Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/627c8d307141d230a2676ffd/apa-itu-trading-kenali-jenis-jenis-trading
Belajarpedia.site - Meraih cuan melalui aktivitas trading sangat menggiurkan lho. Tak heran banyak generasi milenial terjun sebagai investor di dunia trading. Ada banyak instrumen trading yang dapat digunakan untuk mendulang cuan dan proses trading pun terbilang praktis dengan biaya yang terjangkau. Menariknya lagi, trading dapat dilakukan secara global laiknya perdagangan internasional. Persainga
Lapor Hansip
12-05-2022 11:29

Apa Itu Trading? Kenali Jenis-Jenis Trading

Apa Itu Trading? Kenali Jenis-Jenis Trading

Belajarpedia.site - Meraih cuan melalui aktivitas trading sangat menggiurkan lho. Tak heran banyak generasi milenial terjun sebagai investor di dunia trading. Ada banyak instrumen trading yang dapat digunakan untuk mendulang cuan dan proses trading pun terbilang praktis dengan biaya yang terjangkau. Menariknya lagi, trading dapat dilakukan secara global laiknya perdagangan internasional. Persaingan memang menjadi lebih sengit, tapi harga yang ditawarkan lebih kompetitif.

Seperti apa sih proses investasi melalui trading? Sebagai trader pemula, apa yang harus kamu perhatikan agar meraih cuan? Dari instrumen trading yang ada, mana yang profil risikonya sesuai dengan kemampuan finansial kamu? Nah, agar investasi kamu berjalan sesuai harapan, yuk pahami lebih apa itu trading dan seluk beluk yang harus diperhatikan pada artikel berikut ini.

Apa Itu Trading?

Trading merupakan aktivitas jual beli antara penjual dan pembeli dalam jangka waktu singkat untuk mendapatkan keuntungan. Layaknya trading di pasar sayur mayur tradisional, terjadi negosiasi harga sayur mayur antara penjual dan pembeli dengan harapan masing-masing mendapatkan keuntungan. Nah, di dunia finansial, trading digunakan dalam proses jual beli instrumen pasar modal, seperti saham. Instrumen trading popular lainnya adalah forex (mata uang asing).

Karena tujuannya untuk mendapatkan keuntungan, seorang trader atau yang melakukan trading harus teliti saat memilih instrumen investasi, memahami risiko dan melakukan analisa pasar. Pasalnya, karakteristik trading fluktuatif. Kesalahan memilih instrumen justru akan mengakibatkan kerugian. Sebaliknya, bukan tidak mungkin lho kamu menjadi jutawan dari hasil trading. Bahkan, banyak anak remaja yang meraih untung besar melalui trading. Semakin tertarik melakukan trading?

Trading vs Investasi, Apakah Keduanya Sama?

Setelah mengetahui apa itu trading, bisa dipahami bahwa aktivitas trading dan investasi sama-sama memperdagangkan instrumen investasi untuk meraih keuntungan. Namun, kamu harus memahami beberapa perbedaan karakteristik mendasar antara trading dan investasi agar tidak salah mengambil keputusan. Setidaknya ada tiga poin yang membedakan trading dengan investasi, seperti rentang waktu transaksi dan strategi dalam membeli instrumen. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasannya:

1. Rentang Waktu Investasi

Perlu diketahui bahwa rentang waktu transaksi instrumen trading lebih singkat dibandingkan dengan instrumen investasi. Pasalnya, trader berfokus pada sentimen dan kondisi pasar, bukan fundamental instrumen yang dibeli. Karenanya, trader melakukan pembelian instrumen untuk dijual kembali dalam waktu yang singkat. Rentang waktunya mulai dari hitungan detik, menit, jam, dan hari. Sementara investor membeli instrumen investasi dengan prospek jangka panjang. Ia akan menjaga investasinya bila tidak terjadi fluktuasi harga yang sangat signifikan.

2. Alat Analisis yang Digunakan

Faktor rentang waktu investasi memengaruhi alat analisis yang digunakan oleh trader dan investor. Biasanya trader menggunakan analisis teknikal yang memiliki indikator lebih responsif terhadap pergerakan harga jangka pendek. Sebaliknya, investor menggunakan analisis fundamental untuk melihat perkembangan harga instrumen dalam rentang waktu yang lebih panjang.

3. Strategi Investasi yang Diterapkan

Seperti telah disinggung di atas, investor memiliki tendensi untuk menjaga instrumen investasi dalam jangka waktu panjang. Maka strategi yang diterapkan adalah menunggu pergerakan kenaikan harga hingga mencapai nilai yang diharapkan sebelum menjualnya meski membutuhkan waktu panjang. Sebaliknya, strategi trader lebih fleksibel terkait jual beli instrumen.

Jenis-Jenis Trading

Tujuan dari aktivitas trading tentunya untuk mendapatkan keuntungan. Namun, bukan berarti trading tidak memiliki risiko rugi ketika proses penjualan kembali hanya berkisar hitungan detik. Jika kamu salah memilih produk, mungkin saja nilainya mengalami penurunan dalam kurun sedetik kemudian. Jadi, kenali apa itu trading, jenis-jenis trading, beserta profil, keuntungan, dan risikonya sebelum melakukan pembelian. Berikut adalah jenis-jenis trading yang popular:

1. Trading Saham

Kamu mungkin sudah sering mendengar investasi saham. Trading saham berbeda dengan investasi saham, ya. Konsepnya berbeda meski produk yang diperjualbelikan adalah saham. Seperti karakteristik trading yang proses jual belinya cepat, trading saham merupakan jual beli saham dalam jangka waktu singkat. Sementara, investasi saham merupakan tabungan saham untuk memperoleh keuntungan jangka panjang.

Untuk mendapatkan capital gain atau cuan dari trading saham, kamu harus membeli saham ketika harganya turun, lalu segera menjualnya ketika harga naik. Misalnya, kamu membeli saham seharga Rp10.000. Sekitar 10 menit kemudian, harga saham tersebut naik menjadi Rp10.500. Segera jual saham tersebut agar trading saham kamu mendapatkan capital gain Rp500.

2. Trading Forex

Trading forex adalah perdagangan kurs mata uang asing. Trading forex merupakan trading paling popular karena menawarkan keuntungan yang besar. Keuntungan dari trading forex tergantung dari nilai pertukaran mata uang asing dengan mata uang yang diinginkan. Namun, cara kerjanya berbeda dengan penukaran uang di money changer.

Proses trading forex bisa dilakukan melalui money changer atau melalui platform online dengan mendepositokan sejumlah uang. Misalnya, kamu membeli mata uang US$1 senilai Rp15.000, lalu terjadi kenaikan nilai rupiah atas USD (dolar Amerika Serikat) menjadi Rp15.500. Kamu bisa trading forex untuk mendapatkan keuntungan Rp500. Karena trading forex tergantung dari naik turun nilai mata uang asing, risiko yang mengikuti pun cukup besar.

3. Trading Binary

Cara kerja trading binary sama seperti trading saham ataupun forex. Yaitu, aktivitas jual beli dalam jangka waktu pendek untuk mendapatkan keuntungan. Namun, berbeda dengan dua jenis trading di atas, trading binary acap berujung penipuan dengan adanya peran bandar. Biasanya, trading binary dilakukan untuk judi pacuan kuda dan bola.

Untuk mendapatkan keuntungan, kamu harus mempertaruhkan uang pada target tertentu yang diatur dalam sistem binary. Bila target yang kamu tebak benar, maka kamu mendapatkan keuntungan yang besar. Namun, risiko kerugian juga sangat besar. Karenanya, trading binary bukan pilihan utama yang disarankan. Terutama bagi pemula yang baru terjun menggeluti dunia investasi dalam bentuk trading

4. Trading Emas

Trading popular lainnya setelah forex adalah trading emas. Trading emas memperdagangkan emas secara online di pasar forex dan diwakilkan oleh broker forex. Emas yang diperjualbelikan tidak dalam bentuk fisik, melainkan dalam simbol XAU. Mata uang yang dipasangkan biasanya USD, karena harga mata uang kerap dipengaruhi oleh inflasi, kondisi perekonomian, dan kebijakan moneter bank sentral AS.

Cara kerja trading emas adalah melakukan pembelian ketika nilai USD turun, dan menjual ketika nilai USD naik. Praktiknya, broker akan memasang posisi XAU/USD, artinya beli XAU dan jual USD. Pasar trading emas dan forex buka selama 24 jam selama hari kerja (Senin hingga Jumat).

5. Trading Bitcoin

Instrumen trading lainnya yang menarik adalah bitcoin. Trading bitcoin merupakan perdagangan mata uang kripto dengan menarik keuntungan dari selisih harga jual dengan harga beli. Strateginya adalah membeli bitcoin di harga rendah, lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Trading bitcoin tidak membutuhkan modal yang besar dan dapat menggunakan mata uang rupiah.

Kamu dapat membeli bitcoin mulai dari Rp1.500 untuk mendapatkan 0,0000026 bitcoin (per 6 Agustus 2021). Namun, diperlukan kecermatan untuk memantau fluktuasi harga bitcoin agar dapat menjual pada harga yang tepat. Pergerakan harga bitcoin juga dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi dan politik AS.

Demikian ulasan kami tentang trading semoga membantu sahabat sekalian semoga semakin cuan dan tidak salah pilih dalam mengambil keputusan diucapkan terimakasih.
Diubah oleh andyltt00347
0
Masuk untuk memberikan balasan
kripto-indonesia
Kripto Indonesia
379 Anggota • 203 Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia