Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
3632
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6156e1c23366e279f93ebf92/tenung-based-on-true-story
Jumpa lagi dalam thread yang baru ini. Sebuah cerbung pendek yang menceritakan sebuah kisah yang diambil dari kisah nyata tentang perjuangan seorang gadis remaja dalam menghadapi gangguan gaib berupa tenung atau santet, juga gangguan berupa teror dari makhluk tak kasat mata.
Lapor Hansip
01-10-2021 17:24

Tenung (Based on true story)

Past Hot Thread
icon-verified-thread


Quote:

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Jumpa lagi dalam thread yang baru ini.
Sebuah cerbung pendek yang menceritakan 
sebuah kisah yang diambil
dari kisah nyata 
tentang perjuangan seorang gadis remaja
dalam menghadapi gangguan gaib
berupa tenung atau santet, 
juga gangguan berupa teror 
dari makhluk tak kasat mata.

Semua nama orang dan tempat 
yang ada dalam cerita ini 
telah disamarkan, 
jadi kalau sekiranya ada kesamaan
nama dan tempat, 
maka itu adalah suatu kebetulan belaka. 

Thread ini dibuat bukan dengan maksud 
menghina atau merendahkan
perseorangan ataupun satu kelompok. 
Semoga cerita ini bisa jadi pengingat
bagi kita semua, 
ambil hikmahnya dan buang jeleknya.

Selamat membaca..




Quote:


Dilarang keras 
mengcopy, menerbitkan dan mengedarkan 
tulisan ini dalam bentuk apapun 
tanpa seijin TS. 
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. 
Segala bentuk plagiasi adalah
perbuatan keji dan tak tahu malu.





Update santai tiap selasa, jumat dan minggu jam 5 sore..


___________________________________________



Prolog

 Bel panjang pulang sekolah telah membuyarkan lamunan Anggita, Jam pelajaran terakhir telah usai. Dia bergegas membereskan semua alat-alat tulisnya dan memasukkan ke dalam tas sebelum akhirnya keluar dari kelas itu, menyusul teman-temannya yang udah duluan keluar kelas.

 Anggita adalah gadis manis siswi salah satu SMA swasta di kota X. Wajah yang bulat telur, kulit putih bersih, bibir mungil dan mata bulat bening berbulu mata lentik, rambut lurus hitam panjang, dengan tubuh sempurna khas cewek remaja yang sedang mekar-mekarnya, menjadikan dia sebagai salah satu kembang sekolah yang dikagumi, baik di sekolahnya sendiri, ataupun di sekolah lain.

 Saat keluar kelas, Anggita disamperin sama satu cewek yang telah jadi sahabat karibnya sejak dari SMP. Mereka lalu jalan bareng menuju pintu gerbang untuk pulang. Yosi memang sahabat Anggita yang paling dekat, mereka selalu berbagi segala hal, saling menceritakan semua hal tanpa ada yang ditutupi, bahkan termasuk urusan asmara.

Quote: "Ntar sore kamu juga ikut renang kan Gita?" tanya Yosi.

 "Belum tau sih Yos.. kolam renang itu jauh banget.. nggak ada yang nganterin.." jawab Anggita.

 "Tapi ini penilaian lho.. buat kenaikan kelas juga, ntar malah nggak dapet nilai kamu.."

 "Iya sih.. tapi mau gimana lagi.. aku juga nggak punya duit buat tiket masuknya.." jawab Gita.

 "Yaudah.. kalo gitu ntar aku pinjem motornya kakaku aja, ntar kamu tak jemput di rumah jam 3 sore.. gimana?"

 "Tapi aku nggak punya duit Yos.." jawab Gita.

 "Udah.. kamu tenang aja.. ntar biar aku yang bayarin.."

 "Nggak enak lah.. kamu udah sering bayarin aku.." jawab Gita.

 "Kita ini sahabat lho Gita.. Udah kamu nggak usah mikir  kayak gitu.. pokoknya ntar sore jam 3 aku jemput kamu di rumah.."

 "Yaudah kalo gitu.. makasih ya Yos.. kamu emang selalu baik sama aku.."

 "Itulah gunanya sahabat kan..?"


 Sampai di pertigaan, mereka pun berpisah, Yosi jalan lurus, dan Anggita belok ke kiri. Rumah mereka emang nggak begitu jauh dari sekolah, jadi mereka cuma jalan kaki ke sekolah. Sepanjang perjalanan pulang itu Gita kembali memikirkan apa yang telah dia lamunkan di kelas tadi, biaya sekolahnya telah menunggak 3 bulan, dia tadi telah dipanggil oleh guru bp terkait dengan masalah itu, dan Gita kembali meminta kompensasi. Tapi sampai kapan?

 Gita merasa sungkan dan nggak enak kalo meminta ayahnya lagi, memang ayahnya, pak Harjanto, cuma berprofesi sebagai buruh dengan gaji pas-pasan. Sedangkan ibunya, bu Ningsih, adalah seorang ibu rumah tangga yang punya kerjaan sambilan menjahit baju di rumah untuk mendukung ekonomi keluarga, tapi sepertinya itu masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. 

 Anggita masih punya seorang kakak laki-laki yang duduk di bangku SMA kelas tiga bernama Anggara, dan sebentar lagi dia akan menghadapi ujian kelulusan. Gita juga masih punya satu adik laki-laki yang menginjak di kelas 2 SMP bernama Anggo. Dua saudaranya itu juga butuh banyak biaya sekolah, dan kakaknya tentu butuh biaya lebih besar untuk ujian.

 Sampailah Gita pada sebuah rumah sederhana yang selama ini dia tinggali bersama orang tua dan kedua saudaranya. Meskipun rumah itu sudah berdinding tembok, tapi banyak cat yang mengelupas, atapnya juga ada yang bolong, jadi kalo hujan, maka rumah itu jadi bocor di beberapa tempat. Dan begitu masuk rumah, Gita menekan keresahan hatinya agar tidak terpancar keluar, biar ibunya nggak tau, ibunya udah banyak menanggung beban, jadi dia nggak akan menambahinya lagi. 'Biarlah nanti aku langsung ngomong sama ayah aja', gitu pikirnya.

 Tepat jam 3 sore, Anggita telah siap berangkat, dia menunggu Yosi sambil duduk di lincak atau kursi panjang dari bambu di depan rumahnya, tepat di bawah jendela. Lima menit kemudian, Yosi pun datang mengendarai motor maticnya. Sore itu mereka akan pergi ke kolam renang umum dimana akan diadakan pengambilan nilai dari sekolah untuk pelajaran olah raga renang.

 Butuh waktu setengah jam untuk sampai di kolam renang umum itu. Suasana sangat ramai karena ternyata sekolah SMA lain yang juga sedang mengadakan pengambilan nilai di situ. Teman-teman satu kelasnya Anggita juga udah pada datang. Anggita langsung merasa nggak nyaman dengan situasi yang ramai itu, dia udah nggak mood lagi untuk mengikuti tes renang itu. Tapi Yosi sahabatnya terus membujuknya hingga akhirnya Anggita luluh juga.

 Dan saat memasuki pintu loket, Anggita tertegun, dia melihat satu cowok yang sedang melihat dia juga. Anggita mengenalinya sebagai cowok yang sedang mengejar-ngejar dia selama beberapa minggu terakhir. Ternyata SMA lain yang sedang penilaian di kolam renang itu adalah sekolahnya cowok yang mengejarnya. Sudah beberapa kali Gita menopak cowok itu, tapi dia masih nekat mengejar. Bukannya Gita membenci, tapi belum kepikiran olehnya untuk menjalin suatu hubungan dengan cowok.

 Suasana kolam renang yang sangat ramai, dan masih ditambah oleh keberadaan cowok itu, membuat Gita merasa semakin nggak nyaman. Maka langsung aja dia balik badan dan melangkah menuju pintu keluar. Tapi langkahnya segera terhenti saat ada satu suara besar dan lembut yang menegurnya.

Quote: "Anggita.. kamu mau kemana?" ternyata yang menegur ada lah pak Zaini, guru olahraga nya yang membimbing kegiatan renang ini.

 "Eh.. maaf pak.. kepala saya mendadak pusing.. saya ijin mau pulang aja.." jawab Anggita.

 "Udah nyampe disini kok.. mending kamu absen dulu aja.. ntar ada nilai sendiri bagi yang datang kok.. daripada nggak ada nilai sama sekali.."

 "Tapi pak.. saya pusing banget ini.." jawab Gita.

 "Kamu nggak perlu ikut renang nggak papa.. yang penting absen dulu.."

 Yosi datang menghampiri. "Baru aja datang masak mau pulang lagi sih Ta? Udah ntar kamu duduk aja di kursi, pak Zaini udah ngasih ijin gitu kok.."

 Gita jadi ngerasa nggak enak sama sahabatnya itu, dia usah dijemput dari rumah, dan tiket masuk pun di bayarin, meskipun Gita juga bawa duit pemberian ibunya.

 "Iya deh.." jawab Anggita akhirnya.


 Yosi menggamit tangan Gita dan mengajaknya menuju ke deretan kursi di pinggir kolam renang. Pak Zaini juga duduk di situ sambil memberi penilaian pada siswa yang lain yang sedang berenang satu persatu. Gita benar-benar nggak jadi renang kali itu. Dan dia ngerasa makin nggak nyaman karena cowok itu terus memperhatikannya dari seberang kolam renang. 

 Anggita berencana untuk menunggu sampai Yosi mendapat nilainya aja, abis itu dia akan langsung pulang. Tapi setelah Yosi selesai, dia malah mengajak Anggita makan di kantin kolam renang dulu sebelum pulang, bahkan Yosi bilang kali dia yang akan membayar semua makanan. Dengan terpaksa akhirnya Anggita mau menurutinya.

 Selesai makan, Gita merogoh saku celananya untuk mengambil duit, dia berniat untuk membayar makanannya sendiri. Gita emang nggak pernah bawa dompet, jadi duit dan kartu pelajar dia bawa di saku celananya. Tapi ternyata Yosi sudah membayar semua makanan itu saat memesan tadi, hingga akhirnya Gita memasukkan lagi duitnya ke dalam saku, tanpa dia sadari kalo kartu pelajarnya juga ikut keluar dan terjatuh ke lantai saat dia tadi mengambil duit dari sakunya. 

 Saat mereka mau beranjak pergi dari kantin itu, seorang karyawan kantin cewek datang menghampiri mereka sambil membawa sebuah kue besar berbentuk bulat, si karyawan meletakkan kue itu di atas meja, tepat didepan Anggita. Di atas kue itu ada dua buah lilin berbentuk angka 16 yang sudah menyala, dan di kue itu ada tulisan 'happy b'day Anggita', itu adalah kue ulang tahun! Gita bahkan sama sekali nggak ingat kalo hari ini adalah ulang tahunnya!

Quote: "Maaf mbak.. ini ada titipan dari seseorang yang harus diserahkan ke mbak.. dan orang itu meminta agar mbaknya nunggu dulu bentar disini.." kata si karyawan.

 "Ini dari siapa ya mbak..?" tanya Anggita.

 "Dia nggak nyebutin nama sih mbak.. cuma meminta mbaknya nunggu dulu.. saya permisi dulu.."


 Dua cewek, terbengong keheranan menatap kue ultah itu, siapa yang udah repot-repot ngasih kue ultah kayak gitu? Tapi pertanyaan mereka pun segera terjawab saat ada seseorang berdiri di ambang pintu kantin sambil membawa seikat besar bunga mawar. Dia adalah cowok yang tadi, cowok yang telah mengejar-ngejar Anggita!

 Cowok itu tersenyum sambil melangkah perlahan memasuki kantin. Dan ternyata dibelakangnya ada banyak temen-temen satu SMA dengan cowok itu yang membawa kertas besar bertuliskan 'happy b'day Anggita, will you be my girl?'. Bahkan temen-temen yang satu SMA dengan Anggita pun ikut bergabung dengan mereka. Si cowok yang membawa bunga mendekati Anggita dan berdiri tepat di depannya.

Quote: "Selamat ulang tahun ya Gita.. moga kamu selalu dalam perlindungan Tuhan. Moga bahagia selalu.. dan tercapai semua  keinginanmu.." kata si cowok.

 Gita masih tertegun, dia masih heran dengan kejadian yang datang secara mendadak ini. Suasana kantin mendadak sepi.

 "Dalam kesempatan ini sekalian aku mau ngomong sesuatu sama kamu.. kita udah kenal lumayan lama, kamu udah tau kalo aku sayang banget sama kamu.. jadi sekarang, aku meminta kesempatan lagi.. Anggita, maukah kamu jadi pacarku?" kata si cowok.


 Suasana kantin yang semula sepi itu jadi riuh oleh suara temen-temen si cowok yang meneriakkan kata-kata agar Gita menerima, tapi hal itu tetap nggak membuat Gita bergeming, dalam hatinya membatin, mungkin inilah saat bagiku untuk ngomong jujur, gitu pikirnya.

Quote: "Kamu tau udah beberapa kali aku bilang nggak, sampai sekarangpun jawabanku tetep nggak mau.." jawab Gita.

 "Apa kamu nggak bisa ngasih kesempatan sekali aja buatku..?" tanya si cowok.

 "Ini bukan soal kesempatan.. sebenarnya kamu ngerti nggak sih?! Aku sama sekali belum kepikiran buat menjalin hubungan sama cowok..! Aku cuma mikirin sekolah dan sekolah..! Harusnya kamu bisa ngerti!" suara Anggita agak meninggi saking kesalnya. "Maaf.. aku nggak bisa menerimamu.. aku nggak bisa menerima semua ini..!"


 Anggita bangkit dari tempat duduknya dan langsung beranjak keluar kantin. Yosi pun langsung menyusulnya. Sementara si cowok cuma terdiam menatap nanar pada kue ultah diatas meja. Dadanya bergemuruh, menahan rasa malu yang teramat sangat.

 Apalagi kini teman-temannya pun beranjak pergi dari kantin satu persatu tanpa ngomong apa-apa. mereka bahkan nggak berusaha nyamperin si cowok. Sape akhirnya kantin itupun sepi kembali, cuma beberapa pengunjung yang ikut menyaksikan seluruh adegan drama itu. Drama tentang seorang anak remaja yang telah gagal nembak seorang cewek.

 Si cowok masih berdiri mematung, hatinya serasa hancur, sia-sia sudah semua perjuangannya selama beberapa bulan ini, semua usahanya menyiapkan pesta ultah hari ini ternyata nggak ada gunanya. Dan satu hal yang paling memukul egonya adalah, rasa malu yang teramat sangat, ditolak di depan semua temen-temennya, temen-temen Anggita, dan semua pengunjung kantin.

 Seluruh rasa cintanya pada Anggita telah sirna dengan seketika, berganti oleh suatu perasaan benci dan dendam yang meluap-luap. Lalu tanpa sengaja matanya tertumbuk pada suatu benda yang tergeletak di lantai kantin, tepat di bawah meja. Dia beranjak memungut benda itu yang ternyata adalah sebuah kartu pelajar. 

 Kartu itu adalah kartu pelajarnya Anggita yang tadi terjatuh tanpa sengaja. Dia memandangi foto wajah cantiknya Anggita di kartu pelajar itu. Setanpun menyelinap di hati dan otaknya, membuat semua rasa malu, sakit hati, amarah dan rasa sedih meluap-luap campur aduk menjadi satu. Mendadak suatu ide gila terlintas begitu saja, ide dari setan yang membisikinya.

Quote:"Dengan foto ini aku bisa membalas semua rasa maluku, dengan foto ini aku bisa berbuat apa saja padanya! kau akan merasakan semua rasa sakit yang kurasakan saat ini! Kalo aku nggak bisa dapetin kamu, maka orang lain pun nggak boleh dapetin kamu!"


 Satu tekad bulat terpatri di hati dan pikirannya, dia harus membalas semua yang dia peroleh hari ini. Lalu dengan langkah-langkah lebar, cowok itu beranjak menuju ke pintu kantin, meninggalkan kue ulang tahun di atas meja yang lilinnya masih menyala..



-----<<<{O}>>>-----



 Langit sudah mulai menggelap karena matahari sudah terbenam, ditambah lagi mendung hitam tebal telah menggantung di langit sejak tadi sore, sesekali terlihat kilatan-kilatan petir menerangi alam dalam sekejap, disusul suara menggelegar yang teramat keras sampai mampu menusuk gendang-gendang telinga. 

 Tapi semua pertanda kalo akan terjadi badai itu tak membuat langkah kaki seorang cowok jadi terhenti, dengan mantap dia memasuki sebuah halaman rumah luas yang berpagar bambu. Dia adalah cowok berusia 17 tahun, masih kelas dua SMA, cowok yang telah ditolak cintanya oleh Anggita di depan banyak orang. Dengan nekat dia telah mendatangi rumah ini untuk melaksanakan tekadnya.

 Untuk sejenak cowok itu memandangi keseluruhan rumah itu. Rumah sederhana berdinding papan, dan dia merasa ragu, benarkah ini rumah yang dimaksud? Tapi menurut petunjuk yang dia dapat, memang inilah rumah yang dimaksud. Maka dia pun mulai mengetuk pintu rumah itu dan menunggu.

 Tiga kali mengetuk, dan akhirnya pintu itupun terbuka. Muncullah seorang aki-aki berusia sekitar 50 tahunan, rambut sebagian sudah memutih. Dia memakai hem batik dan sarung. Sekilas penampilannya nggak berbeda dengan penduduk biasa di desa ini, dan itu membuat si cowok kembali ragu.

Quote: "Mau cari siapa?" tanya aki itu.

 "Benarkah ini rumah aki yang berprofesi sebagai praktisi itu..?" tanya si cowok.

 "Hmm.. untuk apa kamu nyari dia..?"

 "Aku mau minta tolong ki.." jawab si cowok.

 "Dari mana kamu bisa tau rumah ini?"

 "Aku dapat petunjuk dari pak Y tetanggaku ki.."

 Si aki celingukan sebentar ke luar rumah, lalu dia membuka pintu lebar-lebar. "Sebaiknya kamu masuk dulu aja.."


 Si cowok pun mengikuti si aki memasuki ruang tamu rumah itu. Si cowok memandang berkeliling, nggak ada yang aneh, perabotan meja kursi biasa, sangat jauh berbeda dengan yang dia bayangkan sebelumnya. Ruang tamu itu sama kayak ruang tamu di rumah-rumah lain, sama sekali nggak menandakan kalo itu adalah rumah seorang praktisi. Si cowok duduk di kursi berhadapan dengan si aki.

Quote: "Jadi apa yang bisa kubantu?" tanya si aki.

 "Aku sakit hati ki…" jawab si cowok.

 "Sakit hati bagaimana? Dan apa hubungannya denganku?!" tanya si aki.

 Maka mulailah si cowok menceritakan semua perlakuan yang diterimanya dari Anggita. 

 "Hemm.. bocah ingusan kayak kamu mau main kayak ginian? Apa orang tuamu tau?" tanya si aki.

 "Malah mereka jangan sampe tau ki.. bisakah aki membantuku..?" 

 "Sebelum aku menjawabnya, aku akan mengajukan beberapa syarat lebih dulu.. dan kamu harus menyanggupinya.."

 "Syarat apa aja ki..?" tanya si cowok.

 "Yang pertama, anggap pertemuan ini nggak pernah terjadi, aku nggak mengenalmu, dan kamu nggak mengenalku. Yang kedua, aku tidak bertanggung jawab dengan apapun yang terjadi padamu nantinya, dan jangan pernah menyebut-nyebut soal rumah ini lagi.. Yang ketiga, apapun yang kamu inginkan, maharnya sangat mahal..kamu sanggup?"


 Si pemuda mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya yang ternyata adalah beberapa bundel uang, dia letakkan uang itu di atas meja di depannya. Dan mata si aki membesar melihat tumpukan uang itu, semua rasa ragunya hilang seketika, kepercayaannya timbul perlahan. Cowok itu memang sengaja keluarkan duit buat nunjukin kalo dia nggak main-main.

Quote: "Sanggup ki.." jawab si pemuda dengan mantap.

 "Kupegang kata-katamu!" kata si aki dengan tegas "Trus apa yang kamu inginkan?"

 "Aku ingin dia juga merasa sakit terus-terusan ki.. dalam waktu yang lama.." jawab si pemuda.

 "Kenapa nggak mengguna-gunainya aja? Bikin dia tergila-gila sama kamu?"

 "Aku sudah terlanjur sakit hati ki.." jawab si cowok.

 "Apa harus sampai mati?"

 "Kalo itu terserah aki, aku cuma mau melihatnya merasa sakit terus-terusan dan tersiksa menderita.." kata si cowok.

 Untuk sejenak si aki terdiam berpikir, dan akhir dia pun menjawab. "Akan kucoba dengan tenung.. tapi aku butuh satu bulan untuk melakukannya.."

 "Apa nggak bisa dipercepat lagi ki..?" tanya si cowok.

 "Banyak persiapan dan syarat yang harus terpenuhi, butuh waktu lama untuk mencarinya.."

 "Baiklah ki.. aku ngikut aki aja.." jawab si cowok

 "Maharnya sekian sekian.." 

 Si aki menyebut angka nominal yang fantastis, tapi si cowok tanpa ragu menyerahkan beberapa gepok uang di atas meja itu pada si aki.

 "Sebulan lagi aku akan kesini lagi ki.." jawab si cowok.


 Hujan telah turun dengan sangat deras saat si cowok keluar dari rumah itu. Angin ribut bertiup sangat kencang disertai gelegar petir tanpa henti. Badai besar telah melanda kawasan desa itu. Tapi si cowok nekat berlari ke arah mobilnya yang terparkir di pinggir jalan depan rumah. 

 Suatu kepuasan terlintas, sebentar lagi dia akan melihat Anggita menderita hingga meminta ampun padanya. Sebuah rencana jahat dan keji telah tersusun dan mulai dijalankan, rencana yang berdasar pada bisikan setan. Mata hati dan pikirannya telah tertutupi oleh sakit hati dan dendam..



Bersambung..



Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azznay dan 225 lainnya memberi reputasi
222
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 37
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:25

INDEX

01. Prolog
02. Awal keanehan
03. Pantangan
04. Paku bertebaran
05. Ikhtiar
06. Dukungan ruqyah
07. Ikhtiar lagi
08. Terbuka
09. Eyang
10. Pengobatan

11. Damai sebelum badai
12. Teror
13. Teror berlanjut
14. Puasa mutih
15. Tiga jin
16. Pengobatan kedua
17. Ziarah
18. Silsilah
19. Penglihatan
20. Alternatif

21. Guna-guna
22. Cobaan
23. Melepaskan


TAMAT



Kalau berkenan silahkan mampir
di trit horor lainnya :

HITAM

HITAM Season 2



Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eni050885 dan 64 lainnya memberi reputasi
65 0
65
Lihat 35 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 35 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:25
Reserved
profile-picture
profile-picture
profile-picture
herry8900 dan 17 lainnya memberi reputasi
18 0
18
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:33
Uppppllll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fhrente dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:37
Ke solaaaaaarrremoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fhrente dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:38
Semangat Gan, bakalan wajib balik ke kaskus seminggu dua kali jam 5 sore buat baca trit ini nih.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fhrente dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:39
Gaskeun la ....pokoke jam tayang seperti biasa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rudyali0506 dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:43
Gas skuyyyy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mbahjoyo911 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:52
Mantaappp.. ditunggu terus updatenya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mbahjoyo911 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:53
Check
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mbahjoyo911 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:56
Mantapppp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mbahjoyo911 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:56
Ijin ndeprok mbah...
Yg ditunggu2 akhirnya datang jg...
Pada kmn nih...
@key.99
@Ndaru4u
@hexalova
@gearbox13
@boesly
@sugarbeet
@arya56
@rudiajja
@nayanta

Absen dulu napa di pejwan...
Masa kalah sama @rijalbegundal
Diubah oleh kakangprabu99
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 17 lainnya memberi reputasi
18 0
18
Lihat 33 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 33 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:57
mejeng dulu lah di depan emoticon-Selamat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 8 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 8 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 17:59
bikin tenda dulu disini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:07
terimakasih Mbah lapak barunyya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:08
Update santai 2 kali seminggu jam 5 sore.

NGIRIT AMATemoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
teguh09 dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:10
@beqichot om icooottt... kemari 🤣🤣
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 39 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 39 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:13
Gelar Tenda dulu 🙏😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:19
Asyik cerita baru lagi.. Nitip jejak akh....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:24
Reserved
Diubah oleh kakangprabu99
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Tenung (Based on true story)
01-10-2021 18:33
Ikuuuuuuuuuuuuuuuut numpang ngopi pait mbah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakangprabu99 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 37
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
melepas-untuk-bebas
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia