News
Batal
KATEGORI
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a9c3eddb55dc20870a43ce/pensiunan-pns-boyolali-kembangkan-jambu-kristal-raup-rp-90-juta-setahun
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tak banyak dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bisa langsung 'move on' setelah purna. Biasanya mereka akan memilih bersantai atau memulai usaha.  Seperti yang dilakukan Joko Sarasyanto, pensiunan PNS di Pemkab Boyolali. Baca juga: Agrowisata Krisan di Kulonprogo Terima Bantuan PLN Peduli Baca juga: Ingin Menikmati Buah-bu
Lapor Hansip
03-12-2021 14:14

Pensiunan PNS Boyolali Kembangkan Jambu Kristal, Raup Rp 90 Juta Setahun

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tak banyak dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bisa langsung 'move on' setelah purna.

Biasanya mereka akan memilih bersantai atau memulai usaha. 

Seperti yang dilakukan Joko Sarasyanto, pensiunan PNS di Pemkab Boyolali.

Baca juga: Agrowisata Krisan di Kulonprogo Terima Bantuan PLN Peduli

Baca juga: Ingin Menikmati Buah-buahan Sambil Berwisata? Cobalah Agrowisata Plantera di Kendal, Jateng

Dia terbilang sukses berwiraswasta dengan mengembangkan pertanian modern agrowisata berupa budidaya jambu kristal di area sawah di Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Boyolali

Pensiunan PNS Boyolali Kembangkan Jambu Kristal, Raup Rp 90 Juta Setahun

Joko menceritakan jika lahan sawahnya  semula hanya ditanami padi dan Jagung.

Tapi, hasil dari pertanian tradisional itu kurang begitu maksimal.

Selain faktor hama, fluktuatif harga gabah berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian tersebut.

"Kalau padi pasti kalau panennya banyak dan tingkat konsumsi rendah, harga akan jatuh," ujarnya.

Baca juga: Sondokoro, Bekas Pabrik Gula di Karanganyar yang Disulap Jadi Objek Agrowisata

Akibatnya tak sedikit dari pertani tak untung bahkan rugi jutaan rupiah setelah panen.

Kondisi tersebut membuat Joko memutuskan untuk beralih ke pertanian modern. 

Dia memilih jambu kristal lantaran dibutuhkan masyarakat juga bisa untuk agrowisata.

Untuk itu, sejak 4 tahun lalu dia merubah lahan pertanian dengan jambu kristal.

Baca juga: VIDEO - Agrowisata Sondokoro, Tempat Wisata Edukatif di Karanganyar

Dengan modal uang pensiunan, dia lalu mengolah lahan dan membeli bibit jambu kristal langsung dari Bogor sebanyak 400 batang.

Setelah 6 bulan setelah ditanam, tanaman Jambu Kristalnnya sudah bisa dipanen.

"Saat awal-awal panen dulu hasilnya masih sedikit," ujarnya.

Namun, setelah satu tahun kemudian pohon jambu kristalnya sudah mulai produksi maksimal.

Sedikitnya dalam setahun dia bisa memperolehlah 9 ton bersih jambu kristal.

Dengan harga Rp 10 ribu per kilogram, dia mampu meraup Rp 90 juta dalam setahun.

"Dikurangi biaya produksi 30 persen, dia bisa meraup untung bersih Rp 50 juta," ujarnya.

Baca juga: Banyak Usaha Gulung Tikar Selama PPKM, Tapi Agrowisata Kebun Stroberi Malah Meningkat, Kok Bisa ?

Itu baru dari hasil penjualan buahnya saja. Belum termasuk di wisata sebesar Rp 5 ribu per orang setiap kali masuk  serta penjualan bibit tanaman yang dia cangkok dari tanaman induknya ini.

"Untuk bibit saya ada 1000an batang. Harganya Rp 30 ribu perbatangnya," ujarnya.

Dia menambahkan, sebenarnya tak ingin sukses sendirian dalam mengelola pertanian modern ini.

Petani lain sudah dia ajak untuk bersama-sama mengembangkan pertanian modern agrowisata.
Namun, hal itu belum berhasil mengetuk hati petani.

"Makanya pertanian saya ini saya namanya Jambu Kristal Mojolegi Bangkit. Supaya bisa mengangkat nama desa," pungkasnya. (TribunSolo.com)


0
Masuk untuk memberikan balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia