Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
44
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61a091572ffd6c23ef7ee0fd/kisah-horror-rumah-bangunan-belanda
Kisah ini menceritakan tentang rumah eyang dari bapak saya,yang merupakan keluarga keturunan raden di garut, daerah tersebut banyak rumah bangunan belanda yang ditempati saudara juga nenek buyut bapak saya. Saya ikut pindah ke garut bersama ibu dan bapak juga kakak pertama,kakak perempuan dan kedua tinggal dibandung yang merupakan tempat tinggal orang tua. Mereka tidak
Lapor Hansip
26-11-2021 14:48

Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
sumber photo by pixabay

Kisah ini menceritakan tentang rumah eyang dari bapak saya,yang merupakan keluarga keturunan raden di garut, daerah tersebut banyak rumah bangunan belanda yang ditempati saudara juga nenek buyut bapak saya.

Saya ikut pindah ke garut bersama ibu dan bapak juga kakak pertama,kakak perempuan dan kedua tinggal dibandung yang merupakan tempat tinggal orang tua. Mereka tidak bisa ikut karena tidak ingin pindah sekolah.
Alasan bapak pindah karena dinas dan kebetulan rumah eyang kosong, saya bergegas memgumpulkan barang,pakaian dll.
Dalam perjalanan saya tertidur,sesampainya dirumah eyang saya berlari kegirangan.

Rumah bangunan belanda tersebut begitu luas,seingat saya terdapat 3 toilet dan banyak kamar, 1 kamar didepan sangat besar dan dilengkapi toilet. Kaca jendelanyapun begitu klasik,selain itu halaman depan juga sangat luas. Kebun dibelakangpun lebih luas dari halaman depan, hanya saja membuat saya merinding ketika masuk kedalam salah satu kamar mungkin karena sudah lama tidak dihuni.

Sore tiba,saya berbaring diranjang dan menoleh kearah jendela,entahlah seperti ada wujud hitam yang memperhatikan dan sangat cepat menghilang. Kemudian saya mengatakan pada ibu,tadi ada yang lihat dijendela,tapi ibu saya tidak menghiraukan. Kemudian ibu memasang gorden,menjelang magrib kita sudah merapikan sebagian barang . Lalu shallat magrib,setelah itu makan bersama.

Saya yang tampak kegirangan lari kesana kemari,karena memang rumahnya yang begitu besar membuat saya bebas bermain. Waktu tidur sudah tiba,saya tidur bersama ibu dan ayah,tengah malam saya membangunkan ibu karena ingin ke toilet. "Ibu,aku kebelet pipis,bangun," kemudian ibuku bangun mengantarkan saya ke toilet, ketika saya berada ditoilet perasaan tidak nyamanpun muncul,merinding dan menggigil. Seperti biasa saya merasakan ada yang memperhatikan lalu mendekat.

Beberapa hari kemudian saya siap-siap pergi ke sekolah,karena rumah ini berada dipinggir jalan,saya hanya tinggal menunggu angkutan didepan. Saya menggunakan "Delman," menjadi pilihan angkutan saya ketika pergi sekolah,terkadang saya juga berjalan kaki.
Sesampainya dikelas saya berkenalan dengan teman baru,mereka sangat ramah dan baik dan kapan-kapan ingin bermain dirumah yang saya tempati.

Hari liburpun tiba,saya berkenalan dengan tetangga didepan perempuan kembar yang seusia dengan kakak perempuan kandung saya, karena sudah mereka senang bermain dengan saya.sering kali datang berkunjung dan sayapun bermain dirumahnya.

Beberapa bulan kemudian,orang tua izin ke bandung karena mendesak tidak bisa membawa saya, jadi untuk beberapa minggu saya tinggal bersama kakak. Malampun tiba,suara jangkrik berbunyi begitu nyaring dan hening,saya menonton tv bersama kakak.
Karena posisi saya berada dekat pintu keluar,otomatis saya selalu nengok ke arah ruangan kedua. Sebelum ruangan kedua terdapat Lukisan wanita berkebaya,yang anggun dan cantik. Saya tidak tau siapakah orang yang ada pada lukisan tersebut. Lukisan tersebut tampak begitu jelas,ukurannya besar dan sorotan matanya sayu tetapi tajam.terkadang saya ingin sekali memindahkan lukisan tersebut,karena ketika saya melihat seperti diperhatikan.

Saat menjelang siang saya menelusuri semua rumah,tetapi ada salah satu kamar yang terkunci yang didalamnya merupakan barang-barang peninggalan eyang, datang seorang pengurus rumah bisa dikatakan saudara dari bapak memepercayakan beliau merawat rumah,tetapi sudah tidak tinggal dirumah ini.Saya dibawa berkeliling kebun,kemudian diambilkan banyak sekali buah alpukat karena kebun tersebut banyak pohon alpukat. Ketika semua sudah selesai,saya mengikuti beliau berjalan ke arah rumah,akan tetapi sesuatu yang aneh terjadi lagi. Seperti ada seseorang yang berada dibelakang,saya tidak membalikan badan kebelakang. Rasanya berlaripun berat apalagi berbicara.

Menjelang malam saya menuju kedapur kemudian membukan alpukat yang sudah lama didiamkan,saya campurkan sedikit gula merah dan air kemudian dihaluskan, karena sudah terbiasa melihat ibu membuat alpukat jadi saya bisa melakukannya karena sangat mudah. Sambil mengaduk,saya berjalan tetapi ada membuat saya kaget ketika sendok yang berada didapur jatuh begitu saja,padahal tidak ada tikus dan posisi sendoknyapun berada didalam tempat penyimpanan. Kemudian saya lari dan gelas yang saya bawa pecah, alpukat yang saya buatpun menjadi sia-sia.

Ketika itu saya menangis ketakutan,tapi kakak hanya mentertawai,sambil mengusap air mata dan menonton tv,saya dibawakan alpukat kemudian saya memakannya tidak sampai habis habis.

Hari liburpun tiba,saya bermain petak umpet dengan teman sekolah dirumah,setelah itu kita makan bersama,lalu saya dan teman kedapur membawa piring juga sendok. Alangkah terkejutnya,sendok yang jatuh saat itu ada dihalaman rumah tempat dimana kita makan bersama, sendok tersebut berwarna keemasan dan berbeda dari yang lain. Saya ingat sendok yang jatuh tersebut berwarna keemasan dan hanya satu sendok saja.

Beberapa hari kemudian,saat menjelang malam saya duduk seperti biasa menonton tv bersama kakak,kemudian saya merasa ada sesuatu yang memperhatikan dari arah kiri. Saya memberanikan diri melihat lukisan tersebut,lukisan perempuan itu mengedip lalu melebarkan bibirnya. Alangkah kagetnya,saya teriak, kakak bertanya "Kenapa eh kenapa!!".
Karena saya penasaran saya tengok lagi,lukisan tersebut tertawa dan mengedip.
Saya keluar berlari kerumah tetangga,menceritakan semuanya. Mereka menanggapi dan menyuruh saya tidur dirumahnya,kakak saya tetap tidak percaya apa yang saya katakan.

Itulah kisah horror saya dan bukan halusinasi,memang benar-benar terjadi,sampai saat ini masih teringat lukisan tersebut mengedipkan mata kemudian menggerakan bibirnya. Kisah tersebut membuat saya percaya bahwa makhluk halus itu nyata,apalagi jika rumah yang sudah lama tidak dihuni.
Diubah oleh silviaslovia8
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kаskus dan 26 lainnya memberi reputasi
25
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
26-11-2021 20:16
nice.
profile-picture
profile-picture
schlafe dan silviaslovia8 memberi reputasi
2 0
2
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
26-11-2021 21:14
Berambung kah?
profile-picture
profile-picture
schlafe dan silviaslovia8 memberi reputasi
2 0
2
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
27-11-2021 15:01
Bersemayam didalam lukisan yaa
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan silviaslovia8 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
27-11-2021 15:36
Dijual lah lukisannya
mahal itu emoticon-Recommended Seller
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
29-11-2021 15:02
Greget itu rumah
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
29-11-2021 19:00
setan ganjen, pake ngedipin mata, coba kasih insto...kelilipan kali matanya....
emoticon-Cool

tukang siomay, tadi liwat sini kemana ya bre...
profile-picture
profile-picture
silviaslovia8 dan servesiwi memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
30-11-2021 15:13
coba ajak kenalan gan..siapa tau jodoh..
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
03-12-2021 18:43
Setannya jadi model lukisan emoticon-Ngakak
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
05-12-2021 07:44
gw percaya cerita luh,




lanjutkan dong
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
05-12-2021 11:03
ane dulu pernah tinggal dirumah bekas bangunan belanda... mayan horroremoticon-Malu (S)
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
10-12-2021 21:08
fotoin dong lukisannya
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
10-12-2021 22:21
Wah, itu kan waktu saya masih kecil. Sekarang mungkin udah menghilang tanpa jejak. 😄
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
12-12-2021 04:02
Quote:Original Posted By silviaslovia8
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
sumber photo by pixabay

Kisah ini menceritakan tentang rumah eyang dari bapak saya,yang merupakan keluarga keturunan raden di garut, daerah tersebut banyak rumah bangunan belanda yang ditempati saudara juga nenek buyut bapak saya.

Saya ikut pindah ke garut bersama ibu dan bapak juga kakak pertama,kakak perempuan dan kedua tinggal dibandung yang merupakan tempat tinggal orang tua. Mereka tidak bisa ikut karena tidak ingin pindah sekolah.
Alasan bapak pindah karena dinas dan kebetulan rumah eyang kosong, saya bergegas memgumpulkan barang,pakaian dll.
Dalam perjalanan saya tertidur,sesampainya dirumah eyang saya berlari kegirangan.

Rumah bangunan belanda tersebut begitu luas,seingat saya terdapat 3 toilet dan banyak kamar, 1 kamar didepan sangat besar dan dilengkapi toilet. Kaca jendelanyapun begitu klasik,selain itu halaman depan juga sangat luas. Kebun dibelakangpun lebih luas dari halaman depan, hanya saja membuat saya merinding ketika masuk kedalam salah satu kamar mungkin karena sudah lama tidak dihuni.

Sore tiba,saya berbaring diranjang dan menoleh kearah jendela,entahlah seperti ada wujud hitam yang memperhatikan dan sangat cepat menghilang. Kemudian saya mengatakan pada ibu,tadi ada yang lihat dijendela,tapi ibu saya tidak menghiraukan. Kemudian ibu memasang gorden,menjelang magrib kita sudah merapikan sebagian barang . Lalu shallat magrib,setelah itu makan bersama.

Saya yang tampak kegirangan lari kesana kemari,karena memang rumahnya yang begitu besar membuat saya bebas bermain. Waktu tidur sudah tiba,saya tidur bersama ibu dan ayah,tengah malam saya membangunkan ibu karena ingin ke toilet. "Ibu,aku kebelet pipis,bangun," kemudian ibuku bangun mengantarkan saya ke toilet, ketika saya berada ditoilet perasaan tidak nyamanpun muncul,merinding dan menggigil. Seperti biasa saya merasakan ada yang memperhatikan lalu mendekat.

Beberapa hari kemudian saya siap-siap pergi ke sekolah,karena rumah ini berada dipinggir jalan,saya hanya tinggal menunggu angkutan didepan. Saya menggunakan "Delman," menjadi pilihan angkutan saya ketika pergi sekolah,terkadang saya juga berjalan kaki.
Sesampainya dikelas saya berkenalan dengan teman baru,mereka sangat ramah dan baik dan kapan-kapan ingin bermain dirumah yang saya tempati.

Hari liburpun tiba,saya berkenalan dengan tetangga didepan perempuan kembar yang seusia dengan kakak perempuan kandung saya, karena sudah mereka senang bermain dengan saya.sering kali datang berkunjung dan sayapun bermain dirumahnya.

Beberapa bulan kemudian,orang tua izin ke bandung karena mendesak tidak bisa membawa saya, jadi untuk beberapa minggu saya tinggal bersama kakak. Malampun tiba,suara jangkrik berbunyi begitu nyaring dan hening,saya menonton tv bersama kakak.
Karena posisi saya berada dekat pintu keluar,otomatis saya selalu nengok ke arah ruangan kedua. Sebelum ruangan kedua terdapat Lukisan wanita berkebaya,yang anggun dan cantik. Saya tidak tau siapakah orang yang ada pada lukisan tersebut. Lukisan tersebut tampak begitu jelas,ukurannya besar dan sorotan matanya sayu tetapi tajam.terkadang saya ingin sekali memindahkan lukisan tersebut,karena ketika saya melihat seperti diperhatikan.

Saat menjelang siang saya menelusuri semua rumah,tetapi ada salah satu kamar yang terkunci yang didalamnya merupakan barang-barang peninggalan eyang, datang seorang pengurus rumah bisa dikatakan saudara dari bapak memepercayakan beliau merawat rumah,tetapi sudah tidak tinggal dirumah ini.Saya dibawa berkeliling kebun,kemudian diambilkan banyak sekali buah alpukat karena kebun tersebut banyak pohon alpukat. Ketika semua sudah selesai,saya mengikuti beliau berjalan ke arah rumah,akan tetapi sesuatu yang aneh terjadi lagi. Seperti ada seseorang yang berada dibelakang,saya tidak membalikan badan kebelakang. Rasanya berlaripun berat apalagi berbicara.

Menjelang malam saya menuju kedapur kemudian membukan alpukat yang sudah lama didiamkan,saya campurkan sedikit gula merah dan air kemudian dihaluskan, karena sudah terbiasa melihat ibu membuat alpukat jadi saya bisa melakukannya karena sangat mudah. Sambil mengaduk,saya berjalan tetapi ada membuat saya kaget ketika sendok yang berada didapur jatuh begitu saja,padahal tidak ada tikus dan posisi sendoknyapun berada didalam tempat penyimpanan. Kemudian saya lari dan gelas yang saya bawa pecah, alpukat yang saya buatpun menjadi sia-sia.

Ketika itu saya menangis ketakutan,tapi kakak hanya mentertawai,sambil mengusap air mata dan menonton tv,saya dibawakan alpukat kemudian saya memakannya tidak sampai habis habis.

Hari liburpun tiba,saya bermain petak umpet dengan teman sekolah dirumah,setelah itu kita makan bersama,lalu saya dan teman kedapur membawa piring juga sendok. Alangkah terkejutnya,sendok yang jatuh saat itu ada dihalaman rumah tempat dimana kita makan bersama, sendok tersebut berwarna keemasan dan berbeda dari yang lain. Saya ingat sendok yang jatuh tersebut berwarna keemasan dan hanya satu sendok saja.

Beberapa hari kemudian,saat menjelang malam saya duduk seperti biasa menonton tv bersama kakak,kemudian saya merasa ada sesuatu yang memperhatikan dari arah kiri. Saya memberanikan diri melihat lukisan tersebut,lukisan perempuan itu mengedip lalu melebarkan bibirnya. Alangkah kagetnya,saya teriak, kakak bertanya "Kenapa eh kenapa!!".
Karena saya penasaran saya tengok lagi,lukisan tersebut tertawa dan mengedip.
Saya keluar berlari kerumah tetangga,menceritakan semuanya. Mereka menanggapi dan menyuruh saya tidur dirumahnya,kakak saya tetap tidak percaya apa yang saya katakan.

Itulah kisah horror saya dan bukan halusinasi,memang benar-benar terjadi,sampai saat ini masih teringat lukisan tersebut mengedipkan mata kemudian menggerakan bibirnya. Kisah tersebut membuat saya percaya bahwa makhluk halus itu nyata,apalagi jika rumah yang sudah lama tidak dihuni.


Nice........................................................................................!
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
12-12-2021 23:44
emoticon-Jempol
0 0
0
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
16-12-2021 10:00
Menakutkan ya...
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
16-12-2021 10:40
Ka, gabung di platform KaryaKarsa dong
Diubah oleh rina109
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
16-12-2021 13:22
Ka, cocok jadi penulis klik ini deh https://karyakarsa.com/
0 0
0
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
17-12-2021 13:06
Diubah oleh adelia435
0 0
0
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
17-12-2021 19:29
Cocok nih buat program uji nyali.
Sayang nya uji nyali dah ga ada ya.
Padahal seru...
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Kisah Horror Rumah Bangunan Belanda
19-12-2021 12:56
ane pun tinggal di rumah buatan belanda..lumayan luas n ada lt. 2 nya jg karena dulu ditinggalin bsa sampai 10an org klo skrg ane hanya berdua..
profile-picture
silviaslovia8 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sad-story-ombak-tak-bersuara
Stories from the Heart
sebelum-reda
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Personal
Heart to Heart
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia