Entertainment
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
215
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61f4cd43ccf26c18ba6843f8/edy-mulyadi-berani-sekali-bilang-quotkalimantan-tempat-jin-buang-anakquot-apa-alasannya
Beberapa hari belakangan menjadi miris karena beda kelompok, beda kepentingan lalu ada ungkapan "Kalimantan sebagai lokasi tempat jin buang anak". Yang dilontarkan oleh Edy Mulyadi, tentu hal ini dianggap sesuatu yang menistakan suku, atau masyarakat tertentu di Pulau Kalimantan.
Lapor Hansip
29-01-2022 12:14

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang 'Kalimantan Tempat Jin Buang Anak' Apa Alasannya?

Past Hot Thread
icon-verified-thread


Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Beberapa hari belakangan menjadi miris karena beda kelompok, beda kepentingan lalu ada ungkapan "Kalimantan sebagai lokasi tempat jin buang anak". Yang dilontarkan oleh Edy Mulyadi, tentu hal ini dianggap sesuatu yang menistakan suku, atau masyarakat tertentu di Pulau Kalimantan.

Lalu apa alasannya Edy Mulyadi mengatakan hal itu? Alasannya cukup simple, dia beranggapan di Jakarta, ada ungkapan tempat jin buang anak itu merupakan tempat yang sangat jauh. Untuk lengkapnya alasan beliau bisa dilihat di video dibawah ini,



Sebelumnya juga ada anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P Arteria Dahlan, yang mengatakan bahasa Sunda tidak cocok untuk ditempatkan di tempat yang formal. Beliaupun meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin, agar Kajati yang berbicara menggunakan bahasa Sunda saat rapat itu di copot.

Maka diapun dihujat karena menistakan suku sunda, bahasa sunda, dan yang berkaitan dengan hal itu.

Masalah-masalah seperti itu seharusnya tidak dipolitisir karena pada dasarnya orang Indonesia tidak suka membawa masalah etnik ini ke ranah publik, mereka lebih suka membahasnya secara kekeluargaan.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Mereka lebih senang membahas hal ini dalam norma adat, dan sangat mudah memaafkan, sangat mendamaikan tidak perlu ada keributan di media, karena orang Indonesia terkenal dengan keramah tamahannya dan hal ini juga menjadi legenda dalam catatan sejarah.

Namun fenomena saat ini menjadi aneh, kenapa sering sekali salah ucap sedikit, lapor. Ada masalah seperti ini lapor, masalah seperti itu lapor.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Apakah ini ada kaitan eratnya dengan seorang politisi yang membicarakan isu tertentu, seperti Pak Edy dan Arteria Dahlan adalah seorang politisi atau orang partai.

Maka yang menuntutnya adalah orang-orang yang terkait atau tidak terkait langsung dengan partai politik.

Namun karena sudah dipolitisir dan menjadi ranah publik, maka hasilnya seperti saat ini. Terlebih ucapan dari Edy Mulyadi jelas ingin menunjukkan kesalahan dari politisi lain yang membuka Ibukota baru di Kalimantan, dengan ucapan tendensius, kata-kata yang kurang layak dan membuat kedamaian menjadi rusak.



Percakapan politisi Indonesia, terkesan seenak udelnya sendiri

Akhirnya masyarakat Kalimantan pun marah, karena terlihat dari pernyataan itu ada ucapan yang merendahkan.

****

Tapi sekarang kita tinggalkan pembahasan politiknya, disini kita akan membahas tentang ungkapan "Jin buang anak" yang dimaksud oleh Edy Mulyadi.

Kata-kata ini adalah cerita rakyat Betawi, atau bisa disebut sebagai folklore di tahun 1960an. Siapa yang mempopulerkan tidak diketahui dimana rimbanya. Tapi kalau yang mempopulerkan istilah itu, adalah celotehan khas Betawi yang dibintangi Benyamin Sueb.



Jadi intinya ungkapan "jin buang anak" itu disematkan pada daerah-daerah yang masih sepi, untuk itu ane kutip pernyataan dari Alwi Shahab.

Quote:

Alwi Shahab, wartawan dan sejarawan Betawi, dalam Saudagar Baghdad dari Betawi, menyebut bahwa menjelang Perang Dunia II penduduk Batavia berjumlah 665 ribu jiwa. “Kala itu, Kebayoran Baru [Jakarta Selatan] yang baru dibangun tahun 1948 masih merupakan ‘tempat jin buang anak’,” tulis Alwi.

Sumber kutipan https://historia.id/urban/articles/t...ang-anak-Dp9L1



Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Jadi dulu juga di Ancol, Kemang, Kebayoran dulu juga dianggap sebagai wilayah tempat jin buang anak, tempatnya jauh, sepi dan banyak semak belukar.

Dan masyarakat Betawi memakai istilah ini bukan untuk kata penghinaan. Namun kalau ditujukan pada wilayah di luar Betawi atau pinggiran Betawi, akan ada perbedaan makna maka wajar saja kalau masyarakat Kalimantan itu marah.

Sama halnya perbedaan makna ketika ada ungkapan "Bandung Kota Kembang" padahal kalau mau jujur, ungkapan yang dimaksud kota kembang itu adalah kota pelacur.

Quote:

Adalah penjabaran dari penulis sejarah Haryoto Kunto dalam buku karangannya berjudul 'Wajah Bandoeng Tempo Doeloe' yang menjelaskan bila nama Kota Kembang bukan berasal dari pengertian bunga secara lahiriah dan mutlak. Melainkan berasal dari kata kembang dayang yang berarti perempuan tunasusila.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Asisten Residen Priangan Pieter Sijthoff di tahun 1896, Bandung dipercaya menggelar sebuah gelaran besar yaitu Kongres Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula yang berkedudukan di Surabaya

Lalu sebuah ide lahir dari pria pemilik perkebunan kina di kawasan Bandung Selatan bernama Williem Schenk yang mengusulkan agar Pieter turut serta membawa perempuan cantik beparas Indo Belanda dari perkebunan kina di Pasirmalang.

Sehingga kehadiran dan pelayanan mojang Bandung kala itu ternyata mendapat respons positif dari peserta kongres dan turut membawa gelaran berjalan sukses.

Belanda memberikan julukan Bandung sebagai "De Bloem Der Indische Bergstede" yang berarti "Bunga dari Pegunungan Hindia Belanda." Sebuah julukan yang menjadi latar belakang sebutan Kota Kembang.

Sunber kutipan https://www.ayobandung.com/bandung/p...t-kota-kembang



Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Namun masyarakat Bandung memahami arti itu menjadi lebih positif, karena banyak beragam tanaman bunga yang tumbuh subur di tanah Pasundan dan menghiasi jalanan kota, bahkan di era kepemimpinan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, banyak di buat taman bunga yang indah. Maka istilah Bandung kota kembang menjadi lebih positif.

Perbedaan makna itu memang bisa menjadi dua sisi, baik positif atau negatif. Terutama dalam hal ini menjadi wajar bila masyarakat Kalimantan itu menjadi marah dengan sebutan "jin buang anak" dan ditambahi embel-embel "hanya monyet" oleh orang yang tak diketahui ketika Edy Mulyadi berbicara.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Jadi disini seakan ada yang menebarkan kebencian dan dibalas juga dengan kebencian, karena kalau tidak ada kebencian kata-kata kasar pun tidak akan membuat orang marah, bahkan bisa menjadi viral dan positif seperti halnya Ade Londok. Bahkan ketika kalian bermain dengan teman kata-kata "asu", "jancuk", sering terlontar dengan canda dan tawa, sambil mandi di sungai. Bahkan dulu di sekolah ucapan "belegug sia, bagong" ucapan kasar terlontar tapi malah tertawa cengegesan dan saling jahil menjahili, tidak perlu baper hingga ngamuk sampai mengeluarkan kekuatan rinnegan.

Jadi dalam kasus ini, para politisi terlihat jelas sudah menebar permusuhan, kalimat yang bisa ditafsirkan netral bisa menjadi makna yang buruk karena ada kebencian, ada masalah politis yang memang disengaja agar Indonesia tidak baik-baik saja.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Andai politisi negeri ini masih berada seperti zaman Gus Dur, bayangkan di depan orang banyak beliau mengucapkan kata yang tak layak sebenarnya namun membuat orang tertawa. Bahkan tak pernah ada tuntutan kepada beliau,

Quote:

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Guyonan ini sempat menghebohkan nusantara karena dimuat oleh salah satu media nasional di Jawa Timur. Gus Dur mengatakan, semua presiden Republik Indonesia (RI) itu KKN, mulai dari Soekarno , Soeharto , Habibie, Gus Dur (dirinya sendiri), sampai Megawati .

Humor ini ditulis ulang oleh Muhammd Zikra dalam buku, tertawa bersama Gus Dur: humornya kiai Indonesia. 

Gus Dur waktu itu berpidato di atas kwade (pentas pengantin Jawa) dan disaksikan oleh ratusan tamu undangan. Belum satu menit naik ke atas kwade, Gus Dur langsung membuat guyonan politik. Katanya, semua presiden RI itu KKN (tentu yang dimaksud KKN adalah istilah untuk korupsi, kolusi dan nepotisme).

"Kok bisa?" tanya Gus Dur . "Ya, presiden pertama ( Soekarno ) itu saya katakan Kanan Kiri Nona (KKN). Presiden kedua ( Soeharto ) juga KKN, tapi yang ini Kanan Kiri Nabrak. Yang ketiga (Habibie) malah lebih parah lagi, Kecil-Kecil Nekat. Yang keempat anda sudah tahu semua, Kanan Kiri Nuntun. Yang terakhir, yang satu ini (sambil tertegun beberapa saat) Kayak Kuda Nil." Lalu disambut tawa seluruh hadirin yang hadir.

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

Tertawa pun semakin berkepanjangan saat Gus Dur merinci, kuda nil itu memiliki ciri-ciri tertentu yakni bertubuh besar, senang berendam, kurang gerak dan jarang ngomong. "Saya kira, presiden yang sekarang ini ( Megawati ) ternyata KKN juga. Tetapi KKN-nya: Kayak Kuda Nil," katanya disambut tertawa dan tepuk tangan.

Sumber kutipan https://m.merdeka.com/peristiwa/humo...en-ri-kkn.html



Namun apakah Bu Mega marah? Tidak, hingga hari ini tidak ada Gus Dur dilaporkan oleh pihak Megawati. Inilah kehidupan politik yang hilang.

Semoga Indonesia kembali rukun, semoga politisi sadar kalau banyak ucapan yang bias bikin politik semakin memanas hasilnya tidak baik bagi negara ini sendiri.

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik, klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?





Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
murayh0 dan 39 lainnya memberi reputasi
36
Masuk untuk memberikan balasan
the-lounge
The Lounge
41.5K Anggota • 906.3K Threads
Halaman 1 dari 6
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 12:16
Dah berubah jadi ayam sayur...

_____________emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 12:16
Karena dia hanya cari muka, tp coba kyk sekarang, dpanggil polisi, mewek, berusaha sekali menghindar, dan ujg2 ny salahkan pemerintahan yg dzalim antikritik bla bla bla
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 12:32
yang ane bingung sampai sekarang jin melahirkannya dimana? emoticon-Thinking
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 12:48
yaelah, tempat jin buang anak itu kan cuma istilah untuk daerah yang jauh dan terpencil.
biarpun buzzer jgn sampe sgitunya lah ngeliatin ketololan. serang orang dgn smart. jgn dgn ketololan kyk gini emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kochenkoyen dan 17 lainnya memberi reputasi
5 13
-8
Lihat 43 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 43 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 13:03
Terus yg "HANYA MONYET" itu maksudnya apa?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 13:04
ini kalimantan bung 😎 , di mana adat dan istiadat di jujung tinggi ,!!
Diubah oleh eguh1900677
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 13:40
Kan sama kaya ucapan kata "negro,nigga dll" ga bakal rasis jika diucapin sesama mereka orang kulit itam,tapi bakal jadi masalah kalo diucapi orang non kulit hitam. Jadi meskipun diucapkan tanpa bermaksud rasis, bakal dianggap rasis oleh pendengarnya..
Begitu juga kasus ini. Bagi orang kalimantan,hantu,jin dll itu memiliki makna yg sangat berbeda.
Sebagai contoh, kata majuh=makan. Tapi bagi orang dayak iban, sangat terlarang utk menggunakan kata tersebut kepada sesama. Bahkan bisa dikenakannhukum adat jika yg mendengarny merasa sangat tersinggung (hukum adat yg konteks kasusnya sama halnya dgn laporan kepolisian karena perbuatan tak menyenangkan atau pengrusakan nama baik) karna bagi orang dayak iban, yang MAJUH itu adalah hantu. Manusia itu makan. dan lagi2,kata hantu sangat menynggung jika digunakan utk menyamakan manusia.. twrutama bagi dayak, hantu dan segala jenis mahluk tak kasat mata adalah keberadaan yg memiliki tempat tersendiri dalam budaya kalimantan.
Diubah oleh KodokBuluw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 13:47
yang ane liat edy ini orangya asal ceplas ceplos tidak dipikirin dulu akibat omongan kedepanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 14:44
Ane nonton berkali2 videonya ada kata2 'area elite pindah ke tempat jin buang elit terus nyewa"

Dari sini ane bacanya emang tempat yg jauh dari mana2. Tapi konteks nya jadi menyepelekan wilayah IKN sebagai suatu kota, bukan lagi area macam monas.

Ane malah fokus ke kata2 nyewa, asli ini apa maksudnya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 14:56
kalau dari hasil terawang2 sepertinya edi bakal masuk nich, soalnya klarifikasinya gagal, terus kaga dijadiin duta kalimantan emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 15:04
Ane nggak melihat itu sebagai acara komedi, atau untuk hiburan.
Gak ada sule andre nya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 15:07
Karena dolo dia pernah dibuang di situ... Kek menceritakan pengalaman gitu lho...
emoticon-Cool
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 15:46
ke kalimantan lah kau, bakal dihabisi orang kalimantan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 16:02
paling carmuk aja nih. ujung-ujungnya minta maaf
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 16:03
Kalau mau detail ngedengerin, dibelakang edy juga ada yg ngatain Monyet, harus di ungkap juga tuh yg ngatain monyet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dauarra dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 16:24
Ini sih mentalitas jawasentris banget. Kesannya kalo diluar pulau jawa semua terbelakang, tak pantas, rendahan, tak beradab, tak berkualitas.

Sma kayak pertanyaan siapa penemu benua amerika.yg akan di jawab colombus. Berarti semua manusia yg mendiami amerika saat itu bukan manusia? Colombus adalah penemu amerika bagi orang eropa. Yang merasa dirinya paling beradab dan berbudaya terbaik. Tapi bagi orang amerika asli dia pendatang, perampok yg bikin kacau.
Diubah oleh 142percenchaos
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garpupatah dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 16:32
Pokoknya ciduk penjarakeuns...
Mampus lo drun
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Edy Mulyadi Berani Sekali Bilang "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak", Apa Alasannya?
29-01-2022 17:41
asal memang kalo dicermati perkataanya bung edy ini ...
sya sendiri sebelum buang ...sya permak dulu ni jin ...
apalagi jin kesayangan ...emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia