others
Pencarian Tidak Ditemukan
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/628b3d857f5ac62406202642/hama-penyakit-yang-bisa-menyerang-tanaman-kacang-panjang
Budidaya kacang Panjang masih menjadi komoditas andalan banyak petani Indonesia, perawatan yang mudah dan juga biaya tanam yang hemat menjadi alasan utama para petani lebih memilih untuk menanam kacang Panjang meskipun harganya yang sedikit fluktuatif. Anda tidak perlu khawatir tanaman kacang Panjang lebih toleran terhadap serangan Antraknosa di bandingkan tanaman cabai. Meskipun begitu kita telah
Lapor Hansip
23-05-2022 14:53

Hama Penyakit yang Bisa Menyerang Tanaman Kacang Panjang


Hama Penyakit yang Bisa Menyerang Tanaman Kacang Panjang

Budidaya kacang Panjang masih menjadi komoditas andalan banyak petani Indonesia, perawatan yang mudah dan juga biaya tanam yang hemat menjadi alasan utama para petani lebih memilih untuk menanam kacang Panjangmeskipun harganya yang sedikit fluktuatif. Anda tidak perlu khawatir tanaman kacang Panjang lebih toleran terhadap serangan Antraknosa di bandingkan tanaman cabai.

Meskipun begitu kita telah mengetahui bahwa setiap tanaman memiliki hamanya masing-masing, tak halnya tanman kacang Panjang yang memiliki berbagai macam hama. Oleh sebab itu pada artikel kali ini kami akan membahas hama apa saja yang terdapat pada tanaman kacang Panjang dan bagaimana solusi menyelesaikannya. Berikut hama penyakit yang bisa menyerang tanaman kacang Panjang :

1. Ulat jengkal

Ulat jengkal atau Chrydeixis Chakcites Eisper merupakan hama yang sering menyerang tanaman kacang Panjang, gejala yang ditimbulkan oleh hama ini terdapat gigitan pada bagian pinggir daun muda, lama kelamaan ke tengah hingga menyisahkan tulang daunnya saja. Tak hanya bagian daunnya saja hama ini juga menyerang buah yang masih muda.

Cara pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan melepas predator alami seperti Apanteles sp. dan Listomastix sp. atau bisa menggunakan insektisida fenitrotion (Sumithion 50 EC) atau Karboril (Sevin 85 S) dengan dosis 1-1,5 cc/liter air dan untuk 1 hektar lahan tanaman kacang Panjang volume semprotnya sekitar 500 liter.

2. Ulat Penggulung Daun

Hama selanjutnya ialah Ulat Penggulung Daun, atau Bahasa latinnya Lamprosema indikata dan lamprosema diemenalis merupakan hama yang menyebabkan daun pada tanaman mengulung. Pengendalian hama tersebut dapat dilakukan dengan cara membakar atau membuang daun yang sudah terserang hama, atua bisa menggunakan Azodrin 15 WSC dengan konsentrasi 2-3 cc/liter, kliptop 50 EC dengan konsentrasi 4-5 cc/liter atau Matador 25 EC dengan konsentrasi 5 ml/10 liter air. Dalam 1 hektar lahan tanam dibutuhkan sekitar 400-600 liter larutan.

3. Karat Daun

Penyakit karat daun disebabkan oleh cendawan yang bernama Uromyces phaseoli (Pers) wint. Penyakit ini ditandai dengan adanya bercak kecil berwarna putih pada permukaan daun kacang kemudian bercak membesar dan berubah menjadi coklat bertepung dikelilingi warna kuning atau bercincin coklat. Nantinya, menjadi coklat tua menyerupai karat pada besi. Penyakit ini juga dapat menyebar pada polong.

Karat daun bisa menyerang selurh tanaman yang akhirnya berpengaruh pada kacang Panjang, pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan melakukan pergiliran tanaman dan memilih bibit yang baik atau secara kimia dapat diatasi dengan menggunakan fungisida seperti Dithane M-45 dengan konsentrasi 180-240 g10 Liter air.

4. Penyakit Belang

Penyakit belang terjadi karena tanaman terserang oleh virus melalui vector Aphis craccivora dan Aphis glycinesatau melalui daun secara mekanis. Gejalanya seluruh bagian daun terdapat belang-belang tepai belum nyata pada daun muda, namun jika ini terjadi maka kacang Panjang tidak akan layak pangan dan anda tentu tidak bisa memanennya. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan melakukan penanaman dengan benih yang baik, lakukan pergiliran tanaman, serta memberantas serangga vector.

5. Kutu kebul

Kutu kebul atau lalat putih (Basimia tabaci, B. Gossypiperda, B.longispina, B.golpingi) merupakan hama yang menyerang kacang Panjang yang menyebabkan daun menguning dan warna hijau hanya terdapat pada sekitar tulang daun.

Pengendalian hama dapat dilakukan dengan cara melepaskan predator alami seperti kumbang  Scymnus sp. atau dengan cara menyemprotkan insektisida monokrotofos (Azodrin 60 WSC) dengan dosis 2-3 cc/liter air dan perhektar dibutuhkan penyemprotan dengan volume 400-600 liter.


0
Masuk untuk memberikan balasan
pestisida-solusi-tanaman
Pestisida Solusi Tanaman
47 Anggota • 66 Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia