others
Pencarian Tidak Ditemukan
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/637dc98b166b8b6f8c6db72c/penerapan-internet-of-things-dalam-budidaya-bawang-merah
Sumber : https://unsplash.com/photos/miY7jSKchag?utm_source=unsplash&utm_medium=referral&utm_content=creditShareLink Penerapan teknologi modern dapat digunakan pada berbagai sektor, contohnya adalah pada sektor pertanian seperti budidaya bawang merah. Seperti yang kita ketahui, bawang merah adalah salah satu komoditas pertanian unggulan Indonesia, karena tingginya permintaan baik dari dalam negeri
Lapor Hansip
23-11-2022 14:19

Penerapan Internet of Things dalam Budidaya Bawang Merah



Penerapan teknologi modern dapat digunakan pada berbagai sektor, contohnya adalah pada sektor pertanian seperti budidaya bawang merah. Seperti yang kita ketahui, bawang merah adalah salah satu komoditas pertanian unggulan Indonesia, karena tingginya permintaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Hampir setiap masakan yang dibuat oleh masyarakat Indonesia mengandung bawang, oleh karena itu potensi pasar bawang merah ini harus dapat dimanfaatkan untuk diambil keuntungannya oleh masyarakat.

Akan tetapi, dalam proses budidayanya, seringkali petani menemui kendala seperti serangan hama pada bawang merah yang dibudidayakan. Serangan hama tersebut tentunya dapat mempengaruhi hasil produksi bawang bahkan dapat menyebabkan kegagalan panen.

Salah satu langkah untuk memanfaatkan potensi pasar bawang merah yang ada dan menanggulangi hama pengganggu tanaman, yaitu dengan menerapkan teknologi modern, seperti Internet of Thingspada kegiatan budidaya bawang merah.

Tantangan Petani Bawang dalam Menghadapi Hama Tanaman 

Melihat potensi perekonomian yang dapat dihasilkan dari budidaya bawang merah, tentunya para petani menginginkan hasil panen yang maksimal. Namun pada kenyataannya, hasil panen seringkali tidak dapat maksimal karena berbagai faktor, salah satunya adalah serangan hama pengganggu tanaman.

Untuk mengatasi serangan hama tersebut, biasanya petani menyemprotkan pestisida secara manual yang ternyata hasilnya tidak efektif karena telur hama atau hama-hama lain yang bersembunyi di dalam daun tidak terjangkau oleh pestisida yang disemprotkan oleh petani.

Selain tidak terjangkaunya seluruh bagian daun bawang oleh semprotan pestisida, penyemprotan secara manual juga menguras energi para petani.

Cukup merepotkan bukan? Tetapi apabila tidak dilakukan penanganan terkait hama tanaman, maka potensi gagal panen akan tinggi. Oleh karena itu, dikutip dari laman detik.comsekelompok Mahasiswa dari Universitas Tidar menciptakan perangkat pengendalian hama bawang merah. 

Penerapan Perangkat Pengendali Hama Berbasis Internet of Things

Perangkat pengendali hama bawang merah yang diciptakan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Tidar ini, bukan pengendali hama biasa. Pasalnya, perangkat tersebut telah dibekali dengan teknologi Internet of Things.

Wah, canggih ya teman-teman! 

Penerapan Internet of Thingspada perangkat pengendali hama tersebut memiliki beberapa keuntungan, yaitu petani tidak perlu melakukan penyemprotan pestisida secara manual karena hama akan diusir oleh perangkat tersebut.

Biaya yang dikeluarkan petani untuk mengatasi hama tanaman juga akan berkurang, karena perangkat pengendali hama tersebut menggunakan tenaga matahari yang energinya selalu diperbarui. 

Selain itu, dengan penggunaan perangkat berbasis IoT tersebut juga tidak memerlukan bahan kimia seperti pestisida yang tentunya lebih ramah lingkungan.

Cara Kerja Perangkat Pengendali Hama Berbasis Internet of  Things

Setelah membaca berbagai kemudahan penggunaan perangkat pengendali hama berbasis Internet of Things, pasti kamu penasaran dengan cara kerjanya!

Teknis pengendalian hama menggunakan perangkat berbasis Internet of Thingsini yaitu dengan sistem Shock Wave dan Trap Ray. Bagaimana penjelasannya? Simak artikel ini sampai selesai ya!

Sistem Shock Wave atau bisa disebut dengan gelombang kejut tersebut akan bekerja ketika hama beraktivitas dalam radius 4 m dengan alat. Aktivitas tersebut akan terdeteksi oleh sensor ultrasonik yang kemudian mengirimkan sinyal kepada mikrokontroler. 

Setelah itu, speaker akan aktif untuk menciptakan efek Shock Waveyang dapat mengusir hama pengganggu tanaman.

Kemudian untuk sistem Trap Ray, digunakan sensor LDR yang akan membaca intensitas cahaya. Sistem ini lebih efektif di malam hari karena menggunakan cahaya berasal dari LED yang digunakan untuk menarik hama untuk mendekati alat.

Cairan racun ditambahkan pada LED agar ketika hama menghampiri sumber cahaya, dapat dengan seketika jatuh ke bawah.

0
Masuk untuk memberikan balasan
pertanian-perkebunan-dan-peternakan
Pertanian Perkebunan dan Peternakan
268 Anggota • 836 Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia