News
Batal
KATEGORI
link has been copied
63
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6077ce46ff6b364773077a3f/gawat-linkedin-di-retas-ada-data-500-juta-pengguna-dijual-di-darkweb
Para peretas sudah semakin gencar melakukan serangan - serangannya terhadap perusahaan besar terutama dibidang media sosial. Sepertinya para Hacker di dunia maya sudah mengatur daftar nama-nama untuk target mereka seperti LinkedIn, Facebook, Twitter, Samsung, Apple, dll.
Lapor Hansip
15-04-2021 12:25

Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
Foto ilustrasi LinkedIn di retas | thehindibusinessline.com

Para peretas sudah semakin gencar melakukan serangan - serangannya terhadap perusahaan besar terutama dibidang media sosial. Sepertinya para Hacker di dunia maya sudah mengatur daftar nama-nama untuk target mereka seperti LinkedIn, Facebook, Twitter, Samsung, Apple, dll.

Namun, Baru-baru ini database LinkedIn diretas dan peretas berhasil mencuri data pengguna sebanyak 827 juta orang. Informasi yang diretas termasuk nama yang ada di profil Linkedln, alamat email, nomor telepon, nama keluarga, tautan web, dan tautan media sosial.

Peretas menjual 500 juta data pengguna Linkedln yang dicuri tersebut di Darkweb. Peretas juga sengaja mempublikasikan data informasi dari 2 juta pengguna di salah satu forum di Darkweb, tujuannya sebagai bukti bahwa mereka benar-benar sudah membobol data dari LinkedIn.

Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
Foto ilustrasi LinkedIn di retas | securitynewspaper.com

Informasi privasi ini sangat berharga bagi penipu dan marketing. Jika email yang terdaftar bisa dijadikan sebagai sasaran para penipu untuk melakukan spaming and phising dan jika email terdaftar sebagai email smartphone android mungkin ini yang dinamakan "Jackpot" oleh para hacker. Jadi metode phishing dianggap lebih persuasif untuk memanipulasi psikologi korban.

Peretas membagi data pengguna Linkedln menjadi 7 folder. Selain data yang 500 juta pengguna, ada paket data lain yang berlabel pengguna global dan pengguna wilayah AS sebanyak 327 juta. Namun, peretas tersebut tidak menjual secara terpisah, melainkan disatukan dalam satu folder utama.

Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
Foto ilustrasi LinkedIn di retas | blog.malwarebytes.com

Sementara para pengguna Linkedln mempertanyakan bagaimana platform semacam itu dapat diretas. Dan bagaimana tindakan dari pihak LinkedIn terhadap data pengguna, namun pihak LinkedIn belum ada penjelasan secara detil, namun menginstruksikan untuk mengganti password dan email.

Grup peretas yang dikenal sebagai "Chicken Gold" mengirimkan tawaran pekerjaan palsu ke target tertentu menggunakan informasi yang mereka berikan di profil LinkedIn mereka. Hal ini yang sangat ditakutkan para pengamat bidang keamanan siber, jika pengguna belum mengetahui berita ini. Dan pengamat mengatakan, agar pihak LinkedIn segera menginformasikan hal ini kepada seluruh penggunanya.


Referensi: gizchina.com - HACKERS SELL 827 MILLION LINKEDIN PROFILES AT A PRICE OF $7000
Diubah oleh Sambelterasi052
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dhinyzfrn dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:07
ah serius lu gw salah seribu dari user liken din bangkek lahhhhh emoticon-Leh Uga untung gw pake email yang yahu bukan gemel emoticon-Angkat Beer anjay heker nya pasang foto hentae emoticon-Leh Uga
Diubah oleh blezzernet
profile-picture
profile-picture
Sambelterasi052 dan nomorelies memberi reputasi
2 0
2
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:08
ane gak pernah buat LinkedIn
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:11
ebuset,,, nasibnya sama kaya toped yang kebobolan akun usernya nih,,

alah, tapi paling tar lama2 menguap kasusnya,,,

toped aja pura2 lupa skrg, pdhl puluhan juta data user udah berpindah ke tangan kriminal,,,

skrg user jg ga bisa nuntut ganti rugi atas bocornya data pribadi,,, nasib.
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:12
hayooo yg punya akun linked in emoticon-flower
klo akun situs porno aja pernah diretas, foto" bugil privat artis kesebar, apalagi situ kerjaan begini. datanya lebih penting portofolio org2.
profile-picture
profile-picture
sviver dan nomorelies memberi reputasi
2 0
2
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:13
ane cok salah satunya
gmail nya konek ke smartphone jg
eh tp btw apa jg yg mau dimanfaatin dr user blangsak macem ane wkwkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sambelterasi052 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:14
Kapan hekel hack akun kaskus gua yak emoticon-Leh Uga

Email apalagi sosmed ga terlalu minat gua emoticon-Leh Uga
Diubah oleh bauasemloe
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:15
duuh kebobolan terus akun usernya kena dampak nih
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:21
konyol nih
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:24
Pantes banyak iklan gaib masuk sms jgn " dr sini ya
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:25
Cuaaannn
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:31
Yah bakalan banyak email phising yg masuk dahh emoticon-Ngakak
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:34
Koplok sangat hekel hekelan, lo kata keren curi data orang?
Bakalan dihujat banyak orang,emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:36
Ane ga bikin akun linkedln
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:44
Tuk apa ya data gw di hack? Hehehhee
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:45
buri buri buri buri buri buri buri buri
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:47
ngeri dah ada dark web ada dark system. semua dark emoticon-Hammer (S)
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 14:55
Ngeri memang hacker inii..
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 15:00
Dari dulu ane selalu diminta akun LinkedIn sm employer, ane bilang ane ga mau buat akunnya soalnya itu ranah privasi yg bs dimanfaatin. Ujung2nya dibilang ane kaga kredibel. Udah dr kapan berita data LinkedIn ini dijual, gatau gmn para employer itu nyikapinnya
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 15:00
kok nubi merasa bodo amat yah
0 0
0
Gawat, LinkedIn di Retas Ada Data 500 Juta Pengguna Dijual di Darkweb
23-04-2021 15:01
Buat yang ngerasa gak ada yg penting juga atau ga ada yg spesial jg dr akunnya, eits jangan salah. Memang kitanya ga penting tp akun sama identitas kita bsa dipake macem2. Salah satunya bisa buat penipuan orang lain pakek identitas kita. Atau juga buat dia daftar pinjaman online, kita ga ngerasa pinjem eh tau tau ada debt collector datang kerumah nagih hutang
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia