News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Mau Lindungin Keluarga Dari Penyakit Berbahaya? Daftar Webinar Ini Gan Sist!
7
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6091ccaa0b83614dd10fe4de/kpk-rest-in-peace
Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H. Advokat, Aktivis Pejuang Khilafah Saat UU KPK direvisi, publik menilai ada pelemahan KPK yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. KPK tidak lagi menjadi lembaga 'Super Body', namun tak lebih dari aparat penegak hukum biasa sebagaimana kepolisian dan kejaksaan. Terstruktur, karena bukan hanya inisiatif Presiden, tetapi pelemahan juga di aminkan DPR. Si
Lapor Hansip
05-05-2021 05:37

KPK, REST IN PEACE

KPK, REST IN PEACE
Oleh : Ahmad Khozinudin, S.H.

Advokat, Aktivis Pejuang Khilafah

Saat UU KPK direvisi, publik menilai ada pelemahan KPK yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. KPK tidak lagi menjadi lembaga 'Super Body', namun tak lebih dari aparat penegak hukum biasa sebagaimana kepolisian dan kejaksaan.

Terstruktur, karena bukan hanya inisiatif Presiden, tetapi pelemahan juga di aminkan DPR. Sistematis, karena dilakukan bukan hanya dengan memberangus sejumlah kewenangan yang melemahkan seperti dicangkokkannya organ Dewas namun juga memberikan wewenang untuk menjadi lemah seperti diadopsinya wewenang SP3. Masif, karena pelemahan ini bisa menyasar seluruh kasus tanpa terkecuali. SP3 Sjamsul Nursalim adalah bukti kongkritnya.

Adalah Dr. Abdulah Hehamahua, mantan Penasehat KPK memberikan penilaian berbeda. Bukan hanya dilemahkan, menurutnya revisi UU KPK menandakan KPK 'Sakratul Maut'.

Nampaknya, ungkapan Dr Abdullah Hehamahua yang menyebut KPK Sakratul Maut lebih tepat ketimbang KPK dilemahkan. Terbukti, akhirnya pasca Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji formil terhadap Undang Undang nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan UU nomor 30 tahun 2002 Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, internal KPK sedang terjadi 'Mutilasi Semesta' untuk menghilangkan semua organ KPK yang berintegritas berdalih seleksi ASN.

Cara untuk memutilasi sejumlah penyidik berintegritas KPK juga sangat telanjang. Dalih wawasan kebangsaan, yang dikaitkan dengan Ormas FPI, HTI, Penistaan Agama, bahkan hingga soal ritual doa mau makan.

Penulis menduga, siapapun yang kontra penista agama akan dianggap berwawasan kebangsaan sempit. Yang mendukung HTI dan FPI atau setidaknya bersimpati atas kezaliman yang ditimpakan rezim kepada keduanya akan diklasifikasi sebagai tak berintegritas dan tak memiliki wawasan berkebangsaan dengan dalih memiliki pandangan sempit. Dan siapapun pribadi yang menunjukkan kesalehan individual, hingga soal berdoa sebelum makan akan dianggap intoleran dan nirnilai atas wawasan kebangsaan yang bersifat universal.

Sejumlah pegawai KPK termasuk Novel Baswedan dikabarkan tidak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan untuk alih status sebagai ASN. Banyak anasir publik yang menganggap, ini hanyalah manuver politik yang digunakan unsur pimpinan KPK untuk 'membersihkan' KPK dari 'orang-orang yang bersih'.

Karena itu, tepatlah apa yang diungkapkan oleh Dr Abdullah Hehamahua ketika itu, yakni KPK sedang sakratul maut. Dan saat ini, proses mutilasi agung yang dilakukan di KPK, adalah proses akhir menuju kematian KPK dalam pengertian substansial.

Kedepannya, KPK masih ada tetapi hanya secara formal. Pemberantasan korupsi masih ada, tetapi hanya sekedar sinetron politik yang dijual demi meningkatkan citra penguasa. Secara materil, KPK telah mati, KPK telah tiada, sejak revisi UU KPK dilakukan Presiden dan DPR dan puncaknya mutilasi semesta terhadap sejumlah pegawai KPK.

Penulis sendiri, saat ditanya oleh Wartawan Media Umat sehubungan SP3 Syamsul Nursalim, penulis mengucapkan ungkapan satir. Ya, selamat datang di negeri bebas korupsi.

Walau dengan ungkapan berbeda, secara umum publik menilai KPK eksistensinya semakin tak sejalan dengan visi pemberantasan korupsi. Namun belakangan terbukti, ungkapan 'KPK Sakratul Maut, sebagaimana diungkapkan oleh Dr Abdullah Hehamahua adalah ungkapan yang paling tepat.

KPK, Rest In Peace! [].

profile-picture
profile-picture
profile-picture
jeffmalayu dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 07:09
Ooo lagi beropini toh...

emoticon-Cape d...
profile-picture
sudarmadji-oye memberi reputasi
1 0
1
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 09:53
uu kpk kan sdh ketok palu, dan sbg aturan uu maka status pegawainya berubh jadi asn, kalo asn ya harus ada tes lah

skg dibikin tes asn trus gak lulus malah tesnya yg di salahin emoticon-No Hope
lah yg gak lulus tes asn banyak bro emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
knoopy dan MWIMRSNAIL memberi reputasi
2 0
2
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 10:01
pejuang yg terguncang
profile-picture
secer memberi reputasi
0 1
-1
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 12:01
untuk pak Novel ane masih kurang percaya emoticon-Betty
0 0
0
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 21:51
Sepi2 aje... 😁😁😁
0 0
0
KPK, REST IN PEACE
05-05-2021 21:53
coba pak novel daftar di KPK DKI jakarta
emoticon-Request
profile-picture
elbe94 memberi reputasi
1 0
1
KPK, REST IN PEACE
07-05-2021 17:45
Rest N Piece for Republic Indonesia.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia