News
Batal
KATEGORI
link has been copied
53
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61053c0049f56f1fcd2ef695/longshot---dirancang-untuk-meringankan-tugas-pilot-pesawat-tempur-di-masa-depan
Setelah unjuk kehebatan dalam perang yang melibatkan Azerbaijan dan Armenia, alutsista bernama "drone" seolah menjadi bintang utama dalam dunia militer. Banyak negara mulai belomba-lomba mengembangkan produk drone mereka, mulai dengan drone kecil untuk misi pengintaian sampai drone tempur berukuran besar yang bisa membawa senjata. Drone pun tak hanya dikembangkan oleh negara maju, negara berkemban
Lapor Hansip
31-07-2021 19:03

LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Setelah unjuk kehebatan dalam perang yang melibatkan Azerbaijan dan Armenia, alutsista bernama "drone" seolah menjadi bintang utama dalam dunia militer. Banyak negara mulai belomba-lomba mengembangkan produk drone mereka, mulai dengan drone kecil untuk misi pengintaian sampai drone tempur berukuran besar yang bisa membawa senjata. Drone pun tak hanya dikembangkan oleh negara maju, negara berkembang pun juga mulai serius dengen drone buatan mereka. Misalnya Indonesia yang membuat drone Elang Hitam.

Update perkembangan drone kini datang dari Negeri Paman Sam, dikutip dari TheDrive.com (27/07/2021) Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), lembaga riset yang berada di bawah naungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat mulai awal tahun ini merilis program yang diberi label “LongShot.”

Secara umum konsep LongShot mirip dengan drone, namun ada beberapa perbedaan antara keduanya. Jika drone konvensional harus diluncurkan dari pangkalan di permukaan dan perlu menempuh jarak jelajah sebelum terlibat dalam suatu operasi serangan, maka LongShot akan bisa dibawa oleh pesawat berawak. Rencananya LongShot akan ditempatkan pada cantelan senjata (hardpoint) pesawat tempur atau pesawat pembom. Dalam prakteknya di lapangan kelak, LongShot akan diluncurkan sebelum memasuki wilayah udara lawan.


Quote:
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Desain LongShot dari DARPA.

Foto: DARPA



Dengan dibuatnya LongShot, tugas pilot pesawat tempur di masa depan akan semkain mudah. Penggunaan LongShot diharapkan dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa (pilot) serta mengurangi resiko kerusakan pada pesawat dalam pertempuran.

Program LongShot telah dimulai pada tanggal 8 Februari 2021, DARPA sendiri sudah memberi kontrak kepada General Atomics Aeronautical Systems, Northrop Grumman, dan Lockheed Martin. Ketiga manufaktur tersebut akan berkompetisi untuk merancang konsep dan desain awal prototype LongShot.

Pihak General Atomics yang sudah kenyang pengalaman sebagai produsen drone tempur, telah memperlihatkan konsep desain awal dari LongShot di website resmi mereka. Selain dapat diluncurkan melalui pesawat tempur dan pesawat pembom, General Atomics menyebutkan bahwa LongShot dapat diluncurkan dari sesama drone dan kemudian dikendalikan dari jarak jauh.

Yang menarik dari desain LongShot adalah tidak adanya roda pendaratan layaknya drone pada umumnya, belum diketahui secara pasti apakah drone ini hanya digunakan sekali pakai atau bisa di desain untuk digunakan kembali ? Salah satu keunggulan LongShot adalah ia bisa bergerilya dari jarak yang aman, lalu membawa rudal lebih dekat ke sasaran di saat rudal tersebut masih bertenaga penuh.


Quote:
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Desain LongShot dari General Atomics.

Ilustrasi: General Atomics



Dalam simulasi pertempuran modern, LongShot dirancang untuk melindungi aset angkatan udara yang lemah dalam aspek perlindungan udara. Aset yang dimaksud adalah pesawat pembom. Dengan adopsi LongShot, maka pesawat pembom kedepannya dapat beroperasi mandiri tanpa harus dikawal oleh jet tempur konvensional. Dalam keterangan lebih lanjut, General Atomics menyebut LongShot sebagai "pembuka jalan di langit", jika suatu ketika ada potensi serangan dari jet tempur musuh, LongShot tinggal diluncurkan dan secara otomatis akan meladeni duel udara dengan meluncurkan rudal udara ke udaranya sendiri.

Karena digunakan untuk menghancurkan lawan di udara, maka LongShot yang dirilis oleh General Atomics nampak dibekali rudal udara ke udara AIM-120 AMRAAM yang diluncurkan dari weapon bay. Dikutip dari TheDrive.com, LongShot kedepannya akan coba diintegrasikan pada pesawat pembom B-52H serta pesawat pembom baru, yakni B-21 Raider.

Untuk B-21 Raider, USAF sebagai "user" menginginkan B-21 memiliki kemampuan untuk meladeni duel udara ke udara, entah dengan cara apa masih dirahasiakan. Salah satu opsinya adalah penggunaan sistem drone "counter-air" seperti LongShot. Dikutip dari berbagai sumber media militer internasional, dana awal (desain) yang dibutuhkan DARPA untuk proyek LongShot sebesar US$ 22 juta.


Quote:
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Desain LongShot Northrop Grumman.

Ilustrasi: Northrop Grumman



Sebenarnya jika kita perhatikan, cara kerja LongShot mirip cara kerja rudal udara ke uadara yang diluncurkan pesawat dari jarak jauh. Namun, perbedaannya adalah jika rudal udara ke udara diluncurkan langsung dari pesawat tempur, tenaga rudal sudah berkurang saat mencapai sasaran, ada kemungkinan musuh bisa menghindari atau menghancurkan rudal tersebut.

Tetapi jika diluncurkan dari LongShot, tenaga rudal masih dalam kondisi penuh. Saat diluncurkan dalam jarak yang lebih dekat, rudal tersebut akan bisa memberi efek kerusakan yang lebih dahsyat pada pesawat tempur musuh.

Sejauh ini baru Northrop Grumman dan General Atomics yang merilis desain LongShot, di mana Lockheed Martin belum membeberkan desainnya. Dan baru General Atomics yang memberi sedikit gambaran mengenai LongShot. Proyek ini memang cukup menarik, karena menggabungkan konsep rudal udara ke udara jarak jauh dengan sistem drone. Bicara soal industri drone serta teknologi kecerdasan buatan, saat ini memang mulai banyak dikembangkan di negara maju. Terutama oleh Amerika dan Turki yang sangat antusias dengan teknologi drone.

Mungkin berita militer pada rentang 5 sampai 10 tahun ke depan akan didomimasi oleh pembahasan drone dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Dan 20 tahun mendatang, konflik bersenjata "mungkin" tidak akan memakai senapan serbu M16 atau AK-47, tapi sudah memakai drone yang dikendalikan dari jarak jauh. Bagaimana pendapat agan tentang perkembangan dunia drone ini ?


Quote:
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Proyek LongShot melibatkan 3 manufaktur ternama, mulai dari General Atomics, Northrop Grumman dan Lockheed Martin.

Ilustrasi: DARPA



Demikian sedikit update berita dari dunia drone, drone disini bukan berarti "kadrun" seperti yang selalu dikatakan para Kaskuser di thread ane saat membahas drone. Gak tahu kenapa ada beberapa agan yang mencocoklogikan antara drone dan kadrun, apakah mereka fansnya kadrun sampai membawa nama itu ke dalam pembahasan drone ? emoticon-Bingung (S)

Sejujurnya masa kadrun sudah berlalu, kini mari sambut masa "Drone" yang akan membawa perubahan pada perkembagan teknologi serta pertahanan di era modern. Sekian dulu dari ane, semoga pembahasan kali ini bisa bermnafaat untuk agan dan sista semuanya. Sampai jumpa emoticon-Angkat Beer




Referensi Tulisan: 1.2.3
Ilustrasi Gambar: DARPA, General Atomics, Northrop Grumman
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
asamboigan dan 25 lainnya memberi reputasi
26
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 19:03
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

Teknologi drone terus berkembang gan emoticon-Ngacir



Tambahan dari Kaskuser emoticon-Blue Guy Cendol (L)



Quote:Original Posted By gonugraha76
Konsep Longshoot awalnya diciptakan oleh DARPA atas kekhawatiran DoD US akan persaingan range air to air missile / AAM yang juga mempengaruhi tingkat kesuksesan pertempuran di udara.
US seperti diketahui mempunyai rudal AAM andalan AIM 120 ( range 100 mil ) yang kalah dari Russia R 37M ( range 124 mil ) bahkan dengan China PL 15 ( range 124 mil ).
Kekhawatiran ini semakin bertambah karena kemampuan F 35 yang " terbatas " dan belum selesainya project tandem pespur NGAD.
Longshoot punya konsep yang unik karena cara untuk menambah dan memaksimalkan efektifitas range dan daya dorong rudal AAM adalah dengan membawanya lebih dekat ke target dengan bantuan drone dan diluncurkan di saat yang tepat.
Jadi setidaknya akan ada 2 jenis drone loyal wingman dengan karakteristik dan tugas yang berbeda beda, yaitu :

1. Drone yang spesifik sebagai pembawa rudal yang bisa jadi tidak dipersenjatai untuk menyerang dan membela diri karena fokus dan memaksimalkan payloadnya.

2. UCAV loyal wingman sebagai drone kombatan yang dipersenjatainya lengkap layaknya light fighter jet karena akan ikut bertempur dengan tandem induknya.

Penerapan konsep longshot ini secara otomatis juga akan mempengaruhi semua alutsista yang lain dalam proses developmentnya, yaitu :

1. Rudal AAM tidak perlu lagi dibuat dengan range yang jauh serta berukuran besar dan berat untuk mengakomodasi banyaknya bahan bakar dan mesin roket berukuran besar. Dampak positifnya rudal akan berukuran lebih kompak dan ringan namun tetap punya daya hancur tinggi karena punya peluang untuk ditambah bobot warheadnya tanpa mempengaruhi berat total rudal.

2. Drone Longshoot sebagai unmanned missile carrier akan wajib dilengkapi dengan teknologi AI, jammer, anti jammer serta stealth untuk dapat terbang dan bermanuver secara mandiri ( autonomous ) dan aman ketika masuk ke daerah konflik atau dalam penguasaan lawan. Kemampuan ini penting karena longshoot drone kemungkinan besar tidak akan dipersenjatai untuk memaksimalkan payload dan rangenya.

3. Fighter jet sebagai carrier longshoot drone juga akan semakin kompleks tugasnya karena berfungsi sebagai fighter jet, drone carrier dan induk dari loyal wingmannya.
Dengan bertambahnya fungsi fighter jet ini otomatis akan menambah bobot terbang, semakin mengurangi kecepatan dan kelincahan bermanuver serta mengurangi jumlah amunisi yang bisa dibawa.
Selain itu akan ada proses integrasi sistem yang lebih rumit dan manajemen tempur canggih antara fighter jet sebagai induk dengan 2 jenis loyal wingmannya. Bisa jadi fighter jet akan punya double seat untuk mengakomodasi 1 observer n tactical officer bagi loyal wingmannya.

Russia melalui Sukhoi dalam hal ini justru lebih maju karena sedang dalam tahap penyempurnaan integrasi sistem fighter dan loyal wingman serta pembuatan prototype Sukhoi SU 57M dengan double seat untuk mengakomodasi 1 operator sebagai flight observer, control n tactical officer bagi 4 unit UCAV Sukhoi S 70 Okhotnik B yang bertugas sebagai loyal wingman.
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aramina dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 19:09
Makin canggih aja, lama2 pesawat tempur ga pake pilot lagi jd kurang greget kl dogfight...jd inget film Tom Cruise yg Top Gun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 20:18
Klo gak salah ini drone pemandu kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 20:25
Unmanned tapi tetap ada pilotnya.. jarak jauh.

Keren nih, buat melewati daerah berbahaya kalau pakai pesawat beneran.. apalagi bisa bawa rudal.

Mantap.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 20:57
Yap kdpnny akan lbh bnyk pilot drone mngkin y

Krna klo ursn nyawa ,lbh ribet

Bntukny mirip paus y y
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 21:44
Konsep Longshoot awalnya diciptakan oleh DARPA atas kekhawatiran DoD US akan persaingan range air to air missile / AAM yang juga mempengaruhi tingkat kesuksesan pertempuran di udara.
US seperti diketahui mempunyai rudal AAM andalan AIM 120 ( range 100 mil ) yang kalah dari Russia R 37M ( range 124 mil ) bahkan dengan China PL 15 ( range 124 mil ).
Kekhawatiran ini semakin bertambah karena kemampuan F 35 yang " terbatas " dan belum selesainya project tandem pespur NGAD.
Longshoot punya konsep yang unik karena cara untuk menambah dan memaksimalkan efektifitas range dan daya dorong rudal AAM adalah dengan membawanya lebih dekat ke target dengan bantuan drone dan diluncurkan di saat yang tepat.
Jadi setidaknya akan ada 2 jenis drone loyal wingman dengan karakteristik dan tugas yang berbeda beda, yaitu :

1. Drone yang spesifik sebagai pembawa rudal yang bisa jadi tidak dipersenjatai untuk menyerang dan membela diri karena fokus dan memaksimalkan payloadnya.

2. UCAV loyal wingman sebagai drone kombatan yang dipersenjatainya lengkap layaknya light fighter jet karena akan ikut bertempur dengan tandem induknya.

Penerapan konsep longshot ini secara otomatis juga akan mempengaruhi semua alutsista yang lain dalam proses developmentnya, yaitu :

1. Rudal AAM tidak perlu lagi dibuat dengan range yang jauh serta berukuran besar dan berat untuk mengakomodasi banyaknya bahan bakar dan mesin roket berukuran besar. Dampak positifnya rudal akan berukuran lebih kompak dan ringan namun tetap punya daya hancur tinggi karena punya peluang untuk ditambah bobot warheadnya tanpa mempengaruhi berat total rudal.

2. Drone Longshoot sebagai unmanned missile carrier akan wajib dilengkapi dengan teknologi AI, jammer, anti jammer serta stealth untuk dapat terbang dan bermanuver secara mandiri ( autonomous ) dan aman ketika masuk ke daerah konflik atau dalam penguasaan lawan. Kemampuan ini penting karena longshoot drone kemungkinan besar tidak akan dipersenjatai untuk memaksimalkan payload dan rangenya.

3. Fighter jet sebagai carrier longshoot drone juga akan semakin kompleks tugasnya karena berfungsi sebagai fighter jet, drone carrier dan induk dari loyal wingmannya.
Dengan bertambahnya fungsi fighter jet ini otomatis akan menambah bobot terbang, semakin mengurangi kecepatan dan kelincahan bermanuver serta mengurangi jumlah amunisi yang bisa dibawa.
Selain itu akan ada proses integrasi sistem yang lebih rumit dan manajemen tempur canggih antara fighter jet sebagai induk dengan 2 jenis loyal wingmannya. Bisa jadi fighter jet akan punya double seat untuk mengakomodasi 1 observer n tactical officer bagi loyal wingmannya.

Russia melalui Sukhoi dalam hal ini justru lebih maju karena sedang dalam tahap penyempurnaan integrasi sistem fighter dan loyal wingman serta pembuatan prototype Sukhoi SU 57M dengan double seat untuk mengakomodasi 1 operator sebagai flight observer, control n tactical officer bagi 4 unit UCAV Sukhoi S 70 Okhotnik B yang bertugas sebagai loyal wingman.
Diubah oleh gonugraha76
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4l3x4ndr4 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 21:51
Kedepannya semakin nyata istilah berperang serasa maen gameemoticon-Hammer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 22:30
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fachri15 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 23:16
Damai lah dunia,unjuk power boleh tp kenapa g unjuk gigi utk damai aja seh?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
31-07-2021 23:29
nice
tp semoga ga di pake buat keburukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 01:02
Tambah badasss aja vroh teknolginya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 09:18
Teknologi drone ane masih bingung untuk perang gini. Apakah pakai sinyal dari darat ke drone apa lewat satelit yak?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 09:26
Amrik udah mulai bikin Longshot sama Railgun, indonesia ngapain aja?emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 14:48
jadi inget Carriernya protoss di starcraft, yg nembakin musuh drone nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 18:37
makin ruwet aja ya... pesawat bawa drone, trus dronenya bawa drone lagi. drone yg kecil bawa rudal. nanti rudalnya bisa pecah jd rudal kecil2.... ruwet..... emoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 19:36
Quote:Original Posted By 69banditos
Makin canggih aja, lama2 pesawat tempur ga pake pilot lagi jd kurang greget kl dogfight...jd inget film Tom Cruise yg Top Gun


benar kata agan, yang agan maksud akan direalisasikan pada jet tempur Generasi 6. kabarnya jet tempur ini bisa terbang dengan pilot serta tanpa pilot emoticon-Ngacir



Quote:Original Posted By nowbitool
Klo gak salah ini drone pemandu kan?


iya gan, dia punya rudal sendiri, kayaknya bakal diintegerasikan pada pesawat pembom strategis AS di masa depan. cmiiw



Quote:Original Posted By jlamp
Unmanned tapi tetap ada pilotnya.. jarak jauh.

Keren nih, buat melewati daerah berbahaya kalau pakai pesawat beneran.. apalagi bisa bawa rudal.

Mantap.


membuat rudal jadi lebih efektif gan, karena bisa dibawa lebih dekat ke sasaran, konsep yang menarik


Quote:Original Posted By redemption878
Yap kdpnny akan lbh bnyk pilot drone mngkin y

Krna klo ursn nyawa ,lbh ribet

Bntukny mirip paus y y


bakal ada perubahan desain lagi kayaknya gan kedepan, kira2 desain siapa nanti yang menang ? semoga bukan Lockheed Martin emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
01-08-2021 19:49
Quote:Original Posted By gonugraha76
Konsep Longshoot awalnya diciptakan oleh DARPA atas kekhawatiran DoD US akan persaingan range air to air missile / AAM yang juga mempengaruhi tingkat kesuksesan pertempuran di udara.
US seperti diketahui mempunyai rudal AAM andalan AIM 120 ( range 100 mil ) yang kalah dari Russia R 37M ( range 124 mil ) bahkan dengan China PL 15 ( range 124 mil ).
Kekhawatiran ini semakin bertambah karena kemampuan F 35 yang " terbatas " dan belum selesainya project tandem pespur NGAD.
Longshoot punya konsep yang unik karena cara untuk menambah dan memaksimalkan efektifitas range dan daya dorong rudal AAM adalah dengan membawanya lebih dekat ke target dengan bantuan drone dan diluncurkan di saat yang tepat.
Jadi setidaknya akan ada 2 jenis drone loyal wingman dengan karakteristik dan tugas yang berbeda beda, yaitu :

1. Drone yang spesifik sebagai pembawa rudal yang bisa jadi tidak dipersenjatai untuk menyerang dan membela diri karena fokus dan memaksimalkan payloadnya.

2. UCAV loyal wingman sebagai drone kombatan yang dipersenjatainya lengkap layaknya light fighter jet karena akan ikut bertempur dengan tandem induknya.

Penerapan konsep longshot ini secara otomatis juga akan mempengaruhi semua alutsista yang lain dalam proses developmentnya, yaitu :

1. Rudal AAM tidak perlu lagi dibuat dengan range yang jauh serta berukuran besar dan berat untuk mengakomodasi banyaknya bahan bakar dan mesin roket berukuran besar. Dampak positifnya rudal akan berukuran lebih kompak dan ringan namun tetap punya daya hancur tinggi karena punya peluang untuk ditambah bobot warheadnya tanpa mempengaruhi berat total rudal.

2. Drone Longshoot sebagai unmanned missile carrier akan wajib dilengkapi dengan teknologi AI, jammer, anti jammer serta stealth untuk dapat terbang dan bermanuver secara mandiri ( autonomous ) dan aman ketika masuk ke daerah konflik atau dalam penguasaan lawan. Kemampuan ini penting karena longshoot drone kemungkinan besar tidak akan dipersenjatai untuk memaksimalkan payload dan rangenya.

3. Fighter jet sebagai carrier longshoot drone juga akan semakin kompleks tugasnya karena berfungsi sebagai fighter jet, drone carrier dan induk dari loyal wingmannya.
Dengan bertambahnya fungsi fighter jet ini otomatis akan menambah bobot terbang, semakin mengurangi kecepatan dan kelincahan bermanuver serta mengurangi jumlah amunisi yang bisa dibawa.
Selain itu akan ada proses integrasi sistem yang lebih rumit dan manajemen tempur canggih antara fighter jet sebagai induk dengan 2 jenis loyal wingmannya. Bisa jadi fighter jet akan punya double seat untuk mengakomodasi 1 observer n tactical officer bagi loyal wingmannya.

Russia melalui Sukhoi dalam hal ini justru lebih maju karena sedang dalam tahap penyempurnaan integrasi sistem fighter dan loyal wingman serta pembuatan prototype Sukhoi SU 57M dengan double seat untuk mengakomodasi 1 operator sebagai flight observer, control n tactical officer bagi 4 unit UCAV Sukhoi S 70 Okhotnik B yang bertugas sebagai loyal wingman.


terimakasih tambahnnya om, lengkap sekali emoticon-2 Jempol


yang ane garis bawahi dari komen Om adalah sistem integrasi, pastinya akan cukup rumit yak, dan pesawat tempur ke depannya jadi punya banyak fungsi emoticon-Matabelo



Quote:Original Posted By pannotia.server
Kedepannya semakin nyata istilah berperang serasa maen gameemoticon-Hammer


menurut prediksi, penggunaan drone dan AI akan semakin marak dalam kurun waktu 10 tahun ke depan gan emoticon-Ngacir



Quote:Original Posted By mynameisant
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan

emoticon-Ngakak


emoticon-2 Jempol



Quote:Original Posted By olipoenya
Damai lah dunia,unjuk power boleh tp kenapa g unjuk gigi utk damai aja seh?


susah gan, selama negara2 besar masih punya "kepentingan" emoticon-Ngacir



Quote:Original Posted By varokahh
Tambah badasss aja vroh teknolginya


teknologi terus berkembang vroh emoticon-Toast


Quote:Original Posted By vegashin_ryu
Teknologi drone ane masih bingung untuk perang gini. Apakah pakai sinyal dari darat ke drone apa lewat satelit yak?


kalau yang diintegrasikan ke pesawat tempur, dikendalikan langsung oleh pesawatnya gan, prosesnya cukup rumit, karena pesawat akan jadi induk dari drone.

kalau drone konvensional untuk menambah jangkauannya terkadang juga menggunakan satelit/GPS, cmiiw



Quote:Original Posted By rubah007
Amrik udah mulai bikin Longshot sama Railgun, indonesia ngapain aja?emoticon-Leh Uga


bikin anak, remaja Indonesia paling handal, masak berita media lokal di daerah ane selama seminggu di dominasi berita pembuangan bayi emoticon-Big Grin



Quote:Original Posted By anak manis
makin ruwet aja ya... pesawat bawa drone, trus dronenya bawa drone lagi. drone yg kecil bawa rudal. nanti rudalnya bisa pecah jd rudal kecil2.... ruwet..... emoticon-Bingung


ngopi dulu biar gak bingung gan emoticon-coffee emoticon-linux2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Post ini telah dihapus oleh KS06
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
02-08-2021 15:09
biarkan para babu berinovasi kita sebagai bos tinggal kasih duit barang langsung ditangan emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dalamuka dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
LongShot - Dirancang Untuk Meringankan Tugas Pilot Pesawat Tempur di Masa Depan
02-08-2021 15:15
Yg trpnting bukan drone mandiri, gan.... Tp, msh di pilotin ama tentara khusus..... Serem bngt jk tuh drone nya mulai mmbunuh manusia secara mandiri.... emoticon-Takut
Diubah oleh yoseful
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan jagotorpedo memberi reputasi
2 0
2
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia