others
Batal
link has been copied
24
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60802fb183ce1d298c534781/irfan-rotor-sembiring-legenda-metal-indonesia-telah-berpulang-ke-sisi-nya
Kabar duka tentang kepergian Rotor, band thrash metal yang membesarkan namanya sejak era awal 1990-an, terutama bagi keluarga tercinta dan kerabat dekatnya. Hari ini, Selasa siang, 16 Februari 2021, kabar yang sangat mengejutkan ini pertama kali tersiar dari beranda Facebook pribadinya Irfan dan telah dikonfirmasi oleh sohib lawasnya, Bakar Bufthaim, mantan dramer Rotor. Irfan dikabarkan oleh sala
Lapor Hansip
21-04-2021 20:59

Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya

Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya

Kabar duka tentang kepergian [bIrfan Sembiring, sang legenda musik extreme metal Indonesia tentu saja menjadi sangat emosional bagi para penggemar Rotor, band thrash metal yang membesarkan namanya sejak era awal 1990-an, terutama bagi keluarga tercinta dan kerabat dekatnya. Hari ini, Selasa siang, 16 Februari 2021, kabar yang sangat mengejutkan ini pertama kali tersiar dari beranda Facebook pribadinya Irfan dan telah dikonfirmasi oleh sohib lawasnya, Bakar Bufthaim, mantan dramer Rotor. Irfan dikabarkan oleh salah seorang kawannya telah mengembuskan napas terakhirnya di kediaman orang tuanya. Ucapan belangsungkawa pun membanjiri beranda seluruh kanal media sosial.

Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya

Seluruh insan rock Indonesia jelas sangat terkejut, pasalnya belum lama, tepatnya pada 9 Januari 2021 lalu, Irfan bersama Bakar menghadiri acara peluncuran album Rotor Behind The 8th Ball berformat piringan hitam (vinyl) sebagai pembicara utama. Sebuah album perdana Rotor yang pertama kali dirilis oleh AIRO Records pada 1992 silam dalam format kaset. Serta album thrash metal pertama yang dirilis oleh major label. Acara yang digelar di M Bloc Space, Jakarta Selatan itu berlangsung seru dan ramai dikunjungi para penggemar Rotor. Di acara itu, Irfan tampak sehat dan ceria, sama sekali tidak menunjukkan indikasi apa-apa. 

Rotor, Legenda Thrash Metal Indonesia

Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya

Bagi pecinta musik cadas pasti mengenal band thrash metal, Rotor. Band ini tidak terbantahkan adalah salah satu pionir musik thrash metal garda terdepan. Seperti namanya, Rotor merupakan baling-baling dari mesin bersuara bising dan seperti itulah gempuran suara dari genre musik yang dibawakan Rotor. Namun siapa sangka sosok gondrong dan urakan di balik berdirinya Rotor, sejak puluhan tahun silam telah berbalik 180 derajat dari kehidupan yang terlihat ugal-ugalan kala itu.

Sosok yang bernama Irfan Sembiring, pendiri Rotor, band metal legendaris di kancah musik cadas Tanah Air. Selepas keluar dari Sucker Head pada 1990, Irfan mendirikan Rotor pada 1991. Untuk musik bergenre seperti ini, Rotor termasuk band metal yang dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia setelah beredarnya album perdananya yang sukses, Behind The 8th Ball, yang dirilis oleh AIRO Records, major label yang dimiliki oleh pengusaha beken sekaligus musisi kawakan Setiawan Djody.
Namun kejayaan bermusik yang pernah diraihnya hanya sekadar numpang singgah saja, tidak terus melekat selama-lamanya. Meskipun pernah berambisi untuk dapat bersaing di kancah internasional namun ternyata hal itu menggiringnya ke pintu kesadaran pada makna hidup di dunia.

Berawal dari Rotor menjadi band pembuka konser Metallica di Stadion Lebak Bulus, Jakarta pada 1993. Setelah konser yang berakhir dengan kerusuhan fatal itu, Irfan bersama dua orang temannya, Judapran dan Jodie, berangkat ke Amerika Serikat (AS). Mereka mengadu nasib di negeri Paman Sam mengejar impiannya menjadi seperti Sepultura, band thrash metal asal Brazil yang telah sukses di kancah internasional.


Namun ternyata impian Irfan dan kedua temannya harus kandas begitu saja, karena ketatnya persaingan yang ada di sana dan mereka tidak dapat menembusnya. Semangat itu, kenang Irfan, langsung pudar saat melihat daftar artis metal yang sudah rekaman di Kantor Pusat Billboard, di California. “Kalau gue enggak salah ingat, ada 6.000 band metal yang terdaftar sudah rekaman, itu baru California saja.

Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya

Semuanya lebih unik, dan lebih keren dari Rotor,” tutur Irfan dalam suatu wawancara.
Segala upaya dicoba terus oleh tiga metalhead Indonesia ini, namun tetap saja mereka tidak berhasil menaklukkan belantika musik AS. Akhirnya kegiatan mereka di sana hanya keluyuran dari club malam satu ke club malam yang lain termasuk hang out di club Rainbow, tempat berkumpulnya bintang film porno.

Karena tidak mendapat ruang meniti karier di AS, akhirnya kondisi keuangan mereka pun makin menipis. Maka untuk bertahan hidup di negara maju tersebut, mereka mencari kehidupan dengan caranya masing-masing. Jodie ke San Fransisco dan Judha ke Alabama bekerja di pengolahan ayam, sedangkan Irfan hanya menetap di Los Angeles dan tidak lama setelah itu mereka memutuskan untuk pulang ke Tanah Air.

Sepulangnya dari AS, mereka bertiga pecah dan mendirikan band masing-masing, Jodie membentuk band Getah, sedangkan Judapran meninggal dunia akibat over dosis narkoba. Sementara Irfan mendirikan label Rotorcorp yang kemudian diteruskan oleh Krisna Sadrach (almarhum) dari Sucker Head. Namun tidak lama setelah kematian Judapran pada 1998, Jodie yang pernah menikahi aktris Ayu Azhari menyusul meninggal dunia akibat over dosis. 


Diubah oleh wmcofficial
profile-picture
profile-picture
profile-picture
satyagilang dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Masuk untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:00
Hijrahnya Irfan Dari Dunia Fana


Kegagalan serta kehidupan urakan yang dialami oleh Irfan telah membawa cahaya hidayah yang masuk ke hati pria berdarah Batak ini, tanpa disengaja dia juga memperhatikan gaya hidup dan kehidupan artis terkenal, “Gue perhatiin waktu di Amerika, kehidupan musisi sukses tuh enggak enak, terutama matinya enggak ada yang enak. Gue terus mencari-cari, jalan hidup yang paling sukses jadi apa,” ujarnya.

Memasuki tahap pencarian tujuan hidup pada 1997, tibalah dia di toko buku di wilayah Jakarta. Saat itu dia langsung tertuju pada buku berjudul “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History” yang ditulis oleh Michael H. Hart. Membuka isi buku itu dia pun heran karena tertulis nama Nabi Muhammad SAW sebagai orang nomor satu yang memiliki pengaruh sejagat.

“Ini buku yang mengarang dari namanya beragama Nasrani, paling enggak non-muslim, tapi urutan pertama Muhammad, berarti orang ini fair,” kata Irfan. Dari sinilah dia terus mencari apa dan bagaimana hal itu dapat terjadi.

Penasaran dengan sosok Nabi Muhammad SAW, akhirnya mengantarkan Irvan untuk mencari bagaimana kiprah dan kepribadian manusia yang disebut sebagai kekasih Allah tersebut. Pada tahun 1998, dia memutuskan untuk mencari Ustadz yang dapat menjelaskan tentang perkara tersebut, sampai akhirnya setelah malang melintang dari masjid ke masjid dan mengikuti beberapa pengajian, pria kelahiran Surabaya, 2 Maret 1970 ini akhirnya bertekad meninggalkan hingar bingar dan kehidupan urakan yang pernah dia jalani.

Sejak memantapkan hati untuk berhijrah, Irfan lebih sering mengunjungi masjid dan beriktikaf. Padahal sebelumnya dia jarang sekali ke masjid, namun sejak itu baginya masjid adalah tempat yang menyejukkan dan menentramkan jiwa, menurutnya masuk ke dalam masjid itu ibarat ikan di dalam air tidak merasa sesak bernapas.

Hasil ikut pengajian ke sana sini, dia akhirnya mantab mengikuti pola keagamaan jamaah tabligh pada 1998, hasil pesantren kilat tiga hari di Jakarta Selatan. Dari sana, dia mengaku ketagihan dakwah, termasuk berguru hingga ke India dan Pakistan.

Segala hingar bingar duniawi dilepas, termasuk aktivitas bermusiknya. Padahal, rekannya di jamaah itu enggak ada yang memaksanya berhenti menekuni dunia musik metal.

“Guenya aja yang lebay, padahal enggak ada yang nyuruh berhenti, tapi semuanya, termasuk bisnis, ditinggal total,” kata Irfan dalam suatu wawancara.

Kendati telah berhijrah, namun Irfan tidak membenci musik, bahkan di tahun 2013, dia sempat menghidupkan kembali Rotor dengan formasi baru yang berisi teman-teman lamanya. Selain sempat manggung beberapa kali, dia juga membuat lagu baru. Namun lirik lagu yang dibawakannya merupakan lirik yang sarat nilai Islam. Pada dasarnya lirik yang ditulis oleh Irfan merupakan terjemahan berbahasa Inggris dari Alquran, seperti lagu berjudul ‘Infidel’ yang merupakan terjemahan berbahasa Inggris dari Surat Al Kafirun.

“Selain mendengar masukan dari berbagai pihak, dari dulu tidak ada musik ke arah agama, musik ya musik, dulu cuma ada satu lagu yang liriknya tentang Islam, dan lagu Infidel ini hanya untuk dipasarkan di luar negeri,” jelas Irfan, saat diwawancara oleh media.

Ketika ditanya tentang terjunnya kembali Irfan ke panggung musik, dia pun memberikan suatu perumpamaan, “Gue kasih tamsil (perumpamaan) biar cepet ngerti, sebab gue juga enggak ngerti, tamsilnya gini, ibaratnya tukang bakso kelihatannya dia mendistribusikan bakso di mata masyarakat, padahal niat aslinya dia cari nafkah buat anak istrinya. Enggak ada tukang bakso idealis mau membaksokan masyarakat. kalau gue maen musik ini seperti tukang bakso tadi, niat gue sendiri gue pengen ketemu fans mau silaturrahmi dengan mereka,” ujar Irfan, mengutip dari wawancaranya.

Baginya tetap terlibat dalam dunia musik merupakan cara dia berdakwah terhadap teman-temannya sesama personel band. “Gue kasihan sama teman musisi yang tiap hari latihan, akhir pekan ngeband, terus manggung, kasihan besok mati, gimana mau bikin report ke Allah. Enggak bisa elu laporan, ‘ya Allah, saya sudah bikin sekian album’ enggak bakal diterima,” ujarnya sambil tersenyum, mengutip dari wawancaranya.

Irfan yang gaya ngomongnya tetap “gaoel” ini, telah menyadari bahwa rencana jangka panjang itu hanyalah kehidupan akhirat saja sedangkan dunia ini hanya sementara. Maka hidup di dunia ini adalah sebagai ladang amal yang digarap dan dipanen untuk kehidupan abadi di akhirat. “Jangka panjang dalam Islam itu ya akhirat, paling lama umur lu 60-70 tahun, dunia ini jangka pendek, jangka panjang itu start mulai sakaratul maut karena akhirat ini selama-lamanya”.

Kegiatan utama terakhir Irfan banyak diisi dengan berdakwah dari kampung ke kampung bersama Jamaah Tablig. Dia berdakwah tanpa sumbangan, dia menyadari bahwa berdakwah merupakan keindahan hidup di dunia. Untuk menafkahi anak istrinya, dia menggeluti dunia MLM. Baginya bersyukur adalah hal utama dalam mencari kebahagiaan, seberapa pun rezeki yang didapat, tanpa harus memaksa apa yang telah ditentukan Allah.

Baca juga: Marsha Zazula, Co-Founder Megaforce Yang Berjasa ‘Menemukan’ Metallica Meninggal

Irfan di usia 51 tahun, meninggalkan seorang istri dan empat orang anak laki-laki.

Selamat jalan Bang Irfan, you’re one of a kind, rasa terima kasih enggak cukup membalas semua jasa dan dedikasi Abang selama hidup. Now you’re gone, but not forgotten, your spirit lives on. Hail IRS \m/
Diubah oleh wmcofficial
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wauwaw dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:00
kedua juga diamankan untuk thread lanjutan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:01
ketiga juga diamankan untuk thread lanjutan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:01
keempat juga diamankan untuk keperluan thread lanjutan gan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:02
kelima ini akan di buat thread lanjutan juga, karena akan panjang gan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:02
keenam juga akan dibuat thread lanjutan
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 21:03
mari kita diskusi kan tentang band ini ganemoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:12
Indie label Elevation Records merilis ulang debut album Rotor Behind the 8th Ball dalam format piringan hitam. Album yang direkam pada 1992 di studio Triple M, Jakarta ini, pertama kali dirilis oleh Airo Records dalam format kaset— menjadi salah satu pionir dan album thrash metal Indonesia terbaik sepanjang masa.

Seluruh insan rock Indonesia jelas sangat terkejut, pasalnya belum lama, tepatnya pada 9 Januari 2021 lalu, Irfan bersama Bakar menghadiri acara peluncuran album Rotor Behind The 8th Ball berformat piringan hitam (vinyl) sebagai pembicara utama. Sebuah album perdana Rotor yang pertama kali dirilis oleh AIRO Records pada 1992 silam dalam format kaset. Serta album thrash metal pertama yang dirilis oleh major label. Acara yang digelar di M Bloc Space, Jakarta Selatan itu berlangsung seru dan ramai dikunjungi para penggemar Rotor. Di acara itu, Irfan tampak sehat dan ceria, sama sekali tidak menunjukkan indikasi apa-apa.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1 0
1
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:13
Rotor, Legenda Thrash Metal Indonesia


Kehadiran album Rotor Behind the 8th Ball semakin dikenal secara nasional berkat keterlibatan mereka menjadi band pembuka konser Metallica di Jakarta, 1993 silam. Saat itu thrash metal di Indonesia bisa dibilang sedang berada di puncak tertingginya. Album Rotor, dengan paket thrash metal yang utuh (termasuk dengan presentasi sampul album dan foto band-nya), otomatis menjadi sesuatu yang tersendiri bagi anak muda yang menyukai musik keras yang ekstrem.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aniespawangair dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:13
Sosok yang bernama Irfan Sembiring, pendiri Rotor, band metal legendaris di kancah musik cadas Tanah Air. Selepas keluar dari Sucker Head pada 1990, Irfan mendirikan Rotor pada 1991. Untuk musik bergenre seperti ini, Rotor termasuk band metal yang dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia setelah beredarnya album perdananya yang sukses, Behind The 8th Ball, yang dirilis oleh AIRO Records, major label yang dimiliki oleh pengusaha beken sekaligus musisi kawakan Setiawan Djody.

Namun kejayaan bermusik yang pernah diraihnya hanya sekadar numpang singgah saja, tidak terus melekat selama-lamanya. Meskipun pernah berambisi untuk dapat bersaing di kancah internasional namun ternyata hal itu menggiringnya ke pintu kesadaran pada makna hidup di dunia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aniespawangair dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:13

Rotor pernah menjadi band pembuka konser Metallica !!!

Berawal dari Rotor menjadi band pembuka konser Metallica di Stadion Lebak Bulus, Jakarta pada 1993. Setelah konser yang berakhir dengan kerusuhan fatal itu, Irfan bersama dua orang temannya, Judapran dan Jodie, berangkat ke Amerika Serikat (AS). Mereka mengadu nasib di negeri Paman Sam mengejar impiannya menjadi seperti Sepultura, band thrash metal asal Brazil yang telah sukses di kancah internasional.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:15

impian kandas begitu saja

Namun ternyata impian Irfan dan kedua temannya harus kandas begitu saja, karena ketatnya persaingan yang ada di sana dan mereka tidak dapat menembusnya. Semangat itu, kenang Irfan, langsung pudar saat melihat daftar artis metal yang sudah rekaman di Kantor Pusat Billboard, di California. “Kalau gue enggak salah ingat, ada 6.000 band metal yang terdaftar sudah rekaman, itu baru California saja. Semuanya lebih unik, dan lebih keren dari Rotor,” tutur Irfan dalam suatu wawancara.

Segala upaya dicoba terus oleh tiga metalhead Indonesia ini, namun tetap saja mereka tidak berhasil menaklukkan belantika musik AS. Akhirnya kegiatan mereka di sana hanya keluyuran dari club malam satu ke club malam yang lain termasuk hang out di club Rainbow, tempat berkumpulnya bintang film porno.

Karena tidak mendapat ruang meniti karier di AS, akhirnya kondisi keuangan mereka pun makin menipis. Maka untuk bertahan hidup di negara maju tersebut, mereka mencari kehidupan dengan caranya masing-masing. Jodie ke San Fransisco dan Judha ke Alabama bekerja di pengolahan ayam, sedangkan Irfan hanya menetap di Los Angeles dan tidak lama setelah itu mereka memutuskan untuk pulang ke Tanah Air.
Diubah oleh wmcofficial
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:16

album Behind the 8th Ball

Dalam album Behind the 8th Ball, Irfan Sembiring banyak menulis riff gitar yang agresif, cepat, sering kali bersama hitungan ketukan ganjil, yang direspons dengan tidak kalah brutalnya oleh pemain bass Judapran, dramer Bakar, juga Jodie saat mengisi vokal. Lagu-lagu seperti ‘Behind the 8th Ball’, ‘Nuclear is the Solution…?’, ‘Hate Monger’, dan terutama ‘Pluitphobia’ menjadi klasik hingga hari ini. Rotor tidak hanya menarik dari segi eksplorasi musik, melainkan juga kala menulis lirik—hal-hal yang menjadi keistimewaan Rotor pada seluruh katalog rekaman mereka.

Tidak lama selepas album debutnya beredar, Rotor hijrah ke Amerika Serikat (AS), mencoba peruntungan untuk bisa merilis album di sana. Menemukan kerasnya persaingan band dan industri musik di AS, dengan visa yang habis masa berlakunya, para personel Rotor kembali ke Indonesia. Kemudian berturut-turut Rotor merilis album Eleven Keys (1995), New Blood (1996), dan Menang (1997), dengan Irfan masih beberapa kali mencoba memasarkannya di AS seusai merampungkan rekaman di Jakarta.
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan Ayokitakemanaaa memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
21-04-2021 23:17
Pada album-album berikutnya, eksplorasi musik Rotor terus melebar dengan banyak memasukkan unsur industrial. Bukan hanya itu, pada sampul albumnya sekalipun Rotor seperti selalu mencari kemungkinan, seperti misalnya pada album New Blood yang menghadirkan foto masa kecil dramer Bakar Bufthaim di Probolinggo pada 1972.

Satu hal yang paling “gila” adalah saat Rotor mengundang empat band sekaligus, para eksponen dari grindcore, thrash metal, hingga death metal—Tengkorak, Betrayer, Trauma, dan Coorporation of Bleeding—untuk bergantian bermain, merekam satu lagu bersama yang diberi judul “Metalik Klinik”, termuat dalam album Menang. Rekaman lagu itu dimaksudkan Irfan untuk membuka jalan terwujudnya visi merilis album kompilasi band-band ekstrem di Indonesia yang beredar nasional bersama perusahaan rekaman besar. Ternyata upaya tersebut berhasil, hingga lahirlah album kompilasi legendaris Metalik Klinik I pada 1997, di mana Irfan dengan bendera RotorCorp bertindak sebagai produsernya, menggandeng Musica Studio’s, yang kemudian menjadi serial album kompilasi yang banyak diminati anak muda. Pada sampul albumnya, kembali Irfan mencari kemungkinan, dengan menghadirkan lambang hati/love di bidang hitam untuk sebuah rekaman musik ekstrem.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
screamo37 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 08:06
TS nya... Anak metal... emoticon-Coolemoticon-Metal



Bener² KEREN ABIES...!!! emoticon-2 Jempol



Kapan2 ngulas OOM (alm) BANGUN SUGITO brsama BAND nya... THE ROOLIES gan... emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ayokitakemanaaa dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 08:24
Asik baca tulisannya.
Turut berduka, meskipun ane bukan fans
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ayokitakemanaaa dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 09:52
Ikut bela sungkawa,,,
emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ayokitakemanaaa dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 10:57
Keren juga ya perjalanan hidup bermusiknya, Rest in Peace Bung Irfan
profile-picture
profile-picture
wmcofficial dan kakekane.cell memberi reputasi
2 0
2
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 11:15
Gatholoco
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ayokitakemanaaa dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Irfan “Rotor” Sembiring, Legenda Metal Indonesia Telah Berpulang Ke Sisi-Nya
22-04-2021 11:55
gw bukan penggemar trash metal tapi gw tau band rotor... apalagi metalica emoticon-Malu turut emoticon-Turut Berduka untuk yang ditinggalkan...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ayokitakemanaaa dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia