Automotive
Batal
KATEGORI
link has been copied
406
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/614742e80ec8f2384a49303f/fenomena-tenteng-helm
Berawal dari iseng-iseng scroll medsos dan ketemu satu postingan dari akun hujat yang isinya semacam keluh kesah karena dicibir selalu menenteng helm kemanapun dia pergi. Helm doang dibawa-bawa, lebay amat takut ilang.
Lapor Hansip
19-09-2021 21:02

Fenomena Tenteng Helm

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Fenomena Tenteng Helm

Sumber : Dokumentasi pribadi




Quote:Fenomena Tenteng Helm




Hai Agan-Sista!



Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya TS tergelitik juga untuk bikin lagi.



Berawal dari iseng-iseng scroll medsos dan ketemu satu postingan dari akun hujat yang isinya semacam keluh kesah karena dicibir selalu menenteng helm kemanapun dia pergi.



"Helm doang dibawa-bawa, lebay amat takut ilang." Dalam hati pasti banyak yang ngebatin begitu. Bagi kebanyakan orang, melihat seseorang jalan-jalan sambil bawa-bawa helm memang terlihat alay atau lebay. Tak jarang malah risih. Tapi, eits! Coba dibaca artikel di bawah ini untuk menambah insight Agan-Sista terhadap para Helmet Lovers.



Bening, Ngab




Akhir-akhir ini TS perhatikan ada yang menarik dalam hal per-helm-an duniawi. Mulai banyak anak muda yang mulai memperhatikan penampilannya di jalan raya dan menempatkan sebuah helm bukan sebagai peranti berkendara saja.

Di satu sisi ini adalah hal yang baik karena kesadaran keselamatan berkendara meningkat dari yang tadinya banyak yang masih abai dengan pemakaian helm. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya rilisan helm eyecathing yang dikeluarkan produsen, baik dari segi grafis atau model batok helm itu sendiri dengan tanpa mengurangi standar keselamatan yang menjadi esensinya. Namun di sisi lain, karena minat yang semakin tinggi tanpa diiringi penambahan produksi membuat harga beberapa tipe helm menjadi tidak masuk akal satu dan lain sebab. Sebut saja tipe lokal Kyoto untuk seri half face atau TT Course untuk tipe full face. TS tidak akan mengulas lebih jauh tentang harga, biarkan saja berhembus seperti angin. Cieehhh....



Kalau TS telaah lebih jauh, fenomena Sunmori ataupun Night Ride saat akhir pekan menjadi alasan paling krusial kenapa Helmet Lovers berkembang sangat pesat. Kalau dulu sunmori atau night ride hanya sebagai ajang pelampiasan penat dengan menikmati dinginnya angin atau pemandangan saat touring bersama-sama, sekarang mulai bergeser menuju ajang fashion show riding apparel. Kenapa bisa begitu? Jawabannya adalah....



Sunmori, Ngab



Engagement media sosial.


Berbagai macam orang berlomba-lomba menunjukkan perlengkapan berkendara mereka saat ini. Siapa yang tak mau terlihat paling keren memakai perlengkapan premium saat berkumpul dan dijepret oleh banyak tukang foto akun-akun komunitas yang ikut nongkrong, bergaya seperti pembalap MotoGP dan diposting lalu menjadi beken? (TS akui dengan tampang TS yang pas-pasan, begitu pakai satu helm fullface yang premium, tampang TS jadi makin ganteng..... soalnya ketutup sama helm. Xixixixi....)
Hal ini bisa dimanfaatkaan menjadi sarana self-branding murah meriah, apalagi untuk para selebgram atau vloggers. Tak butuh biaya tambahan untuk menaikkan pamor identitas yang sekaligus meningkatkan engagement akun mereka . Tul?

Sosial media memang menjadi katalis utama di era serba teknologi seperti sekarang ini untuk menguatkan eksistensi komunitas-komunitas seperti ini yang imbasnya menyebabkan makin menjamurnya grup-grup pecinta helm seperti ASLI (Arai Shoei Lovers Indonesia) maupun grup Helmet Lovers regional sebagai wadah paguyuban.



Gathering ASLI




Banyak yang menjadi daya tarik untuk memiliki helm dengan harga yang relatif naudzubillah ini. Namun di balik kekurangan dari segi harga tersebut, tentu setara dengan apa yang ditawarkan produknya. Dari segi safety helm premium memiliki perbedaan yang amat jauh dengan standar helm yang kebanyakan beredar di jalanan. Bahan pembuatan, sirkulasi udara, tingkat kebisingan, kenyamanan fitting dan fitur-fitur lainnya seperti EQRS (Emergency Quick Release System) saat terjadi (amit-amit) kecelakaan tidak akan didapatkan pada helm kebanyakan. Dan yang paling penting tapi sering diabaikan, prestis.


Dari sinilah fenomena tenteng helm bermula. Terlebih di mall-mall.


"Daripada helm gue hilang, daripada helm gue jatoh bego, daripada helm gue basah kehujanan di parkiran terus jamuran, ya mending gue tenteng. Daripada dengerin omongan orang tapi yang rugi diri sendiri."


Sejatinya bukan hanya masalah harga saja, lebih kepada menjaga agar perlengkapan kita tetap memiliki fungsi maksimal karena apabila helm tersebut pernah jatuh, pasti akan mengurangi durabilitasnya. Tapi tetap, harga adalah alasan yang paling utama. Apalagi kalau helm tersebut dibekali perlengkapan tambahan seperti intercom atau kamera vlogging yang harganya tidak bisa dibilang murah. Malah terkadang lebih mahal daripada helm itu sendiri. Ehehehehe....

Siapa yang gak nyeseg kalau helmnya yang ditinggal di parkiran hilang begitu saja, atau, dengan tanpa mengurangi rasa hormat, tergores saat dititipkan di tempat penitipan helm? 7 tahun lalu TS pernah punya helm tempur kesayangan tipe INK CX22, saat itu TS tinggal di parkiran mall dan saat kembali ke parkiran, helm tersebut sudah raib.
Rasanya nyeseg sekali sodara-sodara!
Perjuangan mengumpulkan uangnya itu lho yang bikin nyeseg. Sejak saat itu, TS memilih untuk jadi penganut tenteng helm kemana-mana walaupun harganya tak seberapa.

Sayang....


Lalu bagaimana dengan helm yang harganya bisa puluhan kali lipat dari helm milik TS tadi seperti merk ARAI atau BELL? Gaji TS sebulan sebagai budak korporat yang tidak cukup buat belinya saja sudah malas bayangin gimana rasanya kalau itu terjadi. Soalnya gaji paling cuma cukup buat beli visornya doang. Ehehehe....


Sejatinya tidak patut kita menilai sesuatu yang tidak kita pahami sepenuhnya. Selama itu tidak merugikan sekitar, biarkan sajalah. Jadi netijen jangan terlalu julid, kalau kata istri TS....



Pada akhirnya, perkara helm adalah pilihan masing-masing. Ada yang merasa cukup dengan helm hadiah dari pembelian motor, dan ada pula orang yang merasa cukup untuk membeli perlengkapan premium untuk berkendara di jalan raya. Esensinya adalah untuk melindungi kita saat terjadi kecelakaan. Wabil khusus, kepala kita.


Ada anekdot yang sering terdengar di kalangan pecinta helm. Kalau kita beli helm mahal-mahal tapi tidak pernah kecelakaan itu jadinya rugi atau untung?



Tetap jaga keselamatan di jalan dan jangan arogan.



Akhir kata TS undur diri.


Sekian dan terimacendol.


Artikel : Mantapmantapman.


Kredit sumber : Dokumentasi pribadi dan instagram user tertera



Fenomena Tenteng Helm

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nite.hime dan 35 lainnya memberi reputasi
36
Masuk untuk memberikan balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:03
helmku:

Fenomena Tenteng Helm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
Lihat 19 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 19 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:14
Helm dibawa², lebay amat takut ilang.
Gw jawab: iyaa takut ilang, ente blm pernah rasain sich helm ilang pas malam². Kl ada toko buka bisa beli lagi, lhaa ini toko udah tutup semua otomatis naik motor ngga pake helm. Ente ngga tau gmn berdebar²nya jantungku kl ketemu Polisi trus ditilang. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
Fenomena Tenteng Helm
19-09-2021 21:36
Helm full face memang maknyus safetynya.. sah sah saja mereka tenteng helm kesayangan. Sama ja kalo kita suka sama barang yg lain.. kaya tas ato hp jg ditenteng kemana saja. Mungkin baiknya ada tas punggung buat tempat helm biar praktis. Ato memang mereka sengaja tenteng helm buat show off kesayangan mereka..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:29
helm full face ori bermerk gitu mahal2 lho rata2 bisa 2 digit emoticon-linux2 wajar klo ditenteng kemana2 tau sendiri ini negara g bisa liat bagus dikit nganggur + polisi g reaktif sama hal2 berbau kemanan emoticon-Nohope helm TRX atau gratisan dealer aja bisa hilang apalagi ratusan ribu++ emoticon-linux2
gw helm half face sejuta umat zeus aja g berani di taro dispion emoticon-linux2 kecuali mall itu pun diiket dalem jok emoticon-linux2 apalagi yg naek sport helm full face harap2 cemas klo pergi jauh2 emoticon-linux2
Diubah oleh gusmi21
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 15:05
Dulu ane fanatik sama arai dari jaman RR4,RR5 sampai terakhir beli di RX7X. Dulu duid 6-7jt beli Arai baru sudah bisa dapet tp kalo jaman skrng beli arai baru harus rogoh kocek belasan juta emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:43
helm lokal sy yg merk kunyit udah cukup banyak goresan dan bagian pipi kanannya sudah kegerus aspal, pas parkir di mall aja masih ada yg mau niat gunting tali pengamannya, akhirnya pulang mall kepusingan cari jalan tikus biar ga ditilang polisi krn helm ilang emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:19
Punya 1 Kayete aja udah seneng ane Gan, yang penting berkendara yang sopan dan berdoa sebelum berangkat emoticon-I Love Indonesia (S) Fenomena Tenteng Helm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
black.robo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 14:18
Yang nyolong helm, udah miskin towlol ga ada otak nyusahin orang emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 20:04
Intinya sih beli secukupnya dan sesuai fungsinya.

Kalo gw rasa helm yg worth it to buy itu 500-1jtan yg penting udh full face,fitur2 nya udh ckup n std keselamatannya udh tersertifikasi sni,dot,snell or ece.

Nah kalau ada duit ckup beli arai aja yg paling murmer gk usah yg carbon bgituan yg sampe belasan or puluhan juta. Gw rasa itu mubazir emg celaka gk ada yg tau, tapi resiko jg kita jg gk gede2 amat asal ridingnya bener aja dan pake otak.
Lain cerita kalo emg suka balapan ya belasan or puluhan juta jelas udh suatu kewajiban.

Lagian beli brg mahal tapi gk siap mental buat apa? Yg ada bkin beban pikiran.
Kalo gw rasa drpd gitu mending dipake box or bagasi aja pasti aman kan?
Drpd d bawa2 gk karuan n ribetin doank.

Trus kebanyakan yg ngasilin duit dri hoby itu 1 org tapi yg kena jebakan betmen di bego2in nya puluhan sampe ratusan or ribuan org.
Mereka beli buat dpt pendapatan itu cerdas tapi kebanyakan karena gengsi akhirnya buang2 uang dan kemakan omongan doank sampe saling panas2an.
Diubah oleh 1januari2019
profile-picture
profile-picture
fhrente dan B217AN4646AN memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Fenomena Tenteng Helm
21-09-2021 17:19

helm

dulu ane pernah punya helm biasa..ink yg seharga 350 ribuan..dulu helm itu tahun 2005 udah mahal banget. helm itu ane taliin di bawah jok motor dan perkirnya deket secure parking juga. ..eh taunya hilang, talinya putus di gunting. tapi ane kebetulan ada helm cetok di bawah jok motor..ya pulang pake itu mau gak mau. kesel banget rasanya..

Makanya sekarang ane alhamdulillah udah bisa beli helm premium, agv pista gprr dan arai rx7x ( buat bini ) jadi klo emang mamir ke mall yg ada penitipan ya ane titipin, klo ngk ada ya ane tenteng aja.
profile-picture
profile-picture
B217AN4646AN dan nowbitool memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia