Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
66
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614edf006b1e3f2785457eb1/dulu-zaman-semar-kini-zaman-petruk-masa-sih-bukankah-zaman-satrio-piningit
Pilah pilih, itulah kehidupan dalam bernegara harus memilih para jagoan. Maka datanglah dua zaman di mana dulu di sebuah kerajaan dongeng yaitu Astina ada Desa Karang Kadepel yang dipimpin oleh Semar saat itu banyak orang bilang saat itu zaman Semar! Sedangkan setelah Semar runtuh masuklah ke zaman Petruk!
Lapor Hansip
25-09-2021 15:34

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Past Hot Thread
icon-verified-thread


Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Pilah pilih, itulah kehidupan dalam bernegara harus memilih para jagoan. Maka datanglah dua zaman di mana dulu di sebuah kerajaan dongeng yaitu Astina ada Desa Karang Kadepel yang dipimpin oleh Semar saat itu banyak orang bilang saat itu zaman Semar! Sedangkan setelah Semar runtuh masuklah ke zaman Petruk!

Siapa yang paling berkesan, entahlah! Karena wong cilik hanya jadi pemanis zaman saja. Toh yang kaya tetap yang itu-itu saja, kata orang zaman saiki zaman edan kalau ndak ikutan edan sampean ora mangan.

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?



Tapi masih ingatkah ketika semar bertitah semua tunduk dan takut, bahkan sampai gemetar bulu idung sampai rambut. Apa yang diucapkan bikin cenat cenut takut salah ucap bisa saja hilang dari peredaran.

Semar memang disegani, tak heran kalau dianggap sosok yang dikagumi. Walau banyak orang manggut-manggut ketika semar datang, namun zaman itu semua ingin jadi anak semar.

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Semar memang berkharisma, titahnya selalu dianggap suci, senyumnya pun bikin banyak orang mengkerut tak berani tunjuk jari. Namun sayang semar tak bisa berbuat apa-apa ketika krisis ekonomi menimpa desa, dia harus rela tersungkur karena ternyata apa yang dia bangun tidak membuat dirinya menjadi pemimpin seumur hidup, semar pun lengser karena terpaksa.

Banyak punakawan yang dulu setia menikung dari belakang, hingga sampailah dimasa Petruk salah satu Punakawan yang dipilih menjadi pemimpin. Seperti biasa janji-janji suci dilontarkan untuk menarik simpati, bagi wong cilik hal itu biasa, asal jangan sesudah menjadi pemimpin janji Petruk mirip kompeni?

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?



Zaman Petruk ada yang bilang lebih adil namun ada yang bilang ternyata tidak lebih baik dari zaman Semar, ketika Petruk Dadi Ratu banyak sekali permainan memakai nama suci yang berhubungan dengan Kalimasada, jelas wong cilik saat ini semakin terkotak-kotak. Sama-sama, memakai Kalimasada tapi ada yang dianggap radikal dan tidak, tapi masalahnya bukan itu , namun zaman Petruk banyak masyarakat menanti janji, apalagi ketika pandemi melanda desa, makin hancur saja ekonomi.

Tapi ada juga rakyat yang bersuara zaman saiki wes penak toh, dipimpin satria piningit, tak otoriter, bahkan lebih tenang cari uang, kemiskinan terkikis, keadilan di seluruh penjuru, pembangunan merata di semua pelosok zaman yang dinanti para warga desa, bahkan ada wacana tiga periode mengabdi untuk desa tercinta.

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Entahlah, mana yang benar? Dari zaman ke zaman memang cerita bisa berubah tergantung dalangnya siapa!

Tapi sekali lagi hidup itu pilihan mau dipilih atau tidak, tetap saja desa perlu pimpinan. Wong cilik itu saat ini lebih santuy, yang penting bisa makan dan ngopi, bisa asik di medsos, bisa party mereka tak peduli dengan janji.

Asal jangan kabur seperti pemimpin yang di Afghanistan, karena kita punya catatan kelam dahulu Prabu Brawijaya pun kabur dari istana ketika Majapahit diambang keruntuhan rakyat ditinggal dan dibiarkan sungguh itukah pemimpin yang sesungguhnya?

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?



Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
benche87 dan 27 lainnya memberi reputasi
28
Masuk untuk memberikan balasan
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
26-09-2021 11:51
Zaman dimana segelintir suara merasa paling benar, mengkritik pemerintah tanpa solusi, ingin kaya tapi ogah kerja, diberi pancing, diberi kolam, tapi minta ikannya juga sekalian (yang sudah dimasak dan siap makan), ribut rezim tapi ngantri BLT dan ngarep subsidi listrik, dan semuanya (BLT & subsidi) kembali dipakai untuk mengkritik. Siapapun presidennya, nasib anda ditentukan dengan sikap anda.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
benche87 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
25-09-2021 16:49
Andai apa yang benar itu diungkap apa yang menjadi kebenarannya.

Maka niscaya akan lebih banyak orang yang akan menyalahkannya daripada yang akan membenarkannya.

Dan akan lebih banyak lagi orang yang akan menghindarinya dan bahkan akan membencinya daripada orang yang akan mendekatinya ataupun yang akan mencintainya.emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
25-09-2021 16:05
Super semar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
zale94 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
25-09-2021 18:51
Lord rangga adalah solusinya Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?










⚜⚜Jangan lupa visit ke gubuk kami yak⚜⚜
emoticon-Monggo

emoticon-Sundul emoticon-Request

klik saja gambarnya ⤵️

Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?


🔁Keep post emoticon-pencet


emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Rate 5 Star emoticon-nulisah

emoticon-Hansip

©2021
profile-picture
profile-picture
profile-picture
merseysidered dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Post ini telah dihapus
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
27-09-2021 07:05
Jaman kemunafikan emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
26-09-2021 20:19
'Nambah sedikit komen saya sebelumnya, terkait Ki lurah Semar ...
Mungkin ada yang heran, kalau dia memang sebegitu bijaksananya, lalu mengapa dia sebatas jadi lurah, kalau dibilang bahwa omongannya itu digugu bahkan oleh orang yang ada pada posisi/jabatan diatasnya ?

Ini masih sebatas pemikiran saya pribadi ..., entah benar atau tidak ...
Ada hubungannya dengan wayang kulit juga, dimana tokoh ini dimunculkan. ===> Pada cerita asli Mahabarata, Ramayana dan sejenisnya, tidak ada.

Imaji yang ada di pikiran kita (pada wayang kulit, itu adalah layar), itu bisa terjadi karena ada ...
- Benda (asli) yang bersangkutan dari imaji tersebut. BIsa benda riil, ataupun terkait kondisi (posisi/jabatan khan bukan sebuah benda)
- Cahaya (dari blencong).
- Pikiran
- Mata

Si "lurah" berada pada posisi itu, disebabkan ia telah mematikan/menguburkan satu dari apa yang sebut diatas.
Dikatakan bijak, itu berarti dia tidak "mematikan" cahaya, tidak "mematikan" pikiran, juga tidak "mematikan" penglihatan sehingga ia masih bisa memantau sikon yang ada. Dan ia juga tidak "mematikan" benda aslinya (yang berupa posisi/jabatan di atas level lurah itu), disebabkan benda aslinya masih ada, meski bukan dia yang memegangnya.

Lha mana yang dia "matikan" ? Kok semuanya masih mengada ?
Apakah ada yang luput diperhatikan ?
Apakah itu, hayo ? emoticon-Big Grin



profile-picture
profile-picture
lanariaaa dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
26-09-2021 06:51
Jaman banyak orang diperalat, dibawa kesana-sini tapi cuman dimanfaain. Kalo sudah ngga dipake terus dilepeh.
Jaman banyak orang teriak paling bener. Bahkan saking ngerasa benernya, cara mereka salahpun tetep ngerasa paling bener.
profile-picture
profile-picture
kudo212 dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
26-09-2021 04:43
baru tau jaman petruk
utang jd numpuk
drunemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
gh20 dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
Dulu Zaman Semar Kini Zaman Petruk, Masa Sih! Bukankah Zaman Satrio Piningit?
25-09-2021 21:26
jaman joged tiktok
profile-picture
profile-picture
rinandya dan c4punk1950... memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia