News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
39
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61f0fd4f9184fb722c626051/telah-lama-dinanti-si-badak-akhirnya-bergabung-dengan-korps-baret-hitam
Bagi agan pemerhati alutsista pasti sudah tidak asing dengan nama Anoa dan Komodo, merupakan kendaraan tempur (ranpur) dan kendaran taktis (rantis) buatan PT Pindad. Tapi ada satu kendaraan militer lainnya yang akan melengkapi keluarga ranpur buatan Pindad, pasalnya kendaraan ini telah lama dinantikan kehadirannya. Ranpur yang dimaksud adalah "Badak."
Lapor Hansip
26-01-2022 14:50

Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Bagi agan pemerhati alutsista pasti sudah tidak asing dengan nama Anoa dan Komodo, merupakan kendaraan tempur (ranpur) dan kendaran taktis (rantis) buatan PT Pindad. Tapi ada satu kendaraan militer lainnya yang akan melengkapi keluarga ranpur buatan Pindad, pasalnya kendaraan ini telah lama dinantikan kehadirannya. Ranpur yang dimaksud adalah "Badak."

Mengutip artikel pindad.com Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menyerahkan berbagai kendaraan militer buatan PT Pindad (Persero) kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan Tahun 2022 pada 19-20 Januari 2022 yang digelar di Lapangan Urip Sumohardjo, Kemhan.

Kendaraan yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan terdiri dari 7 unit kendaraan tempur Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 (versi APC & Komando) dan 10 unit kendaraan taktis Komodo 4x4 (APC). 

“Secara simbolis kita serahkan beberapa alutsista produksi dalam negeri kita yaitu kendaraan berlapis baja ada Badak, Anoa dan Komodo dari PT Pindad serta peralatan lainnya untuk angkatan laut dan angkatan udara,” ujar Menhan.


Quote:
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Foto: PT Pindad



Tentu kita sudah mengenal spesifikasi Anoa dan Komodo, kali ini TS akan membahas sedikit spesifikasi tentang Badak. Ranpur Badak sendiri menggunakan paltform penggerak roda 6x6, ranpur ini dibekali senjata utama berupa meriam Cockerill CSE 90LP (Low Pressure) MK3M A1 buatan CMI Defence, dari Belgia. Untuk senjata sekunder ada senapan mesin kaliber 7,62 mm.

Kendaraan ini memiliki bobot 16,5 ton dan dioperasikan oleh 3 orang personel. Disokong mesin diesel 340 HP yang dilengkapi dengan Turbo Charger Inter Cooler, Badak mampu digeber sampai kecepatan maksimal 80 km/jam dengan daya jelajah sejauh 600 kilometer. Badak juga dilengkapi level proteksi NATO STANAG 4569 Level III, yang mampu menahan tembakan proyektil kaliber 12,7 mm dari jarak 30 meter.

Sayangnya proteksi pada kubah meriam masih menggunakan level proteksi standar NATO STANAG 4569 Level 1. Namun, kedepannya level proteksi ini bisa diupgrade sesuai kebutuhan pembeli. Sementara pada perlindungan kaca pada periskop, menggunakan kaca tahan peluru setebal 38 mm. Rodanya menggunakan velg dan ban model runflat berukuran R20-1400. Badak sendiri masih dapat melaju hingga jarak 80 km walaupun bannya kempes.


Quote:
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Foto: PT Pindad



Badak merupakan kendaraan jenis Fire Support Vehicle (FSV), kendaraan ini nantinya akan dioperasionalkan oleh satuan kavaleri TNI AD (Korps Baret Hitam). Ranpur ini dikembangkan dari platform Anoa 6x6, di mana PT Pindad telah memperkenalkan prototype Anoa 6x6 yang dilengkapi meriam 90 mm pada tahun 2008-2009. Namun, saat itu belum ada pesanan.

Bulan November 2014 pada ajang Indo Defence yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, PT Pindad kembali menampilkan Anoa 6×6 versi meriam 90 mm dengan beberapa perbaikan dan peningkatkan. Oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, prototype ranpur itu kemudian diberi nama 'Badak.'

Menurut artikel indomiliter.com pada tahun 2016, Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyebut jika Pemerintah akan memesan 50 unit Badak 6x6. Namun, informasi terbaru menyebut bahwa pesanan Badak 6×6 merosot jadi 14 unit. Artinya dari pesanan selevel batalyon, kini turun menjadi level kompi kavaleri.


Quote:




Referensi Tulisan: pindad.com& indimiliter.com
Sumber Foto: sudah tertera di atas
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Masuk untuk memberikan balasan
militer-dan-kepolisian
Militer dan Kepolisian
842 Anggota • 2K Threads
Halaman 1 dari 2
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 14:51
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Ingat gan yang ada badaknya emoticon-Request
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:00
kalau lihat kendaraan lapis baja ane selalu ingan film serial the A team yang dalam setiap misinya sering membuat armor untuk mobil klien nya. sepintas tampak begitu sederhana. nah secara industri tentu saja pindad matang dalam merancang. dari kecanggihan yang di sematkan tentunya kepercayaan konsumen lah yang menentukan. jika pola pikir "impor lebih hebat" habis lah sudah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:02
Carikan "Badak" tempat untuk pembuktian dirinya di medan pertempuran biar dapat label battle proven emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:07
Mantap ini.. menambah daya gempur pasukan infanteri.

Btw mesin diesel 340 hp pake apa yak..

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:16
Quote:Original Posted By si.matamalaikat
Bagi agan pemerhati alutsista pasti sudah tidak asing dengan nama Anoa dan Komodo, merupakan kendaraan tempur (ranpur) dan kendaran taktis (rantis) buatan PT Pindad. Tapi ada satu kendaraan militer lainnya yang akan melengkapi keluarga ranpur buatan Pindad, pasalnya kendaraan ini telah lama dinantikan kehadirannya. Ranpur yang dimaksud adalah "Badak."

Mengutip artikel pindad.com Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menyerahkan berbagai kendaraan militer buatan PT Pindad (Persero) kepada Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan Tahun 2022 pada 19-20 Januari 2022 yang digelar di Lapangan Urip Sumohardjo, Kemhan.

Kendaraan yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan terdiri dari 7 unit kendaraan tempur Badak 6x6, 26 unit Anoa 6x6 (versi APC & Komando) dan 10 unit kendaraan taktis Komodo 4x4 (APC). 

“Secara simbolis kita serahkan beberapa alutsista produksi dalam negeri kita yaitu kendaraan berlapis baja ada Badak, Anoa dan Komodo dari PT Pindad serta peralatan lainnya untuk angkatan laut dan angkatan udara,” ujar Menhan.


Tentu kita sudah mengenal spesifikasi Anoa dan Komodo, kali ini TS akan membahas sedikit spesifikasi tentang Badak. Ranpur Badak sendiri mengguanakan paltform penggerak roda 6x6, ranpur ini dibekali senjata utama berupa meriam Cockerill CSE 90LP (Low Pressure) MK3M A1 buatan CMI Defence, dari Belgia. Untuk senjata sekunder ada senapan mesin kaliber 7,62 mm.

Kendaraan ini memiliki bobot 16,5 ton dan dioperasikan oleh 3 orang personel. Disokong mesin diesel 340 HP yang dilengkapi dengan Turbo Charger Inter Cooler, Badak mampu digeber sampai kecepatan maksimal 80 km/jam dengan daya jelajah sejauh 600 kilometer. Badak juga dilengkapi level proteksi NATO STANAG 4569 Level III, yang mampu menahan tembakan proyektil kaliber 12,7 mm dari jarak 30 meter.

Sayangnya proteksi pada kubah meriam masih menggunakan level proteksi standar NATO STANAG 4569 Level 1. Namun, kedepannya level proteksi ini bisa diupgrade sesuai kebutuhan pembeli. Sementara pada perlindungan kaca pada periskop, menggunakan kaca tahan peluru setebal 38 mm. Rodanya menggunakan velg dan ban model runflat berukuran R20-1400. Badak sendiri masih dapat melaju hingga jarak 80 km walaupun bannya kempes.


Badak merupakan kendaraan jenis Fire Support Vehicle (FSV), kendaraan ini nantinya akan dioperasionalkan oleh satuan kavaleri TNI AD (Korps Baret Hitam). Ranpur ini dikembangkan dari platform Anoa 6x6, di mana PT Pindad telah memperkenalkan prototype Anoa 6x6 yang dilengkapi meriam 90 mm pada tahun 2008-2009. Namun, saat itu belum ada pesanan.

Bulan November 2014 pada ajang Indo Defence yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, PT Pindad kembali menampilkan Anoa 6×6 versi meriam 90 mm dengan beberapa perbaikan dan peningkatkan. Oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, prototype ranpur itu kemudian diberi nama 'Badak.'

Menurut artikel indomiliter.com pada tahun 2016, Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyebut jika Pemerintah akan memesan 50 unit Badak 6x6. Namun, informasi terbaru menyebut bahwa pesanan Badak 6×6 merosot jadi 14 unit. Artinya dari pesanan selevel batalyon, kini turun menjadi level kompi kavaleri.


Referensi Tulisan: pindad.com& indimiliter.com
Sumber Foto: sudah tertera di atas


Ini khusus penyerangan yah? emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:18
Mantap lah, moga sesuai ekspektasi emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:18
udah bosen sama Doosan Tarantula kah..?emoticon-Big Grin

btw waktu Indo Defence 2014 hadir versi turret kanon 20mm, lupa jenis turretnya kalo gak salah buatan Afsel..
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Badak di Indo Defence 2016
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Badak di Indo Defence 2018, liat lampu depannya, agak ambles ke dalem. Kemungkinan karena pemasangan armor di depan..cmiiw
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:41
wihh.. buatan Sinde nih?
yg ada badaknya?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:50
Mantap, trus bertambah panzer2 versi lokal tuk TNI AD, mulai dari komodo, badak, anoa.... Jgn sampe kendor, harus terus bertambah tuh panzer2 nya TNI AD yg terbaru, gan..... Agar segera bs digunakan di wilayah irian jaya, sulawesi, dkk.....
Diubah oleh yoseful
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 15:57
Sekarang lagi tren APC yang dipasangin meriam bertekanan tinggi, solusi murah meriah ketimbang membeli MBT yang mahalnya aduhaiemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 17:54
Produksi sendiri lebih membanggakan drpd beli. Semoga terus diproduksi dan lahir design2 ranpur yg baru
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 18:45
Pengganti FSV Scorpion yak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 20:18
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Opini sendiri kendaraan tempur pakai ban dirasa cenderung orientasi lebih pada fleksibilitas dan kelincahan entah juga kecepatan ketimbang kendaraan dengan roda mekanik seperti pada tank.yang jadi pertanyaan perlukah laras meriam pakai kaliber menyerupai pada tank sendiri yang kalau ga salah jika ditembakkan juga bisa berpengaruh pada bodi ataupun chassis kendaraan alias sepertinya kurang stabil untuk piranti tempur kategori penggedor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 20:21
Quote:Original Posted By TuanLi
kalau lihat kendaraan lapis baja ane selalu ingan film serial the A team yang dalam setiap misinya sering membuat armor untuk mobil klien nya. sepintas tampak begitu sederhana. nah secara industri tentu saja pindad matang dalam merancang. dari kecanggihan yang di sematkan tentunya kepercayaan konsumen lah yang menentukan. jika pola pikir "impor lebih hebat" habis lah sudah.


produk dalam negeri masih harus membuktikan dirinya lebih dulu gan, saat ini impor alusista juga perlu. karena ada beberapa alutsista yang belum sesuai spesifikasi user. cmiiw


Quote:Original Posted By black.robo
Carikan "Badak" tempat untuk pembuktian dirinya di medan pertempuran biar dapat label battle proven emoticon-Matabelo


mungkin busa diikutkan kontingen garuda, cmiiw


Quote:Original Posted By jlamp
Mantap ini.. menambah daya gempur pasukan infanteri.

Btw mesin diesel 340 hp pake apa yak..

emoticon-Leh Uga


untuk tipe mesin yang dipakai masih belum tahu gan emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By nowbitool
Ini khusus penyerangan yah? emoticon-Bingung


dukungan tembakan lebih tepatnya gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
black.robo dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 20:31
Coba diturunkan di papua buat gempur opm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
26-01-2022 20:38
Quote:Original Posted By jagotorpedo
udah bosen sama Doosan Tarantula kah..?emoticon-Big Grin

btw waktu Indo Defence 2014 hadir versi turret kanon 20mm, lupa jenis turretnya kalo gak salah buatan Afsel..
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Badak di Indo Defence 2016
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Badak di Indo Defence 2018, liat lampu depannya, agak ambles ke dalem. Kemungkinan karena pemasangan armor di depan..cmiiw
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam


mantap gan tambahannya, rajin hadir di setiap gelaran Indo Defence nih Si Badak emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By 1.3.3.1
wihh.. buatan Sinde nih?
yg ada badaknya?


bukan gan, kebetulan waktu itu Pak JK habis minum minuman yang ada badaknya, jadi terbesit pikiran untuk menamai ranpur ini sebagai badak emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By yoseful
Mantap, trus bertambah panzer2 versi lokal tuk TNI AD, mulai dari komodo, badak, anoa.... Jgn sampe kendor, harus terus bertambah tuh panzer2 nya TNI AD yg terbaru, gan..... Agar segera bs digunakan di wilayah irian jaya, sulawesi, dkk.....


kalau Komodo dan Anoa pasti tambah gan, kalau FSV-nya belum tentu


Quote:Original Posted By rubah007
Sekarang lagi tren APC yang dipasangin meriam bertekanan tinggi, solusi murah meriah ketimbang membeli MBT yang mahalnya aduhaiemoticon-Ngakak


betul gan, harus ikuti tren yang ada emoticon-Big Grin

kalau kantongnya cekak, merubah APC dari FSV adalah pilihan realistis emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By banditos69
Produksi sendiri lebih membanggakan drpd beli. Semoga terus diproduksi dan lahir design2 ranpur yg baru


semoga bisa tembus pasar impor juga gan emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By KRAVZHENKO
Pengganti FSV Scorpion yak


betul gan, kaliber meriamnya sama


Quote:Original Posted By jonrender
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam

Opini sendiri kendaraan tempur pakai ban dirasa cenderung orientasi lebih pada fleksibilitas dan kelincahan entah juga kecepatan ketimbang kendaraan dengan roda mekanik seperti pada tank.yang jadi pertanyaan perlukah laras meriam pakai kaliber menyerupai pada tank sendiri yang kalau ga salah jika ditembakkan juga bisa berpengaruh pada bodi ataupun chassis kendaraan alias sepertinya kurang stabil untuk piranti tempur kategori penggedor


meriam berkaliber tank yang dipasang pada ranpur beroda ban sedang jadi tren gan, industri militer ini fleksibel, jadi mau tak mau negara lain juga harus mengadopsi tren yang ada di industri militer saat ini.

fyi PT Pindad sendiri belum banyak pengalaman membuat kendaraan FSV beroda rantai, dan secara logika mengembangkan FSV dari platform Anoa adalah pilihan realistis.

untuk ketidakstabilan penembakan yang terjadi pada ranpur beroda ban tentu berkaitan dengan recoil hasil penembakan dari meriam tersebut, meski memang tidak stabil, biasanya ranpur ini menembak saat posisi diam sebagai wujud dukungan tembakan pada pasukan infanteri. masalah ketidakstabilan itu ane rasa bukan hal yang serius.

bagaimanapun juga saat ini memasang meriam pada platform ranpur beroda ban masih jadi pilihan yang realistis dan murah, daripada membeli ranpur dengan sepesfikasi khusus FSV/yang mengambil platform tank yang memakai roda ban. biasanya ranpur itu akan lebih mahal. cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
27-01-2022 00:17
bawa ke papua untuk bombardir KKB atau OPM mantap kayaknya.

biar cepat kelar

emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
27-01-2022 04:39
Bravo tni
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
27-01-2022 07:50
Wih....kalo bisa ditambah lagi...cocok buat daerah kita ini sepertinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Telah Lama Dinanti, Si Badak Akhirnya Bergabung dengan Korps Baret Hitam
27-01-2022 09:22
keren kali bisa gede kokoh gitu
profile-picture
profile-picture
gabener.edan dan jlamp memberi reputasi
2 0
2
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia