Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
19
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/607f912cf30db320096761ac/nu-protes-nabi-ke-26-demi-apa
Seorang penulis bernama Anthony T Hincks pernah berucap “People who are two faced, usually forget which mask they are wearing at some point in their life”. Ucapannya secara gamblang menunjukkan kemunafikan seseorang yang pada akhirnya akan terbongkar juga. Seperti halnya yang terjadi di tubuh PBNU kini. Mereka yang kini sibuk dengan kisruh nabi ke-26 sepertinya lupa bahwa kelompoknya sendiri m
Lapor Hansip
21-04-2021 09:42

NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?

Ulil Abshar


Video


Seorang penulis bernama Anthony T Hincks pernah berucap “People who are two faced, usually forget which mask they are wearing at some point in their life”. Ucapannya secara gamblang menunjukkan kemunafikan seseorang yang pada akhirnya akan terbongkar juga.

Seperti halnya yang terjadi di tubuh PBNU kini. Mereka yang kini sibuk dengan kisruh nabi ke-26 sepertinya lupa bahwa kelompoknya sendiri mengakui nabi terakhir bukanlah Nabi Muhammad SAW.

Semua kemunafikan itu mulai terkuak pada awal Ramadhan lalu. Beberapa pendukung Jokowi dan tokoh NU menyatakan kegembiraan mereka karena Ramadhan kali ini tanpa FPI. Seperti yang diungkapkan Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika Serikat Akhmad Sahal. "Alhamdulillah untuk pertama kalinya sejak tahun 1998, Ramadhan Tanpa FPI," tulis Sahal di akun Twitternya pada 12 April 2021.

Sumber : Tribunnews Kupang [Sosok Ini Kegirangan Kali Ini Ramadhan Tanpa FPI: Kalau Mau Jujur, Mestinya Sudah Dilarang Dari Dulu]

Hal serupa diutarakan pendukung Jokowi, yakni pegiat media sosial Eko Kunthadi. Menurutnya Ramadhan tanpa FPI dan HTI akan berjalan adem, guyub, saling menghargai, tanpa ribut sweeping.

Sumber : Warta Ekonomi [Alhamdulillah... Ramadan Tahun Ini Nggak Ada FPI, Netizen Happy-Happy...]

Kegirangan NU dan pendukung Jokowi tersebut tentunya menandakan dengan tidak adanya FPI, maka Ramadhan kali ini akan berlangsung tanpa sweeping serta pemakasaan penutupan rumah makan.

Namun kenyataan yang terjadi ketika puasa pertama adalah rumah-rumah makan masih banyak yang berinisiatif tidak buka ataupun menyamarkannya dengan menutup gorden demi menghormati mayoritas muslim berpuasa. Hal ini menunjukkan meski NU di depan umum mengatakan tidak akan ada pemaksaan oleh FPI menutup rumah makan, masyarakat tetap berinisiatif menutup gorden rumah makan mereka.

Sumber : Detik [Hormati Bulan Ramadhan, Warteg di Jakarta Ditutup Tirai]

Inisiatif seperti ini ternyata diterima oleh NU, yang berarti NU pun berpandangan sama dengan FPI soal menghormati orang yang berpuasa.

Di hari yang sama pada awal puasa tanggal 13 April, ternyata ada live stream YouTube oleh akun Joseph Paul Zhang dengan judul video “Nabi ke-25 Pasti Masuk Neraka” yang isinya mengkritisi budaya menghormati muslim berpuasa karena muslim. Selanjutnya dikembangkan Joseph Paul Zhang dalam pertemuan zoom bertajuk Puasa Lalim Islam yang kini sudah tidak dapat diakses oleh warganet termasuk 6 konten lain milik Zhang.

Menariknya dalam video Puasa Lalim Islam, Paul Zhang juga mengkritik Wakil Presiden KH Maruf Amin yang ia anggap telah menipu orang Islam.

Sumber : Pojok Satu [Jozeph Paul Zhang Tuding Ma’ruf Amin Tipu Orang Islam]

Jika kita melihat pembahasan video Paul Zhang, ia membahas banyak aspek yang mengkritisi Islam dan budaya muslim, di antaranya:

a. Mengkritik nabi ke-25 dengan mengklaim diri sebagai nabi ke-26. Gaya kritik seperti ini merupakan gaya kritik satir dan tiap isu yang berkembang terkait isu nabi tersebut diresponnya dengan tawa, ejekan balasan, dan sebagainya. Artinya gaya komunikasi Paul Zhang memiliki karakter satire dan humor gelap.

b. Mengkritisi budaya muslim dalam menjalankan puasa, khususnya di negara yang mayoritas muslim seperti Indonesia yang mengimbau semua orang ikut ‘berpuasa’ demi menghormati muslim berpuasa.

c. Mengatakan Maruf Amin sebagai penipu dan tidak dapat dipercaya.

Mari kita lihat perihal nabi ke-26 yang sebenarnya tidak sepenuhnya bertentangan dengan NU. Ingaktah dengan Jaringan Islam Liberal (JIL) yang didirikan tokoh-tokoh muda NU seperti Ulil Abshar Abdalla dan Nong Darol Mahmada? Dulu saat penulis mengikuti kajian-kajian yang dilakukan JIL ada hal yang membuatnya berbeda dengan ajaran Islam kebanyakan, yakni memiliki prinsip bahwa pintu kenabian belum ditutup.

Melalui wawancara dengan salah satu tokoh JIL, Abdul Mosqith Ghazali, ia mengatakan para anggota JIL menganut prinsip belum tertutupnya pintu kenabian. Sebab di dalam kitab-kitab kuning, jumlah nabi itu sebanyak 124 ribu orang. Maka, ketika dikumpulkan sejumlah nama-nama nabi dalam kitab-kitab suci, baru berjumlah sekitar 200 orang. Jadi masih ada seratus ribu lebih masih belum ditemui hingga kini. Maka masih terbuka peluangnya untuk menjadi nabi-nabi baru.

Di sini lah keanehan muncul, jika JIL sah-sah saja menyebut nabi Muhammad bukan nabi terakhir, mengapa NU sibuk protes dengan pengakuan nabi ke-26 Paul Zhang? Mengapa para anggota JIL tetap dibiarkan? Apakah karena sesama NU dilarang saling menyakiti? Jika memang begitu, artinya bukan motif penistaan agama yang diprotes NU terhadap Paul Zhang.

Di dalam video Paul Zhang, ia jelas-jelas menyerang Maruf Amin sebagai penipu ulung. Sehingga bersikerasnya NU menganggap Paul Zhang sebagai penista agama apakah karena ia menista Islam atau karena menista Maruf Amin yang merupakan tokoh penting NU?

Repot NU urusi yang di Jerman, padahal anak didiknya sendiri nyeleneh di Utan Kayu, punya motif apa? Zhang sendiri bukan baru-baru ini menghina agama Islam, Nabi Muhammad, dan kitab suci Al Quran, tetapi sudah sejak lama.

Apa ini sekedar cara NU mengulang keributan kasus Ahok di 2016 - 2017?

Kenyataannya, Polri yang hendak membersihkan namanya dari tudingan Anti Islam, serta sedang dipimpin Kapolri Kristen, otomatis mudah dijerumuskan NU agar agresif di kasus Nabi ke 26. Wajar jika Kapolri Kristen terdesak bersikap agresif di kasus ini, karena terbebani status Non Muslim dan keinginan Polri lepas dari citra Anti Islam.

Apa keuntungan buat NU? Semakin lemah posisi tawar Polri terhadap Islam, semakin bergantung pula Polri kepada NU.

Itulah yang diinginkan NU dari kasus Nabi ke 26 ini, supaya NU dapat merebut kue Deradikalisasi dari Polri, Densus 88, dan BNPT, dengan menciptakan ketergantungan Polri terhadap NU.

Zhang dan Nabi ke 26 cuma alat bagi NU. Maruf Amin dinistai cuma alat bagi NU. Polri dituding Anti Islam jadi celah buat NU. Begitu pula, status Kapolri Kristen pun hanya celah untuk misi politik NU.
Diubah oleh NegaraTerbaru
profile-picture
profile-picture
profile-picture
keniapardede dan 6 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 10:36
makanya harus ada pemisah yang jelas antara agama dengan politik, ulama (dari agama apapun) ga usah main politik dan pemerintah ga usah ikut campur urusan agama orang
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 13:41
Analisa yang tajam dan kritis, terimakasih masukannya om TS emoticon-Jempol
profile-picture
NegaraTerbaru memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 13:46
@ts khilafuck laknat
demi apa? ya demi Al Quran lah, emang murobi ts di pengajian tertutup gorden gak di kasih tau kalo Nabi Muhammad itu Nabi penutup? emoticon-Bingung

@ts posting foto jidatnya dong? jgn mau kalo disuruh mati sangit ya ts emoticon-Smilie
profile-picture
my.blackpearl memberi reputasi
1 0
1
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 14:16
Opini pribadi tanpa data yg bisa dipertanggungjawabkan adalah provokasi
Numpang +1 di Trit sampah
emoticon-Cool
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 15:20
Ts ngaji nya kurang jauh, ngopinya kurang kentel, rokoknya kurang ngebul, bhuahahahaha
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
21-04-2021 18:19
Jngn buru2 bikin thread yg tendensius.....

Komentar2 si zhang tanpa harus merujuk sikap NU ataupun sikap organisasi lain jg emang engga bener, engga bijak, dan berpotensi rusuh
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
NU Protes Nabi ke 26 Demi Apa?
23-04-2021 12:30
ga komen...
terlalu banyak hal sensitif disini...
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia