News
Batal
KATEGORI
link has been copied
107
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61690b392ed5ea09a25fc390/bengkak-biaya-kereta-cepat-kini-lebih-mahal-daripada-tawaran-jepang
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tengah jadi sorotan. Ini karena beberapa BUMN yang menggarap proyek tersebut kondisi keuangannya tengah mengap-mengap. Selain itu, proyek tersebut terancam mangkrak karena biaya pengerjaanya membengkak menjadi 8 miliar dollar AS atau setara Rp 114,24 triliun.  Padahal sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melakukan estimasi
Lapor Hansip
15-10-2021 12:01

Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang

Past Hot Thread
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang


JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung tengah jadi sorotan. Ini karena beberapa BUMN yang menggarap proyek tersebut kondisi keuangannya tengah mengap-mengap. Selain itu, proyek tersebut terancam mangkrak karena biaya pengerjaanya membengkak menjadi 8 miliar dollar AS atau setara Rp 114,24 triliun. 

Padahal sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melakukan estimasi biaya pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung adalah sebesar 6,07 miliar dollar AS.  Dengan demikian, setelah perkiraan pembengkakan anggaran mencapai 8 miliar dollar AS, artinya terdapat kenaikan sekitar 1,9 miliar dollar AS atau setara Rp 27,09 triliun. 

Baca juga: Dilema Kereta Cepat: Sampai Bandung 46 Menit, Tapi Cuma di Pinggiran 

Sebagai rencana menyelamatkan proyek kerja sama Indonesia-China itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 yang merupakan perubahan atas Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung. 

 Dalam Pasal 4 Perpres Nomor 93 Tahun 2021, Jokowi mengizinkan penggunaan dana APBN untuk membiayai Kereta Cepat Jakarta Bandung. Padahal sebelumnya, Jokowi beberapa kali tegas berjanji untuk tidak menggunakan uang rakyat sepeser pun untuk mega proyek tersebut. Tawaran Jepang lebih murah Menilik ke belakangan, proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sebenarnya pertama kali diajukan Jepang. 

Negeri Sakura itu menawarkan proposal pembangunan ke pemerintah Jokowi melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Saking seriusnya menawarkan proyek tersebut, JICA bahkan telah menggelontorkan modal sebesar 3,5 juta dollar AS sejak 2014 untuk mendanai studi kelayakan. 

 Nilai investasi kereta cepat berdasarkan hitungan Jepang mencapai 6,2 miliar dollar AS, di mana 75 persennya dibiayai oleh Jepang berupa pinjaman bertenor 40 tahun dengan bunga 0,1 persen per tahun.  

Belakangan di tengah lobi Jepang, tiba-tiba saja China muncul dan melakukan studi kelayakan untuk proyek yang sama. Hal itu rupanya mendapat sambutan baik dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat itu, Rini Soemarno.

Rini bahkan menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi China Xu Shaoshi pada Maret 2016. 

China kemudian menawarkan nilai investasi yang lebih murah, yakni sebesar 5,5 miliar dollar AS dengan skema investasi 40 persen kepemilikan China dan 60 persen kepemilikan lokal, yang berasal dari konsorsium BUMN. 


Dari estimasi investasi tersebut, sekitar 25 persen akan didanai menggunakan modal bersama dan sisanya berasal dari pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahun.  Selain itu, China menjamin pembangunan ini tak menguras dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia.  



Penegasan semua biaya Kereta Cepat Jakarta Bandung tanpa uang APBN kemudian disahkan pemerintah Jokowi lewat penerbitan Perpres Nomor 107 Tahun 2015, tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung. Meski demikian, Jokowi kemudian meralatnya agar APBN bisa ikut mendanai kereta cepat dengan menandatangani Perpres Nomor 93 Tahun 2021.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut bahwa pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah hal wajar. 

Dia menyebut, adanya pandemi Covid-19 menjadi biang kerok terhambatnya proyek ini yang pada akhirnya berdampak pada biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung bengkak. 

“Jadi hanya kemarin masalah corona ini membuat semuanya jadi terhambat, jadi jangan diplintir ini ada hal-hal lain dan sebagainya gitu ya,” ungkap Arya Sinulingga.

 “Dan pembengkakan-pembengkakan itu adalah hal yang wajar, namanya juga pembangunan awal dan memang itu membuat beberapa hal agak terhambat,” sambungnya. 

Arya menilai, dalam pelaksanaan dan progresnya, sebenarnya capaian proyek ini sangat bagus karena sudah mencapai hampir 80 persen. Dengan capaian itu, pemerintah ingin pembangunan ini terus berlanjut dan jangan sampai tertunda. 

Karena itu, pemerintah memutuskan adanya pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung pakai APBN. 

Baca juga: Kilas Balik Kereta Cepat: Ditolak Jonan, Kini Mau Pakai Duit APBN

“Di mana-mana kemunduran-kemunduran yang sebelumnya itu akan menaikkan cost, itu sudah pasti. Jadi inilah langkah yang harus diambil supaya pembangunan yang 80 persen dan sangat bagus ini, itu bisa tetap terlaksana,” tegasnya. Arya Sinulingga membantah bahwa proyek ini dikerjakan tanpa adanya perencanaan matang. Adanya pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung menurutnya tak lepas dari sejumlah perubahan. 

“Kenapa sampai anggarannya bertambah, dimana-mana ketika buat kereta cepat atau juga yang seperti ini kayak jalan tol dan sebagainya, itu memang di tengah perjalanan, apalagi yang panjang gitu ya, itu pasti ada perubahan-perubahan desain,” ungkapnya. Perubahan itu terjadi karena ada kondisi geologis dan geografis yang berbeda dan berubah dari awalnya yang dipekirakan dalam pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.






kompas


dihitung 100 tahun pun ga balik modal, makanya Jonan dulu nolak. akhirnya ketipu menlen kan emoticon-Big Grin

Mana bunganya dari china lebih mahal 19 kali lipat dari jepang emoticon-Leh Uga








Diubah oleh tenglengwotik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jiresh dan 23 lainnya memberi reputasi
24
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 4
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
17-10-2021 23:07
Sama baek klu udh bisnis mah ..
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
17-10-2021 09:49
Jepang itu build qualitynya sdh tdk diragukan,
Lah kalau punya menlen.murah sih tp murahan.
pas nego klaim murah pas ekse ehh malah dpt biaya tambahan.
emoticon-Leh Uga
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
17-10-2021 08:54
Padahal apa" buatan jepun lebih ok dri segi kualitas. Jav contohnya emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 23:42
gilee dari rate bunga 0,1% ke 2%. gobloknya rezim joko, lebih goblok dari orang paling goblok se indonesia

idiot kalo gue bilang emoticon-anjing
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 23:11
"China kemudian menawarkan nilai investasi yang lebih murah, yakni sebesar 5,5 miliar dollar AS dengan skema investasi 40 persen kepemilikan China dan 60 persen kepemilikan lokal, yang berasal dari konsorsium BUMN.


Dari estimasi investasi tersebut, sekitar 25 persen akan didanai menggunakan modal bersama dan sisanya berasal dari pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahun. Selain itu, China menjamin pembangunan ini tak menguras dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. "




pernyataan di atas ane agak muak gan,

China kemudian menawarkan nilai investasi yang lebih murah
Apanya yang murah ?. kepemilikan itu mahal harganya, jepang gak minta kepemilikan, cuma minta cuan 0.1% per tahun. ini CINA minta kepemilikan. kenapa di ambil sih tawaran dari CINA ?.
bodo bener.

25% didanai modal bersama, sisanya dari pinjaman dengan tenor 40 tahun bunga 2% per tahun. jaminannya CINA bilang APBN "aman"?. itu dia lebih seneng kalo 100% pake duit dia semua, krn bisa jadi kepemilikan CINA kerata JKT-BDG.

kebayang gak , berapa deviden yg CINA dapet dari kereta cepat ini?
dan gak ada batas waktu, wong akadnya aja KEPEMILIKAN.


DONGO DONGO...

Emosi aing baca berita ini, EASY amat dijajah CINA di era modern ini.

11 - 12 kek freeport. lambat laun negara kita tercinta ini 70% jadi kepemilikan ASING.. ente hidup harus bayar pajak buat ASING. gak akan pernah bisa maju kita gan, dijajah terus.emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
penggugatmk memberi reputasi
1 0
1
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 21:02
Hell lo buzdjerrp
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 20:46
Yg utang siapa ya kai nya apa negara?

Ane setuju batalin aja
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 18:05
Kok pada ketawa mau social credit ente pada minus emoticon-Leh Uga

Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
Diubah oleh chocorip
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 17:43
Kalau orang punya hobi jangan dinilai dengan uang, hobi koleksi akik bisa keluar uang banyak, ini pa de hobinya bikin proyek ingfrasetruktur, meskipun bengkak biayanya , harus jalan terus namanya juga hobi, sayang nya hobinya ga pake uang sendiri
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 17:38
Klo waktu itu ama jepun apa biayanya ga bengkak jg skrg
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 17:27
Udah dikritisi tp kan selalu punya plan yg gatot, gak sadar dan evaluasi
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 14:07
gpp mahal juga, kan pake duit rakyat..rakyat sinikan kaya2..hidup rakyat sini udah makmur+sejahtera emoticon-Angkat Beer
profile-picture
mupet.buster memberi reputasi
1 0
1
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 12:27
Proyek konyol Jokowi sih emoticon-Smilie ada kereta ada tol ada jalan biasa ada bandara jg d Bandung. Emangny naik kereta cpt ada Bisnis apa? perputaran uangnya brp? balik modal kapan?
Aneh
profile-picture
mupet.buster memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 12:23
**** of contradiction emoticon-Rate 5 Star
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 12:00
terima kasih MUPET KNTOOOLLLL emoticon-anjing emoticon-Gila emoticon-Gila emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck

benar benar emoticon-babi emoticon-babi KAU emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck emoticon-fuck
profile-picture
singkawang7 memberi reputasi
1 0
1
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 01:15
BUNGANYA lebih murah dari KUR kalo kur 6 persen setahun kalo Jepun 0.1 emoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantik
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
16-10-2021 00:17
CEBONG SAMA PSI BUNGKAM KALO HEADLINEnya seperti ini..🤣
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
15-10-2021 23:55
itu juga uang nya digondol pekerja kasar (bukan cuma tenaga ahli aja yak) asing china mengleng , dusta mana lagi yang akan kau katakan para cebongers emoticon-Big Grin
Diubah oleh poetra09
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
15-10-2021 23:32
cebong kapir mesti ngumpet di gorong gorong abis liat ini berita
0 0
0
Bengkak, Biaya Kereta Cepat Kini Lebih Mahal daripada Tawaran Jepang
15-10-2021 23:32
Udah tau doktrinnya winnie the pooh ke warganya kayak begitu, masih percaya aja iming-iming harga murah dari negara sana emoticon-Ngakak
Diubah oleh Dgariel
profile-picture
mupet.buster memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia