Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
10
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600c3865b41d302f5b74bf1d/coretan-anak-brokenhome-part-2
Sejujurnya mental kami rusak,meski kami tidak terlalu menampakkanya. Kebanyakan dari kami seperti anak yang lain,menjalani hidup normal saja. Bahkan sebenarnya beberapa dari kami tidak terlalu kelihatan berasal dari anak yang keluarganya selalu bertengkar. Karna kami jarang kelihatan sedih,sejujurnya ini adalah hal yang palsu. Bisa dibilang kami seakan pura-pura bahagia,karna kami selalu saja menu
Lapor Hansip
23-01-2021 21:53

CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)

icon-verified-thread
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)

Sejujurnya mental kami rusak,meski kami tidak terlalu menampakkanya. Kebanyakan dari kami seperti anak yang lain,menjalani hidup normal saja. Bahkan sebenarnya beberapa dari kami tidak terlalu kelihatan berasal dari anak yang keluarganya selalu bertengkar. Karna kami jarang kelihatan sedih,sejujurnya ini adalah hal yang palsu. Bisa dibilang kami seakan pura-pura bahagia,karna kami selalu saja menutupi kesedihan kami. Atau mungkin karna kami mulai beranjak remaja,jadi kami menikmati masa-masa remaja kami bersama teman,sahabat,atau bahkan sebenarnya kami pun sudah mulai mengenal cinta. Ya kami mulai pacaran ketika usia kami remaja,hanya mungkin beberapa saja dari kami. Meski keluarga kami hancur hingga hubungan orangtua kami pun berakhir perceraian,tapi kami tidak takut jatuh cinta. Meski akhirnya kami pun merasakan patah hati karna cinta masa remaja kami yang tidak berjalan dengan kisah yang manis. Masa remaja merupakan masa yang indah,sekaligus masa mulai mencari jati diri,dan masa labil kami dikala itu. Apalagi kami harus hidup diantara orangtua yang tidak lagi serumah karna orangtua kami yang sudah bercerai. Sebagian dari kami masih beruntung karna masih bisa berjumpa dengan orangtua kami meskipun beda rumah,dan jumpanya tidak sesering dulu ketika masih satu atap yang sama.

Sebagian lagi dari kami harus menahan perihnya kerinduan terhadap salah satu orangtua kami karna sebagian dari kami tidak pernah lagi bertemu dengan salah satu orangtuanya. Ada yang sudah sengaja pergi jauh dan menghilang tidak ingin menemui anaknya lagi. Atau sebagian dari kami yang memang sengaja tidak ingin menjumpai salah satu orangtua kami mungkin sebagian dari kami masih menanam rasa benci kepada salah satu orangtuanya. Ya begitu perih memang menjadi anak korban broken home,kehidupan kami banyak dinilai orang lain hancur. Sebagian orang menilai bahwa anak korban broken home adalah anak yang nakal dan hancur,padahal tidak semua meski sebagian dari kami hancur. Tapi sebagian lagi dari kami tidak,hanya keluarga kami saja yang hancur,tapi diri kami tidak semuanya hancur. Meski sebenarnya sebagian dari kami pernah hampir terjerumus kedalam hal yang tidak baik. Sisi hancur dalam diri kami lebih tepatnya kepada mental kami,karna kami terkadang mudah emosi atau terkadang tempramental.

Tapi bukan berarti kami sosok yang mengerihkan,bahkan sebenarnya kami sosok yang sangat humoris. Kami selalu kelihatan ceria dan bahagia,padahal dibalik itu semua ada luka yang kami sembunyikan. Tapi kami selalu menyembunyikannya lewat senyum dan tawa kami. Terkadang ada hal yang selalu kami bandingkan dengan kehidupan orang lain. Ya kehidupan orang lain yang keluarganya lengkap dan harmonis,mungkin tidak dengan keluarga kami.  Sedih pasti dan iri jika melihat keluarga orang lain yang begitu harmonis tanpa ada keributan hebat di dalam rumahnya. Sejujurnya kami juga ingin merasakan hal seperti itu,tapi sepertinya tidak mungkin. Karna keluarga kami sudah terlanjur berantakan. Kami hanya menahan kesedihan itu dan berkata lirih didalam hati”semoga kami tidak lagi merasakan hal itu jika kelak kami berumah tangga,semoga kami mendapatkan pasangan yang bisa menerima kami apa adanya”.
Namun kami tetap menerima semua keadaan kami dengan berlapang dada,karna semua jalan kehidupan kami sudah di atur oleh sang maha kuasa. Kami mencoba sabar,ikhlas,dan kuat menghadapi itu semua. Kami yakin bahwa kami bisa melewati kesedihan itu. Karna kami bukan anak yang lemah,meskipun kami selalu sedih namun kami tetap berusaha kuat dan tegar menghadapi semuanya. Sebenarnya ada hal lain yang kami takutkan,yaitu dalam memilih pasangan. Sejujurnya kami takut jika kami jatuh cinta,kami jadi takut untuk benar-benar jatuh cinta,takut pasangan kami tidak bisa menerima bahwa kami anak broken home.


Part 1 Coretan Anak Broken Home https://kask.us/iIfIX
Coretan Anak Broken Home Part 1
Diubah oleh hasanahchia12
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rinandya dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)
24-01-2021 00:32
Saya broken home. Tapi saya yakin. Bahwa itupun salah satu takdir tuhan. Supaya kita bisa lebih baik, mertua saya sampai nangis ketika tau sejarah saya dan keluarga. Tapi mertua bisa menerima, intinya tetap semangat! Jangan dengerin org lain! Kamu hebat
profile-picture
hasanahchia12 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)
24-01-2021 16:36
Semangat sist... berarti kamu termasuk orang yang Allah anggap kuat untuk menerima beratnya cobaan hidup. Tetaplah optimis di dalam jalan yang lurus...
Diubah oleh asakarei
profile-picture
hasanahchia12 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)
25-01-2021 17:51
"broken home" anying bget mnrut gua. semangat lah. jgan jadiin it kelemahan. buat jadi keuntungan. krna dr tdak adnya org tua kita lbh bebas nhapain aja. mlih kerja apa aja. tggal dimana aja. tnpa terbebani beban kluarga. seriusly. ane ngrasain jga soalnya. tp cringe aj ad org yg koar2 broken home.
profile-picture
hasanahchia12 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)
25-01-2021 18:07
turut merasakan.
0 0
0
CORETAN ANAK BROKENHOME (PART 2)
25-01-2021 22:50
Part 1 Coretan Anak Broken Home
https://kask.us/iIcSe
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
adikku-kekasihku
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia