Entertainment
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
Pengumuman! Kuy Ikutan Survey Feedback Kaskuser, Isi di Sini!
30
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/632cfbcf9888781ae724e333/nilai-guna-intrinsik-vs-nilai-estetika-ekstrinsik
Ini kacamata baca sesedokter spesialis yang praktek di RS Internasional. Frame kacamatanya beli di Blok M mall di basement terminal Blok M seharga 45 ribu, dan kacanya cuma 150 ribu. Aku tau karena belinya bersama aku. Dan dengan kacamata harga nodem (nopeceng adem) dia tetep terlihat ganteng, elegan dan smart. Kacamata rekan-rekan dia rerata di atas 3 jetong. Katanya frame dari titanium murni, pa
Lapor Hansip
23-09-2022 07:20

NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)

NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)

Ini kacamata baca sesedokter spesialis yang praktek di RS Internasional. Frame kacamatanya beli di Blok M mall di basement terminal Blok M seharga 45 ribu, dan kacanya cuma 150 ribu. Aku tau karena belinya bersama aku. Dan dengan kacamata harga nodem (nopeceng adem) dia tetep terlihat ganteng, elegan dan smart.
Kacamata rekan-rekan dia rerata di atas 3 jetong. Katanya frame dari titanium murni, paling ringan. Di bawahnya ada yang dari titanium alloy atau nikel alloy; dan pastinya branded lah.
Nilai gunanya sama; untuk membaca.
Nilai tukarnya beda karena dalih bahan dan ilusi kualitas. Jika ada yang berkilah 'kualitasnya beda"; toh ketika keinjek atau ketekan sama-sama patah/pecah.

Karena pelupa dan murah, Acek (begitu aku memanggil sang dokter ganteng) punya banyak; digeletakin di meja praktek, perpustakaan rumah, kamar tidur, mobil, bahkan kamar mandi karena dia suka membaca buku di kamar mandi sambil duduk santai di toilet duduk. Bentuk frame plastiknya nya pun macam-macam, seperti kaca mata mahal yang katanya ada yang khusus untuk wajah bulat, oval atau segitiga atau sesuai dengan warna rambut. Nilai estetika dari yang murah dan mahal; ternyata sama saja. Tergantung kepantasan si pemakai; kalau emang cakep dari sananya, barang murah pun terlihat mahal.

Di jaman hiper-realitas ini, nilai guna semakin jauh ditinggalkan oleh nilai tukar. Propaganda kualitas yang dikaitkan dengan bahan, estetika, up to date, persepsi modern dan konsep sukses, telah memanipulasi masyarakat untuk membeli yang mahal, baru dan meninggalkan yang lama.
Propaganda kelangkaan melalui label special edition, limited, deluxe, rare, dll pun ditanamkan di benak masyarakat yang mudah percaya dan buta statistik.
Para kapitalis bahkan saling bergabung untuk memperkuat propagandanya untuk menguasai pasar.
Nggak perlu heran jika motor Vespa dengan tambahan merk Dior bisa dibandrol seharga pajero baru. Padahal tetep aja kehujanan kalau mengendara pas hujan!

Aku pribadi sempet jadi korban propaganda terkait estetika, nilai jual, kelangkaan; sehingga pada masanya aku begitu suka membeli barang branded; sepatu, tas, pakaian. Sempet pula mengenakan hijab kepala hanya karena trend dengan harga minimal 300an ribu untuk brand lokal, dan di atas 1 juta untuk brand Turki seperti Armine. Dan hasilnya? Tidak menambah keimananku, malah bikin boncos kantongku.

Dunia ini sudah sarat manipulasi untuk mengatasi overproduksi.
Memutuskan untuk tidak membeli atau mempertahankan nilai guna dengan membeli barang murah atau bekas adalah perlawanan sunyi tapi bermakna.

Less is more.


Only share my opinion
Diubah oleh hatiyanghancur
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Masuk untuk memberikan balasan
the-lounge
The Lounge
52.3K Anggota • 911.6K Threads
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 08:34
Ane jaraang sih melihat segala sesuatu dari merek, ya memang ane termasuk oran yang cuek, yang ada ane pakai yang gak ada ya jangan diadakan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
blogjatnika148 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 09:39
ane jarang atau hampir tidak pernah menilai sesuatu dari situ gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
blogjatnika148 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 10:01
sama kek sprei cuy, ada yg motif bunga2 khas emak2 gitu, tapi bahannya microtex alus dan adem merk kintakun, nyaman bgt buat turu.

satu lagi motif kekinian, dilabelin aesthetic korea, lucu bgt, tapi bahan katun yg kalo dicuci 3-4kali udh brudul berbulu gitu .

kalo ente pilih mana bre? wkwkkwkw
profile-picture
hatiyanghancur memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 10:11
Kalo ane simpel aja..
'manusia berkehendak, dompet menentukan'

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sukhoipakfa dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 11:01
tergantung isi dompet bor
profile-picture
profile-picture
sukhoipakfa dan hatiyanghancur memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 11:20
kalo gw gak mikirin brand, yg penting barang yg gw beli pribadi bukan barang kw. itu aja sih. andaipun dibeliin barang yg kw, pasti brandnya gw copotin. kalo bordir, bordirnya gw pretelin. kalo tuh barang brandnya gak bisa dicopot atau dipretelin, yaudah gak pernah gw pake.
profile-picture
profile-picture
sukhoipakfa dan hatiyanghancur memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 12:11
Merasa terwakilkan dengan opini agan, mantap
profile-picture
profile-picture
sukhoipakfa dan hatiyanghancur memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 12:37
Kalau gw beli kacamata yg penting frame berbahan metal(supaya tidak gampang patah), bentuk ringkas, serta nyaman dipakai, tidak terpaku pada branded dan harga tidak harus mahal. Yang agak lumayan biasanya di budget lensanya gw pakai brand CarlZeiss atau Essilor, karena untuk keperluan pekerjaan dan kesehatan mata, minimal anti UV, anti scratches dan ada proteksi untuk blue light/violet light. Semenjak operasi LASIK gw pakai kacamata hanya saat berhadapan dengan layar PC desktop, laptop, smartphone, nonton TV dan outdoor saat terik matahari. Itupun lensanya tanpa ukuran.
profile-picture
profile-picture
sukhoipakfa dan hatiyanghancur memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 15:18
sepatu yang harga 500rb sama 100rb ada perbedaan ketika dipakai.
celana juga gitu.
baju begitu juga.

ini berarti nilainya kan ya?
profile-picture
hatiyanghancur memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 15:22
Kalo di tempat ane masarakatnya banyak yang indigo.. Jadi tidak butuh kacamata.

emoticon-Leh Uga
profile-picture
hatiyanghancur memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 16:36
kalo ane gan nilai guna + nilai jual, kalo berguna dan sewaktu2 bisa dijual ane beli.

Kalo nilai tukar doang pas beli tapi dijual susah, macem beli mobil eropa di indo jual ke yang hobby atau emg lg mau buang duit.

itu.
0 0
0
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 17:38
Kebetulan ane usaha di bidang contoh yang agan bahas,, ( ane buka optik ) ,karena ane pangsa pasar menengah kebawah kebanyakan konsumen pun masih terpaku pada merk ..padhaal sebagai penjual ane tau secara fungsi sama aja ,, dan masih berpikir beda harga beda kualitas...untuk sebagain barang sih mungkin itu berlaku,,cuman di yang ane jual ya ngak terlalu ngaruh juga
0 0
0
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 18:40
Kalau beli barang electronic/kendaraan ya liat brand dan spec gimana dan peruntukan buat apa + kemapuan dompet gimana,baru tentukan pilihan terbaik dari 4 kriterian di atas..

Misal cuma butuh telp sms ya beli aja nokia 3310..gak perlu maksa beki iphone 14 15 16 dll..

Kalau baju dll yang penting nyaman dan pede aja...

Yang gak habis pikir itu beli sepatu basket harganya setara motor...dan gak pernah di pakek cuma di pajang..katanya investasi bla bla bla...padahal mongkey business...
Diubah oleh zaaxion.7k
profile-picture
sukhoipakfa memberi reputasi
1 0
1
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 19:45
Kalau ane yang murah dan nyaman dipakai emoticon-2 Jempol
0 0
0
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 22:01
Itu perbedaan antara "hidup untuk diri sendiri" dan "Hidup untuk orang lain".

Mana yang lebih baik ?
Cuma orangnya sendiri yang bisa menilai.
Kalo sadar ternyata kegunaan yang utama, ya udah, ga usah mikirin anggapan orang, dan lebih penting lagi jangan ngurusin Orang juga.
ga perlu nyir nyir karena temen pake yang mahalan.

Yang ane pahami, Semakin cerdas seseorang akan semakin paham apa yang dia harus lakukan.
profile-picture
sukhoipakfa memberi reputasi
1 0
1
NILAI GUNA (INTRINSIK) VS NILAI ESTETIKA (EKSTRINSIK)
23-09-2022 22:09
sesuai kebutuhan aja gan kalo ane. toh brp pun harga/merk yg kita beli, selalu ada harga/merk yg jauh diatas itu. ane bukan tipe org yg gila sanjungan/pujian dari apa yg ane pake di badan, ane ga bakal peduli tmn/sodara ane pake merk harga selangit sekalipun, itu hak dia, itu urusan dia, itu beban dia...kalo org bilang sesuai kantong...gini aja...kalo ane ada uang nganggur 10M, ga bakal juga ane beli hape 10jt an dari uang nganggur 10M itu, motor? harga 50jt masih bakal ane beli, toh suatu hari bakal rusak/bosan, mobil? 300jt ok maksimal, hukum nya sama kaya motor, tapi kalo rumah/tanah itu beda cerita dah...10M bakal ane bela2 in karena filosofi jangka panjang nya beda...spt itu ibarat nya.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia