Food & Travel
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
Informasi! Kaskus Update Fitur Baru! Intip di Sini!
68
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61ea31120db1cf2c6f0d2c82/pergi-tanpa-tujuan-bersama-si-lumba-lumba
Pada hari Minggu tanggal 16 Januari 2022 saya melakukan perjalanan singkat ke kota Sragen. Sebenarnya perjalanan kali ini bisa dibilang sebagai perjalanan tanpa tujuan, pasalnya saya sendiri naik bus hanya sekadar untuk bernostalgia merasakan sensasi naik bus di jalur Solo-Jogja. Sekitar jam 11.00 saya pun berangkat dari rumah untuk menuju terminal Maospati, perjalanan ini memakan waktu sekitar se
Lapor Hansip
21-01-2022 11:05

Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Pada hari Minggu tanggal 16 Januari 2022 saya melakukan perjalanan singkat ke kota Sragen. Sebenarnya perjalanan kali ini bisa dibilang sebagai perjalanan tanpa tujuan, pasalnya saya sendiri naik bus hanya sekadar untuk bernostalgia merasakan sensasi naik bus di jalur Solo-Jogja. Sekitar jam 11.00 saya pun berangkat dari rumah untuk menuju terminal Maospati, perjalanan ini memakan waktu sekitar setengah jam.
 
Sekitar jam 11.30 saya sudah sampai di terminal Maospati, Saya memutuskan untuk berangkat setelah salat duhur saja, karena saat saya tiba di terminal ternyata sudah memasuki waktunya duhur. Toh saya tidak punya tujuan apa pun dalam perjalanan kali ini. Sekitar jam 12.10 saya sudah selesai melaksanakan salat duhur berjamaah di musola terminal. Siang itu cuaca agak mendung gan sist, dan sialnya bus ke  arah Solo agak lama tibanya waktu itu. Justru bus ekonomi jurusan Surabaya terlihat hilir mudik memasuki terminal.

Hampir 15 menit saya bersama seorang mas-mas yang sepertinya juga hendak pergi kea rah barat menunggu di terminal. Untungnya aktivitas bus AKAP tujuan Jakarta yang hilir mudik di terminal Maospati waktu itu bias mengobati rasa bosan yang menggelayuti hati. Akhirnya setelah hampir 15 menit menunggu, bus yang saya hendak naiki masuk ke terminal. Saat bus masuk ke terminal saya berujar dalam hati "Walah kok dapat bodi Jetbus yang rombakan." Padahal saya ingin naik bodi bus Discovery atau Legacy,  tapi saya pikir tak masalah dengan bodinya. Saya juga penasaran bagaimana rasanya naik bus ekonomi yang memakai bodi Jetbus.


Quote:Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Ini bus yang TS naiki. Foto: Dokumentasi Pribadi



Perjalanan Maospati-Ngawi


Sekitar jam 12.26 bus dengan nomor polisi W7062UP mulai meninggalkan terminal Maospati, waktu itu bus berangkat bersama bus Sugeng Rahayu Patas tujuan Bandung. Bus waktu itu dipacu santai melintasi Jl. Raya Maospati-Solo, waktu itu okupansi penumpang cukup ramai gan sist. Karena hampir separuh bangku bus terisi.

Oh ya, saya duduk di deret bangku sebelah kanan, di mana ada 3 bangku di deretan tersebut. Sementara deretan bangku sebelah kiri ada dua bangku. Saya duduk di sebelah mbak-mbak yang usianya lebih muda dari saya, niat hati ingin menyapa. Tapi kok saya tidak berani. Lupakan mbak-mbak yang duduk di sebelah tadi, waktunya sekarang membayar karcis. Karena dari arah belakang Pak Kondektur sudah berujar begini "Yang baru... yang baru."

Baru di sini artinya adalah penumpang yang baru naik bus, bagi yang sering naik bus di jalur Sby-Jogja, pasti sudah paham dengan kode tersebut emoticon-Big Grin Saat kondektur mendekat, saya pun berujar untuk turun di Pungkruk (wilayah Sragen), beliau lalu mencoret karcis yang ada di genggaman tangannya, lalu menyerahkan kepada saya. Untuk tarif Maospati-Sragen adalah Rp 27 ribu.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Karcis yang saya terima. Foto: Dokumentasi Pribadi



Sekitar jam 12.30, bus tiba di Geneng, yang merupakan perbatasan kabupaten Ngawi dan Magetan. Di Geneng ini bus menurunkan seorang penumpang. Setelah itu bus kembali melanjutkan perjalanan gan sist. Jalanan waktu itu situasinya ramai lancar, meski hari Minggu, suasana jalannya tidak terlalu dipadati kendaraan warga yang hendak pergi ke tempat wisata. Mungkin karena efek omicron atau apalah itu namanya.

Oh iya, satu hal yang kurang dari bus yang saya naiki waktu itu adalah 'musik.' Biasanya bus di jalur Surabaya-Jogja selalu memutar musik dangdut koplo, sayangnya bus yang saya naiki tidak dilengkapi TV, jadi perjalanan agak sedikit sepi. Hanya dencitan per daun dan percakapan para kru dan penumpang yang memecah kesunyian waktu itu. Sebagai ganti dangdut koplo, para penumpang mendapat suguhan hiburan dari para seniman jalanan yang naik bus waktu itu.

Jalur nasional di kota Ngawi ini sangat panjang gan sist, berbeda dengan jalur nasional di wilayah Maospati yang cenderung pendek. Sepanjang perjalanan, pemandangan pun berganti-ganti, mulai dari pemukiman penduduk, sawah, sampai hutan. Jadi perjalanan tidak terkesan monoton emoticon-Big Grin

Saya lupa persisnya jam berapa, kemungkinan jam 12.40 seingat saya, bus melintasi jembatan kembar. Itu artinya sedikit lagi bus akan mendekati pusat kota Ngawi, setelah melewati jembatan tersebut nanti akan ada perempatan lampu merah. Jika lurus ke arah pusat kota, belok kiri ke arah Solo, dan jika belok kanan ke arah Karangjati.


Quote:Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Dari perempatan ini kalau lurus ke arah pusat kota, belok kiri ke arah Solo, dan jika belok kanan ke arah Karangjati. Foto: Dokumentasi Pribadi


Bus pun belok kiri menuju wilayah terminal Ngawi Lama, bisa dibilang ini adalah titik "check point" bagi bus di jalur Sby-Jogja. Karena orang-orang banyak yang memilih naik bus dari area ini. Di Ngawi Lama ini juga terdapat banyak agen bus malam.

Di terminal Ngawi Kama ini juga, beberapa musisi jalanan kembali masuk. Selain itu ibu-ibu penjual arem-arem dan aneka jajanan lain juga akan naik di sini.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Terminal Ngawi Lama. Foto: Dokumentasi Pribadi


Di sini bus menaikkan beberapa penumpang, hanya berhenti sebentar bus lalu melanjutkan perjalanan kembali. Setelah dari terminal Ngawi Lama, bus tiba di sebuah perempatan lampu merah, jika belok kiri bisa ke arah Paron dan Jogorogo, ambil kanan lalu lurus ke arah terminal Ngawi baru. Jika ambil kanan ke pusat kota.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Perempatan yang TS maksud. Foto: Dokumentasi Pribadi.



Masuk terminal Ngawi Baru (Kertonegoro) sekitar jam 12.50, saat berhenti di shelter pemberangkatan ternyata di sebelah bus yang saya naiki ada bus Sugeng Rahayu trayek Surabaya-Solo-Semarang yang juga barusan masuk. Seingat saya bus tujuan Semarang itu bernopol W7211UZ.

Selalu menarik melihat persaingan tim Jogja dan tim Semarang di jalur Ngawi, Sragen sampai Solo. Biasanya Sugeng Rahayu tim Semarang dikenal lebih kencang, karena mereka memburu waktu untuk bisa sampai tepat waktu ke Semarang. Melihat bus yang saya naiki dipacu dengan santai, agaknya tidak mungkin mengejar bus tujuan Semarang tersebut nanti.


Membelah Hutan di Kota Ngawi


Bus tidak lama berhenti di terminal ini, sekitar jam 13.06 bus kembali berangkat dari terminal Ngawi Baru. Sebelumnya bus tujuan Semarang berangkat lebih dulu, disusul bus Gunung Mulia dan Sugeng Rahayu Patas tujuan Bandung. Selepas terminal bus masih berjalan beriringan, namun selepas Watualang, tiga bus lainnya dipacu lebih kencang. Sementara bus yang saya naiki tetap melaju santai.

Di daerah Watualang, persisnya di sebelah barat terminal Ngawi ini ada beberapa rumah makan langganan bus AKAP, seperti rumah makan Taman Sari dan Duta. Selepas Watualang, bus akan menuju daerah Sidowayah. Di daerah ini ada semacam terminal kecil untuk angkutan desa (angdes), di sini juga ada banyak agen bus malam.

Tiba di Sidowayah jam 13.12 bersama dengan Gunung Mulia, entah tujuan ke mana bus tersebut. Di sini tidak ada penumpang yang naik, bus lalu berangkat lagi meninggalkan Gunung Mulia yang sepertinya mendapat tambahan penumpang di sini.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Tiba di Sidowayah bersama Gunung Mulia. Foto: Dokumentasi Pribadi



Selepas Sidowayah, bus akan membelah kawasan hutan yang cukup panjang. Kawasan hutan ini membentang sampai ke wilayah Gendingan. Sekilas informasi gan sist, bagi kalian yang kebetulan melewati wilayah hutan di Ngawi ini harap berhati-hati. Yang pertama karena ada pos polisi, di daerah ini jangan sampai menyalip kendaraan di garis marka lurus. Karena di wilayah ini ada kamera yang terpasang entah di mana yang terhubung dengan pos polisi tersebut.

Jika ada yang melanggar, petugas akan langsung melakukan penindakan, jadi tetap patuhi aturan yang berlaku. Pasalnya di wilayah hutan ini marka lurusnya memang panjang, jadi terkadang membuat orang tidak sabaran untuk menyalip. Kedua yang wajib diwaspadai adalah ngantuk atau bisa juga hilangnya konsentrasi mengemudi.

Jalur ini memiliki beberapa area rawan baik di tikungan, tanjakan atau turunan. Karena jalan ini membentang panjang, jadi pengemudi wajib terus berkonsentrasi saat melewati jalur tersebut. Di sekitar jalur ini juga terdapat rest area, di mana terdapat banyak warung di sisi kiri dan kanan jalan. Biasanya rest area tersebut didominasi oleh truk. Jadi jika merasa lelah atau ngantuk lebih baik istirahat dulu. Nah itu sekilas info dari TS emoticon-Big Grin


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Salah satu titik tikungan yang wajib diwaspadai saat melintasi kawasan hutan di Ngawi. Foto: Dokumentasi Pribadi



Lanjut lagi ceritanya, jadi sekitar jam 13.26 bus tiba di terminal Gendingan bersama Harapan Jaya dan Sugeng Rahayu tim Semarang. Bus yang saya naiki bersama Harapan Jaya masuk terminal ini, sementara bus arah Semarang hanya menunggu di luar. Dan tak lama berselang kembali melanjutkan perjalanan.

Sebelum tiba di Gendingan, selepas Sidowayah, bus saya disalip Harapan Jaya. Bus tersebut bersama Sugeng Rahayu Semarangan baru terkejar saat akan memasuki wilayah Gendingan. Di terminal kecil ini bus tidak berhenti lama, dan di sini ada beberapa penumpang yang naik. Bus berangkat lagi sekitar jam setengah dua lebih sedikit, berbarengan dengan Harapan Jaya.


Quote:Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Tiba di terminal Gendingan bersama Harapan Jaya. Foto: Dokumentasi Pribadi



Skitar jam dua kurang bus tiba melewati pondok pesantren putri Gontor, itu artinya kita hampir mendekati batas provinsi Jawa Timur. FYI Mantingan ini merupakan wilayah di ujung barat kabupaten Ngawi yang berbatasan dengan kabupaten Sragen. Sama seperti Sidowayah dan Gendingan, di sini juga terdapat banyak agen bus malam berbagai tujuan.

Setidaknya butuh waktu satu jam lebih sedikit untuk melintasi jalur nasional di kota Ngawi, setelah melewati tugu perbatasan provinsi Jateng dan Jatim. Tibalah kita di daerah bernama Banaran, yang merupakan bagian dari kabupaten Sragen.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Menuju batas provinsi Jatim dan Jateng. Foto: Dokumentasi Pribadi




Menuju Tujuan Akhir, Sragen


FYI selepas Mantingan, Pak Sopir sempat sedikit mengeluh bahwa, ia tidak mendapat penumpang satu pun di Mantingan. Ia menduga penumpang tersebut sudah diangkut Sugeng Rahayu tim Semarang. Memang sopir bus Jogja biasanya tidak akan terlalu "ngoyo" (ngotot) untuk mengejar bus tujuan Semarang, karena sudah dipastikan mereka tidak akan sempat untuk menyalip bus tersebut. Saya jadi penasaran untuk naik bus trayek Semarang tersebut lain waktu.

Entah mengapa bus yang saya naiki berjalan santai di kecepatan 70/80 km/jam, mungkin karena bus di belakangnya masih jauh jadi Pak Sopir memutuskan untuk lebih santai mengemudinya. Sekitar jam 13.52 bus tiba di pintu tol Sambungmacan (Sragen Timur), merupakan akses tol baru di Sragen yang mulai beroperasi tahun lalu. Jadi saat ini Sragen punya dua akses pintu tol, yakni Pungkruk dan Sambungmacan.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Pintu tol Sambungmacan. Foto: Dokumentasi Pribadi



Dari Sambungmacan ini bus terus melaju ke barat menuju terminal Pilangsari, dan entah mengapa setiap kali melintasi Sragen, pasti ada proyek perbaikan jalan. Entah apa yang diperbaiki ? emoticon-Bingung (S)

Sekitar pukul 14.00 bus tiba di lampu merah Pilangsari, di sini sebelum lampu merah, lagi-lagi ada proyek perbaikan jalan. Jadi dari perempatan lampu merah Pilangsari ini bus akan belok kiri, jika lurus ke arah pusat kota. Jika belok kanan adalah jalan satu arah dari Solo.

Biasanya ketika malam hari, bus dan kendaraan besar lainnnya akan lurus menuju pusat kota. Tetapi jika hari masih terang, kendaraan besar akan dialihkan melewati depan terminal Pilangsari (Jl. Jaka Tingkir) untuk kemudian menyusuri pinggiran kota Sragen. Ini adalah salah satu keunikan kota Sragen, jika kita naik bus, sejenak kita akan diajak city tour emoticon-Big Grin Waktu itu bus yang saya naiki tidak masuk terminal, memang terminal ini agak sepi, untuk penumpang jarak pendek biasanya akan naik di luar terminal.


Quote:Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Perbaikan jalan sebelum lampu merah Pilangsari.


Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Perempatan lampu merah Pilangsari.


Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Menyusuri depan terminal Pilangsari (Jl. Jaka Tingkir), terminalnya ada di kanan jalan. Foto: Dokumentasi Pribadi



Dari depan terminal, bus terus mengarah ke barat menyusuri Jl. Jaka Tingkir, jalan ini cukup sempit, sehingga jika ada dua kendaraan besar dari arah berlawanan salah satu harus mengalah. Tak lama berselang bus tiba di sebuah perempatan jalan, saya tidak tahu nama perempatan ini. Tapi jika belok kiri akan mengarah ke Ngarum, kalau belok kanan mengarah ke Pelem Gadung. Kalau lurus saya tidak tahu akan mengarah ke mana emoticon-Hammer (S)

Dari perempatan tersebut bus belok kanan, menyusuri pinggiran kota Sragen. Di mana di kanan kiri jalan banyak terdapat area pertokoan. Sampai di Jl. RA Kartini bertemu bus Laju Prima dengan bodi SR2, entah ke mana tujuan bus tersebut.


Quote:Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Menyusuri Jl. RA Kartini bersama Laju Prima. Foto: Dokumentasi Pribadi


Sepanjang menyusuri jalan RA. Kartini, bus yang saya naiki melaju beriringan bersama Laju Prima. Setelah sekitar 15 menit menyusuri Jl. RA Kartini, bus tiba di pertigaan dekat stasiun Sragen. Dari pertigaan ini bus ambil kiri, lalu kembali bergabung dengan jalan utama di pusat kota Sragen, yakni Jl. Sukowati.

Jl. Sukowati cukup ramai waktu itu, sempat terjebak kemacetan, tapi tidak lama. Dan sekitar pukul 14.30 bus tiba di pertigaan lampu merah Pungkruk. Di sinilah saya mengakhiri perjalanan, saya turun bersama seorang ibu dan seorang anaknya yang duduk di bangku di depan saya.


Quote:
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Menjelang lampu merah Pungkruk. Foto: Dokumentasi Pribadi



Penilaian TS


Saya sangat menikmati perjalanan kali ini, bus nyaman dan bersih serta kru yang ramah. AC bus juga tidak terlalu dingin. Sayangnya bus yang saya naiki tidak dilengkapi TV, jadi tidak bisa menikmati irama kendang dangdut koplo khas Jawa Timur. Untuk masalah waktu tempuh memang bus ini agak telat gan sist, biasanya Maospati-Solo ditempuh dua jam. Tapi kali ini waktu dua jam ditempuh sampai Sragen.

Saya memaklumi hal tersebut, mungkin juga karena efek kelelahan dari Pak Sopir jadi beliau terkesan santai dalam perjalanan waktu itu. Selain itu jarak antara bus yang tidak serapat biasanya di masa pandemi ini juga jadi faktor lain mengapa bus yang saya naiki tidak dipacu kencang.

Bagi yang sedang tidak terburu-buru Sugeng Rahayu dengan nopol W7062UP ini bisa jadi pilihan. Untuk waktu tempuh sendiri biasanya tergantung kondisi dan situasi di jalan, bisa lebih lama atau lebih cepat. Di thread selanjutnya saya akan menceritakan pengalaman naik bus yang di luar ekspektasi saya, tentunya masih di jalur Jogja-Solo-Surabaya. Sekian dan sampai jumpa emoticon-Hai


Quote:
Sugeng Rahayu W7062UP

Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba

Pandangan ke depan dari kabin bus W7062UP. Foto: Dokumentasi Pribadi


Kelas: Ekonomi
Seat: 2-3
Bodi: Jetbus Voyager KW buatan garasi Sumber Group
Chassis: Hino AK8 (A215)
Tarif: Rp 27.000
Ulasan armada bus: Armada bersih, kru ramah, AC tidak terlalu dingin. Sayangnya bus tidak dilengkapi TV, sekat kaca agak menghalangi pandangan penumpang




Sumber Tulisan: pengalaman Pribadi
Foto: milik pribadi pastinya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
senggolbacok83 dan 22 lainnya memberi reputasi
23
Masuk untuk memberikan balasan
travellers
Travellers
1.9K Anggota • 21.6K Threads
Halaman 1 dari 4
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 11:06
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba


Punya pengalaman naik si lumba-lumba ? Monggo share di bawah ya emoticon-Toast


Tambahan dari agan-agan:


Quote:Original Posted By Snap.acedroid
Dulu tiap minggu bolak balik solo-madiun kerasa enak banget ampe ketiduran. Libur ga naek bus 2 tahun gara2 kopet, sekalinya naek badan sakit semua emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By pulaukapok
Kemarin naek sugeng Rahayu ekonomi AC, solo jogja 17K.....suoooooos.


Quote:Original Posted By baybayz
Kalau lumba2 kayaknya ane blm pernah, kalau sumber kencono pernah.


Quote:Original Posted By MirrorBoy
Langganan SR ATB krn bangkune paling rebah di Jatim emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By engaskoez
Masih berlaku KL apa enggak gan?
Wekeke nostalgia 2012-2015
Lebih enak make SG dari pada rivalnya. Posisi duduknya sama bawanya lebih enak SG


Quote:Original Posted By hide0606xx
Magetan mana ni gan? dulu waktu ke jogja juga naik dr yg kencono smpe sumber selamat/sugeng rahayu emoticon-Hammer2


Quote:Original Posted By dapuranku
ane tiap malam 1 suro naik lumba-lumba YGY- MDN. disana sekedar makan pecel rokoan+kopi ujang, langsung balik YGY lagi ..syahdu cuk


Quote:Original Posted By god.dexvils
Jalur saya dulu.... sering naik Mira atau Eka dari sby turun di kerten / solo


Quote:Original Posted By leroccci
Wahahahaha terakhir naik ini bus pas mudik ke madiun sekitaran tahun 2013an, sekarang ogah lagi naik ini jet darat.
Mending naik kereta lebih nyaman.


Quote:Original Posted By Gailham
Awal 2010-an pernah ama bapak nyegat bis di Kartasura sore hari. Niatnya mau ambil yang Jogja-Solo, tapi ada bapak kang becak nyaranin buat nimbrung rombongan tentara yang kebetulan nyegat juga. Ada ibu-ibu juga yang ikut nimbrung emoticon-Big Grin

Trus dateng bis SR, rombongan masuk semua. Ane sempet dikhawatirkan kenek karena baju ane beda sendiri (bapak pake celana model loreng khas tentara, dan ibu-ibunya udah naik dukuan), untung ada yang belain. Bapak ane juga narik ane ke atas emoticon-Big Grin

Wkwkwk akhirnya di jalan ane dan bapak cuma disuruh bayar harga tentara (separuh harga normal) emoticon-Big Grin

Kalo ketahuan kru bis Jogja-Solo bisa bentrok nih emoticon-Hammer2


Quote:Original Posted By mangdodog
Dulu sebelum berubah wujud menjadi sugeng rahayu. Saya ada berapa kali naek bis ini. Jamannya masih bernama sumber kencono.
Yang saya suka dari P.O ini adalah.
Murah,cepat dan ramah.
Surabaya - solo perjalanan malam cuma 4 jam.
Super greget bener naik bis ini.
Turun dari bus kepala pusing badan pegel semua.. 🤣
Setau saya ini Bis paling kenceng se jawa timur..

Kalau jawa barat lawannya luragung jaya.

Jawa tengah sih saya pikir bisnya biasa aja gak ada yang ugal ugalan..


Quote:Original Posted By kakangmasAryo
Aku yo sering numpak bis malem semarang - jkt pergi pulang tanpa tujuan...arp nulis ngene iki kok aku isin yo wekekek


Quote:Original Posted By actara
Setahun lebih jadi penglaju surabaya-klaten. Lebih sering turun terminal solo, lanjut bus jurusan solo-watu kelir turun posis. Sampai terminal solo jam 2-3 pagi. Tidak ada rasa takut karena sudah terbiasa



Quote:Original Posted By evonext555
Denger Denger aturan Drivernya sekarang lebih ketat, jadinya jalanya Kencang tapi santuy, gak seperti era Sumber Kencono dulu kencang dan nekat berani adu muka dari lawan arah dan driver senior yg terkenal kencang di sumber grup dah pada resign seperti pak budi damkar dan mbah datuk


Quote:Original Posted By saya.kira
Pertama naik Sumber Kencono jaman SMP, sekitar taun 2006. Nganjuk ke Jogja sendirian pula, mana pas gempa Jogja. Dulu HP belum banyak jadi info gempa telat didapatkan


Quote:Original Posted By itkgid
wah jadi keinget masa lalu, 2003-2008 kuliah di ITS. tiap bulan mudik pasti naik Sumber Kencono, pake KL. Bungur-Maospati, sampe maospati dijemput mantan, lanjut ke sarangan emoticon-Malu (S) balik ke surabayanya diantar mantan ke terminal maospati. abis peluk cium baru naik SUmber Kencono lagi Maospati-Bungur.
sempet sekali naik maospati-jogja nganter mantan ke rumah eyangnya. syahdu bener naek bus berdua gitu. emoticon-Malu (S)


Quote:Original Posted By mbakjah
Itu dulu yg trek semarang - surabaya lewat jalur bawah, namanya jg sumber kencana, tapi krn sering ugal ugalan dan sering kecelakaan trus di ganti namanya jd sugeng rahayu,
Pernah naik bis itu pulang dari solo ke semarang, di dekat terminal bawen di lemparin batu sama orang ga di kenal pas kena di bangku depan ane, rada trauma juga, tapi menurut ane nek bus ini enak soalnya deg deg serrrr menantang adrenalin emoticon-Jempol


Quote:Original Posted By rottenmaru
Terakhir naek bus dari Pekanbaru - Jakarta, tapi dapet yg bangkunya rame.. mentok dah lutut..
Tapi tetep seru sih..


Quote:Original Posted By cervello
SR tidak pernah mengecewakan gan... (Kalau pas jadi penumpang)

Tp SR sangat rusuh dan membahayakan... (Kalau lagi sama2 jadi pengguna jalan)


Quote:Original Posted By afterimage90
Klo seat 2-3 selalu dihindari sama saya naik yg 2-2 atau 1-2


Quote:Original Posted By yudis.3ge
Tahun 2013 naik dari malang ke jogja.
Jos emang sumber kencono grup gak bisa tidur di goyang sepanjang jalan emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By januaragungmufc
Naik versi patas semarang tgl 23 jan 2022... Sama aja gan pelan busnya,, emng karna copit ini kali..nyari penumpang


Quote:Original Posted By januaragungmufc
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
Diubah oleh deni.ka
profile-picture
jlamp memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 11:54
emoticon-Hammer2
Ane gk punya pengalaman naik si lumba-lumba gan, tapi bis antar kota pernah walau gak inget namanya.

Sayangnya karena mabok entah gegara kena AC ato gmna jadi gk bisa nikmatin perjalanan kayak agan.
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 13:33
Dulu tiap minggu bolak balik solo-madiun kerasa enak banget ampe ketiduran. Libur ga naek bus 2 tahun gara2 kopet, sekalinya naek badan sakit semua emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
ARShecca dan deni.ka memberi reputasi
2 0
2
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 13:49
jadi pengen ikutan nostalgila naek bis gan... seru kayaknya... emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
cintav75326 dan deni.ka memberi reputasi
2 0
2
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 14:16
Kemarin naek sugeng Rahayu ekonomi AC, solo jogja 17K.....suoooooos.
profile-picture
profile-picture
Gailham dan deni.ka memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
21-01-2022 16:03
Suatu ketika saya pernah ngikutin bis ini..
Asli.. ga bertahan lama.. lambat laun semakin menjauh dari hadapan saya emoticon-Smilie
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
22-01-2022 11:13
Quote:Original Posted By wikwikah96
emoticon-Hammer2
Ane gk punya pengalaman naik si lumba-lumba gan, tapi bis antar kota pernah walau gak inget namanya.

Sayangnya karena mabok entah gegara kena AC ato gmna jadi gk bisa nikmatin perjalanan kayak agan.


kalau naik bus mending duduk di depan gan biar gak mabuk, usahakan jangan makan makanan bersantan sebelum berangkat


Quote:Original Posted By Snap.acedroid
Dulu tiap minggu bolak balik solo-madiun kerasa enak banget ampe ketiduran. Libur ga naek bus 2 tahun gara2 kopet, sekalinya naek badan sakit semua emoticon-Ngakak


ane juga libur naik bus semenjak pandemi gan, sekarang sudah mulai normal emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By sart86
jadi pengen ikutan nostalgila naek bis gan... seru kayaknya... emoticon-Peace


lumayan seru gan, untuk ane pribadi sangat menikmati saat naik bus emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By pulaukapok
Kemarin naek sugeng Rahayu ekonomi AC, solo jogja 17K.....suoooooos.


mantap gan, kalau naik patas dapat air mineral emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By direktur.muda
Suatu ketika saya pernah ngikutin bis ini..
Asli.. ga bertahan lama.. lambat laun semakin menjauh dari hadapan saya emoticon-Smilie


ngikutin bus tujuan mana nih gan ?
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan wikwikah96 memberi reputasi
2 0
2
Post ini telah dihapus
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 19:57
Si lumba-lumba ternyata busemoticon-Ngakak
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:07
si lumba lumba
jump jump
emoticon-Leh Uga
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:09
Gak pernah naik Bis Lumba Lumba , terakhir ane naik Bis 2013 emoticon-Sorry , takut ane Supirnya Ugal Ugalan semua
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:33
Kalau lumba2 kayaknya ane blm pernah, kalau sumber kencono pernah.
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:45
Langganan SR ATB krn bangkune paling rebah di Jatim emoticon-Big Grin
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:46
Jogja Jakarta pas liburan sma, abis liburan dirumah bude mau pulang kehabisan ongkos terpaksa naek ekonomi non ac, disamping ane bapak2 ngerokok mulu kyk lokomotif dari jogja sm jkt, mabok asep... Kapok dah naek ekonomi
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:47
Masih berlaku KL apa enggak gan?
Wekeke nostalgia 2012-2015
Lebih enak make SG dari pada rivalnya. Posisi duduknya sama bawanya lebih enak SG
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:49
Magetan mana ni gan? dulu waktu ke jogja juga naik dr yg kencono smpe sumber selamat/sugeng rahayu emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
itkgid dan deni.ka memberi reputasi
2 0
2
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:50
ane tiap malam 1 suro naik lumba-lumba YGY- MDN. disana sekedar makan pecel rokoan+kopi ujang, langsung balik YGY lagi ..syahdu cuk
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:56
Jalur saya dulu.... sering naik Mira atau Eka dari sby turun di kerten / solo
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Pergi Tanpa Tujuan Bersama Si Lumba-Lumba
24-01-2022 20:57
Si lumba lumba
Bermain api

(Baca sambil nyanyi)
profile-picture
deni.ka memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
The Rest of the World (International Food)
coze-pamdaan
The Rest of the World (International Food)
4-so-delicious-recipes-for-potato-casserole-lovers
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia