News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/629e14b1ae5b5251583ea0a3/konsistensi-kepatuhan-penerapan-standar-akuntansi-di-indonesia
     Silvi Indah Sari S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Sri Dewi Wahyundaru   Menurut Financial Accounting Standard Board (FASB) Standar Akuntansi adalah teknik yang disamakan dalam menyajikan informasi, sehingga laporan keuangan dari berbagai perusahaan yang berbeda dapat diukur dengan lebih efektif kumpulan konsep, standar, prosedur, metode, konvensi, kebiasaan
Lapor Hansip
06-06-2022 21:52

Konsistensi Kepatuhan Penerapan Standar Akuntansi di Indonesia

  
 

Silvi Indah Sari

S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung

Sri Dewi Wahyundaru

 

Menurut Financial Accounting Standard Board (FASB) Standar Akuntansi adalah teknik yang disamakan dalam menyajikan informasi, sehingga laporan keuangan dari berbagai perusahaan yang berbeda dapat diukur dengan lebih efektif kumpulan konsep, standar, prosedur, metode, konvensi, kebiasaan dan praktik yang dipilih dan dianggap berterima umum.  Fungsi utama dari standar akuntansi keuangan adalah mempermudah pemakai laporan keuangan yaitu pihak eksternal dan pihak internal dalam rangka untuk melakukan pengambilan keputusan. Selain itu penerapan standar pembukuan ini juga akan dilakukan pengecekan oleh auditor untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan perusahaan dengan penerapan standar akuntansi.

Penggunaan pedoman pencatatan dalam laporan keuangan berguna untuk memudahkan auditor dan pembaca ringkasan fiskal untuk memahami dan memiliki pilihan untuk mempertimbangkan berbagai laporan anggaran dari berbagai perusahaan. Standar akuntansi ini dibuat dan diagregasi oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). Standar akuntansi disusun berdasarkan keadaan yang terus menerus dan ditetapkan serta disahkan oleh lembaga atau yayasan resmi di Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat 4 standar akuntansi keuangan yang berlaku dan telah banyak diterapkan pada laporan keuangan perusahaan pemerintah maupun perusahaan swasta.

Standar-standar pembukuan yang ada di Indonesia antara lain:

PSAK-IFRS

adalah standar pembukuan keuangan berdasarkan IFRS dan relevan diterapkan di Indonesia. Standar akuntansi keuangan ini disusun oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) pada tahun 2012. Standar pembukuan ini memuat aturan tentang perencanaan, pencatatan, penyajian, dan perlakuan ikhtisar anggaran, sehingga data dapat relevan untuk digunakan oleh para pengguna laporan keuangan baik itu pihak internal maupun eksternal dalam melakukan pengambilan keputusan. PSAK ini diterapkan oleh organisasi yang mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat.

 

SAK-ETAP

Standar ini digunakan oleh organisasi yang tidak memiliki tanggung jawab besar kepada  masyarakat, oleh karena itu laporan keuangan didistribusikan secara eksklusif untuk tujuan umum, khususnya untuk  memudahkan klien luar dalam memutuskan. ETAP adalah peningkatan pada jenis standar pembukuan pelaporan keuangan internasional.

SAK Syariah

Standar pebukuan laporan keuangan yang berpedomana pada hukum-hukum agama atau syariat Islam, yang mana standar akuntansi ini diterapkan kebanyakan oleh organisasi yang melakukan segala transaksinya sesuai dengan syaiat Islam. Standar pembukuan ini juga tetap berpijak pada standar akuntansi pada umumnya tetapi ada beberapa yang disesuaikan dengan syariat Islam dengan mengarah pada petunjuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pedoman Standar Akuntansi ini mengelola dana dimulai dengan sistem yang diterapkan untuk menyiapkan dan merinci laporan keuangan syariah, dan standar khusus transaksi.

SAP (Standar Akuntansi Pemerintah)

Sesuai dengan namanya tentunya stanar akuntansi ini disusun sebagai aturan dari pemerintah sendiri yang diterapkan untuk perusahaan pemerintah dalam menyusun Laporan Pembukuan Pusat dan Laporan Pembukuan Daerah. Standar pembukuan ini disusun dengan maksud untuk memastikan keterbukaan, partisipasi, dan pertanggungjawaban dari pihak yang mengelola dana negara dari masyarakat.

            Dalam penerapannya sendiri terkadang masih ada beberapa perusahaan baik instansi swasta maupun pemerintah yang belum sepenuhnya menerapkan standar akuntansi dalam pencatatannya sesuai dengan aturan standar akuntansi. Misalnya, penggunaan basis pencatatan keuangan diterapkan pada area otoritas publik, khususnya basis akrual maupun basis kas. Basis kas mengakui pertukaran ketika uang diperoleh atau dibayar, sedangkan basis akrual mengakui pertukaran ketika pertukaran dilakukan. Perbedaan dalam dua basis pencatatan ini bisa terlihat dalam laporan keuangan di mana basis akrual akan memberikan laporan realisasi pengeluaran dan laporan posisi keuangan, dan basis kas akan memuat penjelasan pendapatan yang memberikan data tentang penerimaan dan pembayaran kas. Ternyata mula-mula, berbagai negara memberlakukan basis kas untuk mencatat serta merencanakan dana negaranya. Penggunaan basis kas dipandang lebih sederhana dilakukan di pemerintahan karena berpusat terhadap arus keluar kas dan arus masuk kas. Penerapan akuntansi berbasis akrual biasanya dikaitkan dengan penerapan New Public Management (NPM). Dimana penerapan tersebut meminta pengurusan dana negara dilakukan dengan lebih terbuka, bertanggung jawab, dan bisa mengungkap data-data penting sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pengarahan dan mempertanggungjawabkan dana dari masyarakat atau rakyat.

Dasar hukum dalam di terapkannya akuntansi berbasis akrual, meliputi:

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 mengenai Keuangan Negara;

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 mengenai Perbendaharaan Negara;

Bank Dunia dalam mengevaluasi penggunaan pembukuan global pada negara Indonesia tepatnya tahun 2018 dan hasilnya adalah sebagian besar menilai kemajuan pelaksanaan pembukuan di seluruh dunia dan menelaah prinsip-prinsip yang telah dilakukan untuk memperluas transparansi, administrasi dan tanggung jawab pelaporan keuangan di Indonesia. Dengan ini dapat dikatakan bahwa penerapan standar akuntansi entitas di Indonesia sudah mengalami kenaikan dan tingginya kesadaran para pemilik usaha dalam menggunakan standar akuntansi pembukuan sebagai arahan penyusunan laporan keuangan dan diharapkan perusahan bisa melakukan penyusun laporan keuangannya benar-benar disesuaikan menurut yang ada dalam standar akuntansi keuangan.

 

REFERENSI



http://repository.lppm.unila.ac.id/31734/1/ACCRUAL%20BASIS%20PADA%20PEMERINTAHAN%20%20DILEMA%20PRAKTIK%20DAN%20TEORITIK.pdf?cv=1

Diubah oleh silvindah0606
0
Masuk untuk memberikan balasan
civitas-academica
Civitas Academica
766 Anggota • 2.7K Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia