Story
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
30
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/615c7a46e21baa16e51f58f4/romantic-movie--tony-dan-siti-part-2---end
Dulu aku cuma orang biasa, tapi sekarang, aku bisa melakukan apa saja,.. karena itu tak akan kubiarkan siapapun menyakiti dirimu lagi, meskipun dia itu Tuhan sekalipun,...aku akan melawanNya Note ; cerita ini adalah cerita fiksi,..kesamaan nama dan tempat hanya kebetulan saja Cerita sebelumnya trilogi pertama trilogi kedua Side story istriku ternyata bukan manusia INDEX PROLOG 1. Betapa Kucinta Pa
Lapor Hansip
05-10-2021 23:16

ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end

Quote:Dulu aku cuma orang biasa, tapi sekarang, aku bisa melakukan apa saja,.. karena itu tak akan kubiarkan siapapun menyakiti dirimu lagi, meskipun dia itu Tuhan sekalipun,...aku
akan melawanNya


ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end


Note ; cerita ini adalah cerita fiksi,..kesamaan nama dan tempat hanya kebetulan saja


Cerita sebelumnya

trilogi pertama

trilogi kedua

Side story
istriku ternyata bukan manusia

INDEX

PROLOG

1. Betapa Kucinta Padamu
2. Bisikan Asmara
3. Jerat Percintaan
4. Hanya Dirimu
5. Percayalah
6. Diary Hatimu
7. Demi Kasih Sayang
8. Patah Hati
9. Kini Kau Disisi
10. Cinta Tak Berganti



Diubah oleh mr..dr
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
18.1K Anggota • 28.1K Threads
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
05-10-2021 23:17

Prolog

Kiambang hanyut ke muara
Perahu pulang ke penambang
Lambat laun kan bersua
Biarpun di gulung gelombang

Dugaan yang tak di sangka
Perpisahan yang dipaksa
Kurniaan dalam samaran
Itu yang ku harapkan

Berpijak pada bumi nyata
Bak meniti jembatan bara
Jalan yang mana harus kami lalui
Jalan lurus mereka halangi

Kita dibiar terapung
Di awangan cinta
Diperbudak-budakkan saja
bagaikan boneka cinta

Kerana kebangsawanan
Dan sandiwara mereka
Dua hati menjadi beku
Rela dilempar ke gurun debu


(Kurniaan Dalam Samaran - Siti Nurhaliza)


Lagu diatas adalah sinopsis cerita ini.
Diubah oleh mr..dr
profile-picture
makgendhis memberi reputasi
1 0
1
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
05-10-2021 23:18

Betapa Kucinta Padamu

Setelah mendengar kabar dari negeri seberang, saat itu juga Tony berganti pakaian, dia lalu memakai setelan jas hitam dengan dasi kupu-kupu, jam tangan digital dan sepatu hitam dengan hak yang agak tebal lalu menyisir rambutnya dengan rapi,..sepertinya dia mau menemui orang penting,

Setelah itu Tony pergi kebelakang rumahnya dan menaiki pesawat pribadinya

Didalam pesawat nya, Tony hanya sendirian, dia duduk di kursi paling belakang,..memiringkan tempat duduknya dan memutar sebuah lagu,...

Andainya engkau kumiliki...
Sejak dulu,..sebelumnya....
Andaiku curahkan rasa hati...
Mungkin kini..
Ku kan tenang disampingmu

Belum puas ku menikmati..
Kesan kasih sayang...
Kau terpaksa pergi...

(Betapa Kucinta Padamu - Siti Nurhaliza)



Pesawat itu melaju ke depan dengan kencang meninggalkan landasan pacunya, tapi pikiran Tony malah mundur ke belakang mengingat masa lalunya,



38 tahun yang lalu,...

Waktu itu Tony sedang kuliah jurusan ilmu komputer di universitas ternama di pusat kota, ..hari ini, setelah ujian semester pertama, Tony yang sedang duduk di bangku kelasnya di datangi teman sekelasnya yang ingin mengajaknya pergi ke suatu tempat,

"Hei Tony, nanti malem kita nonton dangdutan yuk" ajak temannya yang bernama Don Rafael itu,

"Males ah,..rusuh,"

"Heh,...ini bukan acara dangdut kampungan,..ini acara di gedongan, penyanyinya dari negeri seberang"

"Aku lagi gak punya duit buat beli tiketnya" keluh Tony

"Udah aku beliin, nih..tiket VIP, kita duduk di kursi paling depan"

"Tumben kamu baik sama aku"

"Ya anggap saja ini balas budi aku karena sering nyontek jawabanmu,... nanti malam jam 7 ya, jangan telat!"

"Iya"

Setelah menyerahkan selembar tiket yang dimasukkan kedalam amplop, si Don lalu pergi keluar, Tony lalu membuka amplop dan membuka lipatan tiket itu,...ada tulisan,..Siti Nurhalisa, Live in Concert,...

Singkat cerita
Jam 7 malam

Tony sudah tampil rapi dengan kaos berwarna coklat, jaket biru tua, celana jeans dan sepatu kickers sudah siap berangkat ke gedung konser, dengan mengendarai sepeda motornya, ...setelah sampai disitu dia bertemu dengan temannya Don Rafael lalu mereka berdua duduk di kursi paling depan,

Tak lama kemudian, lampu panggung menyala dan seorang perempuan cantik muncul dari balik panggung lalu menyapa para penonton dengan ramah,..

"Hai semua, selamat malam,...jumpe lagi bersame Siti di concert ni,..Dan lagu pertame yang akan Siti persembahkan ialah lagu Cendol, jom kita menyanyi dan menari bersame-same,..okay,..."

Cendolnya mana
Kok tidak ada
Hilang kemana
Siapa yang bawa,

Bagailahmana
Hendak berpesta
Cendolnya saja....
Tak ada....



Suara yang merdu dan powerful, lenggok tari yang elegan dan busana yang sopan adalah ciri khasnya dan itulah yang membuat seorang pemuda yang duduk didepannya terdiam dan terpaku menyaksikan penampilannya, sang diva itu telah membuatnya terpana, terpukau, terpedaya, terpesona, dan terpikat hingga si pemuda itu hanya bisa terbengong disitu,

Menyadari ada seorang laki-laki yang bengong di depannya, Siti lalu mengedipkan mata pada pemuda itu dan seketika pemuda itu langsung sadar dari lamunannya.

Si pemuda itu melihat orang-orang disebelah kanan dan kirinya melambai-lambaikan uang kertas untuk diambil oleh sang biduan. Dan dia juga ingin ikut-ikutan lalu dia berkata pada temannya

"Heh Don, pinjem duit dong,..aku mau ikut nyawer" pintaTony

" nih" si Don menyerahkan selembar uang kertas

"Kok yang ijo, yang merah gak ada?"

"Gak ada,...yang merah sama yang biru udah habis buat nyawer" ucap si Don sambil memperlihatkan isi dompetnya

"Itu...apa itu yang warnanya abu-abu?"

"Ini duit 100 dollar,..mau?"

"Ya udah deh, sini"

"Nanti balikinnya pake rupiah ya'

" iya...bulan depan"

Tony lalu mengambil uang 100 dollar itu, tapi sebelum menyerahkan ke sang biduan, dia mengambil pulpen di saku jaketnya dan menuliskan beberapa kata di uang itu, setelah selesai menulis, Tony lalu melambaikan uang itu dan diambil sang biduan dengan memberikan senyuman yang tak dapat dilupakan oleh Tony.

Begitu juga dengan Siti, karena seingatnya, cuma Tony, orang terakhir yang memberi saweran dan warna duitnya itu abu-abu, beda dengan yang lain.



Setelah selesai konser,
Jam 12 malam,
Di apartemen Tony

Malam itu Tony tidak bisa tidur, dia selalu terngiang-ngiang akan sosok yang sudah memikat hatinya, tapi lamunannya buyar ketika handphone nokia 3310 miliknya berbunyi tit-tit pertanda ada sms masuk, lalu dia membacanya,

"Hai...ni Siti,..terima kasih atas pemberiannya"


Ternyata tak sia-sia dia menulis nomer handphonenya di duit 100 dollar itu, lalu Tony membalas sms tadi

"Hai siti , namaku Tony, nice to meet you,..dan kapan kita bisa bertemu lagi?"

Tak lama kemudian sms tadi dibalas

" hai tony, kalau ade concert lagi kat situ lagi, nanti siti bagi tau ye"

" makasih ya"

Dan malam itu Tony merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakan sebelumnya,...cinta pada pandangan pertama,



(Note; dulu si Don Rafael itu mengira kalau lagu Cindai itu adalah lagu dangdut)
Diubah oleh mr..dr
profile-picture
profile-picture
makgendhis dan nanitriani memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
06-10-2021 08:18
Luar biasa 👍👍
profile-picture
mr..dr memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
07-10-2021 13:15
nice.
profile-picture
mr..dr memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
07-10-2021 19:33

Bisikan Asmara

Besoknya..

Di dalam kelas
Setelah selesai mata kuliah coding

Tony menyapa sahabatnya yang sedang main hape,

"Hei Don,.. Kamu kan terkenal sebagai playboy di kampus ini,..ajarin dong caranya deketin cewek"

"Sebentar,...kayaknya ada yang aneh, kamu ini kan kutu buku, kok tumben nanya gitu,..jangan-jangan,...."

"Apa" Tony memasang wajah pura-pura tidak tahu

"Kamu sudah dapat nomer hapenya ya?" tanya si Don Rafael dengan tatapan menyelidik

"Nomer hape siapa?"

" waktu di konser kemaren, aku lihat kamu nulis nomer hapemu di duit itu, benar kan ...dan sekarang kamu sudah punya nomer hapenya"

"Hehe..."

"Hei Tony,.. Kamu serius mau deketin dia?"

"Iya,...napa?"

"Sebaiknya kamu berteman saja sama dia, gak usah serius, apalagi mau pacaran sama dia"

"Kamu ngiri ya Don,..jangan-jangan kamu juga suka sama dia"

"Iya memang, semua laki-laki didunia ini juga suka sama dia, dan kita berdua tidak akan pernah bisa mendapatkannya"

"Banyak saingan ya"

"Bukan itu Tony,... Dia itu artis,..dia hidup di dunia yang berbeda dengan kita"

"Maksudmu?"

"Kamu belum tau ya,..para artis itu cuma boneka yang dikendalikan oleh penguasa dunia hiburan,...jadi apapun yang mereka lakukan, ya harus ikut kemauan sang penguasa dunia hiburan itu"

Tony terdiam,..penjelasan si Don tadi membuatnya berpikir, tapi seperti kata pujangga Kahlil Gibran,..menasehati orang yang sedang jatuh cinta itu adalah perbuatan yang sia-sia.

"Jadi kamu gak mau bantuin aku?"

"Sebagai sahabat, aku akan bantu kamu, tapi...resikonya tanggung sendiri dan jangan bawa-bawa aku,...oke?"

"Iyaa"

Sejak saat itu Tony berguru ke si playboy kampus, sang pengamen cinta, Don Rafael,...dengan ilmu sepik-sepik gombalan dan jurus tarik-ulur yang diajarkan si Don,.. Tony jadi merasa percaya diri dan berani pedekate dengan Siti.

Tiga bulan kemudian

Ada sms masuk di hape Tony

"Hai Tony,... Minggu depan Siti ade show hari jadi stasion TV kat situ,..nak ikut?"

"Iya,..aku ikut" jawab Tony singkat

Saat ini hubungan mereka berdua hanya berteman saja, ..seperti yang sudah diajarkan si Don pada Tony, tidak usah buru-buru mengejar cinta,..kalo saatnya sudah tiba, nanti akan datang sendiri, dan kalo cinta sudah datang,..jangan melepaskannya begitu saja..begitu kata si playboy kampus itu.

Besoknya,

Tony bertemu temannya si Don, yang sedang main gitar dikelas, dia sedang nyanyi lagu yang aneh,

"Surti, ..remaja,..anak bapak kades"

"Hei Don," sapa Tony

"Napa?"

"Minggu depan aku mau nonton shownya Siti di studio TV X, kamu mau ikut?"

"Aku ada acara keluarga"

"Gitu ya,.."

"Kamu kan bisa pergi sendiri"

"Iya sih,...eh Don,.. tahap selanjutnya apa?"

"Ajak dia makan malam,"

"Dia itu kan sibuk, mana sempat buat diajak makan malam"

" sabarlah kawan,..jangan buru-buru, nanti ada waktunya,..ingat yang pernah aku bilang,..cinta itu seperti masak kue dalam oven, jangan buru-buru, nanti gak matang, kalo sudah matang, jangan ditinggalin gitu aja, nanti jadi gosong dan pahit"

"Iya..iya..aku masih ingat"

"Bagus kisanak,..nanti kalo kamu datang kesana, jangan lupa kasih dia seikat bunga "



Singkat cerita
Seminggu kemudian

Tony menepati janjinya untuk datang ke show Siti di studio TV dan dia juga membawa seikat bunga untuk pujaan hatinya, setelah susah payah menembus barikade penonton alay didepannya, akhirnya dia bisa berdiri di barisan paling depan,..malam itu, Siti yang mengenakan gaun berwarna putih, menyanyikan sebuah lagu,..


Bisikan asmara yang pertama
Terpahat untuk selamanya
Tercipta pengalaman yang indah
Hingga kini masih terasa


(Bisikan Asmara - Siti Nurhaliza)



Dan seperti biasa,

Tony selalu terpana menyaksikan penampilannya

profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
10-10-2021 21:49

Jerat Percintaan



Didalam kelas
Jam istirahat,

Aku mengenal dikau,..
Tak cukup lama,
Separuh usiaku,
Namun begitu banyak pelajaran yang aku terima

Matematika dan juga fisika
Alogaritma dan juga kimia
Hardware dan software dan juga lainnya
Dan terwujud harmoniiiiii

Harmoniiiii

Ya begitulah nyanyian si pengamen cinta, Don Rafael, lagu harmoni dari grup band Padi di plesetkan juga. Dia itu memang sahabatnya Tony dari kecil, tapi sifat mereka berdua itu sangat berbeda, Tony terkenal sebagai si kutu buku dan si Don terkenal sebagai si tukang gombalin cewek,..sebenarnya si Don itu orangnya tidak pintar atau bisa dibilang bodoh tentang pelajaran, dia itu cuma memanfaatkan Tony supaya mau dicontek setiap hari, tapi sekarang situasinya terbalik, Tony sekarang malah berguru sama si Don tentang pelajaran yang dia tidak mengerti,..pelajaran yang tidak diajarkan di sekolah manapun,..yaitu pelajaran merayu,


Dua tahun kemudian

Berkat semua ilmu yang diajarkan si Don, hubungan Tony dan Siti makin akrab, meskipun hanya berteman saja karena jarak yang jauh memisahkan mereka, tapi hubungan mereka semakin dekat hingga akhirnya Tony berhasil mengajak Siti untuk makan malam setelah ajakan yang ke 10 kali terakhir ditolak.

Di malam hari
Di sebuah restoran

Tony sudah tampil necis dengan setelan jas warna hitam dan dasi kupu-kupu yang dipinjamnya dari si Don,.. Dan juga wangi parfum dengan aroma feromone yang di berikan si Don membuat dia jadi seorang gentleman,

Tak lama kemudian,
Siti datang menemui Tony dengan mengenakan gaun lengan panjang berwarna hitam juga, lalu menyapa Tony,

"Dah lama tunggu?"

"Baru 5 menit,..kamu diantar siapa?"

"Bang Roslan, die tu asisten dan manager aku, tapi aku cakap ke die , malam ni aku ade interview eksklusif"

"Oh,..begitu,"

"Emm,...Tony,... Siti tak boleh berlama-lama disini kerana esok pagi pesawat dah berangkat"

"Iya..setelah selesai makan, aku akan antar kamu ke hotel"

"Tony, kau ni masih kuliah atau dah ade kerja?"

"Aku masih kuliah"

"Emm,..tampilan kau ni dah macam bisnisman"

" oh ,..setelan jas ini aku pinjam dari si Don"

"Don siape?"

"Teman kuliahku, dia dulu duduk disebelahku waktu aku pergi ke konsermu pertama kali"

"Emmm,...Siti dah tak ingat lah"

"Terus kenapa kamu ingat sama aku?"

"Itu kerana cuma kamu orang yang terakhir bagi duit ke Siti, dan warne duit itu pun lain,"

"Duit yang merah sama biru udah habis, tinggal 100 dollar yang ada"

"Siti kire tu duit dua ribu rupiah, "

"Hahaha, masa' iya aku ngasih dua ribu untuk wanita secantik dirimu"

"Hemmm,...pandailah merayu"


Singkat cerita, jam 10 malam
Setelah makan malam yang berkesan

Tony mengantar Siti dengan sepeda motornya menuju hotel tempat Siti menginap, tapi di tengah jalan, tiba-tiba hujan turun dengan lebat, dan mereka berdua langsung basah kuyup,..

" TONY,... Kite berteduh sekejap" teriak Siti

"Iya..sebentar lagi"

Tony lalu membelokkan motornya ke arah apartemennya, lalu berteduh di parkiran,

"Kita berteduh disini dulu" ucap Tony

Tapi hujan malah turun semakin lebat dan angin juga bertiup semakin kencang, dan mereka berdua terkena tempias air hujan.

"Kita ke apartemenku saja, di lantai 2" ajak Tony

"Boleh"

Dengan pakaian yang masih basah, mereka berdua masuk ke apartemen Tony,

"Selamat datang di kos-kosan ku" sambut Tony

"Emm Tony,.. Orang tuamu dimane?" tanya Siti

"Mereka tidak tinggal disini,"

"Oh...kalau macam tu, baiknya Siti pulang ke hotel je"

"Iya nanti kalau hujan udah reda nanti aku akan mengantarmu,"

"Tak payah lah,...tolong pesankan taksi je"

"Jangan,...nanti kamu malah diculik supir taksinya"

" hah?...jadi,..macam mana ni?"

"Tunggu hujannya reda,..nanti aku akan mengantarmu pulang"

" tapi..." ucap Siti dengan penuh keraguan

Sekarang situasinya serba salah bagi Siti, mau memesan taksi untuk mengantarnya tengah malam itu sangat beresiko, ....mau menelpon asistennya, bang Roslan, untuk menjemputnya di apartemen ini....itu sama saja bunuh diri, karena tadi dia bilang sama bang Roslan cuma makan malam dan interview di restoran, dan sudah pasti bang Roslan akan mengadu ke orang tuanya Siti,....mau menunggu hujan reda di dalam apartemen bersama Tony,...itu sama saja memasukkan ayam ke kandang buaya,...didalam ruangan bersama laki-laki yang belum lama dia kenal, Siti takut kalau Tony berbuat yang tidak-tidak.

Di tengah kebingungannya, sepertinya Siti tidak punya pilihan lain selain menunggu hujan reda. Siti merasa terjebak dalam situasi ini, hujan yang semakin deras hanya menambah kekalutan hatinya.



Dalam pertemuan ini
Kita terperangkap sudah
Dalam jerat percintaan
Yang tidak disangkakan

Aku telah jadi lupa
Siapa diriku ini
Engkau juga dihanyutkan
Oleh arus percintaanmu


(Jerat Percintaan - Siti Nurhaliza)

profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
14-10-2021 11:07

Hanya Dirimu

Dalam suasana hati Siti yang masih bimbang, Tony mengatakan sesuatu yang meyakinkan hatinya.

"Jangan kuatir,...aku tak akan menyakitimu" ucap Tony dengan senyuman yang tulus

"Tapi,..." lirih Siti penuh keraguan

"Kamu ganti baju dulu ya, bajumu basah" pinta Tony

Tony lalu mengambil baju piyama dan sweater berwarna abu-abu dalam lemari bajunya"

"Pakai saja bajuku ini, kalo gak ganti nanti kamu sakit," kata Tony sambil menyerahkan baju ganti dan sebuah handuk

"Iye" ucap Siti lalu mengambil baju dan handuk yang diberikan Tony, lalu masuk ke kamar mandi

Setelah selesai ganti baju.

"Ini ada hair dryer buat keringkan rambutmu" kata Tony sambil menyerahkan hair dryer itu

"Tony, baju kau pun basah"

"Iya, ini aku mau ganti baju juga"

Tony kemudian masuk ke kamar mandi

Sementara Tony di dalam kamar mandi untuk ganti baju, Siti mengeringkan rambutnya sambil melihat di sekeliling ruangan apartemen Tony, dilihatnya kamar Tony agak berantakan penuh dengan modul-modul board komputer di sudut ruangan,

"Hemm, dasar bujang" gumam Siti

Tapi yang menarik perhatiannya adalah disudut ruangan itu ada sebuah lemari dari besi yang dipenuhi dengan lampu-lampu kecil berkelap-kelip, di situ ada terpampang kertas karton dengan tulisan dari spidol warna merah, tulisannya Jenius Artificial Intelligence Robot Work Online.

Tak lama kemudian, Tony keluar dari kamar mandi dan sudah ganti baju dengan piyama tidur.

"Hujannya masih deras ya?" tanya Tony

"Iye,..baju Siti ni macam mane?"

"Taruh saja diatas kulkas, nanti kering sendiri"

Siti lalu meletakkan gaunnya yang basah diatas kulkas,

"Kamu mau aku buatin teh hangat?" tanya Tony

("Alamak, nanti kalau die campur obat tidur dalam teh itu, habislah sudah" batin Siti dalam hati)

"Tak pe, Siti buat sendiri je"

Siti lalu melangkah ke dapur,

"Teh dan gulanya ada di kotak yang diatas,..eeee...sebelah kiri" kata Tony

Siti lalu membuka kotak itu.

"Alamak,...mie instan semue" Siti terkejut

"Maklumlah, anak kos,...berarti teh sama gula di kotak sebelah kanan, di dispenser ada air panas"

Tak lama kemudian, dua cangkir teh sudah tersaji hangat menemani seorang laki-laki dan seorang perempuan dalam ruangan yang terperangkap derasnya tetesan hujan.

"Kalau kamu mau menginap disini, besok pagi aku akan mengantarmu langsung ke bandara, tapi kalau gak mau, nanti setelah hujan selesai, aku akan mengantarmu ke hotel" kata Tony mengawali pembicaraan

"Emm ...nampaknye Siti tak boleh menginap disini,...tunggu hujan reda je"

"Iyaa,...aku mau buat tugas dulu ya,.."

Tony mengambil laptopnya lalu mengerjakan tugas kuliahnya, sedangkan Siti dengan perasaan cemas duduk di sofa sambil nonton TV,.

Satu jam kemudian,

"Aku lapar lagi, kamu mau makan mie?" tanya Tony,

"Emmm...boleh, jom buat same-same"

"Aku gak yakin kalo artis kayak kamu ini bisa masak"

"Ooohhhh, ..nak cabar Siti ni,...boleh"

Mereka berdua lalu menuju dapur untuk masak mie instant.

"Dulu,..aku sering bantu mak buat cake, lepas pulang sekolah, aku pun bantu mak berniage cake di taman kota Pahang" Siti bercerita masa lalunya.

"Ohh..begitu" angguk Tony

"Tony,.. Kau ni nampaknye bukan orang susah, kenape di dapurmu ni cuma ade mie dengan telur?"

"Itu karena,...semua duitku sudah habis buat beli hardware komputer"

"Yang disudut tu ye" ucap Siti sambil menunjuk ke sudut ruangan.

"Iya,"

"Tony, tu almari ape?" tanya Siti

"Itu server untuk project asisten digital" jelas Tony

"Siti tak faham lah"

"Nanti,...mungkin 4 tahun lagi kalo dia sudah hidup, nanti kamu paham"

"Hah?? die?"

"Iya"

Siti masih belum paham dengan penjelasan Tony, tapi karena mie nya sudah matang, mereka berdua makan bersama sambil nonton TV,

"Ini mie paling enak yang pernah aku makan" ucap Tony sambil menyeruput kuah mie

"Hemm,...pandailah membujuk"

"Beneran,..inilah pertama kalinya aku makan mie yang dibuat sama wanita cantik seperti kamu"

"Iye lah tu,.."

"Diluar masih hujan,..jadi mau nunggu hujan atau mau menginap disini?" tanya Tony

"Emmm,...tidur dimane?"

"Kamu tidur dikamarku,..aku tidur di sofa ini"

" emmm,...baeklah"

Tony lalu mengantar Siti ke kamar tidurnya,

"Besok pagi, aku akan langsung mengantarmu ke bandara,...jangan lupa kunci pintu,"

"Iye,..trime kaseh lah"

Pintu kamar dikunci.

Diluar masih hujan deras dan di kamarnya Tony, Siti masih termenung, hari ini dia merasa senang karena Tony ternyata orang yang baik tapi dia juga merasa cemas karena besok pagi, managernya pasti akan marah,..handphonenya yang dari tadi di silent sudah ada 12 panggilan tak terjawab dan 2 pesan masuk.

"Dah lah,...yang penting bang Roslan tak tahu Siti ade disini" gumamnya

Yang akan terjadi esok hari tidak lagi dipikirkannya, sekarang dia malah sedang terbayang-bayang tentang kejadian malam ini, karena baginya, inilah pertama kalinya dia menginap di rumah orang lain yang baru dikenalnya, dan keramahan Tony membuatnya tersenyum sendiri mengingat kejadian yang baru saja dia alami,..lalu dia teringat sebuah lagu,



santun bicara… lembutnya
amat pengasih jiwanya
keluhuran budinya
keikhlasan hatinya
seri wajah bercahaya
lambang kesucian di hatimu

engkaulah teman engkaulah jua… segalanya
engkau setia melamar di jiwaku
engkaulah tanda kasihmu nan
suci abadi damainya hati ini
hanyalah dirimu

selama dirimu berada di hati
selagi dirimu setia di sisi
tak mungkin aku kan berduka… takku bersedih
kerna bagi diriku ....hanya dirimu

keanggunan… wajahnya
manis bicara… sopannya
segala keindahan ada pada dirinya tak pernah jauh dari
hati yang selalu kesunyian



(Hanya Dirimu - Siti Nurhaliza)
Diubah oleh mr..dr
profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
19-10-2021 13:46
wah jadi nambah pintar baca beginian :bokek
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
21-10-2021 18:41

Percayalah

Keesokan paginya,.jam 4.00
Di apartemen Tony,

Pagi hari yang sunyi, sang matahari belum juga bangun dari peraduannya, tapi di kamar Tony, ada sesosok wanita cantik yang sudah terbangun dari tidurnya, sang diva itu hanya terdiam beberapa saat sambil merenungi kejadian semalam, dia masih tak menyangka ajakan makan malam yang seharusnya berlangsung singkat saja malah berakhir di dalam kamar orang yang mengajaknya, tapi untungnya, Tony tidak berbuat macam-macam tadi malam, perlakuan yang ramah dan sopan membuatnya merasa sangat dihormati, dan sekarang malah Siti yang merasa bersalah sudah buruk sangka pada Tony,

Jadwal pesawat ke negeri seberang akan boarding jam 6 pagi, maka Siti segera saja keluar dari kamar dan mengambil bajunya yang tadi malam ditaruh diatas kulkas, lalu pergi ke kamar mandi untuk mengganti bajunya, setelah selesai mengganti baju, Siti keluar dari kamar mandi dan melihat Tony yang masih tidur pulas di sofa depan TV,

Seharusnya Tony bisa saja berbuat yang tidak-tidak dan membuat hidupnya hancur berantakan, namun yang terjadi malah diluar dugaannya, Tony tidak menyakitinya, malah memperlakukannya dengan penuh rasa hormat dan itu membuatnya diam-diam mengagumi Tony hingga muncullah setitik rasa, rasa percaya ...yang perlahan-lahan, tumbuh menjadi rasa sayang kepada Tony.

Siti lalu melihat keluar dari balik jendela, diluar sudah tidak hujan lagi, embun pagi membuat jendela jadi basah dan dingin, dan diluar sana kabut pagi menyelimuti jalan yang masih sepi, hingga ia teringat sebuah lagu.


Suasana sepi begini
Panahan rindu menusuk hati
Tak mungkin kau sedari

Lantas kutitip puisi kasih
Agar gelora tidak merintih
Sengsarapun menyisih

Dengarkanlah suara hati
Moga dikau mampu mengerti
Cinta hadir tanpa kurasa simpati

Percayalah
Kasihmu lama tersulam
Diruang paling dalam
Terlalu jauh tak terselam


(Percayalah - Siti Nurhaliza)


Jam dinding sudah bergerak ke pukul 4.20...Siti yang sudah bersiap untuk pergi lalu membangunkan Tony,..

"Tony,... Bangun, dah pagi ni" ucap Siti sambil menepuk bahu Tony

"Ehmmm,..mau pergi sekarang?" Tony yang masih mengantuk masih enggan membuka matanya.

" iye, pukul 6 boarding, jadi pukul 5 kite dah harus stay di bandara" ucap Siti dengan nada cemas

"Tunggu sebentar ya,..aku mandi dulu"

"Cepat ye"

Tak lama kemudian Tony sudah berpakaian rapi berbalut jaket hitam.

" pake aja sweaterku, diluar dingin"

"Em" jawab Siti

Setelah Siti memakai sweater, mereka berdua lalu pergi ke parkiran dan naik sepeda motor Tony menuju bandara.

Pagi hari ini masih gelap gulita dan hanya ada sang bulan purnama yang menyinari perjalanan mereka berdua.

Sepeda motornya Tony melaju kencang menembus kabut pagi, membelah udara dingin yang menusuk tulang hingga membuat Siti memeluk erat Tony dari belakang,

Perjalanan setengah jam menuju bandara terasa begitu lama bagi Siti, bulan purnama yang sedari tadi mengikuti mereka berdua seakan setia menemani perjalanan menuju perpisahan.

Sesampainya di bandara
Di depan pintu keberangkatan luar negeri

"Tony, kau jangan lepas helmet ye" pinta Siti

"Iya,...sweaterku bawa saja"

"Trime kaseh ye,...dah" ucap Siti

Lambaian tangan Siti mengakhiri pertemuan mereka berdua,


Jam 8.45
Di kantin kampus

Tony menemui temannya, si Don Rafael, yang sedang sarapan disitu, dia ingin mengembalikan setelan jas yang dipinjamnya tadi malam

"Hai Don,.. Makasih ya" sapa Tony sambil menyerahkan bungkusan kertas koran berisi baju jas

"Hmm??,...apwa?..bwentwar" ucap si Don dengan mulut yang masih penuh berisi nasi, suwiran ayam, potongan tempe goreng yang dicocol sambal disusul krupuk udang lalu disiram seteguk teh dingin

Setelah mulutnya kosong, barulah si Don bisa ngomong,

"Gimana?...sukses?" tanya si Don pada Tony

"Iya,...makasih ya" ucap Tony

"Kenapa dibungkus koran begini, ini jas mahal lho"

Si Don lalu bungkusan koran itu

"Kok jadi lepek begini? Habis kehujanan ya?" tanya si Don sambil merasakan baju jasnya lembab

"Iya,..waktu pulang aku kehujanan" ujar Tony tanpa ada rasa bersalah

"APAAA?" teriak si Don geram dengan ulah Tony

"Hehe.." Tony nyengir

"Kok baunya kayak parfum cewek?"

"Iya..aku boncengin dia terus kehujanan..gitu"

"Kenapa gak naik taksi aja?"

"Udah terlanjur"

"Tadi malam kan hujannya lama banget, trus kamu antar dia kemana?" tanya si Don

"Rencananya ke hotel tempat dia menginap, tapi gak jadi kerena hujan deras, jadi aku ajak dia ke apartemenku aja"

"Hah?..dia ke apartemen mu?"

"Iya" jawab Tony

"Nginap juga?"

"Iya" angguk Tony

"Trus kalian berdua ngapain?, tidur bareng?"

"Enggak,...dia tidur di kamar ku, aku tidur di sofa"

"Serius ?" tanya si Don dengan tatapan yang membuat dahinya berkerut

"Iya"

"Tony,.. Tony,...kamu ini bodoh ato polos sih,..,kenapa kamu gak tidur bareng sama dia, ..diluar sana banyak orang yang bayar mahal buat tidur bareng artis"

"Aku bukan orang kayak gitu"

"Iya juga,..kamu kan kuper" ejek si Don

Setelah selesai sarapan, mereka berdua masuk kelas,

Diubah oleh mr..dr
profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
31-10-2021 21:54

Diary Hatimu

Jam 9.00
Di dalam kelas
Si pengamen cinta sedang memainkan gitarnya dan menyanyikan sebuah lagu


Hanya tak mudah bagi diriku
Untuk ikuti gaya hidupnya
Semua orang suka padanya
Berat rasanya

Dia berada jauh di sana
Dan aku di rumah
Memandang kagum pada dirinya
Dalam layar kaca
Apakah mungkin seorang biasa
Menjadi pacar seorang superstar


Pacarku Superstar - Project Pop


Suasana riuh dan santai sebab pak dosen terlambat mengajar karena sedang sakit perut. Sebenarnya sewaktu pak dosen sarapan dikantin tadi, si Don sengaja menambahkan dua sendok sambal ke mangkuk baksonya waktu pak dosen sedang pergi cuci tangan.

"Hei Tony,..kapan pacarmu balik kesini lagi?" tanya si Don kepada Tony yang duduk disebelahnya.

"Kami berdua cuma berteman aja, gak pacaran" jawab Tony

"Jadi kapan kamu nembak dia?"

"Aku mau fokus ke kuliah dulu, bulan depan kita udah mulai buat skripsi" jelas Tony

"Iya ya,...kamu bantuin aku ya,.kayak biasa" bujuk si Don

"Iya" jawab Tony pasrah


Saat ini Tony dan Siti memang hanya berteman saja, walaupun sebenarnya bisa dibilang lebih dari teman, mungkin lebih tepatnya teman tapi mesra, jarak yang sangat jauh menjadi penghalang untuk mereka bertemu setiap hari dan juga, hubungan mereka berdua tidak diketahui siapapun kecuali sahabatnya Tony, si Don Rafael.

Bisa dibilang mereka berdua sedang terperangkap dalam ketidakjelasan hubungan, mau dibilang pacaran juga tidak, teman biasa juga tidak. Hubungan percintaan yang diam-diam sudah pasti akan menemui banyak rintangan.


Quote:Seminggu kemudian,
Malam harinya
Di negeri seberang
Di rumah Siti

"Siti,..mak dengan abah tak nak ape-ape lagi, cukuplah ini yang terakhir," ucap ibunya Siti waktu makan malam dengan anak dan suaminya

"Mak dengan abah tak fikirkan perasaan Siti ke?" jawab Siti dengan nada agak tinggi

"Bukan begitu,..cubalah mengerti, ini semue demi keluarge kite" kata ayahnya Siti

"Lebih baek Siti tak jadi artist daripade di buat macam ni" ucap Siti lalu meninggalkan kedua orang tuanya

Braak!!!, pintu kamar Siti ditutup dengan kencang, didalam kamarnya, Siti menangis sesegukan sambil memeluk bantalnya, dia lalu mengambil handphonenya lalu menelpon seseorang
,



Di apartemen Tony

Tony yang sedang sibuk dengan laptopnya tiba-tiba menoleh ke arah handphonenya yang berdering, lalu diangkat,

"Emm...Tony,...kau dah tidur tadi?" sapa Siti

"Belum, aku lagi buat tugas kuliah,"

" Tony,........aku,...aku nak kau datang kesini esok petang, ..seorang je,....boleh?" ucap Siti bimbang

"Emm ,...ada acara apa?" tanya Tony

"Datang je,...Siti tunggu di taman kota Pahang pukul empat" ucap Siti dengan lirih

"Iya,..aku akan datang kesana" jawab Tony yakin

"Trima kaseh,...dah ye" tutup Siti

Panggilan selesai,


Di negeri seberang
Di kamar Siti

Suasana hening dan sepi di kamarnya tapi didalam hatinya sedang berkecamuk rasa bimbang, gelisah dan bingung, karena besok akan ada sebuah kejadian yang akan menentukan takdir hidupnya selanjutnya,...diam termenung memandangi langit-langit kamarnya sepanjang malam menanti datangnya esok hari membuatnya tak dapat tidur,

Dalam pikirannya sekarang, sepertinya tidak ada pilihan lain dan tidak ada wajah lain selain laki-laki yang di telfonnya tadi,..dan malam ini, sebuah lagu akan mengantarkan dirinya dalam lelapnya buaian mimpi indah.



Biarkan aku menjalin asmara
Dengannya yang ku cinta
Jangan ku dihalang
Walau pedang
Bukan penghalang

Gelora rindu buatku merasa tersiksa
Jauh darinya
Andai ku punya sayap
Kau di bulan akan ku jelang

Kekasih,... tulis namaku
Didalam, ...diari hatimu
Kekasih, setiap senyummu
Pengubat rindu di hatiku
Puisikan segala janji-janji kita
Bakar semua kepalsuan



Diary Hatimu - Siti Nurhaliza
profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
12-11-2021 20:05

Demi Kasih Sayang


Keesokan harinya

Jam 6 pagi

Begitu Tony bangun dari tidurnya dia langsung menelpon sahabatnya Don Rafael,

"Don" sapa Tony

" napa??, ..pagi-pagi nelpon ada apa?" jawab si Don yang masih mengantuk

"Aku butuh bantuanmu ," kata Tony

"Bantuan apa?"

"Aku mau buat paspor sama beli tiket pesawat,..aku mau pergi ke negeri seberang" jelas Tony

"Hah....mau ngapain?" tanya si Don

"Aku disuruh Siti kesana ketemu dia jam 4 sore"

"Beneran ni?" ucap si Don dengan nada tak percaya

"Iya,..beneran"

"Serius??"

"Iya"

"Kalo gitu nanti jam 8 kita ketemuan di kantor imigrasi, jangan lupa bawa ktp sama pas foto 3x4" jelas si Don

"Oke, makasih Don"

Tony minta bantuan si Don karena sahabatnya itu sudah punya paspor dan pernah pergi ke kampung halaman ayahnya di Spanyol, ayahnya si Don adalah seorang expatriat di bidang perkapalan dan dia punya banyak kolega di kantor imigrasi. Makanya Tony minta tolong sama si Don supaya dibuatin paspor lewat jalur cepat.


Jam 8 pagi

Tony dan sahabatnya itu sudah ada di kantor imigrasi untuk membuat paspor

"Tenang aja,..biar temennya papa aku yang urus" kata si Don


Singkat cerita
Jam 12 siang

Paspor dan tiket pesawat ke negeri seberang sudah ada di tangan Tony, dan sekarang mereka berdua sudah ada didepan terminal keberangkatan luar negeri di bandara.

"Makasih ya Don" ucap Tony

"No problemo kawan" jawab si Don

"Kamu nanti mau dibawain apa?" tanya Tony

"Gak usah, yang penting kamu jangan buat semua ini jadi sia-sia"

"Iyaa"

Tony lalu masuk ke pintu keberangkatan untuk terbang ke negeri seberang.

Dua setengah jam kemudian, pesawat yang dinaiki Tony sampai ke tujuan lalu Tony naik taksi lagi menuju tempat pertemuan di taman kota Pahang,

Di taman kota Pahang

Tony duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon mahoni sembari menunggu kedatangan Siti, cuaca yang mendung dan angin bertiup tidak terlalu kencang membuat sore hari ini terasa agak dingin. Suasana taman menjadi sepi karena langit sepertinya akan menurunkan hujan.

Setelah setengah jam lamanya menunggu, akhirnya Siti datang juga, mengenakan baju lengan panjang berwarna coklat dan rok panjang dengan warna senada, Tony menyambutnya dengan senyuman, lalu mempersilahkan Siti duduk disebelahnya,

"Dah lame tunggu?" sapa Siti

"Baru beberapa menit" jawab Tony

"Tony,.... Langsung je,...Siti nak tanyakan sesuatu" ucap Siti dengan tatapan mata melirik ke arah Tony

"Mau nanya apa?" tanya Tony penasaran

"Tony,.. Kau cinta padaku,?? Jawab saje , iye atau tidak" tanya Siti dengan wajah serius menatap Tony

"Iya, aku mencintaimu" jawab Tony tegas

"Aku pun mencintaimu Tony, sungguh,...aku nak ikut kemane kau pergi" ucap Siti dengan lirih

"Memangnya kita mau pergi kemana?" tanya Tony dengan wajah

"Kite akan pergi jauh Tony" ucap Siti sambil memegang tangan kanan Tony,

"Hah" Tony agak terkejut dan bertanya-tanya tentang apa maksudnya Siti

Siti lalu mengalihkan pandangannya ke sebuah tempat kosong di sudut taman ,

" dulu,....mase Siti kecil, Siti dah biase bantu mak buat cake, dan selepas pulang sekolah pun Siti ikut mak berniage cake disitu"

Siti menunjuk tempat kosong di sudut taman lalu melanjutkan ceritanya,

" satu hari, disini ade lumbe menyanyi dan abah mengikutkan Siti jadi peserte lumbe tu, ...syukur alhamdulillah,..Siti menang juare satu,..dan sejak menang lumbe,..Siti dapat banyak job menyanyi di acare orang kahwin dan acare kampung,..lama kelamaan,...name Siti dah tersohor jadi penyanyi di kampung dan diluar kampung, "

Senyum tipis terukir di wajah Siti ketika mengingat kejadian 7 tahun yang lalu, Semilir angin berhembus makin kencang mengiringi cerita Siti di masa lalu,

"Enam tahun yang lalu,..datanglah seseorang ke rumah Siti,.. Die adalah pemilik studio rakaman dan juge seorang bangsawan kerajaan, ....die datang menawarkan harta yang melimpah, kejayaan dan populariti,..nama die Datuk Mari Gih, die itu dude beranak tige,.."

"Terus??". Tony menyela

"Mase tu Siti tak mengerti soalan bisnis dunia hiburan, mak dengan abah pun dah sepakat tanpa Siti tahu yang sebenarnya,...memang datuk tu tepati janjinya,..die hantarkan Siti jadi artist tersohor di negeri ini,..tapi,....semue tu tak percuma(gratis)...datuk tu ternyate nak Siti jadi istri die."

"Hah!!" Tony terkejut

" tolonglah aku Tony, aku tak nak berkahwin dengan die...aku nak pergi saje dari negeri ini...aku mohon padamu,..selamatkan aku" ucap Siti dengan penuh pengharapan

"Tapi.." lirih Tony dalam kebingungan, dia masih tak menyangka tujuan Siti mengundangnya ternyata untuk membawanya pergi dari negeri seberang.

"Aku mohon padamu Tony,.. cuma kau yang boleh aku percaye," tangan Siti menggenggam erat tangan Tony

"Tak semudah itu membawamu pergi dari sini,..kamu ini artis terkenal, semua orang di dua negara sudah mengenalmu" Tony mencoba berpikir logis

"Tony,...kite pergi ke pulau yang sunyi je,..disana kite mulai hidup baru,..aku janji tak kan susahkan dirimu, aku boleh buat cake lagi,..aku akan bawa semue duitku supaye kite tak kesusahan" Siti menatap mata Tony dalam-dalam, seolah mengatakan kalau inilah keinginannya

"Bukannya aku tak mau membawamu pergi, ..tapi bukan begini caranya,..bagaimana kalau aku bertemu kedua orang tuamu untuk melamarmu?"

"Tak ade gunenye Tony,... Mereka tak mengenalmu,..kamu pasti akan langsung diusir,."

"Berilah aku waktu, aku pasti bisa meyakinkan mereka"

"Tak ade mase lagi Tony,... due hari lagi, datuk tu akan datang kerumahku untuk meminang diriku, kite kene pergi sekarang juge"

"Apa tidak bisa di tunda dulu,?...beberapa bulan saja."

"Dah tak boleh tunda lagi Tony, datuk tu dah lame tunggu"

"Apa tidak bisa dibatalkan saja?,..balikin saja semua yang sudah diberikan datuk itu" pikir Tony mencari solusi lain

"Kalau boleh macam tu, tentu Siti dah buat dari dulu,...kalau Siti tak nak kahwin dengan datuk tu,...mak dengan abah nanti masuk penjara" ucap Siti dengan rasa khawatir

"Jadi kau menyuruhku untuk menculikmu supaya tidak jadi menikah dengan datuk itu dan keluargamu bisa selamat?"

"Iye Tony, cuma itu jalan satu-satunye,...tak ade cara lain,...aku mohon,"

Tony terdiam, dipikirannya sekarang sedang mencari cara yang lebih aman selain menculik Siti

Setelah cukup lama berpikir dengan menggunakan semua rumus yang diketahuinya, Tony menyimpulkan kalau kemungkinan dirinya berhasil membawa pergi Siti ke sebuah tempat yang aman tanpa ketahuan siapapun itu sangat kecil kemungkinan akan berhasil. Seandainya saja Siti bukan artis terkenal, pasti Tony akan dengan mudah membawanya lari,

"Bukannya aku tak mau menolongmu...tapi kita pasti akan tertangkap" ucap Tony setelah menimbang semuanya di pikirannya,.

Rintik hujan satu persatu turun membasahi bumi,...gerimis bersenandung kecil

"Tolonglah aku Tony,.. Aku nak pergi dari negeri ini,.. Aku nak hidup bersamamu saja,..aku mohon jangan tinggalkan aku dalam penderitaan, aku mohon Tony,..hiks... Aku mohon padamu..."

Siti menangis dan menggenggam erat tangan Tony, tatapan wajah sendunya seperti mengharap pertolongan kepada Tony,

Tapi Tony masih tak bergeming, dia selalu memperhitungkan setiap langkah yang diambilnya, dan dalam kasus ini,...hanya ada jalan buntu,...seandainya Tony nekat membawa Siti pergi,..pasti semua orang di dua negara akan mencarinya, dan kalau sampai tertangkap,...maka masa depannya sudah pasti hancur berantakan...dan kalau dia tidak mau menolong Siti,.. pasti Siti akan sangat kecewa padanya.

"Tolonglah aku Tony,.. aku mohon,...aku nak ikut pergi bersamamu,..aku mencintaimu Tony,...aku mencintaimu bukan kerana harta ataupun paras rupa,..aku mencintaimu kerana aku percaye, kau tak kan menyakitiku...biarlah aku hidup susah asalkan aku bahagia bersamamu Tony... aku mohon...selamatkan aku"




Lupakan aku saja
Dari kaca fikiran
Andainya bersamaku
Engkau tidak bahagia

Aku bukannya insan
Ingin cinta percuma
Sehingga aku sanggup menantimu
Walau berabad lama

Cintaku bukan kerana harta
Cintaku tidak kerna paras rupa
Sedarilahkasih
Cintaku harap hingga kesyurga
Bersama-samamu

Demi kasih sayang
Yang aku pertahankan
Sanggupku meniti
Malam tanpa mimpi
Aku berdoa
Kita dapat berdua
Hingga keakhir hayat
Untuk selama-lamanya

Demi Kasih Sayang - Siti Nurhaliza
profile-picture
profile-picture
aripinastiko612 dan makgendhis memberi reputasi
2 0
2
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
08-12-2021 22:28
I want more :merdeka
profile-picture
mr..dr memberi reputasi
1 0
1
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
10-12-2021 21:15

Patah Hati

Lama sudah Tony terdiam dan berpikir,..sementara itu Siti tetap memohon. Baginya, pergi meninggalkan negerinya adalah cara satu-satunya untuk bisa melepaskan diri dari masalahnya,..hanya saja, Tony belum memberi jawaban, masih terdiam dan berfikir.

"Tolonglah aku Tony,..bawa aku pergi bersamamu", pinta Siti yang sedari tadi menggenggam erat tangan Tony, matanya menatap dalam mata Tony dengan penuh pengharapan,

Dan Tony masih tak bergeming, dalam pikirannya yang terus memperhitungkan setiap langkah ke depan dengan segala kemungkinan yang akan terjadi membuatnya tetap duduk mematung, memang matanya menatap mata Siti, tapi pikiran Tony sudah sampai di sebuah masa dimana waktu terhenti dan hanya ada bayangan suram tentang masa depannya,

Beberapa menit kemudian, Tony mulai bicara,

" maafkan aku,...aku tak bisa menolongmu" ucap Tony lirih

"Aku mohon Tony,.. selamatkan aku, perjuangkan cintamu, tolonglah aku Tony" sekali lagi Siti memohon pada Tony,

"Maafkan aku Siti,..tapi aku tak bisa menolongmu" Tony masih tetap pada keputusannya

"Sampai hati kah kau Tony, tengok aku bersanding dengan orang yang tak aku cintai" ucap Siti lemah

"Bukan begitu,..aku memang tak bisa membawamu pergi, sejauh apapun kita lari, kita pasti akan tertangkap" jelas Tony

"Kau tak mahu mencuba kah?.." tanya Siti,

"Maafkan aku,..aku tak bisa memenuhi keinginanmu,...sekali lagi,..maafkan aku" ucap Tony sambil menundukkan kepalanya

Siti terdiam, sepertinya sia-sia saja dirinya memohon pada Tony untuk membawanya pergi,...dilepaskannya tangannya yang sedari tadi menggenggam erat tangan Tony lalu mengusap airmatanya.

"Baiklah Tony, tak ape,..mungkin dah nasibku kena hadapi takdir buruk ni sorang diri,., anggap je kite tak pernah bertemu supaye jangan ade rasa bersalah dalam hatimu,...aku doakan semoga kau berjaye menggapai cita-citamu,..selamat tinggal Tony"

Segurat senyuman getir terlukis di wajah Siti, hanya saja Tony sedari tadi menundukkan kepalanya, tak sanggup memandang wajah Siti yang terus mengiba,..

Siti mengambil sesuatu dari tasnya lalu menyelipkannya ke kantong celana Tony

Siti kemudian berdiri lalu melangkah pergi, meninggalkan Tony yang masih duduk terdiam di bangku taman,..Siti melangkah pelan menjauhi Tony, berharap Tony akan memanggilnya dan berubah pikiran,..tapi yang ia dengar hanyalah desir angin yang bertiup kencang,....sedangkan Tony,.. masih diam saja ditempatnya.

Awan hitam datang mengiringi kepergian Siti meninggalkan Tony sendirian di bangku taman,...hujan mulai turun,..langit bermuram durja menutupi matahari senja, seperti rasa sesal yang sekarang mulai menutupi hati Tony,

Tony merogoh kantong celananya dan mendapati selembar uang 100 dollar yang dulu pernah ia berikan pada Siti,

Sejak saat itu, mereka berdua tidak pernah bertemu lagi, Siti merasa sangat kecewa pada Tony dan Tony tidak pernah menghubungi atau menemui Siti lagi,


patah hatiku
membawa derita
merajuklah diri
merajuk diri
tak tentu haluan

kuharap janjimu
kuharap janjimu
bahagia selalu …

sayang....
rupanya patah
rupanya patah
ditengahlah jalan


(Patah Hati - Siti Nurhaliza)

Sudah dua jam lebih, Tony duduk dibangku taman itu bermandikan air hujan, masih termenung dan mulai menyesali keputusannya sendiri,

Jam 7 malam,..setelah adzan magrib,..hujan sudah berhenti, Tony berdiri dari duduknya lalu melangkah pergi menuju rumah Siti,
Tony pergi kesana untuk menemui seseorang,...tapi bukan Siti.




Sebulan kemudian

Di hari minggu yang cerah
Di apartemen Tony,

Tok..tok..tok....pintu depan diketuk seseorang, dan setelah 5 menit diketuk, Tony baru membukakan pintunya.

"Gara-gara kamu gak masuk kuliah sebulan,..aku terpaksa harus ikut les privat!" bentak temannya Tony, si Don Rafael setelah pintu terbuka

"Masuk saja" ucap Tony dengan nada malas

"Apartemenmu sudah kayak kapal pecah" mata si Don melihat setiap sudut ruangan yang berantakan

"Apa maumu datang kesini?" tanya Tony yang langsung duduk di sofa

"Apa mauku???,...APA MAUMU TONY???...kau sudah sebulan tidak masuk kuliah, dan mengurung dirimu sendirian disini,...jadi,..apa maumu?" bentak si Don agak marah pada Tony,

"Aku cuma mau sendirian saja" jawab Tony

"Sudahlah Tony,.. Aku sudah dengar beritanya,..dia akan menikah dengan duda beranak tiga,...kalau kamu kalah saingan sama duda itu, jangan buat dirimu seperti ini" kata si Don yang sedari tadi berdiri karena tidak mau duduk di sofa yang masih berserakan sampah.

"AKU TIDAK KALAH" jawab Tony dengan penuh amarah.

"Jadi???" tanya si Don

"Aku melepaskannya"

"Heh,...begitu ya,...sayang sekali Tony,..kenapa kamu melepaskannya?"

"Dia menyuruhku untuk membawanya pergi dari negerinya" jelas Tony

"Kenapa kamu tidak membawanya saja?"

"Kau pikir semudah itu?.. dia itu artis terkenal....kemanapun aku menyembunyikannya,..pasti akan ketahuan" ucap Tony membela diri

"Kalaupun kalian ketahuan,..dia pasti akan membelamu" ucap si Don sambil menunjuk kepala Tony

Tony terdiam,.. ucapan sahabatnya itu ada benarnya juga..

"Dulu kau mati-matian berusaha mendapatkan dia,..tapi setelah mendapatkannya,...kau malah melepaskannya,...sungguh ironis sekali Tony, ...dan sekarang kau akan menyesali keputusanmu seumur hidupmu" ucap si Don sambil berlalu meninggalkan Tony dalam penyesalannya.
profile-picture
aripinastiko612 memberi reputasi
1 0
1
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
21-12-2021 15:13
(Betapa Kucinta Padamu - Siti Nurhaliza)
0 0
0
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
23-12-2021 19:09
Lanjut gan



emoticon-2 Jempol
profile-picture
mr..dr memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
15-02-2022 17:45
sebentar lagi ceritanya akan dilanjut

supaya tidak bingung tentang siapa itu Tony?
para pembaca yg belum membaca cerita ini dari awal sebaiknya baca dulu trilogi pertama lalu dilanjut ke side story

trilogi kedua tidak perlu dibaca karena ceritanya sama dengan side story

siapkan imajinasimu
0 0
0
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
19-02-2022 19:57

Kini Kau Disisi

Kembali ke masa sekarang



Didalam pesawat pribadinya yang masih terbang diatas langit negeri seberang,Tony masih duduk termenung tapi tiba-tiba alarm berbunyi, sinyal hijau menyala di dalam kabin.

Tony terbangun dari lamunannya lalu mengambil parasut yang ada di bawah kursi dan langsung memakainya, setelah itu dia pergi ke bagian belakang pesawatnya,

Tak lama kemudian, sinyal merah menyala kemudian pintu palka belakang pesawatnya terbuka perlahan, dan Tony sudah bersiap untuk terjun dari pesawatnya,

Hembusan angin kencang tak menghalanginya untuk terjun, dan Tony sudah mengambil ancang-ancang,

"Phoenix, kamu langsung pulang saja" perintah Tony pada pesawatnya itu

"Baik tuan"

Setelah itu Tony langsung loncat dari pesawatnya lalu meluncur menembus awan kemudian membuka parasutnya,..Tony mengarahkan parasutnya untuk mendarat di landasan helipad di sebuah gedung rumah sakit,...setelah berhasil mendarat, Tony melepas parasutnya dan langsung berlari menuju anak tangga turun kebawah,

"JARWO, dimana kamarnya?" tanya Tony pada asisten komputernya itu

"Belok kiri tuan, kamar VIP nomor 2"

Setelah di depan pintu kamar itu, Tony melepas sepatunya lalu membuka pintu kamar itu dengan perlahan tanpa menimbulkan suara, Tony masuk kamar mengendap-endap seperti maling yang ingin mencuri sesuatu,

Di kamar itu, Tony melihat sesosok wanita yang sudah lama sekali tidak dia temui, wanita yang berumur hampir 60 tahun itu tidur terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus di tangan kanannya, Tony sudah berdiri di samping kanannya, masih melihat wanita itu tidur, wajahnya masih cantik seperti dulu, ditambah dengan perawatan mahal sekelas artis, membuatnya terlihat masih muda, hanya saja beberapa bagian rambutnya sudah memutih,

Tony mendekatkan wajahnya ke telinga kanan wanita itu lalu membisikkan kalimat dengan suara yang sangat lembut,

"Siti,... Aku sudah datang"

Wanita itu perlahan membuka matanya dan melihat seseorang yang berdiri disebelah kanannya, seorang laki-laki mengenakan setelan jas berwarna hitam dengan dasi kupu-kupu berdiri tegap dan menundukkan kepalanya, dan setelah memandangnya cukup lama, wanita itu bertanya

"Tony,..kau kah itu?"

"Iya ...ini aku,..Tony Stroke" jawab Tony

"Kau terlambat Tony, ...terlambat tige puluh lime tahun" ucap Siti dengan nada pelan namun tegas

"Maafkan aku" ucap Tony

"Maaf kau kate?...kau pikir ucapan maafmu boleh hapuskan semue penderitaanku..hah!" kemarahan keluar dari ucapan Siti

Tony terdiam mendengar kemarahan Siti, dia tidak berdaya

"Tegakkan kepalamu Tony,... tengoklah aku,..,...kau tinggalkan aku sendirian dalam penderitaan,..sedangkan kau, ..kau hidup senang berlimpahan harta,"

Tony menegakkan kepalanya dan melihat jelas amarah Siti kepadanya,

"Janganlah engkau mengira hidupku ini hanya senang-senang saja,.. kenyataannya tidak begitu,...setiap hari, aku selalu memikirkanmu,..setiap hembusan nafasku hanyaa ada penyesalan karena tak bisa menolongmu,..kalau engkau inginkan hartaku,ambil saja, aku tidak butuh,... kalau masih kurang, ambil saja nyawaku, aku tidak peduli,…aku hanya ingin kata maaf darimu saja."

"Betulkah ituTony, kau bersedia berikan nyawamu padaku?" tanya Siti

"Iya" jawab Tony

"Dekat sini Tony, dah lame aku nak bunuh orang yang dah buat aku menderita begini"

Siti lalu mengambil pisau yang tergeletak di atas piring buah-buahan di sampingnya kemudian dengan susah payah menegakkan badannya lalu menurunkan kakinya ke lantai dan mencoba berdiri, Tony pun ikut membantunya berdiri,.

Dengan pisau yang ada di tangan kirinya, Siti sudah bersiap untuk mengambil nyawa Tony,

"Dekat sini Tony," perintah Siti

Tony mendekat sampai di hadapan Siti,

"Kau ade permintaan terakhir?" tanya Siti

"Maafkan aku" ucap Tony lirih

"Baeklah" ucap Siti

Siti mengangkat pisau itu lalu bersiap menghujamkan ke jantung Tony, dan ...



Traang

Pisau itu dilempar ke sudut ruangan,..Siti kemudian memeluk Tony,..lalu menangis,

"Hiks..bukan kau Tony,...orang tu dah mati setahun silam"

Tony memeluk erat Siti sambil membelai rambutnya

"Tubuhmu masih lemah,...sebaiknya istirahat saja" ucap Tony,

Tony lalu membopong Siti dan membaringkannya di ranjang pasien.

"Apa yang bisa kulakukan untuk menebus kesalahanku padamu?..katakan saja, apapun yang kau inginkan akan aku turuti" kata Tony

"Tony,..aku nak kembali ke mase lalu,..aku mahu ikut pergi denganmu saje, meskipun kau tak izinkan" ucap Siti

Tony terdiam,..dan berpikir keras,..memikirkan cara untuk kembali ke masa lalu, sepertinya itu permintaan yang mustahil untuk dituruti.

"Sebenarnya aku juga ingin pergi ke masa lalu,...tapi sayangnya, tidak ada yang namanya mesin waktu,...maafkan aku" ucap Tony lesu

Sekali lagi Tony tertunduk diam,..Siti pun menyadari kalau permintaannya adalah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan

"Tony,...seumur hidupku,...aku hidup dalam penderitaan,..aku inginkan kebahagiaan Tony,.. dapatkah kau berikan kebahagiaan untukku?" pinta Siti

Tony mengangkat kepalanya, lalu tersenyum

"Baiklah,..tunggu sebentar" ucap Tony

Tony lalu pergi keluar dan tak lama kemudian, dia kembali dengan membawa seorang dokter yang sudah tua dan dua orang laki-laki kembar yang botak dan memakai seragam satpam.

"Dok,...saya mau minta tolong sama dokter," kata Tony sambil berdiri di samping Siti

"Due tige kucing berlari,...nak minta tolong ape pak Tony?" tanya si dokter tua itu

"Tolong nikahkan kami berdua" kata Tony sambil menggenggam tangan Siti

"Hah???" dokter dan dua orang satpam itu tercengang,

"Maaf Pak Tony,... Tapi saye ini dokter,.. Bukan penghulu" tolak si dokter secara halus.

"Saya tahu dok,...tapi saya mohon..tolonglah saya" pinta Tony

"Saye ade kawan seorang penghulu, esok pagi sekali boleh datang kesini untuk nikahkan pak Tony" ucap si dokter mengelak

"Masalahnya dok,...kalau Siti tak sanggup bertahan sampai besok pagi,...saya terpaksa harus menggali dua lubang kuburan..dokter paham maksud saya kan" ancam Tony.

Quote:("Alamak,..matilah saye") batin si dokter



Dengan raut wajah ketakutan, dokter itu berkata

"Emm,..tunggu sekejap ye pak Tony, saye nak cakap dengan dua orang ni" ucap si dokter lalu keluar dari kamar diikuti dua orang satpam botak itu.

"Macam mane ni?" tanya si dokter kepada dua orang satpam botak itu.

"Dokter ikut je ape cakap Tony Struk,.. Kalau tak,..nyawa dokter dalam bahaye" kata seorang satpam

"Hemm,....betul betul betul" jawab saudara kembar satpam itu,

"Tapi,..."ucap si dokter masih ragu

" ha..dokter jangan risau, kami berdue tak kan biarkan Tony Struk ape-apekan dokter, lagipun tak ade orang lain yang tahu" jawab satpam itu lagi

"Hemm...bolehlah...bolehlah...." gumam si dokter


Quote:Didalam kamar

"Tony,..kasihan dokter itu,..die sampai ketakutan" keluh Siti

"Sebenarnya lubang kuburan yang satu lagi itu untuk diriku sendiri,..dokter itu saja yang salah paham" jawab Tony


Dokter dan dua orang satpam botak itu kembali masuk kamar.

"Bagaimana dok,?" tanya Tony

"Due tige budak botak,...nampaknye saye tak boleh elak" jawab si dokter

"Bagus,..kita mulai sekarang" kata Tony dengan penuh semangat

"Jadi ,..apa benda yang jadi maharnye?" tanya si dokter

"Ini"

Tony menyerahkan selembar uang 100 dollar pada dokter itu,..itu adalah uang yang pernah Tony berikan kepada Siti, 38 tahun yang lalu

"Kau masih simpan ye" ucap Siti dan hanya dibalas senyuman oleh Tony.

Singkat cerita setelah akad nikah yang singkat dan ala kadarnya ..dokter dan dua orang satpam itu sudah selesai menjalankan tugasnya sebagai penghulu dan saksi,..lalu mereka pergi keluar.

"Apakah engkau sudah bahagia sekarang?" tanya Tony

Siti tidak menjawab,..hanya tersenyum pada Tony,... senyum yang memberikan jawaban untuk pertanyaan Tony.



Dedaun kekeringan
Tiada titis hujan
Oh, ...lamanya kumenantimu
Kembali padaku sayang
Kembali,... oh kasih pada diriku

Setelah lama berjauhan
Kini kau kembali padaku
Setelah lama kerinduan
Kini kau di sisiku


(Kini Kau Disisi - Siti Nurhaliza)


"Tony,...kau tak malu kah, kimpoi dengan aku yang dah tue ni?" tanya Siti

"Dimataku,..kau masih sama seperti dulu,...tidak ada yang berubah" jawab Tony

"Tapi, ape orang cakap nanti,..aku ni dah tue, sedangkan kau dah jadi mude lagi"

"Sudah lama aku tidak peduli dengan omongan orang lain, tidak masalah" ujar Tony

Tak lama kemudian datang seorang perawat berwajah oriental dan memakai kacamata bulat mengantarkan makan malam untuk pasien,
Perawat itu terkejut melihat Tony Struk ada disitu

"Haiya,...macam mana pak Tony boleh ada disini?" teriak si perawat

"Sssssttttt" bisik Tony sambil menempelkan telunjuk kemulutnya,

Perawat itu mengerti lalu diam saja dan setelah meletakkan menu makan malam , dia langsung pergi

"Tony,.. semue orang di negeri ini dah tahu tentang kau," ucap Siti

Tony hanya tersenyum lalu mengambil makan malam yang diletakkan diatas meja,..

"Ya tentu saja semua orang tahu,
..aku ini kan superhero" jawab Tony sambil menegakkan tempat tidur Siti,

Tony lalu mengaduk bubur ayam yang jadi menu makan malam untuk Siti,.. sebelum suapan pertama, Siti mengatakan sesuatu.

"Tony,..aku menyimpan action figur superhero dirimu diatas almari ku,..aku selalu berharap engkau akan datang untuk menyelamatkanku,...tapi sayangnya,...itu tak pernah terjadi" ucap Siti lirih

Tony terdiam,..mendengar ucapan kekasihnya itu seperti sebuah ironi,..bagaimana bisa dia menyelamatkan semua orang di dunia ini tetapi dia malah membiarkan Siti begitu saja.

"Maafkan aku..." lirih Tony

"Aku tahu alasanmu,...kau pasti tak mahu dituduh ambil istri orang kan" tebak Siti

Tony tidak menjawab, hanya tersenyum lalu menyuapkan sesendok bubur untuk Siti,

"Tony,..mase aku ade concert di London, aku ade nyanyikan lagu untukmu"

"Ya..aku tahu,..di lagu itu, kau menyuruhku untuk datang kesana, tapi aku tidak datang"

"Kenape kau tak datang Tony?"

"Aku masih tak sanggup memandang wajahmu" jawab Tony

Setelah selesai makan malam, Tony membereskan piring dan mengambil selimut untuk Siti

"Tony,...setiap aku dalam kesusahan, aku selalu berdoa pade Tuhan supaye ade pertolongan datang untukku, dan ajaibnye,..doaku selalu terkabul,...tapi firasatku berkate kalau pertolongan itu datang darimu Tony"

Senyum mengembang di wajah Tony

"Itu benar,...di hari setelah kita berpisah, aku pergi kerumahmu untuk bertemu pembantumu yang bernama Zubaedah,..dia cerita padaku kalau kamu sudah 3 jam lebih, menangis dan mengurung diri dikamar,..lalu aku ceritakan kepadanya apa yang sebenarnya terjadi, ...aku memberikan uang setiap bulan kepadanya untuk mengawasi dan menjagamu, dan dia setuju,..aku juga menyuruhnya memasang kamera pengintai dirumahmu, ..kalau datuk itu menyakitimu, aku menyuruh Zubaedah untuk membuat keributan di dapur, supaya datuk itu teralihkan dan tidak jadi menyakitimu,...aku juga menemui anak tetanggamu yang bernama Amat,..dulu dia cuma kopral, sekarang dia sudah jadi jenderal,..mereka berdua adalah orang yang selalu menolongmu saat kau dalam kesusahan....3 tahun kemudian aku berhasil menyelesaikan JARWO dan membuatnya online,..dan tugas pertama yang kuberikan padanya adalah untuk mengawasi dan menjagamu, dan JARWO melaksanakan tugasnya dengan baik, JARWO bisa melakukan apa saja untuk melindungimu, dan aku selalu memastikan dirimu baik-baik saja, sampai sekarang"

Mendengar penjelasan Tony,... Siti menangis

Dengan tangan kanannya, Tony mengusap airmata yang membasahi wajah Siti,

"Aku selalu menjagamu meskipun kau tak pernah melihatku" ucap Tony

"Maafkan aku Tony, aku kire kau dah lupakan aku"

"Melupakanmu itu lebih sulit daripada mengalahkan alien" jawab Tony dan Siti kembali tersenyum

"Terime kasih Tony, aku tak sangke, kau lindungi aku selame ini" ucap Siti dengan tatapan sendu

"Dulu aku cuma orang biasa, tapi sekarang, aku bisa melakukan apa saja,.. karena itu tak akan kubiarkan siapapun menyakiti dirimu lagi, meskipun itu Tuhan sekalipun,...aku melawanNya"

"Tony, kau tak boleh lawan Tuhan,,...manusia pasti mati,"

"Aku punya fasilitas medis yang canggih,..disana penyakitmu bisa disembuhkan,...aku tak ingin kehilanganmu untuk kedua kalinya"

"Iye,..nanti kalau aku dah boleh keluar dari hospital ni,..kau boleh bawa aku kemanapun kau mahu"

Tony melepas jasnya dan jam tangan digital yang dipakainya,

"Pakailah jam ini,...jam ini bisa memantau kondisi tubuhmu,"

Tony lalu melingkarkan jam tangan itu di tangan kiri Siti

"JARWO,... Kamu pantau tanda vital tubuh Siti,.. kalau ada yang tidak normal, bunyikan alarm" perintah Tony pada asisten digitalnya

"Baik tuan"

Siti melihat Tony yang seperti overprotektif hanya bisa tersenyum saja

"Tony, kau nak tidur dimane? Disini tak ade tilam,..ade sofa tu je" tanya Siti

"Disofa saja, seperti dulu" jawab Tony

"Iye..seperti dulu,...aku tidur di tilam,..kau tidur disofa"

Tony tersenyum mendengar jawaban Siti, lalu menuju sofa untuk merebahkan dirinya


Quote:Diatas sofa,..Tony mengambil handphonenya lalu membisikkan kalimat

"JARWO,.. aku mau kamu masuk ke database rumah sakit ini,..ambil medical recordnya Siti,.. aku mau baca sekarang"

"Baik tuan"

Satu menit kemudian, data medical record Siti sudah didapat dan Tony membacanya dengan seksama

"JARWO,... aku mau kamu pesan sebuah peti mati kaca yang muat dua orang"

"Baik tuan"




Keesokan paginya
Di sebuah kamar rumah sakit
Di negeri seberang,

Jam 7 pagi

Tony masih tidur disofa, tak lama kemudian datanglah sanak saudara dan kerabatnya Siti datang menjenguk, dan mereka semua terkejut melihat seorang Tony Struk yang tidur disofa,.. "bagaimana bisa orang terkaya didunia itu tidur disini," bisik mereka sedari tadi keheranan,..namun Siti menjawab kalau Tony itu hanyalah penggemarnya saja.

Tony terbangun mendengar obrolan mereka, tapi Tony tidak beranjak dari sofa, dia meraih handphonenya, lalu Tony kembali tiduran disofa sambil memainkan handphonenya, dia memesan baju dan celana secara online untuk dipakainya selama ada dirumah sakit ini, selagi orang-orang sibuk berbicara dengan Siti, Tony diam sambil tiduran saja disofa,

30 menit kemudian pesanan baju dan celana Tony sudah sampai lalu Tony pergi ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju.

Setelah keluar dari kamar mandi, Tony tidak melihat orang-orang yang tadi menjenguk Siti, sepertinya mereka sudah pulang,

"Sebelum mandi tadi aku sudah pesan bubur ayam, mungkin sebentar lagi sampai" sapa Tony

"Tony,.. Kau tak ade kerja kah??..kau ni kan bisnismen"

"Soal bisnis, JARWO bisa gantiin aku,..jadi mulai sekarang,..aku yang akan menjagamu"

"Tak payah lah Tony, aku ni dah aman disini, diluar sana banyak orang yang perlu bantuanmu,...kau ni kan superhero"

"Aku sudah pensiun jadi superhero,..lagipula semua orang di dunia sudah aku selamatkan,...tinggal kamu saja yang belum"

Siti tersenyum mendengar ucapan Tony,

"Aku ingin membawamu pulang" ucap Tony

"Aku pun nak ikut pulang juga, aku nak jumpe dengan anakmu yang cantik itu"

"Apa kamu sudah tahu siapa dia sebenarnya?" tanya Tony

"Aku dah tahu Tony, die tu buah pikiranmu kan"

"Iya,...itu benar,..dan dipikiranku, cuma ada kamu, jadi secara teknis, dia itu juga anakmu"

Pintu diketuk dari luar dan seorang kurir masuk mengantarkan pesanan bubur ayam,

Tony mengambil bubur ayam itu lalu makan bersama Siti,

"Tony,.. aku pernah tengok vidio mase anakmu itu menyanyi di acara kimpoi die,..cara die menyanyi,..cara die menari dan cara die pegang mic pun sama dengan aku"

"Kan aku sudah bilang, dia itu juga anakmu"

"Anakmu itu memang nama die itu Siti atau kau yang ubah?"

"Memang nama aslinya Siti,.. dia itu anak yang aku selamatkan 26 tahun yang lalu"

"Kalau mata die,..berwarne biru itu asli kah?" tanya Siti

"Sebenarnya warna matanya itu coklat, sengaja aku ubah jadi biru"

"Kenape?"

"Kalo matanya berwarna coklat, nanti dia jadi mirip denganmu,..nanti orang-orang jadi tahu kalau aku ini penggemar beratmu"

Siti tersenyum mendengar penjelasan Tony,

"Tony,.. aku masih heran, kenape kau kimpoikan anakmu dengan orang biasa?" tanya Siti

"Ya mau bagaimana lagi, mereka berdua saling mencintai,...kalau aku melarangnya, aku merasa kalau aku ini seperti....." tiba-tiba Tony terdiam

"Seperti ape Tony?"

"Seperti kedua orang tuamu" ujar Tony

"Kau ni orang yang baik Tony, aku percaye"

"Bukannya aku ini orang aneh?, semua orang bilang begitu"

"Tak lah,." ucap Siti menghibur Tony

"Sebentar lagi pasti akan ada wartawan yang datang untuk membuatmu jadi bahan berita,"

"Jadi??"

"jadi sebaiknya kamu tampil memukau seperti biasanya, supaya mereka gak nulis yang aneh-aneh"

"Hah??" tanya Siti keheranan

"Kamu pesan saja alat make up seperti yang biasa kamu pake,..pilih saja"

Tony menyodorkan handphonenya pada Siti untuk memilih alat make up dan memesannya secara online

"Jangan lupa beli semir rambut" Tony mengingatkan Siti

Dan Siti tersenyum sambil menggelengkan kepalanya,

Tony lalu menyiapkan air hangat untuk membasuh kepala, tangan dan kaki Siti,

"Tony,..aku ni buat susah kau je"

"aku merasa senang ada didekatmu" jawab Tony

30 menit kemudian alat-alat make up yang dipesan sudah datang. Lalu Tony mulai belajar merias wajah Siti dan menyemir rambutnya,..tangan Tony jadi agak kikuk ketika berusaha memegang pensil alis dengan benar,..maklum saja dia memang belum pernah merias orang sebelumnya, dan Siti pun mengajari Tony teknik make up,

Dan benar saja, siang harinya para wartawan sudah mengantri untuk menjenguk sang diva, dan mereka juga heran kenapa seorang Tony Struk bisa ada disitu, ketika para wartawan ingin menanyai Tony,.. Tony mengelak dan mengatakan

"Aku baru datang disini,...no komen"
profile-picture
baronfreakz memberi reputasi
1 0
1
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
08-03-2022 19:55
Update yg banyak gan..buat bahan bacaan bulan puasa besok..





emoticon-Leh Uga
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ROMANTIC MOVIE ; TONY dan SITI part 2 - end
10-03-2022 19:55

Cinta Tak Berganti

Setelah para wartawan pergi, Tony menemani Siti untuk melakukan berbagai macam pemeriksaan medis sampai sore hari,

"Rumah sakit ini punya taman yang bagus di belakang,...kita jalan-jalan kesana mau?" ajak Tony

"Boleh" jawab Siti

Tony mendudukkan Siti di sebuah kursi roda, lalu mendorongnya menuju taman di belakang rumah sakit, sepanjang perjalanan ke taman, Tony menyapa dan tersenyum pada setiap orang yang dilewatinya, tapi orang-orang itu malah mengernyitkan dahi pertanda heran, apa benar yang tadi menyapa mereka itu adalah Tony Struk?,.. sungguh aneh tapi nyata,.. Tony Struk yang aneh itu jadi kelihatan semakin aneh saja, pikir mereka.

Tony Struk yang orang-orang kenal adalah pribadi yang dingin, tidak pernah menyapa orang apalagi sambil tersenyum,

Lebih tepatnya, Tony sudah 35 tahun kehilangan keramahannya hingga sekarang, dia terlihat mendorong kursi roda dengan seorang wanita tua.

Tony membawa Siti berkeliling taman, menikmati temaram senja hingga akhirnya mereka berhenti di sebuah bangku taman,

"35 tahun kita berpisah,..tapi rasanya seperti ratusan tahun" ucap Tony

"Iye"

"Kehilanganmu terasa sangat menyakitkan bagiku,..kau pergi dengan membawa bagian dari diriku, kau pergi membawa serta hati dan perasaanku bersamamu,..sejak saat itu, aku merasa jadi orang aneh,..aku jadi orang yang terkadang tidak punya perasaan dan aku tidak bisa jatuh cinta pada wanita lain"

"Iye ke??? Bukannya kau dulu dekat dengan Scarlet?" tanya Siti

"Dia itu penipu,..dia mendekatiku cuma untuk mencuri barang-barangku"

"Hahaha....aku tak sangke,...kau pun boleh kena tipu,..ha,..cerite lah"

"Sudah,...lupakan saja" ujar Tony enggan

"Hahahaha......." Siti tertawa lepas

"aku tak ingin kehilanganmu lagi,"

"Aku takkan tinggalkan kau Tony"




Ikrar kita mengharungi badai sakti
Mencari sinar kasih suci
Walaupun nafas ku ini pasti terhenti

Jangan pula ada sangsi lubuk hati
Percaya cinta tiada ganti
Kau yang ku cari
Kaulah kasih ke akhir hayat nanti

(Cinta Tak Berganti - Siti Nurhaliza)



Matahari sudah separuh tenggelam di cakrawala, langit menguning dan meredup,..Tony lalu mendorong kursi roda, membawa Siti kembali ke kamarnya.

"Tony,..aku duduk sini je,...aku nak tengok bulan" pinta Siti untuk mendorong kursi rodanya ke dekat jendela

Tony lalu membuka tirai jendela dan terlihatlah bulan purnama mengambang di langit,

"Tony,..kalau aku tengok bulan purname, aku selalu teringat mase kite dulu" ucap Siti sembari menatap bulan

"Aku juga,...aku selalu duduk di depan rumah untuk melihat bulan purnama"

"Aku dah tahu kebiasaanmu Tony,...asistenmu yang bagi tahu"

"Kau tahu, kau itu seperti bulan,..pesonamu membuat semua orang selalu melihatmu,.... dan bagaimana bisa aku membawamu pergi begitu saja tanpa ada orang lain tahu"

"Aku tak salahkan kau Tony,"

"Kalau aku membawamu pergi, kita pasti ketahuan,...dan aku pasti masuk penjara,...kalau aku masuk penjara, tak ada lagi yang bisa kulakukan untuk menjagamu" ucap Tony sambil memegang tangan Siti

"Tony,....kau....................hiks"

Tak ada lagi kata yang terucap dari bibir Siti,... hanya ada tangisan dan airmata.

"Jangan sedih lagi,...sepertinya aku tahu caranya untuk mengabulkan permintaanmu" ucap Tony

"Hah,.....????" Siti terkejut

"Aku tahu caranya memutar waktu kembali,...kita bisa kembali ke masa lalu"

"Tak payah lah Tony, aku dah senang kau ada disini"

"Aku akan lakukan apa saja supaya aku tak kehilangan dirimu lagi, sekalipun kematian memisahkan kita, ...aku bisa menghidupkanmu lagi"

Siti hanya terdiam mendengar perkataan Tony, tidak ada sepatah katapun terucap dari bibirnya lagi, sementara Tony sibuk berbicara tentang apa yang dia ingin lakukan selagi bersamanya.

Tak terasa hari sudah menjelang malam dan setelah selesai makan malam, Siti pun terlelap tidur, tapi tidak dengan Tony, dia punya urusan yang harus diselesaikan. Sebuah urusan yang bisa membawanya pergi ke masa lalu.

Diubah oleh mr..dr
profile-picture
baronfreakz memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
treya--tahun-kehidupannya
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Heart to Heart
Stories from the Heart
mimpi-buruk-kido
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia