News
Batal
KATEGORI
link has been copied
132
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/616b86b59c5bb66c6149a20c/panama-amp-pandora-papers-mengguncang-dunia-kecuali-indonesia
Dampak Panama Papers luas, termasuk para pejabat yang terpaksa mengundurkan diri. Di Indonesia? Ah, Anda sudah bisa menebaknya. tirto.id - “Lebih dari dua minggu lalu saya memberikan pemimpin-pemimpin Taliban permintaan yang klir dan spesifik: tutup semua tempat latihan teroris, serahkan pem
Lapor Hansip
17-10-2021 09:13

Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia

Past Hot Thread
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia

Penulis: Felix Nathaniel 16 Oktober 2021

Dampak Panama Papers luas, termasuk para pejabat yang terpaksa mengundurkan diri. Di Indonesia? Ah, Anda sudah bisa menebaknya. tirto.id - “

Lebih dari dua minggu lalu saya memberikan pemimpin-pemimpin Taliban permintaan yang klir dan spesifik: tutup semua tempat latihan teroris, serahkan pemimpin jaringan Al-Qaeda, dan kembalikan semua warga negara asing yang ditahan termasuk warga AS. Tidak ada permintaan yang dipenuhi. Dan sekarang, Taliban harus membayar mahal,” kata Presiden ke-43 Amerika Serikat, George W. Bush, dikutip dari Washington Post.

Mimpi buruk Taliban menjadi nyata pada malam hari 7 Oktober 2001. Koalisi AS dengan Inggris mengirimkan pasukan pengebom untuk menyeret pemimpin mereka, Osama bin Laden, keluar dari persembunyian. Setidaknya 15 bom darat, 25 serangan udara, dan 50 misil jenis tomahawk diletuskan dari kapal perang. Warga Afganistan tidak bisa tenang malam itu. Dan itu baru permulaan. Serangan AS tidak pernah berhenti setelah itu. Sampai benar-benar menarik pasukan tahun ini, berarti sudah 20 tahun AS habis-habisan menyerang Afganistan.

Kolumnis The Guardian Marc Herold dalam Counting The Dead (2002) mencatat ketika serangan dilakukan “hitungan resmi orang-orang yang meninggal rasanya tidak dibutuhkan” sebab publik yakin bahwa Inggris dan AS pasti sudah memperhitungkan secara matang agar tidak menyasar sipil. Namun nyatanya tidak demikian. Serangan untuk merusak instalasi pertahanan udara Taliban dan sektor-sektor energi Afganistan ternyata juga berdampak pada masyarakat sipil. Salah satu sumber Human Rights Watch (HRW) memperkirakan sampai Desember 2001 saja sudah ada 350 sipil yang meninggal dunia.

Ada yang menderita, ada pula yang mendulang untung. Serangan atas nama “perang terhadap teror” ini ternyata jadi ladang bisnis baru buat perusahaan kontraktor asal AS yang bercokol di Irak dan Afganistan. Laporan berjudul Windfalls of War: U.S. Contractors in Iraq and Afghanistan tahun 2003 memuat daftar nama perusahaan, peran mereka, lengkap dengan nilai kontrak.

Kewajiban perusahaan adalah menyediakan fasilitas bagi tentara yang ditugaskan ke Afganistan dan Irak. Perusahaan yang paling banyak mendapat duit adalah Kellogg, Brown & Root (KBR). Mereka anak perusahaan dari Halliburton. Total kontraknya mencapai 316 juta dolar AS di Irak dan 2,013 miliar dolar AS di Afganistan. Laporan itu sekaligus mengungkap keanehan. Setelah laporan ini keluar, Halliburton kedapatan melakukan mark-up atau menaikan harga dengan semena-mena.

Audit pemerintah mencatat setidaknya ada biaya sebesar 1 miliar dolar AS yang wajib dipertanyakan. Beberapa cara licik Halliburton adalah menjual 1 kaleng soda senilai 45 dolar AS atau setara dengan Rp630 ribu, kemudian mencatat biaya makan sebanyak dua kali, dan yang paling parah memberikan air mandi yang sudah terkontaminasi. Pada 2012, KBR diwajibkan membayar kompensasi karena masalah air ini sebanyak 85 juta dolar AS. Laporan soal perusahaan-perusahaan di balik okupasi AS ini diganjar penghargaan George Polk Award pada 2003.

Organisasi yang membuat laporan mencengangkan tersebut adalah Center for Public Integrity (CPI), didirikan oleh jurnalis asal AS Charles Lewis pada 1989. Organisasi dan tokoh ini pula yang kemudian membentuk International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) pada 1997. ICIJ juga bertanggung jawab atas laporan signifikan Panama Papers, Paradise Papers, dan Pandora Papers. Jika laporan tentang perusahaan AS yang mendulang uang di wilayah perang berdampak besar, apakah Panama Papers–laporan trademark ICIJ–juga memberi impak serupa?


Investigasi hingga Mundur dari Jabatan Panama Papers yang dirilis pada 2016 melibatkan 11,5 juta dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca dengan total data digital mencapai 2,6 juta terabita dan mencatat nama lebih dari 214 ribu entitas offshore. Isi laporan itu secara garis besar mencatat orang-orang kaya: pebisnis, politikus, kepala negara, dan juga selebritas menghindari membayar pajak dan menyembunyikan kekayaannya. Laporan ini bikin orang-orang kaya pusing kepala. Ada lebih dari 4.700 cerita dari laporan tersebut dengan mencatat 12 nama pemimpin atau bekas pemimpin negara dan 128 politikus.

Nama-nama itu antara lain: Raja Salman dari Arab Saudi; Presiden Argentina Mauricio Macri; Silvio Berlusconi mantan Perdana Menteri Italia, Sergei Roldugin orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin; mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull; bintang sepak bola asal Argentina, sang La Pulga, Lionel Messi.

Sedangkan orang Indonesia yang ada di dalam situ mencapai total 72 individu dan perusahaan, di antaranya: Airlangga Hartarto, Bambang Sulistyo, Sandiaga Uno, Luhut Pandjaitan, Harry Azhar Azis, Sugianto Kusuma, Edwin Soeryadjaya, John Riady, Garibaldi Thohir, Franciscus Welirang, dan Hilmi Panigoro.

Global Investigative Journalism Network (GIJN) menyebut Panama Papers adalah salah satu hasil jurnalisme investigasi yang dampaknya gampang untuk diukur. Dampak bola salju (snowball effect) pertama yang jelas adalah adanya investigasi lanjutan di beberapa negara terkait pengemplang pajak.

El Salvador misalnya. Tidak sampai seminggu setelah laporan pertama terbit pada 3 April 2016, otoritas El Salvador menggerebek kantor cabang Mossack Fonseca, menyita dokumen, dan menyegel kantor tersebut. Alasannya: mereka diduga bakal merusak barang bukti.

Di Brasil, kepolisian melakukan interogasi dan investigasi terhadap bank asal Panama, Bank FPB. Layanan perbankan ini diduga bekerja sama dengan Mossack Fonseca dan harus menghadapi tuduhan “kejahatan perbankan, pencucian aset, dan organisasi kriminal lintas negara.” Australia, Prancis, Jerman, dan Inggris juga melakukan investigasi lanjutan.

Dampak kedua adalah pengunduran diri pejabat publik (setelah mendapat tekanan massa). Islandia, salah satu negara mungil yang namanya mungkin baru kita dengar dari film The Secret Life of Walter Mitty (2013), adalah salah satu negara paling damai di dunia. Ketika nama Perdana Menteri Sigmundur Davíð Gunnlaugsson muncul, ribuan orang memadati jalanan; berdemonstrasi di depan gedung parlemen. Tuntutannya jelas: Gunnlaugsson harus mundur. Dia memutuskan mundur hanya dua hari setelah terbitnya Panama Papers.

Selain Gunnlaugsson, Menteri Perindustrian, Energi, dan Pariwisata Spanyol José Manuel Soria juga melakukan hal serupa. Kendati dia menampik segala tudingan yang ada, tapi salah satu dokumen bertanda tangannya sendiri sewaktu menjabat sebagai Presiden Jersey Mechanical Trading Ltd–salah satu perusahaan offshore–tidak mampu dia tangkis. Pada surat pengunduran dirinya, Soria menjelaskan bahwa apa yang dia lakukan jauh sebelum masuk ke politik.

Pengunduran diri Soria adalah kabar besar di Spanyol. Dia adalah menteri kedua yang mengundurkan diri sejak 2011, dan tentu saja menteri pertama yang gugur akibat sebuah tulisan di media daring. Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, juga sama tapi lebih keras kepala. Dia butuh waktu satu tahun sampai investigasi selesai sebelum akhirnya mengundurkan diri. Dia dianggap tidak jujur dalam melaporkan hasil kekayaan. Dari lima hakim, semuanya sepakat Sharif tidak bertanggung jawab sebagai pejabat negara.

Respons lain adalah menampik tudingan dan murka. Ini yang dilakukan Putin dan Cina. Putin misalnya, menuding ada AS dan agen rahasia di balik terbitan Panama Papers; sedangkan Ciina melakukan langkah yang seperti mereka biasa lakukan: memblokir informasi terkait. Otoritas Cina mengatakan bahwa mereka selalu mendukung budaya antikorupsi dan mereka ingin menelaah lebih jauh Panama Papers. Tapi pemberitaan soal Panama Papers dilarang di Cina. Pembahasan di media sosial yang awalnya ramai kemudian dihapus pada hari yang sama.

Kemungkinan penyebabnya adalah karena ada nama Deng Jiagui, pengusaha perumahan yang juga saudara ipar dari Presiden Xi Jinping. Di Panama–asal penamaan terbitan Panama Papers–pemberitaan soal pengemplang pajak memang menjadi pemicu gebrakan besar dalam ekonomi. Tapi yang diperhatikan oleh orang-orang Panama lebih soal penamaan. Banyak yang tidak terima sebab seakan-akan negara mereka penuh skandal.

Orang-orang kaya pada akhirnya mencari jalan lain untuk menghindari pajak. Salah satu caranya, tentu beralih dari Mossack Fonseca ke firma lain. Di negara belahan dunia lain seperti Ghana, Siprus, dan Kenya, laporan ini membuat otoritas menerapkan aturan beneficial ownership registries. Penjelasan mudahnya, pihak penerima keuntungan dari perusahaan harus terdaftar di otoritas setempat sehingga memudahkan melacak harta kekayaan. Hal serupa juga diterapkan di AS pada Januari 2021 tentang aturan Transparansi Korporasi. Pemilik perusahaan harus didaftarkan dan diketahui pemerintah. Masih banyak lagi dampak dari terbitan Panama Papers di seluruh dunia. Dampak ini juga tidak sekali jadi. Dalam sebuah rekaman ICIJ, setelah lima tahun Panama Papers bergulir di internet, temuan ini masih relevan.

Setidaknya ada 300 artikel dari 14 bahasa yang merujuk pada Panama Papers. Seperti kata kolumnis CNN Frida Ghitis, Panama Papers adalah “gempa bumi.” Dan “efek kejutnya akan berlanjut sampai berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun ke depan.”

Tidak Mempan di Indonesia Dari sekian banyak nama orang Indonesia di sana, ada empat yang cukup menarik perhatian: Luhut Binsar Panjaitan, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, dan Garibaldi Thohir. Nama terakhir adalah saudara dari Menteri BUMN Erick Thohir, sedangkan tiga lainnya adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, dan Menteri Pariwisata. Ketika Panama Papers terbit, hanya Luhut yang sudah menjabat menteri, tiga lainnya belum. Airlangga ditunjuk jadi Menteri Perindustrian kira-kira empat bulan setelahnya. Airlangga tidak memberi klarifikasi, tapi Sandiaga, Luhut, dan Garibaldi menjawab. Sandiaga mengakui perusahaannya, PT Saratoga Global Investama Sedaya Tbk. dulu punya perusahaan offshore. Sedangkan Garibaldi mengklaim penggunaan firma hukum di luar itu biasa saja.

Dan Luhut hanya menjawab bahwa dia tidak tahu soal namanya sebagai Direktur di perusahaan Mayfair International Ltd yang ada dalam Panama Papers. Otoritas tidak sekalipun menyatakan akan melakukan investigasi lebih lanjut berdasarkan pernyataan tersebut.

Presiden Joko Widodo hanya menyatakan “sudah punya satu bundel nama-nama yang nyimpen di Swiss, nyimpen di Singapura.” Tapi sampai sekarang, tidak ada tindak lanjut berarti. Jika di Spanyol dan Islandia bahkan mereka mengundurkan diri meski melakukan itu di masa lalu atau hanya kerabat yang terlibat.

Sementara di Indonesia, Airlangga malah diangkat jadi menteri. Luhut juga kembali jadi lingkar satu Jokowi pada periode kedua. Begitu pun Sandiaga dan Erick Thohir. Orang-orang yang namanya ada di Panama Papers dan jadi menteri semuanya memang orang dekat Jokowi–kecuali Sandiaga yang sebelumnya adalah oposisi. Airlangga juga adalah pemimpin Partai Golkar yang merupakan partai mayoritas kedua di kubu koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Setelah lima tahun Panama Papers terbit dan tidak memberikan dampak apa pun pada nama-nama di atas, kini ICIJ kembali menelurkan investigasi serupa bernama Pandora Papers. Nama Luhut dan Airlangga kembali ada di dalamnya.Tapi lagi-lagi minim respons dari pemerintah. Dampak Panama Papers memang luar biasa, dan Pandora Papers bisa jadi sama. Tapi itu semua tidak akan mempan untuk oligark di Indonesia.

Baca juga artikel terkait PANAMA PAPERS atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel (tirto.id - Politik) Penulis: Felix Nathaniel Editor: Rio Apinino

Baca selengkapnya di artikel "Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia", https://tirto.id/gkql.

beda negara yg bersih & negara korup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Anggadaz dan 12 lainnya memberi reputasi
11
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 09:23
Sedangkan orang Indonesia yang ada di dalam situ mencapai total 72 individu dan perusahaan, di antaranya: Airlangga Hartarto, Bambang Sulistyo, Sandiaga Uno, Luhut Pandjaitan, Harry Azhar Azis, Sugianto Kusuma, Edwin Soeryadjaya, John Riady, Garibaldi Thohir, Franciscus Welirang, dan Hilmi Panigoro.

1. so, the rumor about the issue of 11 triliun, possibly ada benarnya.

2. perhaps there are too many mafia in almost semua lini, mister presiden not bisa tangkap langsung them.
so apakah mister presiden lagi play taktik dekati mereka, coorporate with mereka, then baru dihabisi?
Diubah oleh cacarakan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Luxyn dan 8 lainnya memberi reputasi
8 1
7
Lihat 18 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 18 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 09:32
Kalo dari penelaahan aku, rezim jokowi sdh cukup baik dlm kinerjanya, terutama dlm infrastruktur.
Sayangnya, ada satu kelemahan yaitu dlm penegakan hukum terutama dlm pemberantasan korupsi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pheeroni dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 09:33
Tapi itu semua tidak akan mempan untuk oligark di Indonesia.

Kalo menyinggung oligarki berarti yg menyinggung adalah radikal anti Pancasila harus disingkirkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akunkotablit328 dan 3 lainnya memberi reputasi
3 1
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 09:43
Pejabat indonesia udah tebal muka, karena merasa aman dilindungi oleh buzzer kontoI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
glorywar dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 09:54
Negara dengan umat ****** terbesar di dunia.
Dan semua yg di-mensyen oleh si paper adalah ******.

Tp gak apa2, berbuat apapun pasti masuk surga kok.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Adit.m.n dan 5 lainnya memberi reputasi
1 5
-4
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:04
Susah. Korupsi sudah jadi oli pembangunan. Atas bawah sama saja. Yg di atas lebih tahan banting lagi karena sudah punya power.

Yg seperti ini, kalau mau instan bersih mungkin harus direset semuanya. Hapus, bangun dari awal lagi, persetan soal chaos. Atau main pembersihan jangka lama, tapi ini juga berisiko menurunkan kepercayaan rakyat seiring waktu.
Diubah oleh lupineprince
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adrianfuzagame dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 12 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 12 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:15
org pemerintah yg masi menjabat…..pihak oposisi….semuaaaa nya kena kalo ini di usut..

jadi kami sepakat untuk pura2 begoo…

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Adit.m.n dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:44
Cebong buzzer memang harus dibasmi
profile-picture
profile-picture
Da Menace dan jerrystreamer1 memberi reputasi
2 0
2
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:46
Kalo masalah per'palak'an itu urusannya jeng Srimul...

Ane nunggu aja berita doi ngemplang lord Luhut...
profile-picture
jerrystreamer1 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:50
Masyarakat dengan tingkat literasi rendah + pejabat tak tahu malu.
Kombinasi maut emoticon-Hammer (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Luxyn dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 10:56
yg mengerakan pata politik indonesia ya orang2 ini ....jadi klo mauprediksi sp yg akan jadi capres 2024...jawabanya ya tanya orang2 di atas..yg punya kekayaan tidak terhingga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 11:08
nunggu pasukan bajer
biar bisa nutup n ngalihin isu duluemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 12:15
Namanya juga negara korup ya kagak terguncanglah.
profile-picture
profile-picture
deny.heinrich dan jerrystreamer1 memberi reputasi
1 1
0
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 12:53
Narsum Bego ... yg pada komen juga mayoritas bego ... emoticon-Big Grin




Kalian melupakan Tax Amnesty .........emoticon-Big Grin
Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan semua kasus tersebut lewat Tax Amnesty emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngacir Dan mereka sudah melakukan kewajibannya sesuai UU Tax Amnesty emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 18 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 18 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 13:16
D indo ya ga bakal hebohlah.. Namanya penggelapan ato menghindari pajak.. Dari level bawah sampe atas semua nya pelaku kok.. emoticon-Malu (S)



emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 13:36
Masalahnya dimana kalo masuk papers2an gt? Sepanjang ga ngelanggar undang2 ya sah2 aja. Tuh manusia suci arab saudi king salman juga ada kok.
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1 0
1
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 15:10
Ya sana labrak si orang yang kecatet di rumah dia, lu suruh aja dia sama keluarganya bayar tuh duit kalau punya nyali.....hahaha emoticon-Ngakak



Suruh pemerintah dan aparat? lo punya bukti dokumennya kagak selain yang di panama papers itu? fitnah lo? emoticon-Wakaka
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
17-10-2021 16:13
Mengguncang dunia apaan bro? Orang2 luar juga ga ada yang bener2 peduli. Biasanya juga yg kedampak cuma orang yg bener2 beken dan punya banyak musuh yg pengen ngejatohin. Selain itu mah ga ada yg peduli.
profile-picture
profile-picture
glorywar dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 1
0
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
18-10-2021 08:19
bacot

di luar negeri juga adem ayem koq

emang ada yang berani tangkap putin?
doi disebut2 tuh di pandora paper

emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Panama & Pandora Papers Mengguncang Dunia, Kecuali Indonesia
18-10-2021 08:38
Gituan jangan dihukum
Buka namanya, Todong duitnya buat negara. Lu Bui duitnya masih dimereka ya percuma, yg ada ya tar jadi penjara penjaraan dah kaya setyo nopanto emoticon-Ngakak
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia