Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
1351
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62459602e9d16f70ce604877/mencintai-duda-kampungan-18
Ketemu duda di dalam kereta Dulu aku selalu berpikir bahwa pria berstatus duda bukanlah seseorang yang pantas untuk dijadikan pendamping. Namun sayang, kenyataan hidup membawaku pada kisah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.
Lapor Hansip
31-03-2022 18:52

Mencintai Duda Kampungan (18+)

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Mencintai Duda Kampungan




Dulu aku selalu berpikir bahwa pria berstatus duda bukanlah seseorang yang pantas untuk dijadikan pendamping. Namun sayang, kenyataan hidup membawaku pada kisah yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.

Tuhan mempertemukan aku dengan Reza Yoga, teman lamaku yang sudah empat tahun terakhir menghilang entah kemana. Kita bertemu di kereta tujuan Bandung - Jakarta di gerbong nomor 4.

Pagi itu, aku duduk di bangku 4 A dengan memakai setelan jas warna abu - abu aku duduk seorang diri. Di stasiun selanjutnya, kereta ini berhenti. Naiklah seorang pria muda bermasker dan duduk tepat di depan seat yang kutempati.

Pria ini memakai sepatu panthofel hitam, senada dengan celananya dan juga jas outer warna cokelat muda. Kutatap wajahnya yang hanya terlihat area mata yang ditutupi kacamata bening. Aku seperti tidak asing dengan bentuk matanya yang sipit itu.

Aku mengabaikannya, "sepertinya hanya mirip, " pikirku.

Tak disangka telepon genggam pria itu berdering. Dia mengangkatnya dan berbicara dengan seseorang yang sepertinya adalah bosnya. Kudengar suara itu. Sepertinya aku mengenalinya.

Aku menampik batinku yang seolah - olah mengenal pria di depanku. Tiba - tiba perutku berbunyi.

Kruuuuk....

Ah, aku lapar. Memang, tadi belum sempat sarapan karena harus mengejar jadwal keberangkatan kereta ini pada pukul 6 pagi. Untungnya aku membawa roti di dalam tas jinjingku yang berwarna cokelat ini.

Kukeluarkan roti demi mengganjal perutku yang sudah keroncongan. Kusobek bungkusnya dan kubuka maskerku. Belum sempat aku melahapnya, pria di depanku sudah memanggil namaku dengan benar.

"Nindy?" tanya pria bermasker itu.

Aku ternganga, tak jadi menggigit roti itu. Melihat ke arah pria di depanku dan bertanya, "Siapa ya?".

Pria ini membuka maskernya. Di balik masker itu tersungging senyum lebar yang tulus. "Aku Reza, masih ingat kan?" tanyanya padaku.

Aku tak percaya, ternyata dia teman lamaku semasa sekolah. Wajahnya kini telah berubah banyak. Pipinya yang dulu mulus kini telah ditumbuhi jambang, kumis dan brewok yang cukup tebal.

"Hai? Ya ampun, aku nggak tau lho kalau ini tadi kamu. Aku masih inget lah! Dulu kan kita pernah duduk satu bangku," ucapku sambil kemudian menggigit roti yang sudah dari tadi aku ingin lahap.

Reza banyak bercerita dan bernostalgia soal masa lalu kita saat masih duduk sebangku. Lalu tibalah pada satu percakapan mengenai statusku.

"Kamu sudah nikah?" tanya dia penasaran.

"Belum, kamu?" kataku balik bertanya.

"Aku baru saja menikah bulan Maret tahun lalu... tapi sekarang sudah duda," kata Reza.

"Whattt duda?" kataku dalam hati.

Obrolan kita lalu terhenti ketika Reza akan turun di stasiun selanjutnya, kita sudah saling bertukar nomor Whatsapp. Sejak hari itu, kita kian dekat dan aku tak bisa mengontrol hatiku.

Hati yang konon kata pria yang telah mendekatiku sangat kolot dan susah untuk dimasuki... Hati yang sudah diukir oleh luka karena ulah para lelaki. Tapi kini, aku tak kuasa mengendalikan jalannya hati ini.

Mulanya biasa saja tapi intensitas komunikasi yang sering diiringi dengan lelucon recehnya yang sangat menghibur, membuatku tak berhenti memikirkan dia, Reza Yoga.

Bersambung...
Bab 2: Permintaan Random pada Tuhan
Bab 3: Bahas Nikah dengan Duda
Bab 4: Flash Back
Bab 5: Istikharah Cinta
Bab 6: Kepastian yang Ditunggu
Bab 7: Ajakan Tidur Sekamar
Bab 8: Rayuan Maut Buaya Darat
Bab 9: Test Drive
Bab 10: Pendapat Ibu

Bab 11: Alergi Masuk Mall
Bab 12: Backstreet
Bab 13: Mencari Alamat dan Kebenaran
Bab 14: Balas Budi Orang yang Didoakan
Bab 15: Tes Kejujuran
Bab 16: Restu Ibu
Bab 17: Antara Aku, Adit dan Reza
Bab 18: Teman Adit yang Kepo
Bab 19: Pacar Adit
Bab 20: Double Date

Bab 21: Klarifikasi Nindy
Bab 22: Rahasia Sovia Terbongkar
Bab 23: Perasaan Adit
Bab 24: Kisah Nindy dan Reza yang Ingin Diketahui Bobby
Bab 25: Video Bobby Viral di Mess TNI
Bab 26: Ucapan Selamat dari Adit
Bab 27: Kemesraan di kolam renang
Bab 28: Titip Rindu buat Ayah
Bab 29: Ciuman Perpisahan
Bab 30: Siapa Temennya Adit?

Bab 31: Bahas Mantan dengan Gebetan, Ketahuan Pacar
Bab 32: Pacar Ngambek... Eh Malah Ketemu Mantan
Bab 33: Sisa Rasa untuk Mantan
Bab 34: Ketika Mantan, Kekasih dan Gebetan Tinggal di Satu Atap yang Sama
Bab 35: Kencan dengan Bobby Naik Motor Mantan Pacar
Bab 36: Cinta Segitiga di Bandara
Bab 37: Ketahuan Pelukan
Bab 38: Meluluhkan Hati Mama Demi Restu
Bab 39: Tawaran Perjodohan
Bab 40: Kecelakaan Tak Terduga

Bab 41: Malaikat Penolong
Bab 42: Kedok Sang Mantan
Bab 43: Kebohongan Reza yang Tercium Oleh Budenya
Bab 44: Peringatan Calon Mertua
Bab 45: Nama Gadis yang Sama di Dalam Hati Dua Pria
Bab 46: Ditolak Calon Mertua, Diterima Ortu Gebetan
Bab 47: Mempertaruhkan Nasib di Bandung
Bab 48: Patah Hati Terhebat
Bab 49: Pulang dengan Air Mata
Bab 50: Hubungan Kandas

Bab 51: Pria Berseragam TNI di Depan Rumahku
Bab 52: Pak Darmo Pengen Punya Menantu
Bab 53: Reza Disidang Bapaknya
Bab 54: Respon Adit
Bab 55: Pak Darmo Cari Istri Apa Calon Mantu?
Bab 56 : Rahasia Duda Kampungan
Bab 57 : Jodoh untuk Adit
Bab 58 : Yang Lama Terpendam Akhirnya Diungkapkan
Bab 59: Gara - Gara Bubur Ketan Hitam
Bab 60 : SIKAT!!!

Bab 61: Sandiwara Adit
Bab 62 : Peningset Nindy
Bab 63 : Malam Mingguan dengan Duda Kampungan
Bab 64 : Godaan Menjelang Pertunangan
Bab 65: Diculik Duda Kampungan
Bab 66: Nindy Dibawa Kemana?
Bab 67 : Diajak Sewa Kamar Lagi
Bab 68 : Adit dan Firasat Cintanya
Bab 69 : Musuh dalam Selimut
Bab 70 : Tukar Jodoh si Adik Kakak

Bab 71 : Teka - Teki Dekorasi Lamaran
Bab 72 : Obrolan Renatta dan Anang
Bab 73 : Pacar Baru Duda Kampungan
Bab 74 : Jodoh untuk Masing - Masing Kita
Bab 75 : Who is Mr.S?
Bab 76 : Menyusul Calon Suami dan Diawasi Seseorang


Follow instagram TS @_adnanami untuk mendapatkan update terbaru thread SFTH ini
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
o.best dan 62 lainnya memberi reputasi
61
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
19K Anggota • 28.5K Threads
Halaman 1 dari 12
Mencintai Duda Kampungan (18+)
31-03-2022 19:01
Peta cerita disini
0 0
0
Mencintai Duda Kampungan (18+)
31-03-2022 19:36
Kecantol cintanya duda nih ceritanyaemoticon-Malu (S)

Kisahnya seru nih kayaknya. Dilanjut yaa, sampai kelar.

Ane penasaran ama kata "Kampungan" di bagian judul
profile-picture
profile-picture
ysinaga86 dan pulaukapok memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
31-03-2022 21:03
https://SENSOR.com/HHfdsM71zm
Yang mau dapet cuannn, buruan daftar gratissss!! ⬆️⬆️
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SAP123 dan 2 lainnya memberi reputasi
1 2
-1
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 05:27
Gssssss
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 07:42
Sepertinya duda memang lebih menggoda 🤣🤣🤣

Kuy, lanjutkan
Semangat 💪💪💪
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 07:53
next ditunggu😊

statusnya sama'an dg ......... emoticon-Traveller
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 11:20
Menarik,




Lanjut gan emoticon-Ngacir2
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 13:56

Hi Dude

mbari nunggu lanjutna..emoticon-Traveller
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 15:56
Apa salahnya sih jadi duda atau janda?
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 17:54
Lanjutkan gan
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 17:55
Aseek tempat nongkrong baru nih emoticon-Hai
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
01-04-2022 20:18
Bakalan menarik... Sampai selesai..
profile-picture
profile-picture
adnanami dan indrag057 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
02-04-2022 01:20
Nitik gan emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
adnanami dan indrag057 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
04-04-2022 15:09

Permintaan Random pada Tuhan

Hari ini acaraku banyak sekali, janjian dengan beberapa orang untuk urusan pekerjaan. Padahal hari ini adalah hari ulang tahunku. Aku pernah meminta permintaan random dan sedikit konyol pada Tuhan yaitu "Tuhan... buat jodohku menelpon aku di tanggal 11 Januari! Siapapun nanti pria yang telepon aku di hari ulang tahunku berarti dia jodohku".

Mengenai permintaan itu, aku jadi sedikit was-was. Takut kalau lelaki yang menelponku tidak sesuai dengan harapanku.

Pagi hari pukul 8, seseorang menelponku namun untuk urusan pekerjaan. Dia lelaki, tapi aku tidak begitu mengenalnya. Kita hanya berurusan secara profesional. Begitu urusan pekerjaan selesai, tidak ada komunikasi lebih lanjut. Sehingga aku menganggapnya hanyalah sebuah kebetulan.

Hari berlalu, Reza mengirimiku pesan whatsapp. Dia menceritakan kondisinya kini yang sedang galau. Pekerjaannya yang sangat sibuk membuat dia tak punya waktu untuk berlibur dan bersenang - senang seperti dulu lagi.

Reza Yoga adalah seorang pria yang suka sekali ikut touring club motor. Perjalanan ratusan kilometer sudah dia tempuh dari satu provinsi ke provinsi lain. Sehingga dia lebih lekat dengan image sebagai anak motor.

Dia gagah meskipun tidak begitu tampan. Pertemanan kita juga bisa dikatakan lumayan akrab. Seringkali dulu, kita bercerita banyak hal, mulai permasalahan cinta, keluarga hingga aib - aib pribadi.

Semua terasa seru, dia selalu mendengarkan ceritaku dan memberikan solusi yang pas saat aku dililit masalah. Oleh karena itu, aku menganggap dia bukan orang asing lagi.

Percakapan kita di kereta pagi itu belum tuntas. Seolah masih menggantung dan aku masih ingin tahu apa alasannya bisa berpisah dengan istrinya.

Hari itu dia mengetik untuk membahas hal itu dan tibalah dimana dia menawarkan untuk menelpon saja.

"Gimana kalau telepon aja?" tanya Reza Yoga.

"Ya udah telepon aja!" kataku.

Pada saat itu aku lupa satu hal... yaitu permintaan randomku pada Tuhan yang sempat aku katakan.

Di telepon, dia bercerita panjang lebar dengan antusias dan sepenuh hati mengenai alasan berpisahnya dia dengan wanita yang pernah dinikahinya itu.

Emosinya tak terbendung dan terdengar jelas dari intonasi suaranya yang meninggi. Dia dengan puas meluapkan segala kegundahan hatinya padaku. Aku mendengarkan dengan seksama sambil sesekali menanggapi.

Menurut ceritanya, aku memahami bahwa dia tidak diperlakukan sebagaimana mestinya sebagai suami. Wajar, aku pikir jika kini mereka tidak bisa lagi bersama.

Dia menikahi wanita muda yang masih labil dan kurang matang dalam bersikap. Aku pun menanyakan bagaimana bisa dia memilih wanita seperti itu? Bukankah sebelumnya sudah pacaran?

Reza bilang dulu, dia merasa sudah sangat cocok dengan mantannya itu. Namun, semua seolah berbalik arah ketika mereka sudah memasuki kehidupan pernikahan.

Hal itu membuat aku simpati sekaligus iba padanya. Teman baikku disia - siakan oleh seorang wanita. Padahal secara rekam jejak dan pengalaman kehidupan cintanya, Reza bukanlah pria cupu yang kurang mengerti cara berhubungan dengan lawan jenis.

Atas dasar rasa simpati dan kasihan melihat dia kehilangan separuh semangatnya itulah, aku kemudian berusaha untuk menyemangatinya.

Setiap pagi, kata - kata penyemangat kukirimkan ke nomor whatsappnya. Dan tanpa sadar, hal itulah yang membuat kita berdua kembali dekat bahkan lebih dekat daripada hubungan pertemanan kita dahulu.

Aku lalu berpikir, kenapa pria yang menelponku di hari ulang tahunku itu harus dia? Rasa - rasanya tidak mungkin jika dia jodohku... Tapi kemudian...

Bersambung ke Bab 3
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
v3ah1307 dan 17 lainnya memberi reputasi
17 1
16
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
04-04-2022 16:08
izin pantau ya om


emoticon-Malu
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
04-04-2022 19:42
nitip jemur sempak basah. nanti kalo sudah sampe adegan mantap2 ane ambil
Diubah oleh ANUStertusuk
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
04-04-2022 20:13
🎵sebelas januari bertemu...

🎵Menjalani kisah cinta ini...
emoticon-Kaskus Radio


Jadi pen nyanyi dah
Diubah oleh indrag057
profile-picture
dewisuzanna memberi reputasi
1 0
1
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
05-04-2022 19:37
Jejak
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mencintai Duda Kampungan (18+)
07-04-2022 13:07

Bahas Nikah dengan Duda

Tapi kemudian... aku justru merasakan banyak keanehan. Mulai dia yang semakin mendekat padaku serta guyonannya yang sering membahas soal pernikahan.

Kerapkali kita bertukar pesan hingga menelpon saat aku sedang bersantai seusai kerja. Di balkon kosku biasanya aku duduk dan menerima panggilan teleponnya.

Di suatu sore ketika aku sedang menikmati langit senja yang biru bersemu jingga, HP ku berdering. Nama pria sipit itu kembali tampil di layarnya.

Tanpa basa - basi, Reza Yoga menanyakan perihal obrolan kita yang selalu saja belum tuntas. Banyak hal yang kita bicarakan hingga tiba di satu obrolan yang menurutku tidak mengenakkan:

"Kamu kenapa kok belum nikah? Lama amat? Belum nemu pasangan yang sefrekuensi kah?" tanyanya di telepon pada suatu malam.

"Entahlah...," jawabku putus asa.

"Lhoh kok entahlah? gimana sih ditanyain kok!" katanya.

"Duuuh ngapain sih bahas nikah - nikah? Males," jawabku.

"Ya kan aku nanya... kenapa belum nikah?" tanya Reza bak menginterogasi.

"Duh, kamu bikin sedih aja nanyain nikah... nikah...," kataku sewot.

"Tenang aja... tahun depan aku nikahin kamu," kata Reza Yoga bercanda.

"Ya ampun, bercandaanmu... nggak lucu! Ntar kalau aku baper gimana? Tanggung jawab pokoknya!" kataku sebal.

"Hahahaha belum diapa-apain kok disuruh tanggung jawab," katanya sambil tertawa.

Meskipun aku sudah mengatakan tak suka secara tidak langsung soal bercandaannya yang suka membahas soal pernikahan, dia tetap saja membahas itu.

***
Doaku pada Tuhan belum berhenti sampai di situ. Setiap selesai sembahyang aku selalu memohon agar didekatkan dengan jodohku. Didatangkan pria yang serius padaku.

Doa yang terus menerus dipanjatkan bagaikan sepeda yang terus dikayuh. Perlahan namun pasti, akan sampai juga pada akhirnya.

"Bulan depan ke Jogja yuk!" ajak Reza Yoga via chat.

"Ke jogja? Touring?" tanyaku.

"Iya, naik motor, berdua aja!" ajaknya.

"Lhah kok berdua?" tanyaku.

"Akhir bulan februari aja," katanya.

Aku masih berpikir...

Di tengah kebingungan atas jawaban Tuhan itu, aku iseng membuka akun facebook milik Reza Yoga. Di sana terlihat foto pernikahannya dengan wanita yang pernah dia ceritakan padaku.

Terbesit pertanyaan dalam pikiranku, kenapa foto istrinya ini belum dia hapus?

"Btw kayaknya kamu belum move on nih! hahaha," tuduhku padanya.

"Ngawur! Tau dari mana?" tanya dia.

"Orang foto di facebookmu masih sama dia pake baju pengantin," ucapku.

"Aku udah lama nggak buka facebook, kamu stalking aku? hahaha" jawabnya.

Yaelah pake keceplosan lagi...

"Oke, aman," balasku.

"Aman kenapa?" tanya dia.

"Aman... nggak chattingan sama suami orang!" ketikku.

"Tenang aja... aku udah duda, kamu mau sama aku?" goda dia.

Aku pun menjawab: ...

Bersambung ke Bab 4
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yanagi92055 dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Halaman 1 dari 12
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kumpulan-cerpen-horor
Stories from the Heart
cahaya-di-persimpangan
Stories from the Heart
pkl-di-rumah-sakit
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia