News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/629cb405566ec154e01da652/management-letter
Rangga Eka Andrian Sri Dewi Wahyundaru D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang Pengertian Management Letter Management Letter merupakan suatu surat yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditujukan kepada management perusahaan yang diperiksa laporan keuangannya atau diaudit, yang isinya memberitahukan kelemahan dari pengendalian internal perusahaan (baik mat
Lapor Hansip
05-06-2022 20:47

PENGUJIAN MANAGEMENT LETTER

Rangga Eka Andrian
Sri Dewi Wahyundaru
D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Pengertian Management Letter
Management Letter merupakan suatu surat yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditujukan kepada management perusahaan yang diperiksa laporan keuangannya atau diaudit, yang isinya memberitahukan kelemahan dari pengendalian internal perusahaan (baik material maupun immaterial weaknesses) yang ditemukan selama pelaksanaan pemeriksaan, disertai saran – saran perbaikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

Menurut Whittington And Meigs (2017) Management Letter adalah suatu laporan kepada manajemen yang berisi rekomendasi untuk memperbaiki kelemahan – kelemahan yang diungkapkan Akuntan Publik setelah mempelajari dan mengevaluasi pengendalian internal perusahaan. Disamping untuk menyampaikan informasi – informasi yang bermanfaat kepada manajemen, management letter juga membatasi tanggungjawab akuntan publik seandainya dikemudian hari kelemahan dalam pengendalian internal mengakibatkan kerugian bagi perusahaan.

Dalam hal ini, management letter merupakan suatu laporan tambahan dari KAP, disamping laporan pemeriksaan akuntan (audit report) yang diharapkan dapat memperbesar kepuasan klien. Diharapkan perusahaan akan puas jika diberikan informasi terkait kelemahan – kelemahan dalam pengendalian internalnya beserta saran – saran perbaikannya.

Metode Dalam Management Letter
Untuk mengetahui ada atau tidaknya kelemahan pengendalian internal perusahaan, auditor harus memahaminya dengan mempelajari dan mengevaluasi pengendalian internal perusahaan melalui :
1. Internal Control Questionnaire (ICQ)
2. Flowchart (Bagan Alur Dokumen) yang menggambarkan alur dokumen dalam memproses suatu transaksi dari awal sampai akhir dengan menggunakan simbol.
3. Narrative Memo (Penjelasan atau uraian tertulis dari sistem dan prosedur akuntansi.
a. Langkah berikutnya melakukan pembuktian atau pengujian melalui Compliance Test/ Test Ketaatan untuk memastikan bahwa transaksi perusahaan diproses sesuai dengan sistem dan prosedur akuntansi. Dalam complience test, dilakukan pemeriksaan transaksi yaitu : Pengeluaran Kas (Cash Disbursement Test)
b. Penerimaan Kas (Cas Receipt Test)
c. Penjualan (Sales Test)
d. Pembelian (Purchase Test)
e. Pembayaran Gaji (Payroll Test)
f. Koreksi atau Penyesuaian (Journal/ Voucher Test)

Dengan memeriksa :
•Kelengkapan dokumen pendukung
•Otorisasi pejabat yang berwenang
•Kebenaran perhitungan matematis dalam dokumen pembukuan
•Kebenaran pendebitan dan pengkreditan transaksi ke setiap perkiraan buku besar

Setelah melakukan compliance test, kemudian menarik kesimpulan tentang kebaikan dan kelemahan pengendalian internal. Kelemahan pengendalian internal disampaikan kepada top management atau pejabat perusahaan yang berkedudukan lebih tinggi dari petugas dibawahnya yang dikomentari melalui management letter.

Management Letter Yang Baik
Dalam membuat management letter, perlu diperhatikan beberapa hal penting agar menghasilkan suatu management letter yang baik dan efektif, diantaranya :
1. Management letter harus tepat waktu (Timely) Dengan management letter yang tepat waktu, perusahaan masih dapat melakukan perbaikan – perbaikan dalam pengendalian internalnya. Jika terjadi keterlambatan dalam management letter yang diberikan, kemungkinan besar kelemahan – kelemahan dalam pengendalian internal dapat mengakibatkan terjadinya kesalahan dan kecurangan yang dapat merugikan perusahaan.
2. Management letter harus berisi saran-saran yang bermanfaat dan bisa diterapkan.
3. Komentar dan saran-saran dalam management letter tidak boleh merupakan sesuatu yang mengejutkan. Untuk itu, sebelumnya konsep management letter harus didiskusikan terlebih dahulu dengan manajemen perusahaan dan bagian yang berkaitan dan dimintakan komentar dari manajemen.
4. Management letter harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik, halus dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Harus diusahakan agar walaupun kita mengomentari kesalahan orang lain namun tidak sampai menyinggung perasaan orang lain.
5. Kelemahan dan saran yang diberikan bisa diurut berdasarkan urut-urutan pos neraca dan rugi laba (misalnya mulai dari kas, piutang, persediaan, dan seterusnya) atau menurut halhal paling penting yang memerlukan perhatian khusus dari manajemen dan perlu penanganan secepat mungkin.
6. Saran-saran yang diberikan harus disesuaikan dengan kondisi bisnis perusahaan dan harus menunjukan kemauan baik kantor akuntan publik untuk membantu pengembangan usaha perusahaan.
7. Pada bagian akhir management letter jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada manajemen dan seluruh staf perusahaan, atas segala bantuan dan kerjasama yang diberikan mereka selama akuntan publik melaksanakan pemeriksaannya.

Manfaat Management Letter
Management letter mempunyai banyak manfaat bukan hanya untuk klien tetapi juga untuk KAP dan staf (anggota tim pemeriksa) dari KAP. Manfaat itu antara lain :
1. Untuk klien
•Dapat mengetahui kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam pengendalian intern perusahaannya.
•Dapat mengambil tindakan-tindakan perbaikan untuk mengatasi kelemahankelemahan tersebut, berdasarkan saran-saran yang diberikan dalam management letter, sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan kecurangan di dalam perusahaan.
2. Untuk kantor akuntan public
•Menjadikan nama kantor akuntan publik menjadi bertambah baik, karena disamping laporan pemeriksaan akuntan, juga memberikan management letter yang sangat bermanfaat bagi perusahaan.
•Jika manajemen perusahaan puas, tentunya akan menyarankan kepada teman-teman bisnisnya untuk memakai jasa kantor akuntan publik tersebut.
•Jika teman-teman bisnis tersebut tertarik, tentunya akan menambah jumlah klien (langganan) kantor akuntan publik.
3. Untuk staf kantor akuntan publik (anggota tim pemeriksa)
•Jika klien kantor akuntan publik bertambah, tentunya kesejahteraan pegawai dapat lebih ditingkatkan.
•Mendapat banyak kesempatan untuk mempelajari pengendalian intern di berbagai macam/jenis perusahaan.
•Mendapat kesempatan untuk mempelajari bagaimana membuat management letter yang baik.

Tugas dan Tanggung Jawab Anggota Tim Audit Dalam Membuat Management Letter
Untuk menghasilkan management letter yang baik perlu kerjasama dari seluruh anggota tim audit, mulai dari junior auditor sampai dengan audit partner. Berikut ini akan dijelaskan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing anggota tim audit (dari kantor akuntan publik) dalam membuat management letter.
1. Asisten Auditor (Junior Staf)
•Sebagai petugas yang terjun ke lapangan (ke kantor perusahaan) setiap hari, bertugas mengumpulkan data dan informasi yang terdapat dalam pengendalian intern perusahaan, baik mengenai kebaikan maupun kelemahan pengendalian intern.
•Mendokumentasikan data dan informasi tersebut beserta photocopy bukti pendukung dalam kertas kerja pemeriksaan, untuk ditelaah lebih lanjut oleh senior auditornya.
2. Senior Auditor (Pimpinan Tim Pemeriksa)
•Menelaah kertas kerja pemeriksaan yang dibuat asisten audotor, khususnya yang berkaitan dengan informasi mengenai kelemahan pengendalian intern perusahaan.
•Mengumpulkan hal-hal yang bisa dimasukkan dalam management letter, sekaligus menyusun konsep management letter.
•Mendiskusikan konsep management letter tersebut dengan begian pajak dan bagian management service dari kantor akuntan publik, untuk mendapatkan komentar mereka dari segi perpajakan dan sistem akuntansi.
•Menyerahkan konsep management letter kepada audit supervisor/manager untuk ditelaah. Setelah ditelaah oleh atasan, melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.
3. Audit Supervisor/Manager
•Menelaah dan mengedit konsep management letter, mengusulkan perbaikanperbaikan yang diperlukan kepada senior auditor.
•Menyerahkan konsep management letter yang sudah diperbaiki, kepada audit partner untuk ditelaah.
•Setelah ditelaah audit partner dan diperbaiki (jika ada saran perbaikan dari audit partner), mendiskusikan konsep management letter tersebut dengan manajemen perusahaan.
•Memerintahkan konsep terakhir management letter untuk difinalisasi.
4. Audit Partner
•Menelaah dan mengedit konsep management letter yang diterima dari audit manager dan mendiskusikannya dengan audit manager dan (jika perlu) dengan audit senior.
•Mengembalikan konsep tersebut berikut saran-saran perbaikan (jika ada) kepada audit manager.
•Menelaah kembali konsep yang sudah diperbaiki, kemudian meminta audit manager untuk mendiskusikannya dengan manajemen perusahaan.
•Membahas dengan audit manager, hasil diskusi konsep management letter yang telah dilakukan oleh audit manager dengan manajemen perusahaan.
•Menandatangani management letter yang final untuk dikirimkan kepada manajemen perusahaan.

Referensi
Soekrosno Agoes, Auditing Buku 2
https://pdfcoffee.com/makalah-manage...-pdf-free.html

Diubah oleh ranggaeka015
0
Masuk untuk memberikan balasan
civitas-academica
Civitas Academica
766 Anggota • 2.7K Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia