynameisant dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
01-12-2022 21:15
Masalah tak cukup sampai disitu. Badan pesawat JF-17 juga disebut rentan terhadap kerusakan, terutama di ujung sayap dan cantelan senjata ketika pesawat menghadapi gaya gravitasi yang kuat, menurut mantan pilot Angkatan Udara Myanmar kepada The Irrawady. Pakistan sebagai pengguna JF-17 juga hal dipusingkan dengan biaya perawatan pesawatnya yang mahal dibandingkan jet modern.


---- > Gak jauh beda dgn kasel2 jerman tp versi KW nya korsel yg kini berada di negara atlantis....

..... Ada harga, ada barang, gan.....

Mau beli alutsista yg berkualitas di atas rata2 ato yg terbaik, ya harga nya gak pernah bohong, gan.....

Kalo mau yg hrg nya murmer ato yg lbih murah, ya pasti nya akan ada bnyk kurang nya dgn tipe yg sejenis tp lbih mahal harga nya.....


..... LMAO
Diubah oleh yoseful
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
01-12-2022 21:19
Kemakan iklan kahemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
01-12-2022 21:37
Badan sayap rawan rentan saat menghadapi tekanan gravitasi yg kuat.

Kayaknya masalah ini sama dgn F-16D punya Indonesia yg rentan terhadap G Force dimana kl tekanannya besar juga akan retak bodinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dmulyadi513 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 06:11
Masih ngebugs ya kek si petir emoticon-Leh Uga


Tapi salut sih udah bisa bikin pespur sendiri, maklum baru versi pertama emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dmulyadi513 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 06:22
Mau se powerful mesin, mau se hebat manuver, kalau body kw rapuh ya ambyar. Jadi inget pernah lihat RC pespur ( lupa model nya...F16?) Lagi terbang manuver dengan cantik, tiba2 ambyar dilangit ga bersisa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 06:27
Kalo dikalangan pedagang pasar ada istilah ada harga ada rupa...Ono Rogo Ono Rupo. Minta harga murah gak mungkin mengharapkan kualitas yang sama dengan harga mahal.

Ekspektasi kalian ketinggian, wahai Myanmar. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 07:02
Teliti sebelum membeli......apapun itu supaya tak kecewa dikemudian hari.
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan yoseful memberi reputasi
2 0
2
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 07:09
lu punya duit berapa ai bisa rakitin emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
jorokindomusik dan yoseful memberi reputasi
2 0
2
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 07:58
Emang itu beli pesawat ga ada garansinya kah? di claim gitu biar dikembalikan ke produsen wokwowkowk emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan yoseful memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 08:34
Njir...belum 5 tahun udah ada keretakan struktural pada badan pesawat?

emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dmulyadi513 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 08:55
ayo pak kamu pasti bisa wkwkw
profile-picture
yoseful memberi reputasi
1 0
1
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:01
haduhh.. apakah akan berakhir dikiloin?? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:04
Jf-17 ya, punya pakistan aja banyak yg grounded
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dmulyadi513 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:07
Quote:Original Posted By si.matamalaikat
"Teliti sebelum membeli", Agan pasti pernah mendengar kata-kata ini. Punya makna, bahwasannya jika kita ingin membeli barang harus benar-benar jeli, jangan sampai barang yang kita beli tak sesuai ekspektasi. Apalagi di era modern ini banyak sekali barang imitasi, sehingga kita wajib berhati-hati agar tak sampai sakit hati.

Berkaitan dengan teliti dan membeli, Myanmar rupanya kurang begitu baik dalam kedua hal tersebut. Pasalnya jet tempur JF-17 Thunder yang belum genap 5 tahun mereka operasikan terpaksa harus dikandangkan, atau bahasa militernya di grounded. Menurut artikel The Irrawady, mantan pilot Angkatan Udara Myanmar menyebut jika JF-17 Thunder memiliki retakan struktural dan masalah teknis lainnya. Pesawat yang seharusnya mampu melakukan misi intercept, serangan darat dan pengeboman, ternyata tidak layak untuk digunakan, dan militer Myanmar tidak memiliki keahlian teknis untuk memperbaiki masalah tersebut.

Dan untuk sekarang Myanmar telah mengehentikan seluruh operasional JF-17 mereka, dan tidak diketahui bagaimana cara Myanmar memperbaiki kerusakan pada pesawatnya. Kemungkinan besar mereka akan meminta bantuan China sebagai negara pembuat untuk memperbaiki seluruh pesawat tersebut.


Jejak Thunder di Myanmar, Baru Beroperasi 4 Tahun


Sebenarnya kabar dikandangkannya JF-17 Thunder cukup ironis, pasalnya batch pertama JF-17 tiba di Myanmar pada tahun 2018 lalu. Myanmar sendiri dilaporkan menandatangani kesepakatan pada awal 2016 untuk mendapatkan 16 unit JF-17 dari China dengan biaya masing-masing US$25 juta. 

Gelombang pertama yang terdiri dari enam pesawat dikirim ke Angkatan Udara Myanmar pada tahun 2018, tetapi rincian tentang 10 pesawat lainnya saat ini masih belum jelas. Kesepakatan dengan China itu kemudian menjadikan Myanmar sebagai negara pertama di luar China dan Pakistan yang membeli JF-17.

Kepala rezim Myanmar Min Aung Hlaing secara resmi menugaskan empat pesawat tempur JF-17 pada upacara di pangkalan udara Meiktila pada Desember 2018. Dua lagi ditugaskan pada Desember 2019 saat Angkatan Udara Myanmar merayakan ulang tahun ke-72.


Pesawat Penuh Masalah ?


JF-17 diproduksi bersama oleh Pakistan Aeronautical Complex dan Chengdu Aerospace Corporation of China, JF-17 pada awalnya dirancang untuk mengimbangi Angkatan Udara India. Pesawat dilengkapi dengan avionik Barat dan ditenagai oleh mesin pesawat Rusia Klimov RD 93, dan dipasang pada badan pesawat buatan China. JF-17 dapat dipersenjatai dengan rudal udara ke udara jarak menengah, roket 80 mm dan 240 mm serta bom seberat 200 kg.

Menurut para analis, bagian penting dari avionik JF-17 adalah radar KLJ-7 Al buatan China. Tetapi radar ini disebut memiliki masalah akurasi dan perawatan yang buruk, kata para analis. Pesawat itu bahkan tidak memiliki rudal udara ke udara luar BVR yang efektiv. Masalah pada komputer manajemen misi senjata telah menyebabkan zona peluncuran rudal udara ke udara BVR menyusut selama latihan tempur.

Masalah tak cukup sampai disitu. Badan pesawat JF-17 juga disebut rentan terhadap kerusakan, terutama di ujung sayap dan cantelan senjata ketika pesawat menghadapi gaya gravitasi yang kuat, menurut mantan pilot Angkatan Udara Myanmar kepada The Irrawady. Pakistan sebagai pengguna JF-17 juga dipusingkan dengan biaya perawatan pesawatnya yang mahal dibandingkan jet modern.

Myanmar membeli jet tempur JF-17 melalui perantara antara tahun 2015 dan 2020. Hal itu dikarenakan avionik dan elektronik JF-17 dibuat dengan memakai suku cadang dari negara-negara Barat. Dan menyusul terjadinya kudeta, Uni Eropa kemudian menjatuhkan sanksi terhadap militer Myanmar, membuat Angkatan Udara Myanmar sekarang tidak memiliki suku cadang untuk JF-17.

Embargo perdagangan juga membuat rezim militer Myanmar tidak mungkin membeli rudal dan bom secara langsung untuk JF-17 miliknya. Untuk menyiasati hal itu, rezim militer kemudian menjalin kemitraan dengan Pakistan. Sekitar Mei tahun ini, sebuah pesawat kargo dari Pakistan yang memuat suku cadang JF-17 mendarat di Myanmar.

Teknisi dari Angkatan Udara Pakistan juga melakukan kunjungan rahasia ke Myanmar pada bulan September tahun ini, di mana mereka menyiapkan simulator JF-17 untuk pilot Angkatan Udara Myanmar di pangkalan udara Pathein, dan juga memecahkan beberapa masalah teknis.

Meski JF-17 Thunder dimasukkan ke kandang, tetapi Angkatan Udara Myanmar masih cukup bertaring. Di mana mereka memiliki sekitar 27 unit MiG-29 serta 2 Su-30SME serta beberapa pesawat Yak-130 serta K-8 yang belum diketahui jumlahnya.


JF-17 Thunder Pakistan Tembak Jatuh MiG-21 Bison India


Terlepas dari permasalahan yang dihadapi Myanmar, Pakistan sendiri mengklaim jika JF-17 Thunder mereka menembak jatuh MiG-21 Bison India. Kejadian itu disebut terjadi pada Februari 2019, sementara pilot yang ditembak jatuh bernama Abhinandan Varthaman. Jet tempur yang dimaksud kebetulan juga ditampilkan dalam acara International Defence Exhibition and Seminar (IDEAS) 2022, yang berlangsung pada 15 - 18 November 2022.

Sebenarnya klaim Pakistan ini cukup lemah dan belum tebukti, sementara pihak India menyebut jika F-16 Pakistan adalah pelaku penembakan MiG-21 India. Terlepas dari adu klaim tersebut, JF-17 Thunder seri awal milik Pakistan sebenarnya cukup bermasalah. Pasalnya telah ditemukan keretakan pada airframe, mencakup bagian sayap dan fuselage pada akhir tahun 2020.

Selain retak, sistem listrik JF-17 versi awal ini cukup bermasalah. Pernah suatu ketika JF-17B versi kursi tandem mengalami masalah kelistrikan pada kokpitnya, akibat insiden itu pilot di kursi belakang terpaksa membuka kanopi dengan cara manual. Sistem kelistrikan yang bermasalah ini juga bisa menyebabkan kebakaran pada pesawat dan merusak sistem kursi pelontar sehingga tidak dapat berfungsi. Pakistan kini masih memperbaiki masalah-masalah tersebut, tapi mereka tidak bisa melakukannya dengan cepat.

Sampai saat ini Pakistan memiliki 124 unit JF-17 Thunder, terdiri dari JF-17A Block 1 (50 unit), JF-17A Block 2 (62 unit), JF-17B Block 2 (tandem seat) dengan 12 unit ditambah 14 unit tambahan sedang dipesan. Pakistan juga telah memesan tambahan 50 unit JF-17A Block 3, merupakan varian paling canggih dengan radar AESA (Active Electronically Scanned Array) KLJ-7A.

Dan sejak 30 Juni 2020, jalur produksi JF-17 telah ditangani China; untuk mempercepat waktu pengerjaan yang dilakukan oleh Pakistan Aeronautical Complex. Saat produksi ditangani China, satu unit JF-17 dapat dibuat per 15 hari. Di China, JF-17 Thunder diproduksi oleh Chengdu Aircraft Corporation (CAC).

Di sisi lain, masalah yang menimpa JF-17 Thunder bisa merusak citra pesawat buatan China di pasar ekspor, apalagi beberapa negara dikabarkan sedang mempertimbangkan membeli JF-17 Thunder.


------------



Referensi Tulisan: Business Recorder & The Irrawady
Sumber Foto: sudah tertera di atas


profile-picture
profile-picture
noone9966 dan novembermann memberi reputasi
0 2
-2
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:19
minta garansi gan

Bagi bata gan emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
PhaantomPain dan 69banditos memberi reputasi
0 2
-2
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:24
Kualitas abal abal. Retakan struktural ya udah nohope dah. Diajak ngebut beresiko ambyar.
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan yoseful memberi reputasi
2 0
2
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:24
coba belin pesawat dari space x saja
profile-picture
jagotorpedo memberi reputasi
1 0
1
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 09:47
asal ada duit aja mah ha ha ha beli beli
0 0
0
Banyak Masalah dan Tidak Sesuai yang Diiklankan, Myanmar Kandangkan JF-17 Thunder
02-12-2022 10:05
meneysal tidak ? meneyesal dong masa nggak
profile-picture
jorokindomusik memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia