Story
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
137
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/63806fa5ce86e20afe400939/the-guardian-of-archipelago-book-ii
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Salam jumpa kembali buat reader saya yang selama ini sudah mengikuti kisah saya, di Thread Terperangkap Di Dimensi Lain. Dan salam kenal buat para reader baru yang baru mengenal saya. Mungkin lebih Afdol jika saya kembali memperkenalkan diri, Nama saya Iyhan Samudera (Nama Panggilan), karena memang profesi saya sebelumnya adalah seorang pelaut hingga say
Lapor Hansip
25-11-2022 14:32

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II) Chapter 1

icon-verified-thread
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Salam jumpa kembali buat reader saya yang selama ini sudah mengikuti kisah saya, di Thread Terperangkap Di Dimensi Lain. Dan salam kenal buat para reader baru yang baru mengenal saya.
Mungkin lebih Afdol jika saya kembali memperkenalkan diri, Nama saya Iyhan Samudera (Nama Panggilan), karena memang profesi saya sebelumnya adalah seorang pelaut hingga saya menemukan takdir saya.

Untuk reader lama saya, mohon maaf sekian lama ini saya vakum karena beberapa misi kecil dan besar yang saya jalani sebab amanah dari Zulfikar yang diberikan pada saya. Salam rindu pada semuanya, Terimakasih untuk semua yang sudah mengenal dekat saya, inilah saya dengan berbagai kekurangan dalam sisi lain hidup di dunia ini.

Di thread ini, dalam rentan waktu dua tahun lalu, hingga kini saya telah berhasil menyelesaikan sesuatu yang tidak disadari oleh kesadaran umum masyarakat, sebuah tugas dan tanggung jawab yang disebabkan oleh dua iblis yang selalu saja hadir di setiap peradaban yang ada, untuk menuntun manusia kejalan yang salah.
Untuk itu, segala kekurangan dalam penulisan mohon dimaklumi, segala alur, tema, tokoh, dan latar waktu serta tempat semua benar adanya. Namun ada beberapa detail yang saya samarkan terkait privasi.
Selamat membaca dan berimajinasi.


Quote:Cuplikan gambar berasal dari Google image,Agar reader dapat sambil berimajinasi tentang apa yang reader baca

PART I - Awal Mula Perseteruan



Cuplikan Ending Book I (Terperangkap Di Dimensi Lain)


Januari 2020

Dua bulan telah berlalu sejak terakhir saya berhubungan dengan hal ghaib, terakhir disaat saya membantu kegaduhan yang terjadi di SMK tempat kerabat saya bekerja.
Dan setelah itu, kehidupan normal saya berlanjut. Tidak manusiawi jika hidup ini tanpa rintangan. Disaat bersamaan Allah memberikan cobaan kepada saya, dimana saya berada di titik terendah hidup, dilema besar.
Saat itu saya bertahan hidup berkat sedekah para dermawan yang pernah saya bantu, tak ada pekerjaan di real life yang saya lakoni.
Hingga suatu ketika, saat saya dimintai bantuan oleh salah seorang bernama Hj. Anton Wijaya, Seorang Cina muslim yang memiliki usaha ekspor komoditi produk ikan keluar negeri.
Beliau memang memiliki usaha yang cukup maju, namun betapa banyaknya musuh disekeliling nya. Banyak kiriman kiriman makhluk ghaib yang mengusik dan mencoba menumbangkan usaha beliau. Hingga dalam sebuah khotbah jumat yang saya ambil, saya mengenalnya.
Ia banyak bercerita pada saya tentang apa yang dia alami beberapa bulan terakhir.
Setelah penelusuran singkat, Alhasil saya mengetahui beberapa dalang yang menginginkan usaha beliau hancur. Singkat cerita saya berhasil dengan mudahnya mengalahkan Djin djin rendahan yang menjadi suruhan para musuh beliau.
Hingga saatnya saya diangkat dan diajak mengelola bisnis yang ia jalani.
Dan saat itu saya sedikit melupakan sisi ghaib saya dan kembali menjalani hidup dikehidupan normal.
Dan sesuai diskusi saya bersama mas mustafa, terkait untuk menambah penghasilan financial saya, maka saya dan beliau merangkum thread saya sebelumnya untuk kami jadikan Novel berbayar dan disediakan di platform Playstore.
Beliau cukup berjasa, beliau dengan tulus membantu segala kesusahan saya, termasuk project novel tersebut. Dan singkat cerita novel saya terbit di platform Playstore, penghasilan yang saya dapatkan dari situ ternyata tak sesuai pemikiran. Dan bersamaan dengan itu, terjadi pandemi dan usaha Hj Anton tersedat sehingga mengharuskan kami untuk dirumahkan sesaat.


Beberapa hari, hingga seminggu dan dua minggu pandemi itu berlangsung, saya merasakan ada hal yang tidak beres tentang semua ini.
Maka malam itu saya melakukan kunjungan lintas alam menuju istana Paman.
Istana Al Ghazaliah


Quote:

"Kunjungan tak resmi, hehe, " Ujar Paman setengah tertawa lalu ia berjalan kearahku.

"Sedang sibukkah paman, " Tanya saya, lalu saya mencium tangan beliau lalu memeluk nya.

"Pedang, jika tak diasah maka akan tumpul, begitu pula dengan prajurit hehe, ayo duduk, " Kata paman lalu ia mempersilakan saya duduk.

"Saya coba untuk menjangkau bunda mayang asri, namun tak bisa, paman tau dimana beliau berada, " Tanya saya dengan pandangan masih memperhatikan para prajurit paman yang sedang berlatih.

"Mayang Asri, nampaknya ia sedang bermeditasi nak, kalau boleh paman tau, ada keperluan apa kamu berkunjung kemari, pasti sesuatu yang terjadi diduniamu?" Tanya beliau, dan saya pun menoleh dan membalasnya dengan anggukan kecil.

"Kamu masih ingat perkataan ku, saat beberapa bulan lalu, " Lanjut paman lalu ia menyeduh minuman di tangannya.

"Pertarungan besar antar dua dimensi, sebuah rencana besar yang belakangan ini baru aku sadari, " Jelasnya, lalu ia berdiri dan melangkah perlahan sambil dengan pandangan kedepan.

"Hal apakah yang akan terjadi paman?, " Ujar saya dan paman pun menoleh.

"Nampaknya, takdir kembali memihakmu nak, " Jawab paman sembari menatap kearahku dan saya menatap paman dengan tatapan sayu.

"Dia siapa paman, " Tanya saya penasaran.

"Al Harits, Sayyid Al Malaikkat, Khazzin All Jannah, " Jawab Paman dengan tatapan yang tak kupahami.

"Azazil, Mantan Imam para malaikat yang diusir dari surga akibat enggan sujud pada Adam As, Lagi-lagi salah satu iblis 7 pangeran dari Neraka, " Ujar saya pasrah.

"Tak hanya satu Nak, ia bersama zatan, atau manusia menyebutnya Lucifer, " Jelas Paman lagi.

"Hasbunallah Wani'mal wakkil, Ni'mal maula Wa ni'mal Nassir" Ujar saya, dan saat itu saya cukup yakin untuk tak ikut campur urusan para iblis itu.

"Nak, " Panggil nya,

Dan saya hanya melangkah kosong ke sudut lain balkon istana itu. Sesaat saya menoleh pasrah.

"Buang segala rasa ragumu, segala rasa takutmu, kamu berbeda nak, " Ujar paman menyemangati ku.

Lalu tak terasa air mata saya mengalir, saya menangis dan tersungkur merasa sangat bersalah pada prasangka ku sendiri. Ya Allah Maafkan Khilafku.

"Mengapa saya, mengapa tidak paman atau makhluk lain yang lebih hebat dibandingkan saya, " Ujar saya dengan suara parau.

Tanpa sadar mata saya memerah...

"Apa kamu lupa, kamu telah memenjarakan kembali 2 iblis ke neraka nak, " Kata paman dan ia berjalan kearahku.

Dan ia memegang pundakku..

"Ya ini misi untukmu, beberapa saat lalu aku mendapatkan semacam gambaran dari sesuatu yang juga tak aku pahami, kamu akan kembali, dan nyatanya sekarang kamu disini kan, " Lanjut paman lalu ia merekahkan senyuman nya.

"Hidupku di dunia nyaris terbengkalai wahai paman, Yaallah berikan petunjuk mu, "

Dan tangis saya kembali menjadi, saya menangis sejadi-jadinya dalam waktu yang cukup lama.
Paman hanya mengelus rambutku dengan lembut, lalu ia memegang tanganku dan akupun berdiri di hadapan nya.

"Tumbuhkan kembali keyakinan mu nak itulah kekuatan sejatimu, " Ujar paman lalu ia tersenyum.



Sejatinya manusia hanyalah hamba, dan saat itu saya berada dihadapan seorang bangsa jin yang cukup tersohor, panglima perang, namun berada dihadapan nya tak membuat saya lupa siapa jati diri saya sesungguhnya. Sebuah takdir kembali diperuntukkan untuk saya, takdir yang mustahil bila tanpa anugerah dari sang maha kuasa. Saya hanya berserah diri saat itu, tanpa henti hati saya bertasbih akan kebesaran Allah, tak ada yang mustahil baginya.

****

Setelah beberapa saat sukma saya pergi dari raga ini, saya menegok kearah jam dinding, wah rupanya 8 jam saya meninggalkan dunia ini. Lelah rasanya dalam posisi duduk bersila, maka saya bangkit dan hendak mengambil wudhu karena sesaat lagi akan masuk waktu sholat subuh.

Quote:

"Kak, tunggu aku ya kita sholat bareng, " Kata adik saya dan ia langsung masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu.

"Iya dek, kakak tunggu dikamar ya, " Jawab saya.



Saya memiliki seorang adik perempuan, saat ini ia duduk dibangku SMK kelas 3, dan ia adalah wanita kedua yang aku cintai setelah ibuku. Ia bernama Riska, cukup berprestasi disekolahnya dan dengan segenap hati saya menjaganya agar tak ikut terpengaruh dengan perkembangan jaman yang sedang berlangsung. Setelah beberapa saat ia kekamar ku, sudah mengenakan mukenah dan kamipun melakukan ibadah sholat subuh.

Tiba-tiba


Tempat itu sangat tak asing, terlihat sebuah istana megah dengan atap yang runcing dan dikelilingi oleh tembok yang sangat tinggi. Saya berjalan gontai dan masih belum mengetahui siapa yang menarik saya ke tempat ini, dan apa maksudnya. Hingga secara tiba-tiba muncul sesosok makhluk yang cukup familiar, dia adalah Ratu Thessa.

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)




"Ratu, " Ucap saya setelah menyadari kehadiran nya, dan ia berjalan kearahku sembari tersenyum tipis.

"Patih, hehe. Amat sulit menarik sukmamu, "

Ia mengulurkan tangannya dan memberikan isyarat untuk mengikuti nya. Maka sayapun memegang tangannya lalu seketika saya berpindah dengan sangat cepat ke sebuah ruangan dalam istana.
Didalam suasana cukup lengah, sebuah ruangan yang dahulu pernah aku kunjungi, nampak tak banyak perubahan dalam ruangan ini. Ia pun duduk di singgahsananya, lalu mempersilakan saya duduk di sebuah kursi dihadapan nya.

"Awal kata, saya mohon maaf atas kejadian lalu, maafkan dustaku wahai patih. Saya sadar ambisi telah mengalahkan saya, sehingga membuat mu hampir jatuh ketangan dua iblis itu, " Ucapnya dengan tatapan sayu kearah saya.

"Yang telah terjadi, biarlah terjadi ratu. Namun... Saya belum paham maksud ratu mengajak saya ke istana ini, " Jawab saya.

"Sebagai permohonan maaf, izinkan saya menganugerahkan kamu sesuatu, karena kamu akan kembali mengemban misi yang tak kalah berbahaya dari sebelumnya, " Ujar Ratu.

"Apa itu wahai Ratu, " Tanya saya penasaran.

Seketika muncul ditangan ratu sebuah gulungan kertas, berwarna coklat dan nampaknya sesuatu yang sakral. Setelah itu ia bangkit dari singgahsananya, berjalan perlahan kearahku, dengan hati-hati ia menyerahkan gulungan kertas itu kepadaku sembari berkata.

"Didalamnya terdapat berbagai titah kuno, dan kami menyebutnya mantra.., "

Gulungan itu sudah berada didepanku, namun aku belum menerima nya.

"Maaf Ratu, bukannya menolak pemberian ini, namun aku tak ingin dan tak akan pernah untuk menggunakan sesuatu lainnya selain kekuatan dan ketetapan Allah, " Dengan sopan saya menolak pemberian Ratu.

"Patih, percayalah ini akan berguna untukmu kelak. Titah ini awalnya diperuntukkan untuk para malaikat, saat dahulu kala berperang melawan para iblis pembangkang, energi mu mulia, maka akan selaras bersama titah ini, akupun hanya mengamalkan beberapa diantaranya dan sebab energi ku tak seperti mu maka titah itu berubah menjadi mantra-mantra sihir, " Jelas Ratu pada saya.

Dan tanpa ragu mulai kuterima gulungan kertas itu, perlahan kubuka dan sesaat sebelum saya menemukan beberapa bait dalam kertas itu,

Tiba-tiba


"Huh, hah, " Nafas saya tak beraturan seperti keluar dari ruang kedap udara.

"Luar biasa, bait pertama dari mantra itu berhasil menyatu, apa yang kamu lihat nak, " Tanya Ratu penasaran.

"Entahlah, seperti nya saya melewati lorong waktu, sangat panjang dan berliku, namun hanya pertumpahan darah yang aku lihat, hingga aku terhenti di suatu masa, entah kapan dan dimana, disana ada beberapa makhluk dan satu manusia, namun.. " Jawab saya, lalu saya teguk segelas air putih.

"Kamu mengunjungi masa dimana leluhur mu, Adam AS hidup. Yah, saya yakin kamu lah lawan yang sepadan dengan mereka,?" Ujar Ratu lalu memegang erat tangan saya.

"Saya belum mengerti Ratu, apa maksud dan tujuan semua itu, lelaki tadi, Nabi Adam AS, ia menoleh kearahku, namun aku tak mampu menatap wajahnya yang amat berkilau, "
Ucap saya tak percaya dengan apa yang terjadi.




INDEX LINK
THREAD I DAN THREAD II






INDEX PART

(Par I - Part 45 Dalam dua thread)


PART 1
PART 2
PART 3
PART 4
PART 5
PART 6
PART 7
PART 8
PART 9
PART 10
PART 11
PART 12
PART 13
PART 14
PART 15
PART 16
PART 17
PART 18
PART 19
PART 20
PART 21
PART 22
PART 23
PART 24
PART 25
PART 26
PART 27
PART 28
PART 29
PART 30
PART 31
PART 32-33 (1)
PART 32 (2)
PART 33
PART 34
PART 35
PART 36
PART 37
PART 38
PART 39
PART 40
PART 41
PART 42
PART 43
PART 44
PART 45 (Side Story)

THREAD III
GUARDIAN OF ARCHIPELAGO
ON PROGRESS
•••••••



Quote:NOTE:

Buat Reader baru, silahkan kunjungi Index link diatas, untuk lebih memahami alur cerita di thread 3 ini, karena akan ada korelasinya.


Happy Reading emoticon-Cendol Ganemoticon-Hansip
Diubah oleh iyhansamudera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 24 lainnya memberi reputasi
25
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
25.7K Anggota • 29.6K Threads
Halaman 1 dari 4
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
25-11-2022 15:31
Wiiih lanjutannya ada lagi
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
25-11-2022 16:42
Terima kasih sudah melanjutkan ceritanya, gan @iyhansamudera
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
25-11-2022 17:59
Woh ilustrasinya Dark Souls
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
25-11-2022 22:01
Reader lama coba absen dulu
profile-picture
rintob25 memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
25-11-2022 23:20
Akhirnya kembali... Buka stand gelar tikar
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 05:18
Hadir gan
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 06:40
Lapak baru absen dulu lanjutkan lagi gan sangat menarik sekali kisahnya banyak ilmu banyak pelajaran jos gandos mantul
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 08:18
Ikut setia menanti setiap tulisan bung Iyan..
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 09:25

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO Chapter 2

PART I B


Quote:"Saya belum mengerti Ratu, apa maksud dan tujuan semua itu, lelaki tadi, Nabi Adam AS, ia menoleh kearahku, namun aku tak mampu menatap wajahnya yang amat berkilau, "
Ucap saya tak percaya dengan apa yang terjadi.



Lalu spontan Saya pun tersadar, di tempat tidur dikamar saya, saya merasakan sakit di sekujur tubuh saya, namun saya memaksakan untuk bergerak, dan meraih segelas air yang ada di meja disamping saya.

Namun, gelas itu terjatuh karena memang genggaman saya melemah. Dan adik saya masuk lalu menghampiri tempat saya berbaring. Dengan wajah yang teramat Damai ia duduk di sebelah ku, tampak ia tersenyum manis dan mulai berkata.

Quote:"Kak, akhirnya kakak sadar, " Ujarnya lalu menggenggam tanganku.

"Berapa lama kakak pergi dek, " Tanya saya lalu membalas senyumannya.

"3 hari kak, kakak lapar kan, oh iya ibu lagi kepasar, nampaknya firasat ibu benar, jika ia memasak makanan kesukaan kakak, maka kakak akan sadar. Itu kata ibu, " Kata adik saya sembark tangannya memgang tangan saya.

"Makasih ya dek, udah jagain kakak, oh iya kamu gak sekolah?, " Tanya saya dan iapun menggeleng.



Spontan


Quote:"Dek maafkan kakak ya, " Ujar saya kemudian.

"Untuk apa kak, " Tanya adik saya menyembunyikan kebohongan nya.

"Kamu yang sabar ya, kita lewati ujian ini bersama-sama, kamu buka lemari kakak, didalamnya ada beberapa tabungan yang kakak punya, kamu pakai aja ya dek, kamu lebih membutuhkan, pendidikan mu lebih penting dek, " Jelas saya, lalu saya duduk dan mengelus rambutnya.

"Tapi kak, itukan buat tabungan nikahan kakak nanti, masa depan kakak juga, " Jawabnya.

"Dek, dengar kata kakak, uang bisa dicari lagi, Sudah sana lekas kesekolah, " Ujar saya lagi, lalu tersenyum kearahnya.

"Tapi kak, kakak yakin, " Tanyanya lagi, dan nampaknya ia ragu dengan keputusan saya.

"Dek, kamu adik aku satu-satunya, jika bukan kakak, siapa lagi yang membantu mu. Lunasi dulu tunggakan SPP dan biaya-biaya lainnya, nanti jika kurang aku coba minta bantuan pada hamba-hamba Allah lainnya yang dermawan, " Jelas saya.



*****

Dalam pembaringan itu saya merintih, sekilas memikirkan beberapa kepingan ingatan penglihatan yang saya alami selama saya tertarik ke lorong waktu. Betapa banyaknya kejahatan yang terjadi, bahkan jauh sebelum masa ini berlangsung, pertumpahan darah. Ada satu kepingan momen yang saya kemudian ingat kembali, yah seperti nya saat itu tak saya sadari, lalu,

Seketika


Dan saya tersadar dialam nyata. Siapakah sosok yang memandang saya saat itu, ah saya tak mampu mengingatnya. Dan anehnya, Seketika setelah sesaat saya membayangkan momen itu, seketika pula raga saya pulih seutuhnya, reaksi itu muncul ketika pancaran sinar dari wajah itu menerpa pandangan saya, sehingga memacu ke syaraf syaraf dalam tubuh, hingga sekarang saya dapat bangkit lalu berdiri, langkah saya Normal dan kini saya merasakan tubuh yang sangat stabil, saya merasakan perubahan tak kasat mata dalam raga saya. Seakan tubuh saya bertransformasi menjadi lebih bugar, nampak bagai mendapatkan pasokan energi yang sangat besar.

Setelah membalas beberapa pesan dari Mas mustafa dan rekan lainnya, saya letakkan HP saya, lalu coba untuk melangkah keluar, sebelum membuka pintu kamar, saya merasakan energi kecil dikepala saya, dan saya mengurungkan niat untuk membuka pintu itu, hingga pintu itu terbuka, dan nampaklah sosok ibu saya berdiri mematung di hadapan saya.
Saya pun memeluk nya.

Quote:
"Nak, alhamdulillah ya Allah, " Ia pun memeluk saya.

"Iyhan baik-baik saja bu, hehe, " Canda saya ditengah tangis kecil ibu.

"Kamu pasti lapar kan, tunggu ibu masakan makanan kesukaan kamu ya, " Lanjut ibu saya lalu mengusap air matanya.

Setelah itu, saya mengikuti langkah nya menuju dapur, mengambil gelas lalu meminum segelas air putih. Huh rasanya dahaga ini terobati, saya pun merasakan energi baik dari air putih itu masuk dan menjalari syaraf syaraf di tubuh saya.
Kemampuan apa lagi ini, pikir saya, dan saya pun melangkah mendekati ibu, menyentuh pundaknya, sekilas saya merasakan energi energi asing yang bersarang di organ tubuh ibu saya, lalu tanpa ragu saya menutup mata dengan izin Allah saya memohon agar segala apa yang dideritanya dapat disembuhkan.

"Yan, pinggang ibu kok seperti nya gak kerasa kaku lagi ya, " Ucapnya dengan posisi masih membelakangi saya, ia sedang memotong sayuran.

"Semua berkat izin Allah bu, yaudah aku mandi dulu ya, tiga hari gak mandi nih hehe, " Canda saya mengalihkan obrolan.

"Iya, adik kamu kemana yan, tadi jagain kamu lho, " Tanyannya.

"Ke sekolah bu, " Jawab saya sambil melangkah menuju kamar mandi.

"Lho katanya libur, " Jawab ibu saya.
"Hehe, " Tawa saya.

Dasar si kecil, pandai amat ia membohongi ibu. Nanti saya akan menyuruhnya untuk meminta maaf untuk kebohongan itu.


*****
Beberapa hari kemudian, aktifitas saya lebih padat, lebih jelasnya bukan aktifitas di dunia nyata. Banyak saya menelusuri dan mempelajari kemampuan baru saya tentang realitas waktu. Sungguh tak dapat saya percaya.

Terkait kemampuan baru saya tentang waktu, waktu ternyata relatif, dan saya hanya bisa menelusuri waktu yang pernah berlalu, dan selama penelusuran waktu, saya tak dapat menjangkau apapun secara fisik dalam dimensi masa lalu, karena hanya sukma saya yang menjangkau, bukan dengan fisik saya.

Beberapa saat juga saya menelusuri suatu kejangalan yang terjadi, segala hal-hal baru yang saya pahami, yang sedang berlangsung, diantara nya saya dapat menyimpulkan sesuatu hasil penelusuran saya pribadi. Lebih dalam dan lebih rumit. Ternyata semua ini direncanakan sedemikian rupa guna membentuk suatu tatanan baru tanpa realitas Ketuhanan.
Sebuah rencana besar yang direncanakan dan dikendalikan dari sisi lain dunia ini, dan dikerjakan langsung oleh berbagai suruhan Azazil dan Zatan.

Saat itu Banyak saya berunding dengan mas mustafa, terkait teknologi-teknologi mutakhir yang berhasil diterapkan. Guna upaya mengalihkan perhatian di timur, namun menyerbu barat. Sebuah taktik kuno yang mulai diterapkan di era ini. Salah satu diantara nya adalah teknologi HARRP, sebuah frekuensi yang dihasilkan oleh sebuah alat, dapat menciptakan bencana buatan tergantung besar kecil dari frekuensi yang dihasilkan. Negara superpower berlomba menerapkan teknologi tersebut dan perang tak kasat mata telah terjadi.
Strategi pandemi adalah yang pertama kali sebelum dilakukan strategi strategi lainnya, termasuk HARRP diantaranya. Dengan adanya sebuah pandemi, kepanikan global akan melanda, sehingga peran ketuhanan akan diabaikan sejenak.

Sehingga dapat sedikit menumbuhkan keraguan dalam setiap umat beragama.

Realitas Waktu


Nah terkait kemampuan saya mengendalikan realitas waktu, jujur cukup sulit untuk saya jelaskan dengan gamblang pada para reader. Jadi saya akan coba simpelkan penjelasan saya.
Penjelasan singkat
Diubah oleh iyhansamudera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masbawor dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 16:14
Menemukan sebuah thread real rasa fiksi atau fiksi rasa real,aku tak peduli. Salah satu yang kusuka dari thread ini,bahwa aku diciptakan untuk tunduk pada sang penciptaku. Ya rabb, ampuni hamba yang telah salah jalan dan banyak berlumur dosa
profile-picture
profile-picture
pilot.mirage449 dan iyhansamudera memberi reputasi
2 0
2
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 18:06
Semangat terus nulis nya
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
26-11-2022 22:29
Lanjut komandan pepet terus jangan kasih kendor updatenya daging semoa ini.....
Diubah oleh eksa1010
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 00:26

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO Chapter III

PART II


Beberapa hari kemudian...

Saya sedang duduk bersama Paman, saat itu saya menerima kunjungan beliau, dan jarang sekali paman berkunjung ke dunia manusia. Ia wujud menjadi seorang kakek tua berjanggut putih, dan kami duduk disebuah saung kecil di pelataran belakang rumah saya.


Quote:
"Maaf paman, hanya bisa menyuguhkan ini untuk tamu spesial seperti paman hehe, " Ujar saya sembari menuangkan teh hangat ke gelas.

"Tak apalah nak, asal kau tidak menyuguhkan sesajen buat paman, hehe, " Candanya lalu ia tertawa kecil.

"Wah rupanya teh diduniamu cukup nikmat, " Lanjut nya sembari menyeduh teh itu.

"Hehe terimakasih paman, kalau boleh saya tau ada perihal apa sampai menemuiku, hingga hadir di dunia fana ini, " Tanya saya, sesaat setelah menyeduh teh hangat di tangan saya.

"Sekedar ucapan terimakasih nak, berkatmu akhirnya Thessa kembali ke keluarga kami, " Jawab paman dengan senyuman.

"Perihal Titah yang diberikan padamu. Selalu berserah diri pada Allah, karena sesungguhnya kekuatan sejati adalah milikNya, " Lanjut paman.

"Baik paman, hmm mengenai perjalanan lintas waktu, saya diperlihatkan bermacam peristiwa kelam, dimasa para Nabi, apakah maksud dan tujuan dari itu semua, "

"Anggap sebagai kilas balik peristiwa, seberapa sering manusia saling melukai akibat ulah kaum iblis. Berjuang lah kembali seperti mereka, melawan tipu daya dan kejamnya ambisi Iblis dan keturunan nya, "

"Semakin saya memahami, mengetahui, serta memiliki anugerah ini, semakin kecil pula aku dihadapan sang Pencipta paman, " Tak terasa peluh air mataku menetes.

"Teruslah menjadi dirimu seperti ini, teruslah berguna bagi umat," Jelas paman lalu ia membelai rambut ku.

"Terima kasih paman, " Lalu saya memeluk nya.

Lalu disela-sela obrolan, adik saya datang membawakan beberapa jenis cemilan, lalu ia duduk diantara kami.

"Assalamu'alaikum, " Lalu ia mencium tangan paman.

"Waalaikum salam nak, duh cantiknya hehe, sini duduk " Ujar paman lalu tertawa kecil.

"Ternyata kakak saya menceritakan tentang paman sangat detail ya, salam jumpa paman, " Jawab adik saya dengan ramah.

Lalu paman melirik saya, dan saya hanya tersenyum simpul pada paman.

"Wah emang ya kakakmu ini, Kamu harus jadi kebanggaan kakak kamu ya nak, jadilah wanita yang menjaga martabatnya, " Ujar paman menasehati.

"Baik paman, silahkan di nikmati hidangan manusia, saya pamit, " Kata adik saya lalu ia pergi.

"Dek, jangan lupa tugas sekolah dikerjain, " Sahut saya.

"Baik kak, " Lanjutnya lalu ia sudah masuk ke dalam rumah.

"Adik kamu paham siapa saya nak hehe, " Ujar paman lalu tertawa.

"Dirumah ini, ibu, dan adik saya mengenal paman, ibu saya sedang jualan di pasar, jadi maaf tak bisa hadir, "

"Tak apa nak, oh iya, lelaki bernama Mustafa, kerabatmu itu, bagaimana kabarnya, "

"Alhamdulillah Baik-baik saja paman, ia selalu titip salam pada paman, "

"Beberapa saat lalu tak sengaja aku menjangkau aktifitas nya, ia berada diantara energi energi jahat nak, "

"Beberapa orang diantara orang terdekat nya memanglah memiliki kanuragan tingkat rendah paman, namun tenang saja saya sudah memagarinya, "


Obrolan kamipun berlanjut hingga malam tiba, dan saatnya pula paman pamit untuk kembali ke alamnya. Senang rasanya kedatangan tamu yang merupakan bangsa jin. Mungkin diantara kalian tak percaya, mengapa jin dapat wujud ke wujud manusia ada umumnya. Sebagian dari mereka memanglah bisa, namun itu tergantung tingkat kanuragan dan ilmu yang dimiliki.

*****

Tengah malam itu, seusai sholat tahajjud, kembali saya merasakan sakit dikepala saya, seperti siaran acak pada televisi, pikiran saya menangkap berbagai bencana yang melanda, entah dimana saja saya tak memahami itu.
Lalu tanpa ragu saya melepaskan sukma saya, lalu melesat jauh keudara, dibatas cakrawala saya melihat banyaknya jalur lintasan maya, seperti bekas gelombang frekuensi tinggi.

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II) Gambatr Imajinasi Google : Ilustrasi Frekuensi HARRP


Nampaknya mereka entah siapa, mulai menggencarkan serangan mereka ke tanah air, lantas frekuensi itu seketika mengacaukan sistem suhu peredaran udara, menimbulkan hantaman telak ke dasar lautan sehingga menimbulkan gempa bumi, saya tak tahu harus berbuat apa, hingga satu ingatan saya akan Zulfikar, seketika ia wujud ditangan saya, wujud layaknya tombak dengan warna keemasan, tak menunggu lama, setelah memahami apa yang akan saya lakukan, sukma saya melesat secepatnya menuju titik tengah nusantara, terletak diantara pulau Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Bali. Setiba nya saya di sana, lalu saya menukik turun ke lautan dibawah, hingga menembus air, sedalam mungkin hingga mencapai dasar, sampai saya menancapkan Zulfikar saya ke dasar lautan itu. Sehingga tercipta lah semacam kubah yang perlahan membesar dan membesar. Dan itu merupakan kubah yang tak kasat mata (maya), dan benar saja frekuensi tinggi itu tak dapat menembus kubah itu.
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
Gambar Imajinasi Google : Ilustrasi Kubah Maya


Lega rasanya, setelah melakukan aksi itu. Sesaat saya mencoba menyisir pinggiran nusantara, disana nampak banyaknya pantulan frekuensi, dan saya berfokus pada dua frekuensi tingga yang berasal dari arah timur, dan satu lainnya berasal dari utara, nampaknya saya paham siapa pelakunya.

Dan saya pun kembali terjaga, lalu saya melihat jam di dinding, ternyata saya hanya pergi tiga jam. Dan sebentar lagi akan masuk waktu shalat subuh. Maka saya habiskan waktu saat itu untuk sekedar merapikan dapur agar nanti ibu saya tak perlu mencuci piring saat sebelum ia pergi berjualan seperti biasanya.

*****

Suatu malam, Kembali saya mengalami hal-hal ganjil yang tak semestinya. Disaat saya sedang duduk tahiyat terakhir, sesaat sebelum saya menyelesaikan bacaat tahiyat terakhir, tubuh saya terpental dan disebabkan oleh sesuatu yang tak kasat mata, saya merasakan sesuatu keluar dari mulut, saya memuntahkan cukup banyak darah segar, sembari melafalkan ayat-ayat suci, ketika membuka mata, saya sudah berada di tengah sebuah belantara antah berantah. ..
Tiba-tiba


Seketika saya mendapatkan semacam flashback, masa demi masa kehidupan yang saya alami, kesulitan demi kesulitan yang saya terima, tangis sebab kehilangan ayah, hancurnya keluarga, pupusnya impian untuk mengenyam pendidikan yang layak, hilangnya masa-masa muda yang seharusnya indah, semua penglihatan itu sukses membuat air mata saya menetes dengan derasnya. Namun seketika hati kecil saya berontak, mengalirkan energi positif kepada otak, dan otak saya memancarkan energi itu melalui mata saya. Saya membuka mata, dengan penuh emosi saya mengarahkan tangan saya lalu wujudlah Zulfikar ditangan saya. Dentuman hebat menghantam dada saya sehingga saya terpental. Entah sebab apa, saya belum mengetahui nya. Yang jelas saat itu Zulfikar telah wujud menyerupai sebilah pedang yang mengkilap.

Quote:
"Tak mudah kau mempengaruhi ku wahai iblis laknatullah, " Ucap saya penuh emosi dengan mengacungkan Zulfikar itu ke berbagai sudut.

"Baiklah, kita lihat seberapa hebat kemampuan mu. Bala pasukan ku telah berhasil mengacaukan sistem tatanan dunia mu. Hitungan mundur dari kebangkitan dunia baru telah dimulai,
"


Dan saya pun tersadar, masih di posisi tengkurap dan baju koko yang saya kenakan dipenuhi noda merah kental. Saya melirik jam di Dinding dan menujukan pukul sebelas malam. Sejenak saya menelusuri siapakah iblis yang menarikku tadi, rupanya ia adalah satu dari tujuh panglima Zatan, yang masing-masing diantara mereka bertugas untuk merasuki manusia dari berbagai macam sudut.

*****

Sore hari nya, saya berkunjung ke rumah Hj Anton, bosan rasanya bila masa libur seperti ini. Kami diliburkan karena lumpuh nya perekonomian di jakarta, dan perusahaan yang dimiliki Hj Anton tak dapat berkutik sehingga mau tidak mau produksi dihentikan sementara.
Meskipun masa pandemik yang bisa dibilang masih belum seheboh beberapa bulan kedepan, masih banyak aktifitas yang berjalan dikota ini. Pedagang kecil, pasar-pasar, serta toko masih beroperasi namun menerapkan protokol kesehatan.
Sayapun hanya bergidik lucu melihat tingkah masyarakat saat itu. Nanti ada saatnya saya ungkap yang sebenarnya apa sebenarnya virus yang menghebohkan dunia saat itu.

Setelah saya membuka pagar besi yang memang saya tahu tak pernah terkunci, didalam saya mendapati Hj Anton sedang mengelap mobil miliknya. Sampai ia menyadari kehadiran saya.

Quote:"Assalamu'alaikum Hj, " Ucap saya, lalu meraih tangannya untuk bersalaman.

"Waalaikum salam Mas yan, wah kunjungan mendadak nih hehe, " Jawabnya lalu ia meletakkan kain lap yang ia pegang dan menghampiri saya.

"Bosen Hj, gak ada kegiatan, hehe. Tadi sekalian beli sesuatu sih dikota, sambil narik uang untuk sedikit keperluan di desa, "Jawab saya lalu duduk di kursi di taman kecil di depan rumahnya.

Lalu saya membakar sebatang rokok...

"Oh iya, beberapa hari lalu saya dapat email dari para pembeli kita, nampaknya jakarta akan pulih di akhir pekan. Kita produksi lagi kemungkinan, " Ucapnya.

"Alhamdulillah, baiklah kalau begitu, bosen juga Hj kalau gak aktifitas hehe, " Lanjut saya.

"Beberapa hari lalu Mas iyhan, ada kejadian aneh di tempat produksi. Jadi cerita nya si Ucok saya suruh untuk hidupin generator di belakang, karena memang saat itu posisi nya sedang pemadaman listrik. Nah singkat cerita si ucok gak balik, kita cariin gak ketemu. Dan dua hari kemudian dlia ditemukan warga di daerah Klamalu, ia terbaring seperti mayat disebuah bangunan kosong, " Ungkap Hj pada saya.

"Kok Hj gak kabari saya, lalu sekarang Ucok dimana, "

"Itu dia, saya gak enak ganggu waktu liburnya mas Iyhan, lalu saya panggil dua praktisi, Gus Abas, dan Gus Baban, tapi mereka setelah tangani kasus itu, eh sepulang dari sini, terserang stroke, sekarang ada di RS Pertamina, " Jelas Hj lagi, tampak wajahnya mulai khawatir.


Lalu tak menunggu lama, saya langsung berdiri dan melangkah menuju ruang produksi, letaknya tak jauh dari office yang juga rumah pribadi Hj, dan sejenak saya menoleh ke Hj dan ia masih terpaku dengan wajah panik. Saya terus melangkah kan kaki menuju tempat itu.
Setibanya saya di area produksi, langkah saya terhenti di depan sebuah container pendingin yang tampaknya sedang berfungsi pertanda didalamnya masih terdapat beberapa ton ikan yang di bekukan.

Pandangan saya menyisir ke setiap sudut, sesaat saya Cumiakan batin, mempertajam penglihatan indera saya, dan benar saja, disebuah tiang beton itu nampak selembar kertas bertulisan cina sedang menepel rapi, kertas itu berwarna abu-abu dengan tulisan berwarna kuning keemasan. Kira-kira ada beberapa huruf.

Diberbagai sisi pun saya menemukan kertas-kertas itu tertempel. Jumlahnya ada 4 lembar.
Setelah saya perhatikan dengan seksama, ternyata kertas-kertas itu ditempel sedemikian rupa sehingga membentuk semacam kotak, dua tiang beton didepan saya, kurang lebih 5 meter tepat dihadapkan dengan dinding pembatas bangunan ini. Sekilas saya mencoba menyusuri lorong waktu, memutar kembali beberapa hari kebelakang, dan benar, ternyata ini memang mantra celah dimensi. Siapapun pembuat mantra ini pasti bukan orang biasa.

Namun, untuk apakah ini semua, mengapa ditempatkan di usaha milik Hj Anton, lantas saya menelusuri jauh kebelakang, berbagai waktu yang terlewat, makin jauh, jauh dan...

Saya melihat dua orang yang nampaknya berwarganegaraan cina, disisi lain ruangan itu Hj Anton sedang duduk sembari membuka sebuah berkas, wajahnya pun tampak ketakutan. Salah seorang lelaki diantaranya, saya berfokus pada sebuah pistol yang ia sematkan di pinggangnya.

Rupanya Hj sedang di ancam, namun apakah ancaman mereka, saya melangkah menuju sisi belakang Hj Anton, dan diberkas itu terdapat data-data diri saya. Yang memang sebuah formalitas curiculum vitae saat saya ajukan pekerjaan ditempat ini.

Tampak mereka berbicara menggunakan bahasa Mandarin, sekilas saya memahami obrolan mereka. Mereka menginginkan saya, saya tujuan mereka. Namun mengapa saya, apa urusan mereka dengan saya. Bahkan saya tak mengerti apa tujuannya. Kembali menelusuri waktu, jauh kebelakang, melintasi lorong waktu memang tak enak, kepala saya merasakan pening tak tertahankan, nafas saya bagaikan ditahan dan sangat berat.

Hingga tibalah saya di suatu tempat, tepatnya sebuah kuil yang berada di atas pegunungan, nampaknya jika raga saya disini akan sangat dingin. Namun saya tak merasakan apa-apa. Disana ada beberapa orang berkepala botak, mereka adalah para biksu.

Ditangan seorang lainnya tampak memegang sebuah kitab yang cukup tebal, mereka berjalan beriringan dan memasuki kuil itu. Saya pun mengikuti nya, dan didalam kuil itu, mereka berdiri rapi dengan kepala saling menunduk.

Seseorang yang memegang kitab tadi seperti membacakan kalimat yang seperti nya mantra, dan wujudlah sosok di hadapan mereka, sosok itu berkepala kambing dengan janggut yang cukup panjang, tubuhnya kurus, berwarna merah kehitaman, tulang-tulang nya pun sangat jelas terlihat, dan diantara tulang-tulang itu mengeluarkan uap seperti sesuatu yang baru saja keluar dari tempat yang amat panas.

Mereka bercakap, dengan bahasa yang tak saya pahami, saat mencoba untuk memahami bahasa seperti yang saya lakukan seperti biasa, sosok itu menoleh kearah saya, dan mengacungkan jarinya, sontak para biksu itupun menoleh, dan saya pun terdorong keluar dari lorong waktu itu, terseret, terhempas di setiap moment acak dalam ruang waktu, ah sakit sekali, teramat sakit otak saya, saya merasakan denyut jantung saya memompa tak terkendali.

Hingga saya tersadar, berada di sebuah ruangan..
Disana ada beberapa orang, dan diantara nya ada Hj Anton, tampak wajah penyesalan menyelimutinya. Dan saya hanya mengangguk kepadanya, lalu ia mendekati saya dan duduk disamping saya.

Quote:"Saya terpaksa Mas Yhan, maafkan saya. Saya tak punya pilihan lain, mereka mengancam sanak saudara saya di Negeri asal saya, " Jelasnya dengan suara terbata-bata.
"Tak apa Hj, Hj hanya perantara mereka, dan pada akhirnya saya pasti akan mereka temukan, saya telah tau semuanya, untuk saran saya sementara waktu tempat usaha Hj di kosongkan dahulu sebelum saya bersihkan, disana ada celah dimensi dan mengarah kemanapun, berbahaya. Karena tak kasat mata, " Jelas saya.
"Baik Mas Yhan, apa mas yhan baik-baik saja, mereka orang-orang jahat, "
"Mereka tak jahat Hj, yang jahat adalah sesuatu yang memanipulasi pikiran mereka, dan saya paham siapa lawan saya selanjutnya, "
"Semoga langkah Mas Iyhan senantiasa dilindungi Allah SWT, " Ujarnya sembari merekahkan senyuman kepada saya.


Penglihatan saya saat itu, merupakan kali pertama saya mengetahui rencana yang telah dijalankan, rencana untuk mengirim saya ke suatu tempat antah berantah, melalui celah dimensi yang mereka buat di tempat itu.

Namun satu kejanggalan pertama yang saya masih pikirkan saat itu, apa yang sedang iblis rencanakan bersama para biksu di kuil itu. Sesaat saya mengingat kitab yang dipegang oleh salah satu biksu itu. Dan mencoba mengingat sebuah tulisan yang sempat saya lihat.
Setelah beberapa saat mencoba mengingatnya, alhasil saya berhasil mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya sendiri.

Ternyata mereka bukanlah para biksu, mereka adalah para pengikut Azazel, generasi terakhir yang menyimpan rahasia suatu ras kuno, kejam dan berdarah dingin. Wah ternyata ini kunci dari ucapan paman, sesuatu yang dimaksud oleh paman telah dimulai.

Maka satu hal yang saya ketahui setelah penelusuran panjang, para pengikut azazil di kuil saat itu, sedang berusaha untuk membebaskan para ras kuno dataran tinggi China, legenda menyebutnya sebagai Tao Tei, dan sedikit akan saya ceritakan awal mula ras itu.
Diubah oleh iyhansamudera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masbawor dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 02:56

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO Chapter IV

PART III


ⵉⵄⵃⵀⵖⵇⵖ ⴻⵜⵔⵣⵍ
Lech Morien

THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
Ilustrasi Peradaban Lemurian


Jauh sebelum masa sekarang, sebuah zaman peradaban maju yang tak pernah dituliskan dalam sejarah dunia.
Tepatnya zaman dimana tiga peradaban maju pernah ada, Atlantean, Lemurian, dan Asgardian. Kemajuan teknologi sedang dipuncaknya saat. Dan pada masa dimana sebuah organisasi militer dari bangsa Lemurian, menciptakan makhluk mutan, hasil rekayasa genetika, persilangan DNA Manusia dan Hewan. Mereka menciptakan makhluk itu untuk dijadikannya tentara yang siap tempur kapanpun.

Namun kesalahan terjadi, para ilmuwan menciptakan makhluk dengan sangat sempurna. Dan secara bersamaan pula peperangan terjadi. Antara makhluk rekayasa genetik lainnya yang berhasil diciptakan. Dan para manusia biasa pun mendapatkan imbasnya. Para makhluk genetika itu Ada yang berpihak pada bangsa lemurian, ada pula yang berpihak pada bangsa malaikat yang juga merupakan bagian dari pertempuran itu.

Peperangan besar terjadi, berkat hebatnya kekuatan para malaikat, makhluk bernama ⵜⴷⵃⵖⵯ ⵇⵢⵃⵣⵅⵔ (Takh Otei) itupun terkalahkan. Dan sebagian lainnya terkunci didalam sebuah Gunung di dataran tinggi China. Dan satu hal yang berabad setelah nya diketahui, gunung itu merupakan gunung yang memiliki unsur magnetik, maka sebuah kunci bahwa makhluk itu dapat di jinakkan dengan sesuatu yang memiliki daya magnet.

Dalam legenda China pun telah terbukti bahwa makhluk itu sangat ditakuti, sehingga pada suatu orde lama, suatu zaman dimasa lampau, selama 1700 tahun lamanya, dibangun lah sebuah tembok besar sepanjang 8850 km. Sebagai benteng untuk melindungi kota-kota di daratan China. Sekarang pun tembok itu masih berdiri kokoh, diakui sebagai satu keajaiban dunia yang masih tersisa.

Quote:Akan ada part untuk sesi lengkap perihal peradaban Lemurian


*****

Beberapa hari setelahnya...

Saat itu usaha Hj Anton telah kembali beroperasi, dan saya berhasil menutup celah dimensi itu, serta meminta pada beliau agar terus berserah diri pada Allah, sebab tiada kekuatan lain selain kekuatan milik Allah. Saat itu aktifitas telah normal, dan saya kembali melanjutkan aktifitas hidup saya sebagai manusia pada umumnya, sejenak melupakan tabir tabir yang saya ketahui. Sebab disisi lain, saya telah menantikan sesuatu hal yang telah ditetapkan olehNya.

Disela-sela saa sedang mengetik beberapa berkas untuk proses pengiriman barang menuju beberapa klien Hj Anton, telinga saya berdengung dengan sangat nyaring, sontak kepala saya merasakan pening dengan sangat hebatnya. Pandangan saya kabur, buburam

Hampir saya tak dapat mendengar apapun selain suara "Nginggggg" Yang sangat Cumiakkan telinga. Beberapa detik kemudian, semua kembali normal.
Namun, saya mendengar rintik hujan yang sangat derasnya. Siang itu sebelumnya cuaca sangat cerah berawan, memang, beberapa menit sebelum saya masuk ruangan itu sempat saya memperhatikan dan merasakan terik matahari. Dan setelah kejadian yang menimpa saya beberapa detik lalu, hujan turun dengan derasnya.

Kemudian ponsel saya bergetar, sebuah nomor asing, dengan kode negara dari negara bagian Amerika Serikat. Saya mengangkat panggilan itu, namun hanya terdengar suara berisik, semacam suara radio dengan transmisi acak. Hingga panggilan itu terputus.
Sekejap saya langsung paham, Yah, ini ulah dari mereka yang lain, HARRP.

Oh iya mengenai Zulfikar yang saya gunakan sebagai pelindung nusantara waktu itu. Telah saya cabut sebab kejadian yang menimpa saya saat ditarik secara paksa oleh iblis Zatan.

Dan saya lupa mengembalikan Zulfikar itu ke pusat nusantara.

Saya hanya meringis, ternyata dengan mudahnya mereka mengetahui siapa saya, dan dimana saya. Setelah beberapa saat menyelesaikan pekerjaan saya, lalu saya menuju ke mushola di kantor itu. Setelah ibadah sholat dzuhur, maka saya langsung melesatkan sukma saya, dan meletakkan Zulfikar ke tempat dimana saya letakkan sebelum nya.

Dan seketika muncullah kubah raksasa yang kembali menyelimuti Nusantara. Setelah melakukan aksi itu, dengan posisi masih melayang dibatas cakrawala, pandangan saya tertuju ke segala penjuru, baru kali ini saya menyaksikan pemandangan ini, karena sebelumnya saya melakukan aksi ini pada saat waktu malam.

Hamparan yang maha luas, dengan awan-awan yang mengambang, Gunung gunung berapi yang berjejer dibawah sana, pulau jawa merupakan pasak bumi nusantara, gumam saya, saya menoleh ke hijaunya daratan kalimantan, paru-paru nusantara.

******

Singapore (Beberapa bulan Kedepan)

Juni 2022

Hari itu adalah hari pertama saya di Singapore, cerita saya majukan di saat saya hampir memulai misi saya, dan keberadaan saya ditempat ini untuk bertemu seseorang. seseorang yang cukup berperan dalam misi saya beberapa waktu belakangan ini.
Mungkin para reader belum mengenalnya, Seseorang yang disebut dalam Side story dalam thread pertama. Baiklah, lebih afdol nya saya perkenalkan tokoh bernama Ozy, beliau adalah rekan dekat sekaligus sahabat saya. Ia adalah lelaki berketurunan Banyuwangi.

Quote:
"Yan, ane belum begitu yakin sama rencana ente, misi bunuh diri namanya itu yan. Apalagi ente udah ngerencanain mau tulis kisah-kisah di misi ente ini ke apa itu, Kaskus yak, iya Kaskus, privasi ente aman kagak, banyak loh yang ente buka dari tabir tabir yang terjadi belakangan ini. Lawan ente yang tak kasat mata, okelah bisa ente tanganin. Tapi yang realnya, manusia manusia biadab itu kalau kagak terima sama ente bagaimana, ente siap nerima ganjarannya, " Kata Ozy panjang lebar.

"Ane lebih takut zy sama pengadilan akhirat, ente udah ngikutin ane sejauh ini loh, selangkah lagi, " Kata saya, lalu terdengar bunyi bel di ruangan kami.

Lalu saya membuka pintu kamar saya, dan melihat seseorang lainnya datang, nampaknya undangan saya diterima olehnya. Dia adalah Pak Darma

"Assalamu'alaikum, " Ucap Pak Dar lalu ia tersenyum.

"Waalaikum Salam, salam jumpa pak, “ jawab saya lalu kami bersalaman.

"Mari masuk, silahkan pak, " Ajak saya mempersilahkan nya masuk.

"Wah Pak Dar, saya penggemar anda pak, salam jumpa, " Ujar Ozy lalu mereka bersalaman.

Sedangkan saya membuat minuman untuknya...

"Susah loh ngundang beliau, orang sibuk hehe. Silahkan santai di ruangan sederhana kami pak, maaf hanya menyajikan jus orange hehe, " Ujar saya.

"Iyhan samudera, pernah sekali mendengar nama kamu dalam forum saya, hmm seseorang yang cukup populer di forum kaskus, seorang anak muda dengan semangat tinggi membuka tabir palsu tatanan dunia ini, " Katanya sembari tersenyum. Lalu ia duduk di sofa.

"Dan bapak juga lebih populer di kalangan FE hehe, meskipun banyak penentang nya, " Jawab saya. ....


*******
Kembali ke 2020

Malam yang tenang, saya terduduk di sebuah dermaga tak jauh dari desa saya. Dengan segelas kopi yang menemani, sehingga saya sangat menikmati momen ini. Sejenak saya flashback masa-masa yang cukup mustahil yang pernah saya lewati. Sesaat kemudian purnama terbit dengan eloknya di ufuk timur cahaya nya sangat kontras menyeruak ke segala sudut cakrawala. Sedangkan disisi lainnya masih terkesan redup. Ah memang bulan tak sebesar dan sejauh yang mereka katakan. Gumam saya, Saya menyeruput kopi hitam itu, dan menghisap dalam-dalam hembusan asap rokok ditangan saya, lalu menghembuskan nya perlahan sehingga meninggalkan kesan nikmat di otak saya. Sedikit terasa racun-racun nikotin itu menempel di dinding paru-paru saya, namun hanya nikmat dan tenang yang saya rasakan.

Lalu sebuah langkah kecil membuyarkan lamunan saya, dan muncul seorang pria disamping saya.

"Ente ngapain disini malem-malem gini yan, nyari wangsit atau nomor togel, " Ujarnya.

Lalu ia sudah duduk disamping saya...

"Kok kamu tau aku disini zy, " Ujar saya setelah menoleh kearahnya.

Lalu saya palingkan kembali pandangan saya kelangit, saya sudah berbaring sepenuhnya di dermaga kayu itu. Sembari menghembuskan asap asap rokok saya.

"Tadi ane kerumah ente, riska yang beritahu kalau ente disini. Jauh jauh loh ane terbang melintasi langit untuk nemuin ente. Disambut kek atau gimana gitu, " Ujarnya lalu ia meraih gelas kopi saya.

"Bahkan kopi pun cuma segelas ini, " Lanjutnya menggerutu.

"Tuh di termos, masih banyak zy, " Jawab saya singkat, saya sedang menikmati masa tenang ini, nampaknya tak tertarik dengan lelucon ozy saat itu.

"Tau dari mana ente zy, " Tanya saya kemudian lalu menoleh kearahnya.

"Ane sempat chat sama kerabat ente itu, Mustafa. Katanya ente ada misi rahasia, kenapa sih ente bebal amat jadi umat. Jalanin hidup yang bener lah yan, lihat hidup ente selama ini, cukup kacau, ane khawatir yan, " Jelasnya.

"Hidup dan takdir ane udah ditulis sedemikian rupa zy olehNya, ane hanya wayang, dan Allah lah sesungguhnya dalang, ane jalanin ini ridho zy, " Jawab saya.

"Kalau soal ini ane no coment sih, yaudah jelasin ke ane tentang misi ini, " Tanya beliau.

"Tatanan dunia baru, " Ucap saya singkat namun beribu makna.

"Ad Dajjal, " Tanyanya dan saya hanya menggeleng.

"Azazel, dan Zatan, dan segala siasat nya tentang kehancuran umat dan digantikan dengan tatanan dunia baru, rencana-rencana kecilnya yang saat ini sudah berjalan, " Jawab saya.

"Ane ikut yan, apapun yang terjadi, ane siap, " Lanjutnya.

"Yakin, " Tanya saya memastikan dan ia hanya mengangguk mantap.

Obrolan kami berlanjut, kita banyak berbincang tentang berbagai hal, dan itu merupakan malam yang panjang bagi kami. Semakin larut suasana semakin sunyi, dan timbullah rasa bosan diantara saya dan ozy, lantas sikap tengilnya muncul, sisi lain dari seorang ozy yang menurut saya unik.

"Yan, hey, jahilin jin yok, seru kayaknya hehe, " Ucapnya dengan nada canda.

"Gabut kamu ya zy, mana ada jin disini, "jawab saya sambil menengok ke segala arah.

"Ya mana ada yang berani yan, auramu kan beda, kita nyamar aja. Seru kayaknya, hehe," Lanjutnya lalu ia tertawa geli. Boleh juga, hitung-hitung mengisi waktu luang, toh tidak berdosa.

Lalu sekejap saya menutup aura saya dan ozy, seperti memakaikan jubah pada aura kami berdua, jubah tak kasat mata, dan jadilah kami berdua bagai dua pemuda biasa yang sedang duduk ditengah kesunyian.
Semenit, dua menit, kami menahan tawa kami. Wah nampaknya seperti ini reaksi tubuh manusia normal pada umumnya, jika berada di tempat gelap dan sunyi seperti sekarang.
Sekilas kami mendengar suara suara aneh, siulan kecil, langkah langkah di rerumputan, serta tawa khas dari sudut sudut pepohonan.
Wah, kami untuk pertama kalinya saya merasakan bulu kuduk saya merinding, dan semua ini berkat ide jahil dari ozy, disebelah saya ia nampak asik menengok kesana kemari, memperhatikan segala sudut.

"Yan, kok gak nampak ya mereka, " Tanya nya dengan wajah konyol.

"Yah kan kita nyamar jadi manusia biasa zy, hanya merasakan, dan mendengarkan, penglihatan kita tak mampu memvisualisasikan semuanya, hanya jin dengan energi tertentu yang mampu wujud ke penglihatan kasar kita, " Jelas saya setengah berbisik.

"Pinter banget ente jelasinnya, hehe, " Ujarnya lalu ia membakar sebatang rokok.

Hingga kami cukup dikejutkan dengan munculnya dua sosok dihadapan kami, lebih jelasnya mereka hanya sekedar melintas. Sosok besar itu adalah genderuwo, dan sesosok kuntilanak dengan rambutnya yang amat panjang. Dan seperti ini reaksi tubuh manusia pada umumnya jika melihat bangsa jin secara utuh, tubuh saya terkunci, jantung saya memompa dengan cepat, saya melirik ozy, nampaknya ia menikmati momen itu.
Hingga kedua sosok itu menoleh kearah kami.

Ah tidak tau apa yang akan mereka lalukan. Nampaknya mereka adalah pesugihan orang tertentu, terlihat didahi mereka ada pancaran cahaya kecil berwarna merah.
Sesaat kemudian kedua sosok itu sudah berada beberapa meter dihadapan kami, mereka melayang dan tak menapaki tanah.
Tubuh saya dan ozy terpaku dan tak dapat bergerak, hanya mata kami yang terus terbuka, mulut kami tak mampu mengucapkan kata apapun. Kedua sosok itu tersenyum riang dan saling menatap, nampaknya mereka juga akan usil terhadap kami. Ah nampaknya akan seru, gumam saya.

Kuntilanak itupun mulai tertawa dengan nada khasnya, seakan makin menakut-nakuti kami, begitu juga genderuwo itu, juga mengencarkan aksinya dengan membuat suara berat dan mereka mendekati kami, makin dekat dan hanya beberapa langkah didepan kami. Jantung saya makin memompa dengan cepatnya, seperti inilah reaksi manusia pada umumnya.

Sekejap saya melafalkan "Allahu Akbar," Dalam hati, batin saya kembali saya buka, melemparkan jubah yang saya dan ozy kenakan. Memasang sebuah ikatan tak kasat mata pada kedua makhluk itu, dan kedua jubah kami menutupi kedua jin itu. Hingga wujudlah mereka ke wujud asli mereka. Wujud asli makhluk itu di dunianya sendiri.
Dua sosok lelaki tua, sangat kurus dan memiliki rambut hampir botak. Tatapan matanya sangat hitam, dan mereka berdua sangat terkejut dengan aura saya yang telah terbuka. Maka mereka pun berkata dan saling berbisik.

"Sudah kubilang tak usah usil, fokus pada tugas kita, " Ucap seorang jin pada jin di samping nya.

"Ah aku juga gak akan mengira, wah dia kan patih, rekan baik putra raja ghazaliah yang tersohor itu, " Jawab jin itu sembari berbisik.

"Iya dia yang melakukan hal mustahil, melawan iblis, apa yang akan dilakukan oleh nya pada kita, " Jawab jin yang satunya dengan nada ketakutan.

"Tak usah saling berbisik, saya dapat mendengarkan bisikan kalian, " Sahut saya lalu berjalan kearah mereka.

"Kenapa tidak tertawa lagi haha, " Sahut ozy.

"Sering ya kalian usil seperti itu pada manusia, " Tanya saya.

"Ti..tidaak, Maaf kan kami patih, kami hanya iseng tadi, " Jawab jin itu dengan terbata-bata.

"Tugas apa yang kalian miliki, " Tanya ozy.

"Kami dipelihara oleh seseorang dengan suatu imbalan, " Jawabnya.

"Tumbal?, " Tanya ozy
.
"Bu..bukan, bayaran kami hanya saripati makanan dari dunia kalian, kami berdua sangat miskin didunia kami. Maafkan kami patih, kami jin muslim, namun kami tersesat, kami menjadi pesuruh manusia karena keadaan kami sangat memprihatinkan, " Jelas jin itu.

"Kembalilah ke jalan Allah, putuskan hubungan kalian pada manusia manusia syirik itu, akan aku jamin hidup kalian di dunia kalian, bagaimana, " Jelas saya memberi tawaran.

"Benarkah itu patih, "

"Bertumpu hiduplah pada istana di ghazaliah, nanti akan kukabarkan pada petinggi jin ditempat itu, " Jelas saya.

"Itu merupakan impian setiap jin digolongan kami wahai patih, terimakasih telah membantu kami, "

Singkat cerita, kedua jin itu kami bebaskan dari perjanjian sesat mereka dengan manusia yang mengikat mereka. Dan kini, mereka berdua telah menjadi bagian dari prajurit paman, sesekali mereka mengunjungi saya dan ozy. Berawal dari keisengan kami sehingga membuat mereka menjalani hidupnya kembali menjadi umat yang diridhoi Allah.
Diubah oleh iyhansamudera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masbawor dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 05:37
Yang sudah baca part 1 mohon dibaca ulang, karena ada pembaharuan. Terimakasih
Diubah oleh iyhansamudera
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cos44rm dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 06:09
Nice story
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cos44rm dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 11:26
Memenuhi panggilan @iyhansamudera

Ane

Hadir..!

Hadir...!

Hadir...!


emoticon-Cool
Diubah oleh cos44rm
profile-picture
iyhansamudera memberi reputasi
1 0
1
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 13:56
Book 1 nya bagi tau gan, pengen baca
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
THE GUARDIAN OF ARCHIPELAGO (BOOK II)
27-11-2022 16:26
Kayanya mo baca book 1 nya dulu deh
Dah klamaan banget sambungan nya
Sampe lupa alurnya emoticon-Hammer2
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
mendaki-gunung-bunder
Heart to Heart
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia