Hobby
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
Pengumuman! Kuy Ikutan Survey Feedback Kaskuser, Isi di Sini!
174
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62beceb0da97af20f30086d0/di-balik-segudang-fan-service-bisnis-manga-ternyata-amatlah-kejam
Apa manga kesukaan agan dan sista? Mungkin jawabannya tak akan jauh-jauh dari One Piece, Naruto, Bleach, Dragon Ball atau Kimetsu no Yaiba. Manga-manga itu memang terkenal dan sudah terjual ratusan juta kopi di seluruh dunia. Tapi apa agan tahu manga berjudul Time Paradox Ghostwriter? Atau Bone Collection? Atau Golem Heart? Atau I Tell C? Well, kalau nggak tahu juga nggak masalah. Bahkan orang-ora
Lapor Hansip
01-07-2022 17:38

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam

icon-verified-thread
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam

Apa manga kesukaan agan dan sista? Mungkin jawabannya tak akan jauh-jauh dari One Piece, Naruto, Bleach, Dragon Ball atau Kimetsu no Yaiba. Manga-manga itu memang terkenal dan sudah terjual ratusan juta kopi di seluruh dunia.

Tapi apa agan tahu manga berjudul Time Paradox Ghostwriter? Atau Bone Collection? Atau Golem Heart? Atau I Tell C? Well, kalau nggak tahu juga nggak masalah. Bahkan orang-orang yang pernah membacanya mungkin sudah lupa dengan manga-manga tersebut.

Manga-manga itu sudah tidak lagi terbit alias sudah tamat. Jumlah chapternya cukup mengagumkan, kurang dari 20 chapter. Manga-manga ini tidak tamat karena ceritanya sudah berakhir sesuai keinginan mangaka, manga-manga ini tamat karena dipaksa tamat oleh penerbit atau istilah lainnya, dikampak.

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam

Sama seperti acara-acara televisi yang tidak laku sehingga dipaksa untuk berhenti, industri manga juga tidak memiliki ruang untuk manga yang tidak laku sehingga manga-manga ini akan dipaksa tamat dan diganti dengan manga baru.

Mari ambil contoh Weekly Shonen Jump (WSJ). Buat yang tidak tahu, ini adalah majalah yang dulu menampung Dragon Ball dan Naruto, dan sampai sekarang masih menampung One Piece. Majalah ini biasanya memiliki dua puluh manga di dalamnya dan setiap kali majalah ini terbit (setiap Senin) para pembaca akan diminta untuk mengisi sebuah angket untuk memberitahukan tiga manga favorit mereka. Pihak perusahaan akan menarik seribu angket secara acak dan skor dari setiap manga yang terbit di majalah akan terlihat.

Setiap manga akan mendapat peringkat dan peringkat ini jugalah yang akan menentukan peletakan mereka di dalam majalah. Jika peringkatnya tinggi maka akan diletakkan di bagian depan sedangkan manga berperingkat rendah akan diletakkan di bagian belakang. Dengan begini pembaca bisa menilai sendiri mana manga yang populer dan mana yang tidak.

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam

Manga-manga yang berada di papan bawah (lima terbawah) biasanya selalu rentan dengan kapak sakti yang akan mengakhiri serialisasi. Biasanya setiap empat bulan sekali akan ada rapat untuk membahas manga mana yang harus diakhiri untuk diganti dengan manga baru dan karena itulah mangaka-mangaka papan bawah harus berusaha keras meningkatkan peringkat mereka. (Sumber: Bakuman)

Bagaimana caranya? Cara paling mudah adalah dengan meningkatkan kualitas gambar dan juga cerita. Sayangnya cerita dan gambar yang bagus tak akan turun begitu saja dari langit. WSJ memiliki jadwal terbit setiap minggu jadi setiap minggunya mangaka harus membuat sekitar dua puluh halaman manga dan ini benar-benar pekerjaan yang sangat berat. Beberapa mangaka bahkan sampai jatuh sakit karena tak sanggup dengan jadwal mingguan.

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam

Akhirnya beberapa mangaka terpaksa mengambil jalan mudah, memperbanyak fan service. Jangan heran, ada lo manga yang poin utama penjualannya adalah adegan-adegan ecchi yang pasti tak akan lulus sensor di negara ini (ex: To Love Ru, Yuragisou no Yuuna). Banyak dari Anda mungkin memandang rendah manga seperti ini, tetapi bukan berarti mangakanya ingin menggambar semua itu. Keadaanlah yang memaksa (meski ada juga sih yang memang hobi).

Singkatnya, di balik manga-manga yang biasa kita baca di situs bajakan(aduh) terdapat persaingan yang sangat ketat sehingga memberikan beban berat pada para mangaka dan juga pihak penerbit. Namun, well, begitulah bisnis. Hanya yang laku saja yang bisa bertahan dan jika tidak laku akan tergantikan dan akhirnya terlupakan.

Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
memberi reputasi
26
Tampilkan isi Thread
Masuk untuk memberikan balasan
anime--manga-haven
Anime & Manga Haven
2.7K Anggota • 6.1K Threads
Halaman 2 dari 4
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:00
Sulit bayangin gan, dituntut kreatif parah kalo bisa aneh/nyentrik/badas dan antara pas ama audience/ gak, dan dituntut bersaing ama kreator papan atas yg udah punya audience loyal emoticon-Shakehand2
profile-picture
caangkakaleng memberi reputasi
1 0
1
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:19
Gak selamanya peringkat 5 bawah selalu di kampak, itu di WSJ manga JoJo Bizare Adventure sebelum bagian ke-3 Stardust Crusaders yang main charanya Jotaro Kujo sering masuk peringkat 5 bawah gak kena kampak. Baru di bagian ke-3 manga JoJo meroket tajam
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:20
Intinya Karena deadline.
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:32
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:50
ga gitu suka manga..
lebih sukaan mangga..
profile-picture
caangkakaleng memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
01-07-2022 22:52
Konon katanya ada mangaka yg stress sampe fisiknya berubah jadi gorilla

Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
profile-picture
ih.sul memberi reputasi
1 0
1
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 02:39
Untung gw selalu support mangaka
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
profile-picture
zenmalik memberi reputasi
5 0
5
Post ini telah dihapus
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 03:30
weekly shonen itu pembacanya banyak orang hikikomori , mereka ingin dipuaskan dengan isekai ecchi hareem
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 04:08
Gw udh ga terlalu seneng baca manga, enakan baca manhwa korea skrg, kalo manga ceritanya bagus pasti dibikin panjang dan bertele2 macam bleach. Tp klo manhwa/webtoon kalo udh waktunya kelar ya kelar aja kyk solo leveling ato her summon, kalo authornya sakit pasti ngambil cuti. Rata2 manhwa korea rasanya ceritanya lebih realistis, rada close to reality lah dibanding manga. Skrg yg gw demen itu yg nano machine kombinasiin dunia persilatan ama nanoteknologi.
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 04:29
bikin ndiri aja, terbitin ndiri.. kan enjoy emoticon-Cool
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 05:03
Sama seperti dunia profesional lainnya.. pasti ada persaingan.
Apalagi ini industri kreatif, penilaian sangat subyektif tergantung selera pembaca emoticon-Malu (S)
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 06:54
Ngertinya cuma One Piece doangan ...
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 06:55
DxD is the bus
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 07:12
Industri hiburan memang kejam, kawan
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 07:15
emank berat kerjanya dijadiin anime juga duitnya gak seberapa
kreatornya gintama yang ngomong kalo mau support beli komiknya
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 07:28
Males baca manga.
Item putih bikin mata sakit. Kalo pas scene aksi gak jelas. Komposisinya juga gak nyaman dibaca di smartphone.
Kadang ada yg kecil bgt malah gak jelas.
Zaman udah digital tp masih pake sistem lama.

Saya malah lebih enak baca webtoon. Komposisi nya pas buat dibaca di layar hp.
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 08:21
emoticon-ridingsenja

Ninggalin jejak dulu bro,,
0 0
0
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 09:03
Ada satu mangaka yang menurutku lumayan sukses menelurkan komik-komik bagus. Beliau sudah 3 kali membuat 3 manga dengan kualitas cukup bagus. Salah satu karya beliau adalah Fairy Tail, yang setelah tamat lalu digantikan oleh Blue apa gitu, tetap saja bagus sampai dibuat anime nya lagi sekarang.

Jarang ada mangaka yang bisa seperti beliau.
Diubah oleh Yuwen
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Di Balik Segudang Fan Service, Bisnis Manga Ternyata Amatlah Kejam
02-07-2022 09:15
bleach kan kena kapak juga tuh
0 0
0
Halaman 2 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia