others
Batal
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60e41d21e9c06e268521a343/ciptakan-wisata-edukasi-dan-kuliner-di-kampung-selili-kampung-para-pengrajin-tahu
sumber: gambar Kalimantan merupakan salah satu pulau yang semua daerahnya ingin aku kunjung, entah kenapa, tapi dari dulu kalau mendengar orang bercerita tentang Kalimantan aku selalu tertarik untuk mendengarkan. Mungkin karena itu juga ya, pada akhirnya Allah menjodohkanku dengan pria yang bermukim di salah satu daerah sana (Sampit, Kalimantan tengah). Namun, thread kali ini aku hanya akan membah
Lapor Hansip
06-07-2021 16:06

Ciptakan Wisata Edukasi Dan Kuliner Di Kampung Selili, Kampung Para Pengrajin Tahu!

icon-verified-thread


Ciptakan Wisata Edukasi Dan Kuliner Di Kampung Selili, Kampung Para Pengrajin Tahu!
sumber: gambar

Kalimantan merupakan salah satu pulau yang semua daerahnya ingin aku kunjung, entah kenapa, tapi dari dulu kalau mendengar orang bercerita tentang Kalimantan aku selalu tertarik untuk mendengarkan.

Mungkin karena itu juga ya, pada akhirnya Allah menjodohkanku dengan pria yang bermukim di salah satu daerah sana (Sampit, Kalimantan tengah).

Namun, thread kali ini aku hanya akan membahas tentang Kalimantan timur sebagai partisipasi dalam memeriah dan menyumbangkan Ide Kreatif Kamu Untuk Masa Depan Daerahmu yang diadakan oleh regional Kalimantan timur.


Ngomong-ngomong tentang Kalimantan timur, aku pernah mendengar dari orang-orang yang pernah merantau ke sana tentang perekonomian di sana yang sangat bagus. Selain itu daerah-daerah wisatanya juga cantik-cantik, bikin aku semakin penasaran ingin datang ke sana.

Salah satu perekonomian yang mampu bertahan hingga saat ini meskipun berkali-kali diterpa badai krisis adalah usaha para pengrajin tahu tempe.

Ciptakan Wisata Edukasi Dan Kuliner Di Kampung Selili, Kampung Para Pengrajin Tahu!
sumber: gambar

Jadi, di Kalimantan timur itu ada daerah yang termasuk kawasan pusat para pengrajin tahu tempe. Daerah tersebut ada di kota Samarinda, tepatnya di kampung Selili, Samarinda.

Tak tanggung-tanggung, pusat pengolahan tahu tempe ini ternyata sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Sejak tahun 1977 kampung Selili ternyata sudah menjadi menjadi kampung pemasok kebutuhan tahu dan tempe di kota Samarinda dan menjadi salah satu usaha yang menunjang perekonomian daerah.

Tahu dan tempe merupakan makanan yang saat populer di negara kita ini, mungkin hampir setiap hari di meja makan ada saja menu yang terbuat dari keduanya. Bagaimana tidak, selain rasanya yang enak, harganya murah juga memiliki gizi tinggi, karena terbuat dari kedelai yang sudah kita tahu bahwa jenis palawija yang satu ini mengandung protein tinggi.

Selanjutnya adalah masalah limbah dari pembuatan tahu tempe tersebut.

Limbah tahu dan tempe baunya sangat menyengat bila dibiarkan menumpuk dan tentunya sangat mengganggu, ya jika dibuang sembarangan. Maka dari itu limbah merupakan permasalahan yang cukup serius, karena dapat mengganggu lingkungan dan kesehatan.

Limbah tahu sendiri ada yang padat dan ada yang cair, keduanya akan mudah berbau/busuk jika dibiarkan begitu saja. Namun, kedua limbah tersebut bisa saja dimanfaatkan. Misalnya ampas tahu (limbah padat) itu biasanya dijadikan makanan ternak seperti sapi dan babi.

Akan tetapi, selain dijadikan makanan ternak, ampas tahu ini juga bisa dijadikan penunjang ekonomi keluarga dengan diolah menjadi makanan atau cemilan yang dapat dijual kembali. Seperti diolah menjadi tempe gembus, kripik ampas tahu dan lainnya.

Sedangkan untuk limbah cair bisa dijadikan minuman ternak, pupuk atau cuka.

Bila semua yang dihasilkan dari produksi tahu dan tempe serta limbahnya ini bisa digunakan, maka tentu itu juga dapat menambah penghasilan dan juga bisa menambah pekerja. Jadi, dapat mengurangi angka pengangguran dan lingkungan pun bersih dan sehat.

kampung Selili



Tempat-tempat para pengrajin tahu tempe di Samarinda ini berada di kampung Selili tepatnya di pinggir-pinggir sungai, dengan bangunan khas rumah panggung.

Tempat para pengrajin tahu tempe ini sebenarnya bisa saja dikelola menjadi tempat wisata dan kuliner. Pemerintah dapat melakukan renovasi pada bangunan-bangunan itu menjadi lebih baik dan diperindah dengan dicat berbagai warna atau diberikan warna khas kayu serta sentuhan-sentuhan khas Kalimantan seperti lukisan, perhiasan dinding dan lainnya. Namun, tidak merubah kekhasan tempat ini, yakni rumah panggung.

Para pengunjung atau wisatawan yang datang bisa melihat secara langsung pengolahan awal sebuah kedelai, yang kemudian menjadi makanan nikmat berupa tahu dan tempe.

Dan jangan lupa juga dibangun sebuah kafe atau rumah makan yang menyediakan berbagai menu yang terbuat dari bahan tahu dan tempe. Serta sediakan juga toko oleh-oleh yang juga menonjolkan tempat para pengrajin tahu tempe ini.

Misalnya oleh-oleh yang terbuat dari bahan dasar tahu dan tempe, seperti kerupuk tahu, kerupuk tempe, kripik tempe, kripik ampas tahu serta olahan cemilan kering lainnya.

Jadi, selain bisa melihat langsung sebuah proses pembuatan tahu tempe, pengunjung atau para wisatawan juga bisa menikmati tahu dan tempe setelah diolah menjadi berbagai menu makanan dan cemilan.

Akan tetapi yang perlu diingatkan lagi pada pengunjung dan pelaku usaha adalah untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sampai membuangnya ke sungai.

Adakan sangsi berat dan bikin jera bagi yang melakukannya, jangan hanya tertulis tapi langsung terapkan. Agar sedikit demi sedikit timbul kesadaran bagi masyarakat, meskipun harus diawali dengan 'karena takut kena sangsi'.

Oke, cukup sampai di sini dulu, semoga Idenya diterima dan maaf bila ada kesalahan, karena aku sendiri belum pernah sampai ke tempat para pengrajin tahu ini. Cuma melihat dari video dan foto saja, semoga saja suatu saat aku benar-benar bisa berkunjung ke sana.

Terima kasih emoticon-terimakasih
@istijabah

Referensi: di sini dan di sini


Diubah oleh istijabah
0
Masuk untuk memberikan balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Poetry
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia