Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
35
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6288fdb7b3b45748ce405096/diwarnai-optimisme-tinggi-saat-pertama-kali-muncul-produksi-su-75-kini-ditunda
Foto: Rostec Setelah muncul untuk pertama kalinya pada tahun 2021 lalu, masa depan Su-75 Checkmate masih diselimuti ketidakpastian. Saat ditunjukkan pertama kali dalam acara MAKS 2021 yang berlangsung di Moskow pada 20 Juli tahun lalu, penampakan pesawat tempur single engine Su-75 langsung membetot perhatian publik. Empat bulan kemudian Su-75 diboyong ke luar negeri untuk pertama kalinya dan tampi
Lapor Hansip
21-05-2022 21:56

Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda

icon-verified-thread
Quote:
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda

Foto: Rostec

Setelah muncul untuk pertama kalinya pada tahun 2021 lalu, masa depan Su-75 Checkmate masih diselimuti ketidakpastian.


Saat ditunjukkan pertama kali dalam acara MAKS 2021 yang berlangsung di Moskow pada 20 Juli tahun lalu, penampakan pesawat tempur single engine Su-75 langsung membetot perhatian publik. Empat bulan kemudian Su-75 diboyong ke luar negeri untuk pertama kalinya dan tampil dalam ajang Dubai Air Show 2021 yang dilaksanakan pada 14-18 November 2021 di UEA. Rencananya pada tahun 2023 prototype pesawat akan melakukan penerbangan perdananya, sementara produksi massal akan dimulai pada tahun 2025 atau 2026. Akan tetapi setelah Rusia melakukan invasi ke Ukraina rencana tersebut bisa jadi berubah.

Tetapi mengutip artikel flightglobal.com CEO Rostec Sergey Chemezov mengatakan jika produksi Su-75 akan mundur pada tahun 2027, hal itu dikatakan Chemezov saat pertemuan dengan Vladimir Putin pada pertengahan bulan ini. “Kami berencana untuk memulai produksi massal pada 2027,” kata Chemezov kepada Putin.

Chemezov juga mengatakan kepada Vladimir Putin bahwa perusahaan tidak menggunakan dana anggaran yang disediakan untuk pertahanan nasional, mereka saat ini mengembangkan Su-75 dengan dana perusahaan. Di sisi lain sampai saat ini Moskow belum memutuskan apakah akan membeli Su-75 untuk Angkatan Udara Rusia, selain itu apakah Angkatan Udara Rusia benar-benar tertarik dengan pesawat bermesin tunggal ? Mengingat selama ini mereka setia memakai pesawat bermesin ganda. Pada pertemuan antara Chemezov dan Putin, pimpinan Rostec juga menyatakan harapan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia akan segera membeli Su-75.


Quote:
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda

Foto: Rostec



Su-75 yang mendapat julukan "Checkmate" adalah pesawat tempur generasi kelima yang dibuat oleh Sukhoi, berbeda dengan pesawat generasi kelima sebelumnya yakni Su-57 yang memakai mesin ganda; Checkmate didesain dengan mesin tunggal. Su-75 digadang-gadang jadi lawan tanding F-35 buatan AS, di mana pihak Rusia mengklaim jika pesawat ini akan dihargai lebih murah. Beberapa komponen Su-75 menggunakan kompomen milik Su-57, mulai dari sistem on-board hingga mesin. Hal ini dilakukan agar lebih efisien dalam produksi dan memudahkan dalam perawatan.

Menyasar negara dengan anggaran militer "ngepres" Su-75 dibanderol murah, yakni seharga US$ 30 juta atau setara Rp 426 miliar per unitnya. Sementara itu JF-17 Thunder buatan Pakistan dan China yang juga ditawarkan untuk negara dengan anggaran "ngepres" dibanderol seharga US$ 55,33 juta atau setara Rp 785 miliar per unitnya.

Sebagai pesawat tempur generasi 5, Su-75 punya kemampuan stealth (siluman) yang artinya akan susah dideteksi oleh radar musuh; persenjataan Su-75 nantinya akan ditempatkan di dalam badan pesawat serta dicantelkan pada hardpoint di sayap pesawat. Payload senjata yang bisa dibawa seberat 7.400 kg. Untuk kecepatan maksimumnya adalah Mach 1.8, dan tanpa tangki bahan eksternal pesawat dapat terbang sejauh 2.800 km.

Untuk radius tempur bergantung pada payload yang dibawa, tapi pihak Sukhoi menyebut radius tempur Checkmate dalam rentang 1.000-1.500 km. Untuk senjata yang dibawa berupa rudal udara ke udara jarak menengah/jauh Vympel R-77M, rudal jelajah udara ke permukaan Kh-59Mk2 (320 kg), rudal anti radiasi Kh-58UShKE (650 kg). Untuk rudal Kh-59Mk2 dan Kh-58UShKE hanya bisa ditempatkan di dalam main weapon bay (central bay) di dalam badan pesawat. Sukhoi juga mengatakan jika Checkmate kelak bisa meluncurkan rudal hipersonik. Checkmate sendiri diperkirakan bakal punya panjang 17 m dan lebar sayap 12 m.


Ada Apa dengan Checkmate ?


Jika agan membaca sekilas spesifikasi bocoran dari Sukhoi di atas, pasti sudah terbayangkan betapa hebatnya pesawat ini kelak. Akan tetapi mengapa produksinya justru ditunda ? Perang dengan Ukraina adalah salah satu faktor utama mundurnya jadwal produksi Su-75, sanksi dari Barat yang berdampak pada ekonomi Rusia juga membuat produksi dan pengembangan Su-75 terhambat. Terlebih ada komponen yang harus diimpor dari luar Rusia.

Terkait komponen yang diimpor tersebut artikel 19fortyfive.com jika komponen yang dimaksud adalah semikonduktor, yang telah menjadi vital bagi industri penerbangan. Di mana kompomen ini memberi daya pada komputer pesawat. Dan entah komponen apalagi yang akan dibutuhkan Rusia untuk membuat Su-75 kelak, tapi mengingat pesawat ini masih dalam tahap pengembangan tentunya Rusia juga harus mencari komponen dari negara lain untuk menyempurnakan desain Su-75.

Rusia sendiri memperkirakan bisa memproduksi hingga 300 pesawat dan akan mengekspornya dalam kurun waktu 15 tahun setelah produksi massal pertama dilakukan, akan tetapi setelah invasi ke Ukraina; menjual produk Rusia ke luar negeri bukanlah perkara mudah. Apalagi ketika melihat banyak pesawat Rusia berguguran di Ukraina, produk pesawat mereka pun semakin diragukan.


Quote:
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda

Foto: flightglobal.com



Meski pada awal kemunculan pihak Rostec yang ikut menangani ekspor pesawat tempur Rusia mengatakan jika sudah ada negara yang sudah mengatakan berminat pada Su-75, nyatanya sampai sekarang belum ada negara yang mengatakan tertarik pada pesawat tersebut. Selain itu Angkatan Udara Rusia juga belum mengatakan bakal membeli pesawat ini. Jika Rusia berniat mengekspor Su-75, tentu Angkatan Udara mereka harus memakainya lebih dulu.

Meski ada nama Vietnam, Uni Emirat Arab sampai India sebagai kandidat kuat yang akan meminang Su-75; faktanya di ketiga negara tersebut masih "adem ayem" alias tidak ada pengumuman penting terkait niat meminang Su-75.

Jika negara yang jadi target ekspor Su-75 itu berada dalam lingkup pengaruh Amerika, mereka kemungkinan akan memilih F-35. Jika negara itu ada di lingkup pengaruh Rusia, mereka mungkin akan lebih memilih mempertimbangkan terlebih dahulu apa pun yang ditawarkan oleh Rusia – karena beberapa diantara mereka tidak punya anggaran yang besar. Rusia sebenarnya memiliki sejarah desain kedirgantaraan yang membanggakan, dan apa pun yang diluncurkan dari jalur produksi Sukhoi pasti akan berfungsi dengan baik.


Quote:
Lalu akan seperti apa nasib Su-75 kelak ? Jika Kementerian Pertahanan Rusia tak juga memberi kontrak produksi dan Angkatan Udara Rusia juga tak berniat memiliki, serta ditambah sanksi Barat yang tak kunjung berhenti. Kemungkinan melihat Su-75 terbang pada 2023 nanti cuma sebatas mimpi.

Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda

Foto: Secret Project Forum



Referensi Tulisan: flightglobal.com & flightglobal.com
Sumber Foto: Rostec
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Masuk untuk memberikan balasan
militer-dan-kepolisian
Militer dan Kepolisian
914 Anggota • 2.2K Threads
Halaman 1 dari 2
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
21-05-2022 21:57
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda


Fans boy garis keras Rusia di Indonesia kira-kira mau nggak patungan mendanai pengembangan Checkmate, jangan cuma bisa bilang uraa uraaa aja emoticon-Big Grin


Best Komen:



Quote:Original Posted By koyowongjowo
Murah aja ratusan milyar per unit.. 😱 Pantesan negara negara pemroduksi senjata suka ngompor ngomporin perang.. 🤑


Quote:Original Posted By vandebay
jadi ceritanya si checkmate ini kena skakmat ya gan ckck yah rusia gitu loh jagonya blunder. seluruh dunia jadi saksi liat peralatan tempurnya rusia dipretelin drone komersil dji, gimana ngga males liatnya apalagi buat beli, dikasih gratis aja belum tentu mau


Quote:Original Posted By zeze6986
Itumah komponen sepele.. bisadi cari di negara sahabat.
Yang penting stok staliniumnya melimpah Bos.

emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By olanspr
checkmate di checkmated 🤣


Quote:Original Posted By black.robo
Lebih baik tetap mendanai KFC ehh KFX atau beralih mendanai Checkmate?
Begitu yaa Gan @si.matamalaikat
emoticon-Leh Uga


Quote:Original Posted By mecannotread
Ternyata masih beli komponen dari luar juga....🤦🤦
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 17 lainnya memberi reputasi
16 2
14
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
21-05-2022 22:06
Bentuk su 75, sekilas mirip bngt ama f22 ato f35 sih.....

Btw.... Ya resiko nya jd negara pariah no 1 sedunia, mngalahkan korut, iran, dan suriah...... Yup, rusian empire kini jd negara dgn sanksi ekonomi dan militer yg terbnyk dan terbesar sedunia.....

Bukan hny pembuatan jet2 tempur futuristik, tp jet2 tempur standar, MBT terbaru, new warships, restock rudal2 dan bom2 presisi tinggi, drone2 terbaru nya, jd bermasalah semua, krn nyaris semua chip komputer yg sngt vital msh harus impor dr negara2 blok barat.....

Karna terkena embargo ekonomi dan militer dr dunia internasional, kini kremlin tak bs produksi sendiri, impor alat2 vital alutsista nya dr RRT jg sngt sulit.....

Kalopun bs produksi massal .....ya kualitas alutsista nya rusian empire yg sdh bnyk beredar pd masa skrg ini.... tuk kedepan nya akan bnyk kena downgrade.....
Diubah oleh yoseful
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
21-05-2022 22:34
Wajar saja bila sebuah negara punya prioritas anggaran dan berakibat ada perencanaan yang ditunda atau malah dikorbankan.
Bagi produsen alutsista dimanapun, penundaan pengembangan dan produksi alutsista tidak selalu menjadi " kartu mati " bagi produk tersebut. Kartu mati biasa diberikan bila produk tsb tidak lolos uji, tidak memberikan performa seperti yang seharusnya atau sudah berumur dan tertinggal teknologinya hingga tidak mampu lagi menanggulangi ancaman yang ada.

Bagi Russia dan negara lain, alutsista sekelas pespur itu penting untuk mempertahankan superioritas angkatan udaranya dan menjadi penangkal bagi setiap ancaman di wilayah kedaulatan udaranya. Nilai strategis inilah yang akan membuat pengembangan pespur akan tetap berjalan walaupun dengan sejumlah kendala. Kebutuhan pespur akan selalu ada minimal untuk memenuhi kebutuhan angkatan udaranya sendiri, negara aliansi dan konsumen loyalnya.

Pengembangan alutsista buatan Russia memang mengalami kendala pada pasokan suku cadangnya yang berasal dari negara negara Eropa yang notabene mayoritas negara anggota NATO yang saat ini tengah berlawanan dengan Russia akibat konflik Russia - Ukraine. Perubahan geopolitik ini kemungkinan besar sudah diprediksi dan diantisipasi oleh Russia dengan mengalihkan pasokan dari produsen lain atau malah membuatnya secara inhouse di internal Russia. Tak mudah memang tetapi bila berhasil akan sangat membantu dalam jangka panjang.
Diubah oleh gonugraha76
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
21-05-2022 22:45
napa yah gw kurang percaya harganya 30 jutaan...emoticon-Big Grin

F16 yg desain airframenya jadul tapi diisi perangkat baru aja harganya di atas itu...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
21-05-2022 23:11
Hmmm, kalau AU Rusia sdr belum jelas mau make apa ngga trus negara lain gitu yg mo dipake tester duluan. Aneh aja sih kl itu sampe kejadian, mending beli yg udah jelas aja key SU-35. Atau nunggu smp SU-57 Felon bener2 ready toh kmrn2 udah smpt dicoba buat perang sm Ukraina. Beli yg pasti2 aja drpd nyesel dikemudian hari.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 05:14
Murah aja ratusan milyar per unit.. 😱 Pantesan negara negara pemroduksi senjata suka ngompor ngomporin perang.. 🤑
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 05:43
jadi ceritanya si checkmate ini kena skakmat ya gan ckck yah rusia gitu loh jagonya blunder. seluruh dunia jadi saksi liat peralatan tempurnya rusia dipretelin drone komersil dji, gimana ngga males liatnya apalagi buat beli, dikasih gratis aja belum tentu mau
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 06:43
Itumah komponen sepele.. bisadi cari di negara sahabat.
Yang penting stok staliniumnya melimpah Bos.

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 07:28
jangan sampai teknologinya dicuri kaya mig 21
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 08:54
checkmate di checkmated 🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 09:14
Lebih baik tetap mendanai KFC ehh KFX atau beralih mendanai Checkmate?
Begitu yaa Gan @si.matamalaikat
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 09:22
Ternyata masih beli komponen dari luar juga....🤦🤦
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 09:39
Quote:Original Posted By koyowongjowo
Murah aja ratusan milyar per unit.. 😱 Pantesan negara negara pemroduksi senjata suka ngompor ngomporin perang.. 🤑

Quote:Original Posted By olanspr
checkmate di checkmated 🤣

Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda TS, agan dan sista yang mau K.Plus silahkan kejang dan ngobrol bebas tapi sopan di Lounge PMS. Jangan lupa Follow Momod dan baca Rules.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 10:26
Cakep ya bentuk nya emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 10:45
30juta tuh kyak harga mentah buat investor mungkin bre ...pastinya pending ...emoticon-Big Grin

teaser ...buat investors ...dimari ...emoticon-Big Grin
{thread_title}
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 10:59
Harganya murah ya.
Paling fitur cuma stealth kawe
Cockpit glass.
Tp g bs helm mounted display atau 360 intergrated awareness dan network centric warfare.
Biasanya ada harga ada kualitas. 😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 11:34
ini cocok nih cuman 30 juta us$. beli 100 biji cuman 42 T. hanya 1/3 anggaran indo.emoticon-Cool emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan jlamp memberi reputasi
2 0
2
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
22-05-2022 13:06
Y ini s udh psti

Btw negara lain gni jg gk s
Industri vitalny ms import part2ny??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
69banditos dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
23-05-2022 12:09
Buset ...emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Diwarnai Optimisme Tinggi Saat Pertama Kali Muncul, Produksi Su-75 Kini Ditunda
23-05-2022 17:02
Quote:Original Posted By yoseful

Karna terkena embargo ekonomi dan militer dr dunia internasional, kini kremlin tak bs produksi sendiri, impor alat2 vital alutsista nya dr RRT jg sngt sulit.....


ada wacana seperti ini gan menurut beberapa analis, cmiiw



Quote:Original Posted By gonugraha76
Wajar saja bila sebuah negara punya prioritas anggaran dan berakibat ada perencanaan yang ditunda atau malah dikorbankan.
Bagi produsen alutsista dimanapun, penundaan pengembangan dan produksi alutsista tidak selalu menjadi " kartu mati " bagi produk tersebut. Kartu mati biasa diberikan bila produk tsb tidak lolos uji, tidak memberikan performa seperti yang seharusnya atau sudah berumur dan tertinggal teknologinya hingga tidak mampu lagi menanggulangi ancaman yang ada.

Bagi Russia dan negara lain, alutsista sekelas pespur itu penting untuk mempertahankan superioritas angkatan udaranya dan menjadi penangkal bagi setiap ancaman di wilayah kedaulatan udaranya. Nilai strategis inilah yang akan membuat pengembangan pespur akan tetap berjalan walaupun dengan sejumlah kendala. Kebutuhan pespur akan selalu ada minimal untuk memenuhi kebutuhan angkatan udaranya sendiri, negara aliansi dan konsumen loyalnya.

Pengembangan alutsista buatan Russia memang mengalami kendala pada pasokan suku cadangnya yang berasal dari negara negara Eropa yang notabene mayoritas negara anggota NATO yang saat ini tengah berlawanan dengan Russia akibat konflik Russia - Ukraine. Perubahan geopolitik ini kemungkinan besar sudah diprediksi dan diantisipasi oleh Russia dengan mengalihkan pasokan dari produsen lain atau malah membuatnya secara inhouse di internal Russia. Tak mudah memang tetapi bila berhasil akan sangat membantu dalam jangka panjang.


ada beberapa analis bilang mau beli komponen dari China Om, tapi kemungkinan Rusia membeli dari China sepertinya kecil. cmiiw


Quote:Original Posted By jagotorpedo
napa yah gw kurang percaya harganya 30 jutaan...emoticon-Big Grin

F16 yg desain airframenya jadul tapi diisi perangkat baru aja harganya di atas itu...


kayaknya itu harga tanpa persenjataan gan, kalau plus senjata mungkin tambah $20 juta lagi. belum suku cadangnya, cmiiw


Quote:Original Posted By 69banditos
Hmmm, kalau AU Rusia sdr belum jelas mau make apa ngga trus negara lain gitu yg mo dipake tester duluan. Aneh aja sih kl itu sampe kejadian, mending beli yg udah jelas aja key SU-35. Atau nunggu smp SU-57 Felon bener2 ready toh kmrn2 udah smpt dicoba buat perang sm Ukraina. Beli yg pasti2 aja drpd nyesel dikemudian hari.


yup, betul apa yang agan bilang. dan satu pertanyaan ane, apakah AU Rusia akan benar2 ingin memiliki pesawat single engine ? emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia